Cerita Persalinan Bujang #2 – Thoriq Ibrohim –

catatan kelahiran ziyad

Zaman SMP, SMA dulu, salah satu bahan guru olah raga untuk ngambil nilai adalah lari sprint atau lari keliling lapangan 400 m. Aku lebih seneng kalo ngambil nilai lari keliling lappangan, yang terkadang sampe 2x puteran karena tipikalku adalah “bertahan”. Kalo lari sprint aku kurang bisa cepat. Sedangkan kalo keliling lapangan aku dah tau celahnya, yang penting usahakan di awal udah di posisi pertama, abis itu jaga ritme lari supaya kuat bertahan (gak pake jalan) selama 2 puteran itu, dan itulah yang biasanya gak dilakuin siswa2 lain, jadinya mereka tambah jauh ketinggalan.

Berasa capek dan ngos-ngosan setelah itu wajar-wajar aja kan ya. Kebayang gak kalo abis itu disuruh lari 2 puteran lagi atau 4 puteran lagi, dan itu HARUS dan gak ada jeda waktu istirahat. Euuww…capek bukan main dan kayanya bakal teparrr dan berasa “HAH, KUAT GAK YAH!”

Dan itulah yang terjadi di hari kelahiran bujang #2-ku, Thoriq Ibrohim. 😀

Bagaimana detail ceritanya?? 😀

Baca selengkapnya Cerita Persalinan Bujang #2 – Thoriq Ibrohim –

Rencananya…

Rencana #1

Waktu ngelairin Ziyad, di ruang bersalin itu ada aku dan seorang ibu lagi yg akan melahirkan anak keduanya. Pembatas kami cuma tirai. Na, walau aku – alhamdulillah – gak marah-marah, gak teriak-teriak, gak nangis, dll dll selama kontraksi itu, aku “sedikit” merengek menanyakan, “Masih lama ya mbaa…” ke mba Dina – bidan pembantu – yg nungguin aku sampe pembukaan sempurna. Itu nanyanya pake nada merengek loh hehe.

Baca selengkapnya Rencananya…

Ziyad Syaikhan…Buah Hati Pertamaku…

Aneh ya mungkin…pengennya – harusnya – cerita tentang kelahiran Thoriq Ibrohim (buah hati keduaku…), tapi malam ini tiba-tiba melooww…banget, mikirin Ziyad.

Aku ngerasa, ini salah satu lagi tahapan kehidupan Ziyad yang harus aku laluin dengan rasa haru, takjub, campur aduk yang membuat air mata akhirnya mengalir. Sama seperti waktu Ziyad akhirnya lepas dari ASI setelah 2th menghisap dari tubuhku. Ada suatu rasa yang membuat aku…entah…*ngusep-ngusep air mata*.

Baca selengkapnya Ziyad Syaikhan…Buah Hati Pertamaku…

Pentingnya Kata “Masya Allah”

Seringkali orang begitu mudah percaya sama hal-hal yang berbau klenik, tahayul atau apapun namanya yang biasanya – sebenernya – gak ada dasarnya sama sekali (salah satu contoh yang paling terbaru ya masalah mba petruk itu loh). Tapi untuk masalah yang emang ada dalil dan penjelasannya dari sunnah Rasulullah malah mungkin kurang tahu apa malah gak tau sama sekali. Contohnya ya ‘ain ini.

Masih blum ngerti juga? Lihat gambar di bawah ini:

bahaya ain

Baca selengkapnya Pentingnya Kata “Masya Allah”