Omarmariam.irsyad.sg: E-Learning Bahasa Arab untuk Anak

Percaya atau tidak, Ziyad (4 tahun 3 bulan) bisa menyatakan isim isyaroh hadza dan hadzihi untuk Omar, Mariam dan Qittoh secara tepat tanpa saya ajarkan mana yang mudzakar dan mana yang muanats melalui website ini. Sama seperti kita atau para bayi kita belajar bahasa ibu, maka cara belajar bahasa terbaik adalah dengan mendengar dan mempraktekkannya melalui percakapan (muhadatsah). Al lughotu al muhadtsah, kata seorang ustadz.  Dan website omarmariam.irsyad.sg mengemasnya secara menarik untuk anak-anak.

Baca selengkapnya Omarmariam.irsyad.sg: E-Learning Bahasa Arab untuk Anak

Saat Turun Hujan

Hampir 10 bulan lamanya,  Yogyakarta tidak merasakan guyuran hujan. Itu berarti hampir sama dengan usia Thoriq. Saat terakhir hujan, Thoriq masih berusia 2-3 minggu. Maka saat kemarin turun hujan lumayan deras di daerah kami, suasana takjub, gembira mewarnai wajah Thoriq yang sangat suka dengan air. Mungkin dalam pikirannya, “Wih…ada air banyak banget!”

Baca selengkapnya Saat Turun Hujan

Doa Saat Orang Lain Tertimpa Musibah

Dunia dihebohkan dengan rekaman anak kecil perempuan bernama Wang Yue (yang kini telah meninggal), karena tertabrak van dan truk, namun tidak ada yang menolong walaupun ada 18 orang yang melewati jasadnya yang terkapar di tengah jalan. Kita tidak akan membahas siapa yang salah dalam insiden ini.

Baca selengkapnya Doa Saat Orang Lain Tertimpa Musibah

Buku Resep Masakan Terfavorit!

Bertahun-tahun  saya mencari buku resep masakan dan kue – agak hiperbola dikit ya hehe -, baru kali ini saya menemukan buku resep yang sesuai harapan.

Baca selengkapnya Buku Resep Masakan Terfavorit!

Cerita Mudik Bagian 2: Travel oh Travel…

Mari kita masuk ke cerita yang insyaAllah bisa jadi masukan untuk teman-temanyang belum pernah merasakan jasa angkutan umum yang bernama travel.

Singkat cerita, karena kami memutuskan mudik itu ya rodo dadakan dan tiba-tiba. Terus waktu kami membuat keputusan itu adalah pas zaman-zamannya arus balik orang abis mudik. Jadinya, semua tiket mahal-mahaaal, dan semua tiket ternyata sudah habiiis. Ckckck…tiket kereta aja sampe Rp 500.000 (gimana gak mikir panjang mo mudik  kalo pas lebaran gini?). Tapi yang mahal kaya gitu ternyata udah abis loh. Tadinya aku masih berharap dan kepikiran mau pulkam pakai bis, yang berarti perjalanan 3 hari 2 malam. Itupun baru sampe Jambi bagian kota. Belum ke daerah dusun Mersam. Tapi abang udah say no dengan yakin. Gak kuaaat…bawa bayi gitu loh. Dulu tahun 2008 aja udah capeknya bukan main, padahal baru 1 anak.

Baca selengkapnya Cerita Mudik Bagian 2: Travel oh Travel…