
Weekend hari ahad kemarin cuma sempat ke toko Merah beli kertas buram buat Ziyad plus pena. Setiap sore hujan. Deras.
Pulang tapi berasa bahagia banget beli pena lucu-lucu ini. @Rp 2.200 plus tinta dan bentuk mata penanya juga sesuai harapan. Kata si abang yang juga terpengaruh takjub dengan “kelancaran dan keenakan” dari pena ini,
“Jadi ternyata bisa kan ya bikin pena murah tapi bagus.”
“Iya…gak mesti seharga 16.000 ya?” sahutku.
Yang seharga 16.000 rupiah itupun bukan berarti bagus dan lancar jaya.
Malamnya jadi semangat men-sketch. Benar-benar enak! InsyaAllah mau beli lagi. Ziyad yang akhirnya juga melihat pena ini dan memakainya (dan habis dalam 4 hari ini) juga menikmati menggambar menggunakan pena tersebut.
Gak tau itu pena Jepang apa Cina. Gak bisa ngebedain hurufnya hehe. Kayanya Jepang, secara designnya Jepang banget deh pokoknya. Terpengaruh dengan “made in china” yang menggurita di berbagai produk nih soalnya. Jadi ingat, dulu Ziyad pernah dibawain peci oleh-oleh haji buyutnya yang di Jambi. Pas melihat labelnya apa lagi kalo bukan “made ini China” :D.
Related Posts
- Saatnya Merenung… (Apr 16, 2009)
Banyak banget kejadian akhir-akhir ini yang membuat aku sedikit banyak merenung. Memikirkan hal-hal yang tadinya tidak terpikir. Atau membalikkan perspektif pikiranku yang dulunya A menjadi Z. Dan ...
- Kenapa Jarang Posting (Jan 2, 2009)
Ya karena qudroh (kemampuan) tidak sesuai dengan irodah (kehendak). Begitulah manusia beserta kelemahannya. Keduanya adalah makhluk Allah. Namun bukan berarti manusia seperti robot, yang tidak dapat ...
- Gilesan Mungil (Dec 27, 2010)
Yea...ini adalah belanjaan favorit pas pergi sama abang ke Progo hari Sabtu yang lalu. Gak penting banget ya hehehe... Abis suka banget sih sama barang-barang plastik gitu. Salah satu "perefresh" ...
- Deprecated (Oct 17, 2012)
Istilahnya gak tahu tepat atau engga :). Nemu istilah ini kalo gak salah pas lagi nguplek-nguplek Google custom search engine. Ya inti yang aku dapat, sebuah layanan atau kode atau fasilitas tertentu ...
- Ana Ata’akkadu Annanaa Saufa Nadzhabu ilal Madinatil Munawwaroh, Insya Allah ya Habibi… (Jan 30, 2009)
Aku yakin, kita esok akan pergi ke Madinah Munawaroh Insya Allah wahai kekasihku...
Ceritanya di balik kalimat ini...
Kemarin salah satu personil Penalette minta ketemuan di kantor. Kebetulan ...