Proses keputusan, “Iyah, kita pindah aja”, gak semudah dan gak setiba-tiba ini kok. Proses berpikir dan gundah gulananya lama. Dan ketika sudah diputuskan pun, aku masih gelisah. Soalnya berkaitan dengan pengeluaran yang gak sedikit (bahkan pinjem2 : D) dengan harapan tentunya segala sesuatunya harus lebih baik dari kemarin.
Archive for the ‘Keluarga’ Category
Insya Allah Pindah Rumah (Lagi?)
Monday, February 15th, 2010Cerita Suka Duka Cita…
Sunday, September 13th, 2009Banyaakk sekali kejadian beberapa bulan terakhir ini…dan bagi aku, semua kejadian itu lumayan besar pengaruhnya ke berbagai aktifitas. Dan kemarin uda cerita yang masalah penyapihan dan teman-teman akhwat.
Terakhir kemarin, kami disibukkan dengan pindahan rumah. Sebenarnya banyak juga yang bisa diceritain, intinya kami banyak mendapat banyak pelajaran dan hikmah. Gimana baiknya kalau insya Allah nanti punya rezeki dan bisa bangun rumah, apa aja yang mesti dipertimbangkan, terutama lingkungan.
Bujang Satuku – Dua Tahun Dua Bulan (bag 2)
Sunday, August 30th, 2009Hehehe…banyak yg ketinggalan di catatan kemarin…’ala kullia haall…kalo direnung-renungin, semua proses mengajarkan -bayi- yg tadinya tidak bisa apa-apa emang butuh proses yg panjang dan butuh perjuangan tersendiri.
- toilet training -
Ziyad akhirnya bisa menyampaikan dia mau pipis sendiri membutuhkan waktu 5 bulanan.
- penyapihan -
Ziyad lepas ASI stlh 4 bulan penuh.
- gosok gigi -
Butuh sekitar 8 bulan sampai akhirnya Ziyad mau buka mulutnya tanpa dipaksa dan digosok seluruh giginya bahkan mau disikat lidahnya. Mulainya dari usia 1 th 2 bln.
Masih Malu Dikatakan Ibu-Ibu
Tuesday, July 14th, 2009Kemarin ada yang review website ini * jadi malu *. Tapi disitu banyak kata “ibu-ibu”nya. Hehehe…aslinya masih suka malu kalau dibilang ibu-ibu. Jujur juga masih belum ngerasa jadi ibu-ibu sihh…Kayanya si abang juga belum ngerasa jadi bapak-bapak. Maksud ibu-ibu dan bapak-bapak disini adalah orang yang sudah berumur dengan gaya tertawa ibu-ibu dan bapak-bapak yang khas dan nada bicara yang juga khas, berirama, berwibawa etc.
Makanya kalau kami sedang keluar bersama, kemudian ada yang manggil aku “Bu.” (maklum, gak kelihatan mukanya, cuma kelihatan bawa anak), biasanya abang langsung godain atau mesti dibahas di perjalanan. “Tadi adek dipanggil, Bu ya.” Hehehe…
Dulu waktu hamil Ziyad Syaikhan mulai besar, terus jalannya udah mulai lambat dan agak melebar (terengkang-engkang), abang juga suka godain, “Kaya ibu-ibu…” Heheheh…tapi sekarang suka diterusin sih, “Lha emang udah jadi ibu-ibu kan?”