<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Cizkah &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cizkah.com</link>
	<description>Teknologi, Rumah Tangga, Desain, Pendidikan Anak</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 09:42:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Update Postingan tentang Family Dental Care</title>
		<link>http://cizkah.com/update-postingan-tentang-family-dental-care?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=update-postingan-tentang-family-dental-care</link>
		<comments>http://cizkah.com/update-postingan-tentang-family-dental-care#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 09:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dokter gigi]]></category>
		<category><![CDATA[family dental care]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1482</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a></p>Bu ibu&#8230;karena postingan kemarin dibuat dalam waktu hanya beberapa menit *buru-buru*, dan gak dibaca ulang&#8230;ternyata isinya memang rodo kacau dan muter-muter plus belum lengkap. Sekarang sudah aku lengkapin. Perkiraan biaya, alamat (ada google mapnya), dan nomor telepon. Sengaja tetep aku update di postingan kemarin, biar yang nyasar dari search engine gak mesti baca 2 postingan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bu ibu&#8230;karena postingan kemarin dibuat dalam waktu hanya beberapa menit *buru-buru*, dan gak dibaca ulang&#8230;ternyata isinya memang rodo kacau dan muter-muter plus belum lengkap. Sekarang sudah aku lengkapin. Perkiraan biaya, alamat (ada google mapnya), dan nomor telepon. Sengaja tetep aku update di postingan kemarin, biar yang nyasar dari search engine gak mesti baca 2 postingan untuk mendapatkan informasi yang lengkap. </p>
<p>Monggo&#8230;.</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Mencoba Menjalani Gaya Hidup Lebih Sehat" href="http://cizkah.com/mencoba-menjalani-gaya-hidup-lebih-sehat" rel="bookmark">Mencoba Menjalani Gaya Hidup Lebih Sehat</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/update-postingan-tentang-family-dental-care/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi Dokter Gigi di Yogyakarta: Family Dental Care</title>
		<link>http://cizkah.com/rekomendasi-dokter-gigi-di-yogyakarta-family-dental-care?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rekomendasi-dokter-gigi-di-yogyakarta-family-dental-care</link>
		<comments>http://cizkah.com/rekomendasi-dokter-gigi-di-yogyakarta-family-dental-care#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 15:07:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Review Produk]]></category>
		<category><![CDATA[dokter gigi]]></category>
		<category><![CDATA[family dental care]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1469</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/cuap-cuap/review-produk" title="Review Produk">Review Produk</a></p>Bagiku, informasi seperti ini sungguh berharga. Review, penjelasan dan lainnya untuk membuat keputusan. Makanya suka banget nulis-nulis beginian di blog. Sayangnya kemarin pas nyari info tentang Family Dental Care di Jogja malah minim banget. Dan dari dulu kalo aku puas sama sesuatu&#8230;bakal promosiin deh ke orang-orang (viral marketing). Contohnya&#8230;mo pena yang enak yang modelnya kaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagiku, informasi seperti ini sungguh berharga. Review, penjelasan dan lainnya untuk membuat keputusan. Makanya suka banget nulis-nulis beginian di blog. Sayangnya kemarin pas nyari info tentang Family Dental Care di Jogja malah minim banget. Dan dari dulu kalo aku puas sama sesuatu&#8230;bakal promosiin deh ke orang-orang (viral marketing). Contohnya&#8230;mo pena yang enak yang modelnya kaya pilot? Belilah yang merk Kenko. Warnanya jingga, ujung-ujungnya berwarna hitam. Sayangnya selalu gak ada yang jual, bahkan di toko merah sekalipun. Lho ko jadi ngomongin ballpoint hehe.<br />
<span id="more-1469"></span></p>
<p>Untuk runtutnya, gini ya.</p>
<p>Aku pernah ke dokter gigi A di rumah sakit X.<br />
Dokter gigi kedua adalah dokter Endah di FDC.<br />
Dokter gigi ketiga adalah dokter B di rumah sakit Y.</p>
<p>Aku kan udah pernah cerita ya tentang <a title="Ujian Kesabaran dari Satu Gigi (Hmm…atau Banyak Gigi?)" href="http://cizkah.com/ujian-kesabaran-dari-satu-gigi-hmm-atau-banyak-gigi">gigi mati</a> (yang kini udah tamat riwayatnya :D, insyaAllah lain kali aja ceritanya). Waktu itu ceritanya mo cabut gigi nyari dokter yang prakteknya siang plus weekend.Soalnya kalo mo cabut gigi kan kondisi badan harus fit, sedangkan kalo malam tuh aku dah capek banget dan tensi mesti rendah. Jadi nyari yang praktrek siang. Dan biar gak ganggu jam kerja abang, ya harus pas hari Sabtu atau Ahad. Pergilah kami ke dokter B di sebuah rumah sakit Y.</p>
<p><strong>Hasilnya?</strong> Pulang-pulang kami positif bakal balik lagi periksa ke Family Dental Care&#8230;dan biarlah abang yang mengorbankan waktu jam kerjanya sedikit.</p>
<p>Kenapa?</p>
<p>Waktu itu, aku dapet antrian nomor 8. Masih gak percaya <span style="text-decoration: underline;">dokter gigi</span> itu praktek cuma berapa jam nerima pasien sampe 10. Karena selama periksa di FDC cuma nerima 3 pasien untuk 3 jam praktek. Itupun kalo kondisi pasiennya emang ada masalah, bisa lebih.</p>
<p>Pas masuk ke dalam&#8230;barulah aku tahu kenapanya. <strong>Cepet banget!</strong> Proses penambalannya dll dll. (Itupun ternyata pas diperiksa sama dokter Endah masih ada garis hitam di celah lain di gigi tsb). Pas dokter B lihat <strong>gigi geraham kiri</strong> aku dokternya ngomong, &#8220;Oalah mba&#8230;susah kalo geraham gitu.&#8221; Duh&#8230;bu&#8230;jangan gitu dong.</p>
<p>Dua tahun yang lalu aku pernah minta gigi ini di tambal. Dokter A tapi gak ada acara ngomong yang bikin ngedown atau yang semacam itu.  Dokter A tetep nyoba nambal, tapi nyerah, karena khawatir bornya kena pipi karena posisi gigi agak miring ke pipi. Di rumah sakit X ini memang juga gak pake asisten <strong>dokter gigi</strong>nya. Alhamdulillah karena memang gigi geraham bungsu dan aku lebih banyak mengunyah di sisi kanan plus gak lagi menyusui, jadinya kondisi giginya stabil gak bertambah lubang atau sakit.</p>
<p>Nah&#8230;kalo sama dokter gigi Endah di Family Dental Care, pas pertama kali kunjungan kan ngecek satu-satu kondisi gigiku. Terus pas aku ceritain masalah gigi geraham ini, beliau optimis. InsyaALlah bisa. &#8220;Pelan-pelan&#8221;, kata dokter Endah. Cuma kan waktu itu masih sibuk ngurusin si gigi mati itu. Dan belum ada keluhan dari gigi geraham kiri yang miring itu.</p>
<p>Dan baruu aja hari Kamis kemarin, gigi itu berhasil ditambal! Dengan penuh perjuangan! Yang di ruangan tersebut pada pegel-pegel karena posisinya harus tepat, terutama dokter Endah. Aku juga mesti mangap-mangap dan pegel bibir dibuat senderan alat-alat macam-macam itu. Alhamdulillah sekarang udah nyaman&#8230;gak perlu dicabut&#8230;dan gak bolong lagi.</p>
<p>Intinya, bagusnya di Family Dental Care, insyaALlah dokternya telaten. Kalo dari segi biaya juga sama aja.<br />
Begitu review aku kali ini ya buIbu&#8230;.</p>
<p>Tambahan lagi, karena banyak yang nanya detail harga. Jadi aku sertakan ya di sini hehe. Tapi yang aku tahu aja.</p>
<h2>Biaya Dokter Gigi Family Dental Care</h2>
<ul>
<li>Untuk tambal gigi lubang besar/komplek ± Rp 200.000</li>
<li>Cabut gigi geraham dengan komplikasi/masalah (kaya gigi mati aku kemarin) Rp 165.000</li>
<li>Gigi palsu yang tipe biasa, pembuatan awal (plat plus 1 gigi) ± Rp 300.000 dan penambahan per gigi ± Rp 80.000 (lupa nih, blum menjalani soalnya).</li>
<li>Kalo gigi palsu yang lebih mahal lagi bahannya sekitar Rp 700.000</li>
<li>Pembersihan karang gigi pernah lihat di buku daftar biaya perawatan gigi di FDC sekitar Rp 200.000. Tapi ini juga beda-beda sesuai tingkat keparahan karang giginya sepertinya. InsyaAllah kalau udah ke FDC bisa lihat di buku daftar harga atau tanya langsung ke mba/mas yang jaga meja depan.</li>
</ul>
<h2>Alamat dan Telepon Family Dental Care</h2>
<p>Alamatnya udah aku bikinin di google map. Kalo nomor telepon  0274624730. Lama-lama serasa jadi agennya Family Dental Care nih nulis beginina hihihi. Oya, kalo dokter Endah, praktek siangnya hari Senin sama Jumat jam 10-13.00. Selain itu malam dari jam 19.00-selesai (sektiar jam 10-an kalo 3 pasien).</p>
<p><iframe width="425" height="350" frameborder="0" scrolling="no" marginheight="0" marginwidth="0" src="http://maps.google.com/maps/ms?msid=204385216557249154325.0004bfd21b630a677de15&amp;msa=0&amp;source=gplus-ogsb&amp;ie=UTF8&amp;t=m&amp;ll=-7.751157,110.371549&amp;spn=0.007442,0.00912&amp;z=16&amp;output=embed"></iframe><br /><small>View <a href="http://maps.google.com/maps/ms?msid=204385216557249154325.0004bfd21b630a677de15&amp;msa=0&amp;source=embed&amp;ie=UTF8&amp;t=m&amp;ll=-7.751157,110.371549&amp;spn=0.007442,0.00912&amp;z=16" style="color:#0000FF;text-align:left" rel="nofollow">Family Dental Care Jogja</a> in a larger map</small></p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Hijaiyahku&#8230;" href="http://cizkah.com/hijaiyahku" rel="bookmark">Hijaiyahku&#8230;</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Review Cloth Diaper (bagian 2) &#8211; Cukup 16 Buah" href="http://cizkah.com/review-cloth-diaper-bagian-2-cukup-16-buah" rel="bookmark">Review Cloth Diaper (bagian 2) &#8211; Cukup 16 Buah</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Coloring Tools" href="http://cizkah.com/coloring-tools" rel="bookmark">Coloring Tools</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/rekomendasi-dokter-gigi-di-yogyakarta-family-dental-care/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Thoriq Juga Gak diImunisasi &#8211; Alhamdulillah -</title>
		<link>http://cizkah.com/thoriq-juga-gak-diimunisasi-alhamdulillah?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=thoriq-juga-gak-diimunisasi-alhamdulillah</link>
		<comments>http://cizkah.com/thoriq-juga-gak-diimunisasi-alhamdulillah#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 08:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tangga-Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[immunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[thibbun nabawi]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1441</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/cuap-cuap/keluarga" title="Rumah Tangga-Keluarga">Rumah Tangga-Keluarga</a></p>PERHATIAN: Matikan volume komputer ketika menonton video di atas, karena ada musiknya. Beberapa hari yang lalu, lagi ngobrol-ngobrol di rumah.Singkat cerita, lagi ngebrowse-ngebrowse tentang seorang dokter bernama dr. Jose di youtube. Terus malah ngeliat video-video lain tentang vaksinasi. Tapi aku ikutan lihat aja. Tadi malam tapi lihat video ini, rasanya sediih banget.. Hampir aja deh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/ze_Hlkz8dDs?rel=0" frameborder="0" width="480" height="360"></iframe></p>
<p><strong>PERHATIAN: Matikan volume komputer ketika menonton video di atas, karena ada musiknya.</strong></p>
<p>Beberapa hari yang lalu, lagi ngobrol-ngobrol di rumah.Singkat cerita, lagi ngebrowse-ngebrowse tentang seorang dokter bernama dr. Jose di youtube. Terus malah ngeliat video-video lain tentang vaksinasi. Tapi aku ikutan lihat aja. Tadi malam tapi lihat video ini, rasanya sediih banget.. Hampir aja deh gak bisa tidur. Anak-anak lagi tidur aku cium-ciumin, aku doain dst.</p>
<p>Ada yang anaknya divaksinasi MMR? Alhamdulillah kalo gpp ya.</p>
<p><span id="more-1441"></span></p>
<p>Pas ngeliat video ini pertama kali gak sampe akhir. Dan aku ngerasa ortunya cukup fair menunjukkan proses anaknya terkena autis. Jadi ada runtutannya. Kan seringkali dibilang &#8220;belum tentu karena vaksin&#8221; atau &#8220;belum tentu karena gak divaksin&#8221;. Lihat lingkungan, kasih sayang ortu, gizi dll. Pas nonton lagi tadi, baru tahu akhirnya ortunya juga ikut gerakan green vaccine.</p>
<p>Kami..gak ngevaksinasi anak-anak kami, bukan karena ngeliat video-video kaya gini (malah baru kali ini ngeliat video2 tentang vaksin). <a title="Anakku Tak Diimunusasi Alhamdulillah" href="http://cizkah.com/anakku-tak-diimunusasi-alhamdulillah" target="_blank">Zaman Ziyad</a> dulu, internet masih susah. Abang kerja aja ke warnet. Alasannya udah disebutin di postingan <a title="Hasil Diskusi Tentang Imunisasi" href="http://cizkah.com/hasil-diskusi-tentang-imunisasi" target="_blank">Hasil Diskusi Tentang Imunisasi</a> ini. Lebih ke &#8220;halal gak sih&#8221; dan abang yang juga khawatir dan gak suka banget ngeliat bayi kami yang masih gak berdaya itu panas gara-gara divaksin. Dan oh ya&#8230;yang jelas bukan karena alasan konspirasi dsb itu ( yang seringkali dianggap ortu yang gak imunisasi anaknya gara2 sebab ini trus makanya dibilang gak ilmiah karena gak ada buktinya dll).</p>
<p>Abis itu&#8230;tahun-tahun kemarin (sampai sekarang), kayanya dari kalangan ikhwan dan akhowat masih pada seru ngomongin pro kontra imunisasi. Alhamdulillah kami tetap yakin dengan pilihan kami. Baca tulisan-tulisan yang sebagian besar pro&#8230;malah jadi tambah yakin dengan pilihan kami hehe. Intinya&#8230;vaksin itu ada efek sampingnya. Dan ini bukan karena kami mempertentangkan antara kedokteran dan thibbun nabawi. BUktinya kalo sakit yang emang butuh ke dokter ya kami ke dokter hehe.</p>
<p>Dan pas kami ngebrowse bareng-bareng di youtube tentang vaksin itu&#8230;malah tambah yakin lagi (kaitan sama kandungan mercury dll dalam vaksin). Yang aku ngerasa aneh karena ternyata toh ini bukan perkara halal haram lagi karena di luar sana, di negara maju juga memang banyak juga yang kontra (karena sebab kedua yang melandasi kami gak mengimunisasi anak-anak). Tapi kami ngebrowsenya gak lama-lama. Bikin perasaan gak enak soalnya.</p>
<p>Ada beberapa <a href="http://www.youtube.com/watch?v=vgBBwOnmy3w" rel="nofollow" target="_blank">video </a>cerita gimana HIV itu dibawa ketika sebuah merk dagang vaksin membawa kera dst. Ada juga wawancara dengan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=bGNn_prJXhg&amp;feature=related" rel="nofollow" target="_blank">dokter </a>- yang kalo dari waawncaranya sih terkenal banget &#8211; bilang anaknya gak bakal di vaksinasi. Tapi mungkin tetap dibilang gak ilmiah ya. Soalnya yang ngomong cizkah :D bukan dokter apalagi pakar.</p>
<p>&#8216;Alla kulli haal lagi. Kalo ngomongin vaksin&#8230;hati-hati nanti ada tipu daya setan di situ. Takutnya wala dan baranya karena si fulan ngevaksin anaknya/engga ngevaksin. Kalo masalah ini..itu masalah pilihan. Dan semoga ALlah tetap memberikan kesehatan kepada keluarga kita masing-masing apapun pilihan kita ya. Aamiin.</p>
<p>Pesan terakhir: INVESTIGATE BEFORE YOU VACCINATE!!!</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Doodle or Not Doodle!" href="http://cizkah.com/doodle-or-not-doodle" rel="bookmark">Doodle or Not Doodle!</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Saudara Susuan" href="http://cizkah.com/saudara-susuan" rel="bookmark">Saudara Susuan</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Ziyad dan Thoriq Punya Adik Perempuan" href="http://cizkah.com/ziyad-dan-thoriq-punya-adik-perempuan" rel="bookmark">Ziyad dan Thoriq Punya Adik Perempuan</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Cerita Mudik Bagian 2: Travel oh Travel…" href="http://cizkah.com/cerita-mudik-bagian-2-travel-oh-travel" rel="bookmark">Cerita Mudik Bagian 2: Travel oh Travel…</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Cerita Mudik Bagian 1: Antara Silaturahim dan Shodaqoh" href="http://cizkah.com/cerita-mudik-bagian-1-antara-silaturahim-dan-shodaqoh" rel="bookmark">Cerita Mudik Bagian 1: Antara Silaturahim dan Shodaqoh</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/thoriq-juga-gak-diimunisasi-alhamdulillah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Sakit</title>
		<link>http://cizkah.com/catatan-sakit?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=catatan-sakit</link>
		<comments>http://cizkah.com/catatan-sakit#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 23:50:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bukan demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Ruam]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1419</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a></p>Sakit&#8230;panas tinggi&#8230;kepala berat luar biasa itu benar-benar membuat pikiran linglung ga karuan. Salah satu contohnya ketika malam kedua dalam keadaan sakit. Tiba-tiba seakan-akan kamar tidur jadi semacam suatu tempat di luar angkasa dan bantal-bantal itu berubah jadi semacam bebatuan luar angkasa &#8211; yg empuk &#8211; Akhirnya sampe aku bolak balik antara kamar satu dan dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sakit&#8230;panas tinggi&#8230;kepala berat luar biasa itu benar-benar membuat pikiran linglung ga karuan.</p>
<p>Salah satu contohnya ketika malam kedua dalam keadaan sakit. Tiba-tiba seakan-akan kamar tidur jadi semacam suatu tempat di luar angkasa dan bantal-bantal itu berubah jadi semacam bebatuan luar angkasa &#8211; yg empuk &#8211; </p>
<p><span id="more-1419"></span></p>
<p>Akhirnya sampe aku bolak balik antara kamar satu dan dua supaya dapat &#8220;bebatuan&#8221; yg sesuai harapan.</p>
<p>Aneh tapi beneran terjadi. Itu cuma salah satu yg aku ingat dg jelas. Bukan mimpi! besoknya ngeliat kamar&#8230;isinya bantal biasa ko. </p>
<p>Pelajarannya&#8230;kalo anak lagi panas dan dimasa penyembuhan kemudian tingkah lakunya jadi aneh&#8230;itu wajar. Ziyad biasanya gitu&#8230;tapi aku lupa &#8220;rasa&#8221; kelinglungan itu. Jangan dimarahi.</p>
<p>Baru inget dulu waktu kecil abis sakit panas lama kelas 3 sd..abis itu masih suka linglung. Kalo ngeliat kejadian kaya pengen diulang lagi diotak..trus mikir tadi udah kejadian ya&#8230;?</p>
<p>Panas hari kelima. Berharap bukan tipes.<br />
Diketik dari hp</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/catatan-sakit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Kesabaran dari Satu Gigi (Hmm&#8230;atau Banyak Gigi?)</title>
		<link>http://cizkah.com/ujian-kesabaran-dari-satu-gigi-hmm-atau-banyak-gigi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ujian-kesabaran-dari-satu-gigi-hmm-atau-banyak-gigi</link>
		<comments>http://cizkah.com/ujian-kesabaran-dari-satu-gigi-hmm-atau-banyak-gigi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 16:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[family dental care]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[Gigi Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Karies]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1197</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a></p>Pertama kali aku sarankan, untuk ibu-ibu yang sudah hamil dan menyusui, rajin-rajinlah memeriksa gigi sesuai anjuran yaitu 6 bulan sekali. Bagaimanapun, perawatan itu lebih murah daripada pengobatan bu ibu. #ihik Ceritanya, pas usia kehamilan Thoriq 9 bulan (itu berarti setahun yang lalu), tambalan gigi gerahamku mulai lepas. Tapi kondisi waktu itu tidak memungkinkan untuk ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama kali aku sarankan, untuk ibu-ibu yang sudah hamil dan menyusui, rajin-rajinlah memeriksa gigi sesuai anjuran yaitu 6 bulan sekali. Bagaimanapun, perawatan itu lebih murah daripada pengobatan bu ibu. #ihik</p>
<p>Ceritanya, pas usia kehamilan Thoriq 9 bulan (itu berarti setahun yang lalu), tambalan gigi gerahamku mulai lepas. Tapi kondisi waktu itu tidak memungkinkan untuk ke dokter gigi. Atau mungkin karena pikiran, &#8220;Cabut aja deh&#8221; , jadinya mikir mesti nunggu lahiran dulu (kan gak boleh nyabut gigi lagi hamil ya).</p>
<p><span id="more-1197"></span></p>
<p>Waktu Thoriq baru berusia hampir sebulan (masih merah loh), akhirnya ke dokter gigi, dan udah parah banget kondisi giginya. Pilihannya perawatan dengan berkali-kali datang, atau cabut. Karena sudah gak tahan dengan sakitnya, aku pilih CABUT. Sakitnya bukan main. Badanku langsung panas esok harinya.</p>
<p>Habis itu masih kapok ke dokter gigi, terus waktu itu susah banget nyari jadwal yang tepat dan belum nemu tempat dokter gigi yang enak. Sampai akhirnya, baru sadar kalau dekat rumah tuh ada Family Dental Care (FDC). Ya Allah&#8230;kemana aja&#8230;udah hampir 2 tahun ngontrak baru nyadar.</p>
<p>Karena ngerasa mulutku udah gak nyaman banget, aku minta abang nganterin ke FDC. Pinginnya scaling. Tapi itu udah sebulanan yang lalu. Gak berhasil-berhasil, karena kalo pas weekend biasanya hujan deras atau bertepatan dengan kepentingan lain.</p>
<p>Eh&#8230;gak taunya, beberapa hari yang lalu baru sadar,ada dua gigi yang ternyata kondisinya sudah mulai berlubang . AAAAAA&#8230;.Mulai deh maksa-maksa abang buat nganter ke dokter gigi. Soalnya gak mau dicabut lagi, sayang-sayang.</p>
<h2>Gigi Mati</h2>
<p>Akhirnya malam ini berhasil bikin janji sama dokter. Dokter Endah namanya. Satu hari cuma nerima 3 pasien. Kita dapet jam 9 malam :(. Dan ternyata, pas kami datang, udah ada pasien lain yang nyelip karena kita belum dateng :(. Jadi makin malam deh.</p>
<p>Dr Endahnya alhamdulillah ramah banget. Waktu ngeliat salah satu asistennya yang laki-laki, beliau ngerti kalo aku kurang nyaman. Aku juga izin ke abang, &#8220;Bang..dibuka nih?&#8221; Dokternya akhirnya nyuruh assiten yang laki2 itu pergi.</p>
<p>Kembali ke cerita gigi mati. Tadinya tujuan utama mau tambal yang gigi atas itu. Ternyata, dikasih cermin, trus dijelasin satu-satu kondisi gigiku. Yang ini, yang itu yang ini dan itu. Hiks :(. Sedih banget deh. Aku bilang, padahal setahun yang lalu belum gini. Kata dr. Endah wajar karena hamil dan menyusui. Penghiburan kali ya. Kaget juga pas ngeliat gigi geraham yang atas kondisinya lebih parah dari yg aku kira.</p>
<p>Dan tambah sedihnya lagi, ternyata gigi itu sudah matiiiiiiiiiiiii. AAAAAAAAAAAAAaa&#8230;.mo nangissss&#8230;</p>
<p>Padahal di luar baca-baca tentang itu di poster-poster yang ditempel. Kata dr. Endah, bisa perawatan, biayanya agak mahal. Kira-kira butuh 3 kali pertemuan.</p>
<p>&#8220;Berapa ya dok biayanya?&#8221;</p>
<p>&#8220;SEkali kunjungan sekitar 200 ribuan.&#8221;</p>
<p>Oh oh&#8230;.Dan itu baru perawatan satu gigi thok!</p>
<p>Dan karena perawatan itu butuh ngeliat rontgen gigi (alhamdulillah udah rontgen setahun yang lalu pas mo cabut gigi), akhirnya nambal gigi lain. Dipilih dipilih&#8230;..dipilih giginyaaa&#8230;.</p>
<p>Karena selama penambalan itu, abang dan anak-anak aku minta keluar aja biar Thoriq gak rewel. Sampe luar, pas bayar, aku cerita singkat ke abang kondisi gigiku. Masih galau perasaan. Sampai rumahpun gitu. Galaunya campur aduk. Antara gigi yang rusak, biaya yang banyak , mesti nepatin juga sama bisanya abang nganter aku, dan sedih kasihan kalau anak-anak mesti nunggu lama setiap aku perawatan. Begitulah cizkah. Gak tau karena melankolis. Atau karena emang pikiran ibu-ibu ya. Hiks&#8230;</p>
<p>Setelah galaunya itu aku ciprat-cipratin ke abang :D. Alhamdulillah abang bisa ngertiin cepet dan mulai menghibur dan menenangkan aku. Sabar&#8230;sabar&#8230;Sabarr&#8230;sabar&#8230;kemenangan yang besar bagi orang yang bersabar&#8230;Mestinya aku bersyukur..sabar&#8230;alhamdulillah satu gigi udah ketambal.</p>
<p>Mulai sedikit tenang. Bener juga. Alhamdulillah tambalannya bagus, rapih dan gak keliahatan. Beda sama tambalan sebelumnya. Harganya tapi beda jauh juga :|. Kalo di tempat yang dulu, persatu gigi, biaya tambalnya Rp 65.000. Kalo tadi malam kena Rp 206.000 (informasi biaya di sini untuk ancer-ancer ibu-ibu yang mau periksa gigi).</p>
<p>Jadi ibu-ibu. Sana sana&#8230;ke dokter gigi sanaa&#8230;Perawatan itu lebih baik daripada pengobatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/ujian-kesabaran-dari-satu-gigi-hmm-atau-banyak-gigi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Penemuan</title>
		<link>http://cizkah.com/dua-penemuan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dua-penemuan</link>
		<comments>http://cizkah.com/dua-penemuan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 17:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Pattern]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/arts" title="Arts">Arts</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a></p>Kenapa aku kurang pintar memilih judul ya. Oh well..langsung cerita aja duluk ya. Beberapa hari yang lalu,  rasanya bahagiaa sekali. Bukan karena duit or somethin yang berkaitan sama materi yang jelas :D.  Yang pertama karena menemukan penyakit dan kedua menemukan jati diri berkaitan sama style desainku. Penyakit Kulit Alhamdulillah, bisa bersyukur punya penyakit kulit hehe. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa aku kurang pintar memilih judul ya. Oh well..langsung cerita aja duluk ya.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu,  rasanya bahagiaa sekali. Bukan karena duit or somethin yang berkaitan sama materi yang jelas :D.  Yang pertama karena menemukan penyakit dan kedua menemukan jati diri berkaitan sama style desainku.</p>
<p><span id="more-1162"></span></p>
<h2>Penyakit Kulit</h2>
<p>Alhamdulillah, bisa bersyukur punya penyakit kulit hehe. Kok bisa? Karena akhirnya bisa tahu jenis penyakit kulit yang aku alami. Dan itu tidak berkaitan dengan tumor atau kanker kulit alhamdulillah alhamdulillah. Pencariannya dan ketidakjelasan akan penyakit ini soalnya bertahun-tahun. Dulu-dulu gak terlalu mikir mau periksa, karena merasa tidak ada keluhan apapun. Terus, pas nikah, hamil, punya anak dst, kok mulai ada lagi  permukaan kulit yang berubah secara warna dan strukturnya yang muncul di bagian tubuh tertentu.</p>
<p>Setiap pengen periksa ke dokter, ada perasaan, gak usah aja ah, nanti ternyata hasilnya malah bikin ngedown dsb dsb (terutama si abang). Yang ada mesti langsung giat dibeliin obat herbal. Sempet juga konsultasi ke dr. wiwid (wiwiid&#8230;apa kabar&#8230;gak pernah smsan lagi kita ya&#8230;udah sibuk dengan 3 babies yaa? Kok blognya dihapus sii?). Terus diberi kemungkinan-kemungkinan penyakit kulit yang ada. Aku udah searching-searching tetap merasa gak yakin dengan jenis yanga ada. Yang ada sebenernya tambah khawatir :D.</p>
<p>Sampai kemarin malam, karena muncul lagi permukaan kulit yang mulai tidak rata yang biasanya aku sadar karena diawali dengan rasa gatal yang tidak biasa. Mulai deh khawatir lagi, diam-diam mulai searching2 lagi. Dan alhamdulillaah&#8230;akhirnya bisa menemukan hasilnya dengan kata kunci yang tepat.</p>
<p>Kalo lagi gini (dengan kata lain tertimpa musibah), aku selalu ingat tulisan di buku Kaifa tatahamas apa dibuku yang lain ya, soalnya dulu bacanya kayanya berdekatan. Tentang gimana sebenernya seseorang itu bisa <strong>bersyukur</strong> ketika tertimpa musibah. Yang paling aku ingat ada 2.</p>
<ol>
<li>Musibah itu tidak menimpa agama. Na&#8217;udzu billah min dzalik. Kalo musibah itu berkaitan dengan agama, itu yang namanya benar-benar musibah. Musibah yang SANGAT besar.</li>
<li>Musibah itu tidak lebih parah dari musibah yang ada. Ngerti gak? Jadi misalnya kaya yang aku alamin, oh iya aku terkena penyakit kulit. Tapi alhamdulillah ini bukan tumor dan kanker insyaAllah dan penyakitnya tidak menimbulkan rasa sakit, masih bisa beraktifitas dll dll.</li>
</ol>
<h3>Style Design</h3>
<div>Yang ini juga membahagiakan juga soalnya pencarianya beeertahun-tahun. Bisa dikatakan, seakan-akan akhirnya menemukan jati diri. Karena akhirnya aku tahu apa yang mesti aku lakukan.</div>
<div></div>
<div>Setelah kemarin sangat rajin menyimpan gambar-gambar yang bagus-bagus dari berbagai website dan berkelana mencari inspirasi untuk kerjaan-kerjaan desain terbaru. Lama-lama aku mulai nyadar, &#8220;Ohh&#8230;aku tuh ternyata suka yang kaya gini.&#8221; &#8220;Ohhh ternyata style aku tuh memang yang feminin, childish, tak sempurna, lembut dan seterusnya.&#8221; &#8220;Ternyata aku tuh pecinta model2 pattern design&#8221; dst</div>
<div></div>
<div>Dulu-dulu merasa gak percaya diri banget, ngerasa  hasil karyaku jelek, gak kaya yang lain. Itu ternyata karena mindedku yang melihat bahwa suatu karya itu bentuknya (gambarnya) harus sempurna (dalam arti aliran realisme gitu deh). Ternyata setelah berkelana dan ngeliat hasil karya orang lain yang bagus-bagus dan gambarnya itu padahal ya bletot-bletot, tapi malah menimbulkan style tertentu&#8230;ah sulit dijelaskan. Pokoknya aku langsung baru sadar dengan berbagai hal yang selama ini aku alamin.</div>
<div>
<ul>
<li>Pantesan aja aku suka ngumpulin kertas kado dengan gambar lucu-lucu (dulu zaman kuliah akhirnya kertas kadonya dikasih ke temen. Kalo zaman nikah, kertas kadonya akhirnya dipake buat ngado atau dijadiin mainan anak-anak :D).</li>
<li>Pantesan aja suka juga ngumpulin card-card yang lucu-lucu, walau seringnya ditahan. Abang pernah nanya, &#8220;Buat apaan?&#8221; Waktu itu aku agak bingung jawabnya. &#8220;Gpp, buat dikoleksi aja.&#8221; Soalnya akhirnya biasanya kepake juga si :D.</li>
<li>Pantesan aja suka banget pokoknya ngeliat barang-barang lucu (yang sebenernya pengen sih dibeli cuma mesti ditahan-tahan).</li>
<li>Pantesan aja kalo pas ngedesain buat yang formal-formal (misalnya sekumpulan pengusaha yang kesannya bisnis banget gitu ), mesti seperti tertahan karena mesti melakukan suatu desain yang agak bertolak belakang dengan style yang aku punya.</li>
<li>Pantesan aja pokoknya kalo milih barang-barang (baju, piring, mangkok, dll dll) pokonya yang begitulah sukanya : D.</li>
</ul>
<div>
<p>Contoh yang aku suka:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/610RqutI7XL.jpg" alt="pattern" />Source: <a href="http://ecx.images-amazon.com/images/I/610RqutI7XL.jpg" rel="nofollow" target="_blank">Amazon</a></p>
</div>
<div>Malamnya pas ngobrol-ngobrol sama si abang, semangaat banget cerita tentang penemuanku ini. &#8220;Kaya menemukan jati diri ya?&#8221; kata abang.</div>
</div>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Yes, I Made It (WordPress Theme) from Scratch" href="http://cizkah.com/yes-i-made-it-wordpress-theme-from-scratch" rel="bookmark">Yes, I Made It (WordPress Theme) from Scratch</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Semoga Allah Mengampuniku.." href="http://cizkah.com/semoga-allah-mengampuniku" rel="bookmark">Semoga Allah Mengampuniku..</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Hujan Sore Ini…" href="http://cizkah.com/hujan-sore-ini" rel="bookmark">Hujan Sore Ini…</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Harus Banyak Belajar" href="http://cizkah.com/harus-banyak-belajar" rel="bookmark">Harus Banyak Belajar</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="New New&#8230;" href="http://cizkah.com/new-new" rel="bookmark">New New&#8230;</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/dua-penemuan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Caesar Lebih dari 3x? Ternyata bisa!</title>
		<link>http://cizkah.com/caesar-lebih-dari-3x-ternyata-bisa?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=caesar-lebih-dari-3x-ternyata-bisa</link>
		<comments>http://cizkah.com/caesar-lebih-dari-3x-ternyata-bisa#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 17:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cuap-Cuap]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tangga-Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Caesar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=946</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/cuap-cuap" title="Cuap-Cuap">Cuap-Cuap</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan/kehamilan" title="Kehamilan">Kehamilan</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/cuap-cuap/keluarga" title="Rumah Tangga-Keluarga">Rumah Tangga-Keluarga</a></p>Ini adalah screenshoot salah satu diskusi di group SHS di FB. Ceritanya mba Henny &#8211; atau tepatnya dr. Henny &#8211; (aku gak tau privacy beliau di FB, jadi mending aku samarin aja nama yg dipakai ya), lagi ngasih tau dalam penantian buah hati keempat. Makanya aku langsung komentari lagi di bawahnya sebagaimana dalam screenshoot. Baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://cizkah.com/image/caesar.png" alt="Screenshoot tentang Caesar" /></p>
<p>Ini adalah <em>screenshoot </em>salah satu diskusi di group SHS di FB. Ceritanya mba Henny &#8211; atau tepatnya dr. Henny  &#8211; (aku gak tau privacy beliau di FB, jadi mending aku samarin aja nama yg dipakai ya), lagi ngasih tau dalam penantian buah hati keempat. Makanya aku langsung komentari lagi di bawahnya sebagaimana dalam screenshoot.</p>
<p>Baru kali ini ada info ternyata caesar lebih dari 3x. Masya Allah. Pas aku cerita ke abang, beliau bilang, &#8220;Mungkin bla bla&#8230;jadinya orang mikirnya terbatas punya anak.&#8221; : D Trus biasa deh, ujung-ujungnya minta mba Henny nulis tentang itu buat ummiummi.com. Hehe&#8230;mudah-mudahan mau ya.</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Vacation&#8230;" href="http://cizkah.com/vacation" rel="bookmark">Vacation&#8230;</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Telu Likur" href="http://cizkah.com/telu-likur" rel="bookmark">Telu Likur</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Rencananya&#8230;" href="http://cizkah.com/rencananya" rel="bookmark">Rencananya&#8230;</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Gilesan Mungil" href="http://cizkah.com/gilesan-mungil" rel="bookmark">Gilesan Mungil</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="I’m Happy ^^" href="http://cizkah.com/im-happy" rel="bookmark">I’m Happy ^^</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/caesar-lebih-dari-3x-ternyata-bisa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diare, Ruam dan Bayi Usia 7 Bulan</title>
		<link>http://cizkah.com/diare-ruam-dan-bayi-usia-7-bulan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diare-ruam-dan-bayi-usia-7-bulan</link>
		<comments>http://cizkah.com/diare-ruam-dan-bayi-usia-7-bulan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 12:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Thoriq Ibrohim]]></category>
		<category><![CDATA[Diare]]></category>
		<category><![CDATA[Ruam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=938</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/tumblog/articles">Articles</a></p>Tiga hal di atas adalah hal yang berkaitan yang membuat aku menjalankan aktifitas yang berbeda akhir-akhir ini. Saat usia Thoriq pas 7 bulan awal Ramadan ini, dia terkena diare. Sebabnya? Gara-gara kaldu yang aku jadiin balok es kayanya. Dulu gak pernah pakai metode ini, selalu fresh hari itu juga aku bikin. Jadinya langsung kapok, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga hal di atas adalah hal yang berkaitan yang membuat aku menjalankan aktifitas yang berbeda akhir-akhir ini. Saat usia Thoriq pas 7 bulan awal Ramadan ini, dia terkena diare. Sebabnya? Gara-gara kaldu yang aku jadiin balok es kayanya. Dulu gak pernah pakai metode ini, selalu fresh hari itu juga aku bikin. Jadinya langsung kapok, dan bertekad insyaAllah bakal bikin kaldu fresh sama kaya dulu ngasih Ziyad.</p>
<p><span id="more-938"></span></p>
<p>Karena pas awal diare, dia masih pake diaper, trus masih agak-agak kurang nyadar kalau dia diare, jadinya terkadang terlambat ganti diaper baru. Pas hari terakhir Sya&#8217;ban, main ke rumah mba Ary Susanti, itu juga pake diaper. Sore dan malamnya, baru mulai sadar Thoriq <strong>kena diare plus ruam</strong> lumayan parah&#8230;parah ga ya&#8230;ya lumayan udah brintis-brintis gitu deh.</p>
<p>Karena pupnya lumayan sering dan dia juga nangis-nangis kayanya perih itu ruam, aku cuma pakein celana &#8211; terus celananya habis-, akhirnya aku pakein popok lagi &#8211; padahal udah disimpen di koper loh -. Dan gak lupa aku kasih minyak <a href="http://ummiummi.com/habbatussauda-sebagai-obat-ruam-popok" target="_blank">habbatussauda</a>. Besoknya juga gitu, sehariaaan gak pake dispo ataupun clodi, cuma popok (karena masih diare, walaupun frekuensinya udah berkurang).</p>
<p>Alhamdulillah besoknya ruamnya udah mulai mengelupas!</p>
<p>Terus, besok-besoknya, karena pupnya masih gak teratur kaya kemarin-kemarin (biasanya pukul 09.30-an wib tok), kalo udah sekali pup di diaper, dia cuma pakai celana aja.</p>
<p><strong>Dan akhirnya mulai sadar, ternyata bayi usia &gt; 7 bulanan gini, pipisnya udah jarang ya? :D Kemane ajee cizz??? Hehehe&#8230;</strong></p>
<p>Soalnya dulu Ziyad gak pernah lepas diaper, pas sempet diare gak separah Thoriq ini, jadi tetep pake diaper, paling ganti 4-5 diaper sehari, itupun cuma 2 harian. Trus pas<a href="http://cizkah.com/toilet-training-vs-beserr"> toilet training</a>, juga Ziyad sering banget pipisnya. Apa emang Thoriqnya yang jarang pipis ya? Makanya kemarin pas <a href="http://cizkah.com/review-cloth-diaper-bagian-2-cukup-16-buah">ngereview cloth diaper</a>, sempet kepikiran bakal susah nanti kalo bocor-bocor terus dll dll itu (monggo baca sendiri). Alhamdulillah ternyata gak serumit yang aku bayangin ya.</p>
<p>Malah sekarang, lebih sering gak pake clodi dan diaper lho. Kalau malam, Thoriq sama kaya Ziyad. Jarang pipis. Gak cuma malam ding. Kalau tidur pokoknya. Jadinya sekarang malam malah cuma pakai celana. Alhamdulillah&#8230;segala kejadian itu emang ada hikmahanya ya. Tinggal kita cari positifnya aja ^^.</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Cerita Persalinan Bujang #2 &#8211; Thoriq Ibrohim -" href="http://cizkah.com/cerita-persalinan-bujang-2-thoriq-ibrohim" rel="bookmark">Cerita Persalinan Bujang #2 &#8211; Thoriq Ibrohim -</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/diare-ruam-dan-bayi-usia-7-bulan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rp 30.000 (Week 36)</title>
		<link>http://cizkah.com/rp-30-000-week-36?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rp-30-000-week-36</link>
		<comments>http://cizkah.com/rp-30-000-week-36#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Dec 2010 16:33:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=680</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan/kehamilan" title="Kehamilan">Kehamilan</a></p>Ya ya&#8230;^^ judul di atas adalah biaya periksa kandungan yang baru aja kulalui. Hehe. Sama bidan dan sama 1 jenis obat kalsium untuk 2 minggu. Murah yaaa masya Allah. Huhu&#8230;Kita emang gak nebus satu jenis obat lagi soalnya udah cocok sama 2 jenis obat yang dibuatin sama dr. Eni (obipluz &#38; prenamia). Jadi dari kemaren [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ya&#8230;^^ judul di atas adalah biaya periksa kandungan yang baru aja kulalui. Hehe. Sama bidan dan sama 1 jenis obat kalsium untuk 2 minggu. Murah yaaa masya Allah. Huhu&#8230;Kita emang gak nebus satu jenis obat lagi soalnya udah cocok sama 2 jenis obat yang dibuatin sama dr. Eni (obipluz &amp; prenamia). Jadi dari kemaren emang nebus di apotek aja (lagian lebih murah juga kalo nebus di apotek).</p>
<p>Alhamdulillah, minggu 36, kepala bujang #2 udah dibawah, posisi udah bagus, detak jantung juga bagus insya Allah, tadi 130.Kata bu Gayatri (bidan yang priksa aku), karena anak kedua, jadi kalo kepalanya belum masuk panggul (engagement ya istilah tepatnya &#8211; baca di blog drdidispog-), gpp. Biasanya akan masuk pas persalinan. (Udah pernah baca juga sih, kirain si bujang udah masuk panggul soalnya dr minggu 35 lewat 1hari udah kerasa kebawah posisinya).</p>
<p><span id="more-680"></span></p>
<p>Berat badannya&#8230;wah&#8230;jadi bingung deh, timbangan kok pada beda-beda semua ya. Nimbang pake timbangan di luar 51, pake timbangan di dalem ruangan 54.</p>
<p>Kemaren periksa terakhir (seblum yg skrg), di minggu 33. Itupun setelah 2 bulan gak periksa! Huhu&#8230;rekor&#8230;alhamdulillah soalnya gak ada masalah apa-apa. Jadi cuma beli vitamin aja selama 2 bulan itu. Tadinya mo langsung periksa di bidan aja, karena kalo udah bulan terakhir gini kan biasaya ceknya jadi per 2 minggu atau perminggu. Tapi abang pengen ngeyakinin dulu kondisi terakhir, makanya di minggu 33 kita cek ke JIH lagi sama dr. Eni.</p>
<p>Alhamdulillah di minggu 33 itu, kondisinya semuanya juga bagus. Perkiraan pas minggu #33 itu si bujang udah 2,1kg. Dan kata dr. Eni pertambahan tiap minggu kalo udah minggu2 ini adalah 2ons. Gak ada tali pusar yang melilit alhamdulillah. Perkembangan lainnya juga bagus, udah sesuai, tekanan darah normal. Hehe&#8230;sempet cek darah sama gula darah juga (krn sebelumnya aku masih lesu2 terus), tapi ternyata alhamdulillah kadar Hbnya udah normal, 11.1. Gula darahnya juga normal, 93. Biayanya yg dikeluarin kalo di JIH bisa 8-10x dari priksa dibidan subhanallah :D.</p>
<p>Mudah-mudahan baik2 terus sampe lahir nanti, lahirannya lancar. Ngarepnya sih mudah2an kaya Ziyad dulu lahirya agak cepetan, minggu #38-an. Heheh&#8230;udah kangeeeen dan rasanya kayanya lebih lega kalo si bujang udah di luar perut insya Allah.</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Related Posts</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="11 Week 5 Day…" href="http://cizkah.com/11-week-5-day" rel="bookmark">11 Week 5 Day…</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="7 Week 3 Day" href="http://cizkah.com/7-week-3-day" rel="bookmark">7 Week 3 Day</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Trimester I Kehamilan Itu…" href="http://cizkah.com/trimester-i-kehamilan-itu" rel="bookmark">Trimester I Kehamilan Itu…</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kontrol Pasca Kuret" href="http://cizkah.com/kontrol-pasca-kuret" rel="bookmark">Kontrol Pasca Kuret</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kantong Rahimku Masih Kosong? (Blight Ovum?)" href="http://cizkah.com/kantong-rahimku-masih-kosong-blight-ovum" rel="bookmark">Kantong Rahimku Masih Kosong? (Blight Ovum?)</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/rp-30-000-week-36/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flathead Syndrome aka Deformational Plagiocephaly aka Kepala Peyang</title>
		<link>http://cizkah.com/flathead-syndrome-aka-deformational-plagiocephaly-aka-kepala-peyang?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=flathead-syndrome-aka-deformational-plagiocephaly-aka-kepala-peyang</link>
		<comments>http://cizkah.com/flathead-syndrome-aka-deformational-plagiocephaly-aka-kepala-peyang#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 12:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cizkah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[flathead syndrome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cizkah.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[<p>Posted in <a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan" title="Kesehatan">Kesehatan</a><a href="http://cizkah.com/Artikel/kesehatan/kesehatan-anak" title="Kesehatan Anak">Kesehatan Anak</a></p>Sumber: http://www.londonorthotics.co.uk Wew&#8230;alhamdulillah dapet ilmu baru lagi dari diskusi dengan para ibu-ibu di FB.Dulu, waktu zaman Ziyad yang di rumah blum ada internet, aku emang gak leluasa nyari sumber, jadi lebih kepada sumber offline baik bacaan atau film tentang kelahiran, pijet etc. Nah, aku tahunya dari salah satu sumber itu kalo perkembangan kepala bayi itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.londonorthotics.co.uk/londonorthotics/images/plagiocephaly-deformational-1.jpg" alt="flathead syndrome" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">Sumber: <a href="http://www.londonorthotics.co.uk/plagiocephaly/deformational.html" target="_blank">http://www.londonorthotics.co.uk</a></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><span id="more-494"></span></p>
<p style="text-align: left;">Wew&#8230;alhamdulillah dapet ilmu baru lagi dari diskusi dengan para ibu-ibu di FB.Dulu, waktu zaman Ziyad yang di rumah blum ada internet, aku emang gak leluasa nyari sumber, jadi lebih kepada sumber offline baik bacaan atau film tentang kelahiran, pijet etc.</p>
<p style="text-align: left;">Nah, aku tahunya dari salah satu sumber itu kalo perkembangan kepala bayi itu nantinya gak merata. Bagian depan dulu baru samping baru belakang (lupa deh urutannya), pokoknya pengetahuan itu waktu itu membuat aku tenang ketika pertumbuhan kepala Ziyad ya kelihatan aneh. Bahkan ketika ada yang mengomentari kepalanya Ziyad peyang, aku sampe rumah nyeritain ke abang sambil ketawa, maksudnya aku tetep tenang karena itu bagian dari pertumbuhannya. Dan alhamdulillah emang sampe sekarang bisa dikatakan normal aja bentuk kepalanya (gak peyyang).</p>
<p style="text-align: left;">And then, ketika berdiskusi kemarin, akhirnya salah satu ibu baru (Shofi), ngeshare link tentang Flathead Syndrome dari web Indonesia (lupa linknya). Trus aku baru ber &#8220;Ooo&#8230;ada ya ternyata penjelasan ilmiahnya.&#8221; Trus malem-malem sebelum tidur jadi ngesearch sedikit tapi dari Google Image Search. Dan dapet gambar di atas dengan artikel menarik di dalamnya. Aku sampein di sini isinya secara ringkas ya:</p>
<p style="text-align: left;"><span>Jadi, flathead itu penyebabnya macam2:<br />
</span></p>
<ul>
<li><span> Bisa krn posisi dr dalam kandungan</span></li>
<li><span> Proses melahirkan</span></li>
<li><span> Posisi di neonatal unit (NICU)</span></li>
<li><span> Posisi tidur</span></li>
<li><span><span> </span><span> Keadaan Torticollis (kondisi dimana ada otot di leher yg nyebabin  posisi kepala hanya ke satu posisi ttt &#8211; dan ini biasanya mesti  diterapi)</span></span></li>
</ul>
<p style="text-align: left;"><span><span><br />
Di itu <strong>tetep disaranin tidur terlentang</strong>, walau memang  tidur terlentang sering dikaitkan dengan<em> flathead syndrome </em>tapi  posisi ini mengurangi angka kematian karena SIDS <em>(Sudden Infant Death  Syndrome)</em>. Di akhir artikel yg membahas ttg flathead syndrome itu, kalimatnya:</span></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><span><span><br />
&#8220;Therefore babies should always be placed on their backs to sleep.&#8221;</span></span></p></blockquote>
<p style="text-align: left;"><span><span><br />
Lagian insya Allah lebih sesuai sunnah Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam ^^.</span></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di sisiku sementara aku sedang tidur tengkurap, maka beliau kemudian menggerakkan badanku dengan kaki beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bersabda:  <strong>‘Wahai Junaidab, sesungguhnya hanyalah tidur seperti ini adalah tidurnya penghuni neraka’.”</strong> (<span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;&quot;;" lang="IN">Hr. Ibnu Majah, no. 3724 dan dishahihkan oleh Al-Albani -Rahimahullah-, no 3017)</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Nah, usaha yang bisa dilakukan untuk amannya adalah sbb (aku update dr postingan awal, soalnya dapet source bagus):</p>
<ol>
<li>Pada malam hari, karena posisi tidur terlentang lebih aman, maka untuk posisi ini tetap usahakan <strong>merubah posisi tidur bayi</strong> dan usahakan bayi<strong> gak terus-terusan tidur di tempat yang datar.</strong></li>
<li>Pada siang hari bisa dilakukan<strong> tummy time</strong>, yaitu mendorong bayi untuk memperbanyak posisi menggunakan perutnya. Biasanya bayi kurang nyaman karena mereka masih blum punya kekuatan untuk menahan kepala mereka. Coba cara-cara menyenangkan dengan meletakkannya di atas badan anda atau di depan anda.</li>
<li>Untuk memposisikan duduk pada bayi disarankan <strong>dibatasi sampai ia benar-benar bisa menegakkan kpalanya sendiri</strong>.</li>
<li>Kita juga perlu merhatiin cara menggendong, menyusui, memberi makan  dan membawa sang bayi. Karena bayi biasanya berusaha melihat anda dan suami, coba ubah posisi tidurnya atau ubah sisi aktifitas anda, supaya dia melihat dari sisi yg berbeda-beda.</li>
<li>Kalau berpergian juga tetep diperhatiin posisi merebahkan bayi.</li>
</ol>
<p style="text-align: left;">Adapun bayi kita (wal iyyadzubillah) ternyata sudah peyang, maka treatment/perlakuan yg bisa coba dilakuan:</p>
<ol>
<li>Merubah posisi bayi sesering mungkin dengan tujuan bayi mengistirahatkan kepalanya di area yang gak datar.</li>
<li>Kalo cara ini gak bisa, coba dengan menggunakan <em>Cranial Remoulding Orthosis, </em>yaitu penggunaan band atau helm Orthosis (gak tau deh di Indonesia udah ada apa belum), dan ini disarankan jangan dipakaikan sampai bayi berusia 4-5 bulan. Atau lebih spesifik ke ahli fisioterapi. Untuk bayi usia 4-7 bulan, treatmentnya makan waktu sekitar 6-7 bulan. Sedangkan untuk usia anak di atas 1th lebih dari itu (agak lama). Gambarnya seperti di bawah ini:</li>
<p style="text-align: center;"><img src="http://www.newmother.co.uk/images/443_Before_After_Treatment.jpg" alt="Befor and After Treatment Using Band on Flathead syndrome" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://www.newmother.co.uk/images/306_LOCband.jpg" alt="Helm Orthosis" /></p>
</ol>
<p>Sumber rujukan:</p>
<p>http://<a href="http://bayidananak.com/2009/09/02/kepala-peyang-pada-bayi/" target="_blank">bayidananak.com</a>/)<br />
http://<a href="http://www.newmother.co.uk/helpandadvice/flatheadsyndrome.html" target="_blank">www.newmother.co.uk</a>/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cizkah.com/flathead-syndrome-aka-deformational-plagiocephaly-aka-kepala-peyang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

