Parenting

Mendobrak Pintu Menghafal Ziyad


Kali ini berbagi cerita tentang metode menghafal Ziyad yang – akhirnya- alhamdulillah mulai bisa ada hasilnya. Dulu pas blum punya anak, kayanya ngeliat anak orang atau anak ustadz dari mulutnya melantunkan ayat-ayat al-Qur’an gak kepikiran “metode” yg dipake ortunya…hehehe. Dulu taunya cuma, “Aku pengen anakku juga menjadi penghafal Al-Qur’an.” Ternyata gak mudaaahh heheh, soalnya namanya anak-anak kan. Makanya bener-bener kerasa semua itu adalah keutamaan dan taufik dari Allah. Ortu cuma bisa berdoa dan terus berusaha mengajarkan. Masalah hasil, semuanya di luar kemampuan kita.

Read more…

Saling Memberi Hadiah


Salah satu saran untuk menumbuhkan kecintaan antara adik dan kakak baru *karena adeknya baru lahir* adalah saling memberikan hadiah. Hehe…ya walo sebenernya pada kenyataannya kedua hadiah itu yg beli ya ibu bapaknyah. Tapi kita mengajarkan mereka dan semoga membentuk keterikatan hati. Lagipula, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kan juga mengajarkan untuk saling memberi hadiah ya…

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian saling mencinta.” (HR Bukhari dalam Adabul Mufrad, no. 594. Ibnu Hajar berkata,”Sanadnya shahih”)

Nah…dari kemaren mah insya Allah gampang buat milih hadiah dari Ziyad buat bujang #2, soalnya kan emang beberapa barang ada yg dibeli baru, kaya jaket, handuk, sepatu buatan aku sendiri huhu (blum jadi). Udah dari kemaren2 juga bilang ke Ziyad,” insya Allah nanti bungkus hadiah buat adek ya…”. “Insya Allah Ziyad juga dapet hadiah dari adek loh…”

Tapi sampe sekarang blum dapet barang yang tepat yang kira-kira bikin Ziyad sumringah ngedapetin hadiah itu “dari” adeknyah.  *Mikir*

Oh ya, kalo menurut salah satu buku sih, hadiah ini saling diberikan pas si kakak masuk ke kamar ibunya dan melihat adiknya untuk pertama kalinya. Tapi gak tau nih nanti prakteknya gimana insya Allah :D

Belajar Menjadi Ibu Terbaik


Kapan itu, baca status salah satu temen di facebook, Zaenab namanya, ini screenshootnyah…

be a smart mom

Dan seperti kelihatan, aku setuju dengan “catatan” hehe. Dan inilah catatan tersebut. Read more…

Buku-Buku Pendidikan Anak


Aku…seorang lulusan Teknologi Pendidikan…hehe…agak sungkan deh kalo nulis aku seorang Teknolog Pendidikan (tanpa i), kesannya jadi profesi bgt kalo nulisnya gitu. Heheh…

Jadi, di jurusan ini, bisa aku katakan, kami mempelajari 3 ranah utama, teknologi, kurikulum, dan pendidikan itu sendiri. Di pendidikan itu sendiri terbagi lagi dan utamanya juga berkaitan dg orang, salah satunya peserta didik. Nah…dari semester pertama sampe akhir, ini pun bertahap. Pas awal-awal, kita dikasih psikologi umum, abis itu sanjutya psikologi perkembangan yg ngebahas tentang perkembangan anak/manusia, karakter peserta didik dan seterusnya berkembang terus, sambil itu mesti ada kaitannya sama teori-teori pendididikan yang dibikin tokoh-tokoh tertentu.

Dan aku bersyukur, banyak hal yang aku pelajari di kuliahan itu bermanfaat dalam keseharianku mendidik Ziyad (walo mgkn banyak orang menganggap ktk ilmu yg kita pelajari gak dipake di dunia kerja, kayanya sia-sia banget, padahal kenyataannya insya Allah tetep ada manfaatnya, termasuk dalam kasusku ini, alhamdulillah). 

Read more…

Perkembangan Ziyad 3 Tahun (Hampir) 3 Bulan


Ini “hampir” soalnnya insya Allah Ziyad genap berusia 3 tahun 3 bulan tanggal 24 Oktober nanti.
Ini adalah catatan perkembangan yang aku mau serahin ke guru Ziyad di childcare supaya tahu apa perkembangan Ziyad saat ini (karena bulan puasa dan Syawal aku cutiin). Sekalian aja aku posting di sini ^^.

  1. Ziyad sudah mulai mau diajarkan/ditalqin hafalan Qur’an secara ayat per ayat.
  2. Ziyad sudah hafal Al-Fatihah, walau masih ketinggalan beberapa bagian dan ketuker2 akhir ayatnya, misalnya mustaqin, waladhoollim…
  3. Ziyad sudah hafal surat An-Naas, walau di bagian akhir (minal jinnati wannnas) masih suka lupa dan mesti masih dibimbing.
  4. Ziyad sudah hafal doa-doa:
    • Doa memakai baju (alhamdulillahilladzi kasani hadzats tsauba wa rozaqonii hi min ghoiri haulimminni wa laa quwwah), terkadang bagian alhamdulillah-nya ketingaglan.
    • Doa keluar kamar mandi (ghufronaka)
    • Doa mau tidur (bismika allahumma amuutu wa ahya). – lancar
    • Doa bangun tidur (alhamdulillahilladzi ahyaana ba’dama amaatana wa ilaihinnusyuur)
    • Doa sebelum makan (bismillah)
    • Doa kalau lupa membaca bismillah kalau makan (bismillah awwalahu wa aakhirohu)
    • Doa kalau ada bagian tubuh yang sakit (bismillah bismillah bismillah, a’udzubillahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir), tapi dia cuma baru tahu bagian bismilla3x.
    • Doa naik kendaraan masih blum lancar dan masih blum mau melafalkan, tapi sudah beberapa kali melafalkan bagian belakang doa tersebut (munqolibuun…)
    • Doa keluar rumah (bismillahi tawakaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illa billah), ini juga blum terlalu sering dilafalkan, tapi pernah 2-3 kali dia melafalkan doa tersebut saat asyik bermain walau dengan tidak lancar.

    Untuk doa-doa lain masih dalam proses dan dia tapi sudah mengetahui ada doa-doa di saat2     tertentu, misalnya:

    • Doa ketika mendengar geledek, karena belum bisa, biasanya dia yg mngingatkan saya dengan berkata, “Doa Mi.”
    • Doa turun hujan
    • Doa masuk kamar mandi
    • Dll
  5. Ziyad sudah bisa menggunakan gunting, walau belum bisa menggunting dengan lurus.
  6. Ziyad sudah bisa menulis huruf A (besar) sejak bulan Juli kemarin, dan ini saya tidak pernah mengajarkan secara khusus, tahu2 dia menulis huruf tersebut dan memperlihatkan kepada saya, “A”.
  7. Ziyad sudah bisa mulai menggambar. Karena saya mengajarkan gambar makhluk tanpa wajah dan biasanya kepalanya terpisah, gambarnya pun yang dia gambar lebih sederhana lagi. Yang sering dia gambar adalah ikan paus, saya sendiri “Ummi” katanya, kemudian dirinya dan Abinya, mobil, gurita dll.
  8. Ziyad biasa bermain cat air di rumah, dan juga memiliki penjelasan dari yang dia lukis. Terakhir dia bilang dia membuat “Ka’bah”.
  9. Ziyad sudah mulai merangkai kata dan menceritakan hal yg dialaminya.
  10. .Untuk perkembangan motoriknya, saya tidak menjelaskan satu persatu di sini ya Bu.
  11. Ziyad sudah tidak lagi memberi pertanyaan berulang2 seperti 2 bulan yg lalu. Sekarang dia lebih sering bertanya, “Apa namanya?” karena ingin mengetahui nama benda yang baru dilihatnya.
  12. Sekitar 2 bulan lalu dia senang skali bermain peran, menjadi tukang somay, tukang servis motor, dokter dll.

Box Bayi dan “Ibo Ati”


Ini salah satu efek mikirin “adil” kemarin itu.

Intro:

1-2 minggu yang lalu, aku liat foto keponakanku Syifa Salsabila di akun FB adek tercinta si Ichad. Dia printscreen foto2nya Syifa pas lagi video call sama mas Lyno. Lucu2 masya Allah. Nah, dari foto itu, kelihatan di latarnya ada box bayi putih (yg sebenernya dari dulu naksir box yang kaya gitu hihi). Tapi pas Ziyad kan gak make dan gak ngerasa butuh make box bayi macam itu. Aku kasih lihat ke abang foto Syifa.

Trus lagi lihat2 gitu, aku bilang, “Butuh gak sih bang box bayi. Kan soalnya bayinya nanti juga nenen di samping, malah cape ongkat-angkat.”

Read more…

Berbuat Adil pada Anak


Ini adalah hal yg termasuk berat dan banyak perenungan dan tentu aja pengharapan pertolongan dari-Nya dalam menghadapi lahirnya anak kedua kami insya Allah.

Bener-bener berharap bisa bersikap adil dan berharap Ziyad (krn bujang satu ini kan dah mule punya perasaan dan akalnya juga dah jalan alhamdulillah),ga merasa bahwa kami orangtuanya bersikap ga adil ke dia.

Karena perasaan inilah yg menyebabkan saudara2 Yusuf ‘alahissalam sampe tega ‘menyingkirkannya’ bahkan sebenernya hampir oula membunuhnya.

Ingin Tertawa dan Menangis…


Kejadiannya tadi malam, di usia Ziyad 3 tahun kurang 8 hari. Masya ALlah, rasanya bahagia, seneng, campur aduk. Ziyad tiba-tiba aja bisa baca al-Fatihah ngikutin aku baca dari awal sampe akhir…huhuhu…walaupun ada beberapa kalimah (kata) yang ketinggalan dan masih ngikutin aku baca, tapi ini benar-benar…apa ya…pokoknya hal yg luar biasa menurut aku, begitu pula suami. Sampe tadi pagi pun suami masih ngebahas itu.Dan ada satu pelajaran yang pentiiingg banget yang aku makin sadari dari kejadian ini….Insya Allah di akhir ya, biar kita sama-sama merasakan hikmah dan pelajaran penting itu.

Read more…

Ziyad, Tiga Tahun Kurang Satu Bulan (35 Bulan)


Huhu…akhirnya nulis lagi tentang Ziyad. Terakhir pas 2 tahun 9 bulan kalo gak salah ya. Sebenernya banyaaaaaaaak banget yang pengen ditulis, dan itu selalu ada aja setiap bulan perkembangan terbarunya. Tapi pengennya sebenernya ditulis selengkap-lengkapnya sama cerita-cerita lucu berkaitan dengan perkembangan si bujang satu ini. Tapi, menulis itu (hal lainnya juga kali ya), kalo menunggu sampai sempurna duluan, ternyata malah gak jadi-jadi. Oh ini berarti jangan di contoh *merunduk lesu*.

Baiklah *menyingsingkan baju*, mari kita catat perkembangan bujang satu kita ini.

Perkembangan Bahasa

HUWAAA!! Tau gak kalo anak umur empat tahun itu akan bertanya sebanyak 400 berapaa gitu dalam sehari. Pas baca tweet itu, aku langsung komen, “Kayanya Ziyad baru tiga tahun udah kaya gitu deh.” Hihi. Kalo yang pernah lihat film pendek cuma berapa menit yg dibikin sama negara mana itu, yang bapaknya nanya, “Itu burung apa?” Sampai beberapa kali, trus anaknya lama-lama marah, akhirnya bapaknya ngasih catatan pas dia masih kecil, dia juga nanya seperti itu berkali-kali, tapi bapaknya gakkk pernah marah. Konsep ini akhirnya diadopsi sama iklan Petronas yang tahun berapa, tapi kalo di iklan Petronas, ibunya yang nyatet gimana anaknya nanya berkali-kali. Oh, dan ternyata itu memang bagian dari perkembangan anak-anak tooh…

Read more…

Belum Hafal Al-Qur’an


Catatan usia 2th 10 bln (sambungan yg baca iqro)

Lanjut yang tadi, kenapa analisaku dia adalah pebelajar visual, ya karena lancar itu mengingatnya dari apa yang dilihat. Sedangkan ngajarin dia dengan ditalqin surat al-ikhlas udah lama banget, belum bisa-bisa. Masi kurang mau. Baru sampe qul huallohu adad. Dia nangkep qolqolahnya dilafalin, bukan dipantulin hehehe.

Doa yang sudah dia hafal adalah doa mau tiduuur…Masih pelan2, kadang masih diingetin dikit2. Tapi insya Allah dah hafal dan bisa melafalkannya. Bis mika allahumma amuutu wa ahyaa….

Karena lancar kata “bis”, keluar kamar mandi ingetnya, “Bisnaka”, hehehe, “Ghufronaka sayangg…”.