Parenting

Berbuat Adil pada Anak

Ini adalah hal yg termasuk berat dan banyak perenungan dan tentu aja pengharapan pertolongan dari-Nya dalam menghadapi lahirnya anak kedua kami insya Allah.

Bener-bener berharap bisa bersikap adil dan berharap Ziyad (krn bujang satu ini kan dah mule punya perasaan dan akalnya juga dah jalan alhamdulillah),ga merasa bahwa kami orangtuanya bersikap ga adil ke dia.

Karena perasaan inilah yg menyebabkan saudara2 Yusuf ‘alahissalam sampe tega ‘menyingkirkannya’ bahkan sebenernya hampir oula membunuhnya.

Ingin Tertawa dan Menangis…

Kejadiannya tadi malam, di usia Ziyad 3 tahun kurang 8 hari. Masya ALlah, rasanya bahagia, seneng, campur aduk. Ziyad tiba-tiba aja bisa baca al-Fatihah ngikutin aku baca dari awal sampe akhir…huhuhu…walaupun ada beberapa kalimah (kata) yang ketinggalan dan masih ngikutin aku baca, tapi ini benar-benar…apa ya…pokoknya hal yg luar biasa menurut aku, begitu pula suami. Sampe tadi pagi pun suami masih ngebahas itu.Dan ada satu pelajaran yang pentiiingg banget yang aku makin sadari dari kejadian ini….Insya Allah di akhir ya, biar kita sama-sama merasakan hikmah dan pelajaran penting itu.

Read more…

Ziyad, Tiga Tahun Kurang Satu Bulan (35 Bulan)

Huhu…akhirnya nulis lagi tentang Ziyad. Terakhir pas 2 tahun 9 bulan kalo gak salah ya. Sebenernya banyaaaaaaaak banget yang pengen ditulis, dan itu selalu ada aja setiap bulan perkembangan terbarunya. Tapi pengennya sebenernya ditulis selengkap-lengkapnya sama cerita-cerita lucu berkaitan dengan perkembangan si bujang satu ini. Tapi, menulis itu (hal lainnya juga kali ya), kalo menunggu sampai sempurna duluan, ternyata malah gak jadi-jadi. Oh ini berarti jangan di contoh *merunduk lesu*.

Baiklah *menyingsingkan baju*, mari kita catat perkembangan bujang satu kita ini.

Perkembangan Bahasa

HUWAAA!! Tau gak kalo anak umur empat tahun itu akan bertanya sebanyak 400 berapaa gitu dalam sehari. Pas baca tweet itu, aku langsung komen, “Kayanya Ziyad baru tiga tahun udah kaya gitu deh.” Hihi. Kalo yang pernah lihat film pendek cuma berapa menit yg dibikin sama negara mana itu, yang bapaknya nanya, “Itu burung apa?” Sampai beberapa kali, trus anaknya lama-lama marah, akhirnya bapaknya ngasih catatan pas dia masih kecil, dia juga nanya seperti itu berkali-kali, tapi bapaknya gakkk pernah marah. Konsep ini akhirnya diadopsi sama iklan Petronas yang tahun berapa, tapi kalo di iklan Petronas, ibunya yang nyatet gimana anaknya nanya berkali-kali. Oh, dan ternyata itu memang bagian dari perkembangan anak-anak tooh…

Read more…

Belum Hafal Al-Qur’an

Catatan usia 2th 10 bln (sambungan yg baca iqro)

Lanjut yang tadi, kenapa analisaku dia adalah pebelajar visual, ya karena lancar itu mengingatnya dari apa yang dilihat. Sedangkan ngajarin dia dengan ditalqin surat al-ikhlas udah lama banget, belum bisa-bisa. Masi kurang mau. Baru sampe qul huallohu adad. Dia nangkep qolqolahnya dilafalin, bukan dipantulin hehehe.

Doa yang sudah dia hafal adalah doa mau tiduuur…Masih pelan2, kadang masih diingetin dikit2. Tapi insya Allah dah hafal dan bisa melafalkannya. Bis mika allahumma amuutu wa ahyaa….

Karena lancar kata “bis”, keluar kamar mandi ingetnya, “Bisnaka”, hehehe, “Ghufronaka sayangg…”.

Iqro Ziyad

Ziyad, belajar iqro, baru-baru ini. Ya…lupa sih tepatnya. Sekitar 4 bulan-an. Tapi ketika beli iqro, gak langsung belajar kaya anak-anak di TPA. Sekedar beli dulu, sekedar ngasih tau ada huruf arabic.(Ini juga pertimbangan karena Ziyad baru “lancar” bicaranya ya baru-baru ini).

Alhamdulillah, di usia Ziyad 2 tahun hampir 10 bulan ini, hari ini Ziyad sudah masuk ke huruf ر.

Read more…

Buah Hatiku Trauma…

Yap yap…kemungkinan besar, Ziyad mengalami trauma, pada rumah sakit, dokter dan hal-hal berkaitan dengan kesehatan itu. Supaya runtun…aku cerita latar belakang dan hal-hal sebelumnya yang terjadi dan seterusnya…

Pertama

Kami, alhamdulillah, tidak memberikan hukuman atau ancaman kepada Ziyad ketika mengarahkan atau memerintah Ziyad dengan suatu hal yang positif atau hal yang memang tidak patut utk dijadikan hukuman. Misalnya, ketika dia melakukan kesalahan, maka kami tidak memberi ancaman, “Ayo, nanti kalo gak patuh sama ummi, disuntik sama dokter lho.” Atau misalnya, “Nanti ummi suruh makan sayur lho.”  atau misalnya lagi, “Nanti ummi taro tempat gelap lho ya.”

Tidak…kami alhamdulillah tidak memberikan hal-hal semacam itu.

Read more…

“Jadi anak sholeh ya sayang…”

Kejadiannya setelah kejadian yang tadi…beberapa jam kemudian…

Ziyad, dari dulu termasuk anak yang sulit tidur. (Tapi pernah baca di status facebook mba Lia yang mbicarain anaknya yg sulit tidur, dan banyak ibu-ibu lain yg komentar hal yang sama, akhirnya aku baru tahu, kalau aku tuh gak sendirian).

Malam ini, seperti aku cerita barusan, aku kan dah capek banget. Gak seperti biasanya, jam 9 aku dah matiin laptop. Pingin istirahat, pingin tidur cepet. Pingin Ziyad juga ikut tidur cepet, biar dia bangun pagi, biar dia tidur siang, dan ritme kehidupan kembali normal seperti ketika kami berkomitmen utk merubah ritme kehidupan kami beberapa bulan yang lalu (dan alhamdulillah sempat berhasil).

Tapi, karena kemaren Ziyad habis sakit DB, dan kami sengaja membiarkan dia istirahat, ndak pingin bangunin dan ngeliburin dia dari sekolah selama hampir 10 harian…ritme kehidupan kembali berubah. Tidurnya jadi tengah malam, bangunnya siang, gak tidur siang, dan akan baru bisa tidur setelah tengah malam lagi.

Read more…

“Cayang…”

Hum…malam ini pingin cerita-cerita….dah lama gak cerita ya…walau sebenernya pengen cerita…(kok mbulet…)

Langsung aja…Kejadian pertama yang pingin aku “catat” adalah…

Ketika malam ini, aku semakin penat, bercampur antara keadaan haid yang emang suka bikin mellow, terus jadi cepet capek, terus juga seharian ini qodarullah full banget kerjaan, cuci piring, masak, jemput Ziyad, termasuk abis itu langsung ke Indomaret di jln. Nyi Condro Lukito ituh (pake sepeda mini lho…), yang berarti pas pulang itu ngayuh sepeda, sambil bawa Ziyad di antara lalu lalang lalu lintas yang padat dan itu jalan adalah tanjakan….fiuwh….ya…intinya penat deh…kegerahan juga, ngerombak kamar Ziyad juga krn kalau malam Ziyad batuk-batuk, kayanya dindingnya bermasalah, jadi aku ubah posisi dan tata letak semua barang…nyapu2,ngepel2 seluruh rumah.

Read more…

Nyeta-in…Awalll…

Heuehehe…hayo apa ituu…

Itu adalah kalimat Ziyad yg sepertinya merasuk ke dia, jadi dia ocehin sendiri sambil main. Nadanya juga nada copy paste dari si Umm-nyah. Ceritanya beginih…

Udah sejak lama Ziyad mulai diperkenalkan dengan lafdzul jalalal Allah dan Dzatnya. Nah…kalau dulu-dulu kan cuma bisa diceritain, misalnya, “Ziyad yang menciptakan Allah.” Atau yang semacamnya. Memang untuk tahap awal, masih dalam tahap pengenalan tauhid rububiyah dulu. ^^ Nanti dengan sendirinya insya Allah pelan-pelan dia bakal tahu konsekuensi dari tauhid rububiyah itu.

Read more…

Ziyad 2,5 Tahun

Alhamdulillah, bulan Januari lalu, Ziyad genap berusia 2,5 tahun. Alhamdulillah (lagi), Ziyad sudah mulai bisa bicara (menyebutkan berbagai kata) sejak kira-kira 3 4 bulan yang lalu. Tepatnya sih waktu abis pulang ke Jakarta dalam rangka menghibur diri setelah dikuret. Hehehe. (Sekitar bulan Oktober)

Kebetulan di Jakarta, semuanya berbahasa Indonesia. Dan sang nenek (yang gak mau dipanggil mbah), sangat gencar mengajarkan Ziyad ngomong. Dan waktu di Jakarta, Ziyad baru bisa mengikuti kata “tadi.” Tapi nenek tercinta tetep ngajarin yg lain-lain.

Read more…