Archive for the ‘Tumpahan Rasa’ Category

Melepas Keberangkatan Ummul Hasan Athirah…

Saturday, August 8th, 2009

Kalau kemarin aku berharu biru menceritakan tentang buah hatiku, hari ini isak tangis itu keluar lagi dan kali ini tentang adikku, teman seperjuanganku di dalam ilmu dan dakwah, saudariku semanhaj, saudariku tercinta, ukhti ummul Hasan Athirah…

Entah darimana mesti kumulai cerita ini. Aku sendiri tak menyangka bahwa aku akan sesedih ini setelah Athirah benar-benar pergi dari tanah Yogyakarta.

(more…)

Siap-Siap Pindah Domain (Lagi?)

Thursday, June 4th, 2009

Berhubung-berkenaan-berkaitan (:P) berbagai hal dengan berbagai pertimbangan, insya Allah web ini bakal pindah domain. Cuma masih ditimbang-timbang lagi berbagai hal lainnya.

Ketika Akhirnya Berpisah dengan (Tim) Penalette

Monday, April 27th, 2009

Ini, sebenarnya salah satu hasil merenung kemarin. Gak nyangka juga kalau hasilnya seperti ini.

Ceritanya, kita (aku dan bang hen) banyak melakukan diskusi, intropeksi dan semacamnya. Memikirkan berbagai hal dan gagasan yang berkaitan dengan hidup, cita-cita dan juga penalette. Dan salah satu wasilah yang kami harapkan kemarin untuk mencapai cita-cita itu adalah dengan kerjasama yang ada di penalette. Sayang rapat malam itu, harus berakhir tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Asa yang kami pupuk dan berharap bisa bersemi tunasnya dari rapat tersebut malah seakan-akan tenggelam oleh banyaknya air yang tersiram. (more…)

Aku Tidak Ingin Kagumi Mereka…

Thursday, April 16th, 2009

Aku cuma tidak ingin kagum dengan mereka, karena jika aku kagum dengan mereka, maka aku akan semakin menjauh dari-Nya, menjerumuskan diriku untuk lepas dari hidayah-Nya.

Ya Allah, tsabit qolbi ‘ala dinika…

Saatnya Merenung…

Thursday, April 16th, 2009

Banyak banget kejadian akhir-akhir ini yang membuat aku sedikit banyak merenung. Memikirkan hal-hal yang tadinya tidak terpikir. Atau membalikkan perspektif pikiranku yang dulunya A menjadi Z. Dan seterusnya. Mungkin itu yang membuat akhir-akhir ini aku jadi lebih sedikit melow dan lebih mudah uring-uringan. Yang lebih membuat pikiranku berkecamuk adalah, hal-hal yang mungkin jika dipadankan dengan ilmu tentang Islam yang sudah aku ketahui. Sehingga di satu sisi aku terus memikirkan berbagai hal, namun di sisi lain aku juga membatasi diriku dengan seluruh pergolakan yang ada sehingga hal yang demikian membuat pikiranku semakin terhimpit. Masalahnya bukan berarti aku menyalahkan sisi syari’at. Bukan insya Allah. Dan aku berlindung dari hal yang demikian.
(more…)