Archive for the ‘Ziyad Syaikhan’ Category

Nyeta-in…Awalll…

Thursday, February 25th, 2010

Heuehehe…hayo apa ituu…

Itu adalah kalimat Ziyad yg sepertinya merasuk ke dia, jadi dia ocehin sendiri sambil main. Nadanya juga nada copy paste dari si Umm-nyah. Ceritanya beginih…

Udah sejak lama Ziyad mulai diperkenalkan dengan lafdzul jalalal Allah dan Dzatnya. Nah…kalau dulu-dulu kan cuma bisa diceritain, misalnya, “Ziyad yang menciptakan Allah.” Atau yang semacamnya. Memang untuk tahap awal, masih dalam tahap pengenalan tauhid rububiyah dulu. ^^ Nanti dengan sendirinya insya Allah pelan-pelan dia bakal tahu konsekuensi dari tauhid rububiyah itu.

(more…)

Ziyad 2,5 Tahun

Thursday, February 4th, 2010

Alhamdulillah, bulan Januari lalu, Ziyad genap berusia 2,5 tahun. Alhamdulillah (lagi), Ziyad sudah mulai bisa bicara (menyebutkan berbagai kata) sejak kira-kira 3 4 bulan yang lalu. Tepatnya sih waktu abis pulang ke Jakarta dalam rangka menghibur diri setelah dikuret. Hehehe. (Sekitar bulan Oktober)

Kebetulan di Jakarta, semuanya berbahasa Indonesia. Dan sang nenek (yang gak mau dipanggil mbah), sangat gencar mengajarkan Ziyad ngomong. Dan waktu di Jakarta, Ziyad baru bisa mengikuti kata “tadi.” Tapi nenek tercinta tetep ngajarin yg lain-lain.

(more…)

Bujang Satu-ku, Dua Tahun Dua Bulan (1)

Monday, September 28th, 2009

Udah 2 bln gak nyatet perkembangannya bujang satuku. Mari kita muleeii…

Kebanjiran Bahasa
Alhamdulillah ‘ala kulli haall..hehhe…Ziyad masih sedikit niii nambah-nambahnya. Setelah terjadi diskusi (lagi) sama Anik (Ummu Muhammad), – kan belio dr psikologi- terus ngebahas tentang pengajaran bahasa ke anak yang menurut penelitian lebih baik kalo satu bahasa dulu. Nah, nah, dulu kita (aku sama abang) dah pernah denger masalah ini. Tapi masih gak terlalu gubris. Masi pingin ngajarin bahasa Arab juga.

(more…)

Saatnya Bercerita Tentang Proses Penyapihan

Wednesday, August 5th, 2009

Ehem…hari ini tanggal 6 Agustus 2009, pukul 12.05 pm, buah hatiku Ziyad Syaikhan sudah lepas dari ASI selama 49 jam. Gak nyangka…akhirnya bujangku tersayang itu sudah melewati masa-masa 100% lepas dari ASI. Kemarin, setelah 24 jam-an Syaikhan gak ‘nenen’ lagi, ketika kami bercengkrama di tempat tidur, aku merasakan ada sesuatu yang hilang…Sedikit sedih, tapi aku pikir beginilah rasanya seorang Ibu ketika melepaskan satu tapakan hidup dari anaknya. Ketika ia sudah mulai tidak ‘tergantung’ lagi dengan si ummi. Ketika saat-saat kedekatan itu semakin berkurang. Saat-saat dimana mulut mungil itu meminta haknya, karena mengantuk, karena haus, karena sedih…Dan ternyata, yang merasakan ’sedih’ ini bukan cuma aku. Si Abah juga merasakan saat-saat melow, tapi kayanya gak separah ummi deh…

Sekarang…cerita proses penyapihannya yah…*sambil hapus-hapus air mata yang menitik…*

(more…)

Buah Hatiku Menuju Bulan Ke-24

Thursday, July 16th, 2009

Insya Allah, tanggal 24 bulan Juli ini, buah hatiku tersayang berumur 24 bulan alias 2 tahun. Tapi seperti ketika ia berusia 1 tahun, kami melewati hari-hari tersebut sebagaimana hari-hari biasanya. Kenapa? Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencontohkan merayakan atau menjadikan hari raya ketika seseorang memasuki tanggal lahirnya. Dan merayakan ulang tahun itu termasuk syiar dari kaum kuffar karena itulah kita gak boleh meniru-niru mereka. “Man tasyabbaha biqoumin fahuwa minhum.” (”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.”). Wal ‘iyyadzu billah. (more…)