Belajar Menulis Latin

Sekilas cerita lagi tentang cara Ziyad belajar menulis. Di awal-awal, gerakan tangannya masih banyak mengambang. Artinya masih harus mempersiapkan kesiapan belajar menulis itu sendiri.

Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan mencetak dari benda-benda berbentuk lingkaran. Misalnya tutup gelas. Secara gak langsung dia sudah belajar menekan dan membuat garis lengkung.

Pada Ziyad, kesiapan belajar menulis ini terbentuk secara alami alhamdulillah. Karena dia banyak menggambar. Panah, gambar orang berperang, mobil dstnya. Dia juga sudah menyelesaikan belajar menulis satu buku untuk belajar menulis dasar (semua huruf masih ada titik-titiknya).  Lupa di usia berapa. Setelah itu belajar menulisnya sifatnya insidental. Gak pingin maksa karena usianya toh memang masih segitu.

Alhamdulillah, seiring perkembangan kemampuan baca, dia – semacam – otomatis mulai paham sendiri alur pengejaan untuk menulis sebuah kata. Terutama ketika melalui buku AISM 4. (Alhamdulillah selama dia sekolah,  proses belajar di rumah  terus berjalan. Di sekolah masih AISM 3 dari awal masuk sampai kami keluarkan. Kalau di rumah sekarang sudah AISM 5 :D). Jadi ketika dia menemukan kata, “Galaksi” misalnya, dia senang sekali. Oh gitu toh tulisannya. Atau kata-kata lain yang sering ada di percakapan sehari-hari. Dia akan senang ketika ketemu bentuk tulisannya.

Mulailah dia belajar menulis kalimat-kalimat dengan dieja.  Kadang juga aku beri contoh. Di salah satu postingan aku juga pernah cerita, pas awal-awal itu cuma satu kata. Itu pun diulang beberapa hari. Menulis namanya sendiri. Menulis hal-hal yang disukainya…

Sekarang banyak aku masukin tulisan hal-hal positif atau yang diharapkan.

Misalnya, “Ziyad anak yang kuat”. Dia nulisnya masih “Ziyad anak yang kuwat” hihi…
Pas pulang dari Jakarta menulis, “Kemarin Ziyad nayik kereta.”

belajar menulis
Tulisan yang artistik :D

Contoh belajar menulis hari ini:

Hari ini hari Ahad. Kemarin hari Sabtu. Besok hari Senin.
(Berarti dia belajar menulis sambil memahami belajar tentang hari)

Saat menulis, biasanya dia juga mengulang-ngulang kata yang dia tulis (bisa dilihat di video). Jadinya ada repetition sendiri tentang hal yang ditulisnya yang aku harapin jadinya bermanfaat. Beda kalau belajar menuisnya sekedar menulis “Ini ibu Budi” hehe.

Oya, dia lebih suka menulis dengan huruf a yang seperti pada gambar. Katanya soalna kalo a yang bulet itu nanti suka kelebihan garisnya ke bawah :).

Nah, yang ini salah satu momen yang pas aku rekam. Belajar menulis yang sekalian belajar materi Math ya. Tentang bentuk. Walau secara pemahaman dari bentuk itu sendiri dia sudah tahu.

Bisa dilihat Thoriq ikut serta dalam setiap proses belajar Ziyad hehe. Aku udah upload juga momen belajar yang lain. Penjelasan detilnya in sya Allah menyusul.

Leave a Reply