Playdate #4

Acara hari playdate kali ini beragendakan kreasi flanel, games anak tentang rukun iman dan sharing antara ibu tentang proses belajar apa yang telah berhasil dilalui bersama anak dan apa yang belum. Oh ya satu lagi, bapak-bapak yang ikutan nganter kali ini juga bisa ada kesibukan belajar panah :D.

 

bahan-kreasi-flanel-homeschooling-jogja
Bahan kreasi flanel

 

melihat-display-kreasi-flanel-oleh-bu-avie
Yang paling depan sambil ngemil tuu

Susunan acaranya dari awal memang padat banget. Dan pada praktenya mesti ada yang berkorban untuk mengemongi anak-anak di kala ibu lainnya berdiskusi. Kita memang masih selalu mencari format yang paling enak di setiap ketemuan. Karena pada dasarnya pinginnya ya anak main-main bersama teman-temannya. Ada materi diniyah yang masuk. Dan plus lagi kalau ibunya juga bisa saling berbagi. Tapi dengan kondisi masing-masing anaknya ada yang 1, 2, 3 dan 4….dan gak ada yang pakai ART atau baby sitter lohh hehe. Jadi, tadi masih belum bisa berjalan sempurna sesuai jadwal yang ditarget. Tapi insya Allah anak-anak sudah sangat senang dan para ibu mendapat manfaat.

Kalau tidak bisa mendapat seluruhnya, maka jangan tinggalkan seluruhnya :). Ya nggak?

 

panah-homeschooling-jogja
Pakai panah beneran, punya am Satria
makan-mandiri-bersama
Makan Mandiri Bersama Teman-Teman…

Isi Sharing Para Ibu
Poin yang sudah berhasil dilalui

  • Ziyad sudah bisa menghafal Al-Qur’an sendiri alhamdulillah. (kapan-kapan ceritanya insya Allah – (usia 8 tahun)
  • Naura sudah mau belajar Al-Qur’an dan membaca latin (usia 3,5 tahun)
  • Husein suka membaca
  • Said matematika mengalami kemajuan (ini tadi lupa dan campur aduk dengan poin yang belum berhasil)
  • Asiyah membaca
  • Nabiilah menjahit dan belajar.
  • Shofiyya bisa menghafal Al-Qur’an sendiri.
  • Yang lain-lain gak inget soalnya ada yang gak ditulis, ada yang lewat omongan.

Poin yang belum berhasil, rata-rata adalah masalah konsentrasi, manajemen waktu dan sekitar itu.

Diskusi kita juga banyak tentang ADHD dan masalah sekitar itu. Plus tentang gimana pro kontra calistung usia preschool.

homeschooling

Benang Merah

Masalah ADHD.

Yang membuka diskusi tentang ADHD adalah Athirah. Athirah khawatir apakah anaknya – Asiyah – itu sebenarnya termasuk kategori ADHD. Diskusi diskusi diskusi. Intinya, biasanya anak ADHD ciri paling menonjolnya adalah agresif dan keaktifannya sifatnya destruktif. Kalau sekedar anaknya gak bisa diam dan kurang konsentrasi, jangan terburu-buru ketakutan ni anak ADHD. In sya Allah ADHD juga bisa sembuh dengan dukungan dan terapi yang tepat.

Gaya Belajar, Karakteristik Anak dan Kemampuan Anak

Gaya belajar anak beda-beda. Karakter anak beda-beda. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Ketika kita khawatir anak kita berbeda (tingkat) kemampuannya dengan anak lainnya. Coba bercermin dengan diri kita sendiri dan orang tua di sekitar kita. Apakah semua memiliki kemampuan yang sama? Apakah kemudian orang tua yang satu menjadi lebih bodoh dari yang lain?
In sya Allah kesulitan yang belum ditemukan solusinya, ataupun kendala yang sedang dihadapi orangtua akan terlalui. Yang terpenting doa kepada Allah, sabar (di-bold- :D), dan berusaha.

Usahanya bisa dengan orang tua mencoba menelusuri sebab masalahnya. Mencoba menerapkan berbagai metode yang sekiranya menjadi solusi. Yang terpenting, orangtua jangan kemudian juga ikut-ikutan – orang lain – menganggap anaknya negatif. Seringkali kan gitu. Orangtuanya “panas” dengar komentar orang atau khawatir dengan komentar orang. Jadinya pinginnya marah ke anak-anak karena gak bisa sesuai harapan orang pada umumnya. Yang mesti dilakukan orangtua lebih ke mencari dan memberikan solusi, dan melihat potensi anak. Komunikasi dengan anak juga perlu dilakukan. Jadi gak cuma men-judge- gitu aja.

Nah, poin-poin gimana anak-anak teman-teman di RANSEL bisa melalui hal yang tadinya bermasalah ga bisa aku share di sini satu persatu. Panjang euy. Mudah-mudahan di pertemuan RANSEL berikutnya bisa terus berbagi faidah dan pengaruh positif untuk anak dan keluarga.

homeschooling
Senang dapat hadiah banyak

(9 Rajab 1436/27 April 2015)

Leave a Reply