Siapa Dia?

Sejak 2-3 postingan aku sempat nyebut-nyebut nama Hikmah.

Siapakah dia?

Hikmah atau sering dipanggil Hik adalah sepupu abang. Masih anaknya adiknya bapak mertua. Usianya hampir setengah umur abang. Belum lagi 20 tahun. Ibunya dulu teman sepermainan karena usianya juga tak jauh beda. Tahun 2014, ibunya meninggal.

Karena berbagai pertimbangan, akhirnya sebulan sebelum si kembar lahir, tercetus ide untuk mengajak Hik untuk tinggal bersama kami. Rencana awal tidak menginap di tempat kami. Apalah rumah kontrakan kami yang tak seberapa ini jika ditinggali 8 orang (sudah termasuk si kembar).

Tapi…dalam kenyataannya, qodarullah akhirnya Hik tinggal bersama kami. Dengan mengubah tatak letak lemari dan sebagainya, akhirnya bisa juga Hik mendapat ruang. Supaya kami dan dia sama-sama ada privasi dan auratnya tetap terjaga.

Semoga ada saatnya nanti agar semua lebih terjaga – apalagi Ziyad juga sudah mau baligh -, Allah memberikan jalan terbaik untuk kami berkaitan dengan tempat tinggal ini. Aamiin.

Bukan Horang Kayah

Apalah juga kami sebenarnya kalo dipikir-pikir. Anaknya nambah dua. Tentu pengeluaran lebih banyak lagi. Selain buat kakaknya yang tiga orang. Nambah lagi orang di rumah sebagai tanggungan plus mukafaaahnya kelihatannya kaya apa juga hehe.

Kekhawatiran bukannya tidak lepas dari aku. Namun setiap kali mendiskusikan ini dengan abang, abang selalu bilang jangan khawatir. Masing-masing itu sudah ada rezekinya.

Alhamdulillah selama ini untuk makan cukup. Minum susu bisa.

Allahumma aktsir maalii wa waladi…wa baariklii fii maa a’thoitani…wa athil hayatii ‘ala thooatika wa ahsin ‘amali..

“Ya Allah, perbanyaklah hartaku dan anakku dan berkahilah apa-apa yang Engkau berikan padaku dan panjangkanlah umurku dalam ketaatan dan perbaikilah amalanku.”

* Doa yang terinspirasi dari doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Anas bin Malik rodhiallahu ‘anhu.

 

Jogja
6 Maret 2017

 

2 Comment

  1. ummu asiyah says:

    aaamiiin allohumma aamin… rezeki Allah datang dari arah yang gak disangka-sangka yaa mba ciz. udah maret iniiiih hihihihi liya lagi ga ada nomer hape jadi online cuma pas ada wlan aja. dirumah hape hampir ga kepegang kalo bocils masih jam bangun

  2. cizkah says:

    masya Allah..samaaa…hehe..jualan jadi sambilan bener2. Kalo ada fasilitas rate, mungkin responnya di nilai satu sama para pembeli wkwkwk

Leave a Reply