Tag: Islam

This is NOT a Movie Trailer…This is Syria

Maka bersyukurlah bahwa negeri kita aman damai meski dengan berbagai kekurangan yang ada pada pemimpin kita…

Maka jangan lupa mendoakan saudara kita yang di sana…

Maka jangan lupa berdoa…agar kita tidak ditimpakan musibah yang sama…

Update: silakan backsoundnya dimatikan ketika melihat video ini.

 

Download Kartun Muslim Anak – Kids.Islamweb.Net

Download Kartun Islam Anak

Kartun Muslim Anak
Download kartun muslim  kids.islamweb.net pada link-link berikut.

Read more…

Faedah Saat Bersama DR. Arifin Badri

Faedah2 berikut sebenernya cerita yg aku denger dr suami saat beliau menemani ust. Arifin saat jadi pembicara road show pengusaha muslim di Jogja. Aku sebut doktor, krn beliau baru aja lulus S3 dr Madinah, summa cum laude loh. Dan bang Hen bener2 merasakan kecerdasan sang ustadz ktk ngobrol dsb.

E tapi ini aku udah ga fresh lg nginget semua faedahnya, seinget aku aja ya.

Poligami
Ini sih pembicaraan ringan. Entah kenapa bisa sampe ke topik ini. Jadi, ceritanya, beliau heran kalo ada istri yg santai2 aja ketika suaminya mau poligami, bahkan ada yg sampe nyariin dsb. Maka perlu di”curigai” ni jangan2 istrinya yg emang udah capek, ato alasan lainnya aw kamaa qool (atau sebagaimana yg beliau katakan).

Karena istri2 Rasulullah itu, ga ada yg tenang2 atau sampe mencarikan. Rasa cemburu mereka begitu besar. Walo demikian, ketika Rasulullah akhirnya mengambil istri lagi, tentu aja meteka mengizinkan krn itu memang hak beliau.

Read more…

Hati-Hati Ketika Bermimpi

Maksud aku mimpi di sini adalah di luar mimpi tidur, dalam arti seperti angan-angan seseorang. Namun, sekarang ini makna mimpi bagi seseorang sepertinya lebih disempitkan lagi seperti menjadi cita-cita atau tujuan hidup, namun terkadang di luar jangkauan akal dan sepertinya sesuatu yang sulit sekali terjadi.

Aku akui, aku banyak belajar dari buku Hypnotic Writing-nya Joe Vitale. Tapi sebagaimana anjuran banyak ulama, ketika mengambil pelajaran dari orang kafir… adalah yang sesuai kebutuhan dan tidak bertentangan dengan syariat. Maka, aku sangat sangat dan sangat tidak setuju dengan teori dan keyakinannya bahkan dia menjadi ‘guru’ pada keyakinan tersebut, teori dan keyakinan yang dijadikan kemas dalam bentuk DVD dan buku The Secret yang dikarang oleh Rhonda Byrne.

Read more…

Di Atas Langit Ada Langit

Lagi inget kalimat ini sejak kemarin. Mengingatkan diri untuk tidak sombong dan berusaha menempatkan diri berada pada posisi orang lain yang kita berikan sikap tertentu…

Kalimat ini keluar dari bocah berusia 15 -16 tahun. Waktu itu masih SMP. Aku senang membaca kalimat yang ia tuliskan di buku kelas kami. Kalimat itu ditujukan kepada seorang teman lainnya yang menunjukkan gelagat kesombongan – yang aku pikir hanya aku yang merasakannya -

Kadang…ketika aku mengira seseorang sombong, lama kelamaan aku berpikir (karena kemudian memikirkan kesalahan orang yang kuanggap sombong), “Jangan-jangan, akulah yang sombong dengan menganggap dia sombong, sehingga menganggap akulah yang benar sehingga aku merasa lebih tinggi dan paling benar.”

Karena kesombongan adalah merendahkan orang lain dan tidak menerima kebenaran… (blum bisa kasih hadits riwayat siapa, yg jelas shahih dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)

Ana Ata’akkadu Annanaa Saufa Nadzhabu ilal Madinatil Munawwaroh, Insya Allah ya Habibi…

Aku yakin, kita esok akan pergi ke Madinah Munawaroh Insya Allah wahai kekasihku…

Ceritanya di balik kalimat ini…

Kemarin salah satu personil Penalette minta ketemuan di kantor. Kebetulan waktu itu abang masih di rumah. Aku berdua sama bang Hen punya firasat yang sama.

“Kayanya kok mau keluar ya bang?”

“Abang juga kepikiran gitu.”

Dan berlanjut dengan perkiraan-perkiraan lainnya yang jadi muhasabah dengan kondisi penalette sekarang.

Akhirnya, sewaktu bang Hen pulang pukul 18.30 wib, aku tanya lagi, “Sesuai perkiraan ya Bang?”

“Iya.”

Kemudian bang Hen cerita kalau si iIkhwan ini ditawari untuk kerja sebagai pembuat web, sekaligus menjadi admin untuk website Syaikh Abdur Razaq di Madinah. Sebenarnya si ikhwan ini “belum bisa apa-apa” di dunia perweban (belum paham xhtml, css, dsb yang berkaitan sama web). Aku (yang punya keinginan ingin pergi ke sana) dengan sedikit lesu dan sedih mendengarnya, “Kok gak kita aja bang, yang kesana?”

Terus bang Hen menceritakan berbagai alasan yang emang logis dan syar’i Insya Allah. Itupun pertimbangan dari berbagai sisi.

Terus bang Hen cerita, kalau ikhwan ini punya waktu cuma sebulan untuk mengurus semuanya sekaligus belajar. Tapi insya Allah keputusannya dah kuat dan bulat. Dari personil Penalette yang lain sudah memberikan banyak masukan, seperti, “Tidak semua mesti jadi ustadz.” “Web itu susah lho.” dan lain sebagainya yang bukan bermaksud membuat down si ikhwan. Akhirnya… insya Allah semuanya mudah-mudahan lancar dan berakhir kebaikan. Ujung-ujungnya buat dakwah. Abu Aisya bilang, “Insya Allah dua tahun lagi kita ketemu di sana akh.” (Aku pingin nangis dengar abang cerita dan ketika menuliskan ini pun juga. Mudah-mudahan ya Allah). Bang Hen mengamini ucapan Abu Aisya ini.

Bang Hen juga jadi lebih optimis, insya Allah berarti ada kesempatan untuk kami dan Penalette untuk ke sana. Tapi sebenarnya usaha seperti Penalette dibutuhkan pula di sini. Karena dari ikhwah belum ada yang khusus bergerak di situ. Padahal posisinya penting dalam dunia yang serba techie ini. Mudah-mudahan dengan kedekatan si ikhwan dengan Syaikh Abdur Razaq juga bisa ada efek positifnya untuk membantu dakwah teman-teman di sini.

Sebenarnya, sebelum ada kejadian ini, sejak beberapa hari yang lalu aku sama bang Hen lagi semangat-semangatnya belajar dan melatih muhadatsah lagi. Diawali dengan dapat tutorial bahasa arab yang bagus banget di youtube (aku gak tahu ni urlnya), terus sama banyak hal-hal lainnya yang berkaitan dengan bahasa arab (mogen, tutorial untuk anak-anak). Semoga Allah memudahkan jalan kami. Aamiin.