Saat ke GIK UGM, ketika menunggu makanan datang, Ziyad mencurahkan kegelisahannya. Dia bilang, dia sepertinya perlu libur satu hari mengajar. Kalau dipikir-pikir, udah hampir 3 tahun dia ngajar, dan selama itu dia full ngajar setiap hari.
Alhamdulillah, aku emang udah kepikiran tentang ini sebelumnya baru-baru ini. Karena aku memang kasihan melihat dia. Karena semester 3 ini terasa lebih padat. Pas akhir pekan, pagi atau malam dia selalu ada ngajar. Makanya aku udah pertimbangan gimana biar dia ada libur satu hari. Alhamdulillahnya lagi juga, sepertinya kondisinya sekarang lebih mudah.
Ada beberapa anak yang memang belajar di Sabtu Ahad yang memang sudah gak belajar lagi. Ada yang karena lolos masuk SMA Taruna Nusantara. Ada yang masuk pondok tingkat SMP. Bahkan yang baru aja pekan lalu, ada yang minta pindah ke weekdays, jadi hari Senin Rabu.
Kami memang jarang keluar yang sampai lama atau sampai malam. Kalau pas ada, memang pas Ziyad juga pas gak ikut. Ya karena dia harus mengajar itu. Sekali dua kali pernah pas momen kami keluar. Dan Ziyad tetap ngajar dengan kondisi seadanya pas lagi di luar.
Besoknya aku langsung mengontak keluarga yang ada hari belajar di hari Sabtu. Alhamdulillah, ternyata ada 2 keluarga. Masing-masing dengan 2 anak yang belajar ke Ziyad dan masing-masing keluarga kok ya juga pas milih belajar 3 hari dan sama-sama ada yang di hari Sabtu. Kami diskusi terkait jam dan harinya. Karena pada dasarnya weekdays juga sudah penuh. Alhamdulillah ketemu jadwal penggantinya. Yang satu digeser maju jadi Senin, Selasa, Rabu dan jadi pagi hari ba’da Subuh, yang lain digeser mundur jadi Rabu, Kamis, Jumat dan jadi sore hari.
Untuk weekdays sendiri, setelah Subuh sudah ada 2 anak yang belajar ke Ziyad dari Senin-Jumat. Mereka setoran sebelum berangkat sekolah. Masya Allah barokallahu fii ahlihim. Ada juga yang jadwal sore atau malam juga 5 hari Senin-Jumat hari 4 anak. Lain-lainnya memilih jadwal 2 hari dengan hari-hari yang ada di weekdays. Untuk yang memilih 1 hari terkumpul di hari Ahad alhamdulillah.
Insya Allah sebentar lagi, Ziyad akan menyelesaikan sanad Ibnu Katsirnya. Sekitar sebulan dua bulan lagi. Ziyad akan menerima HANYA 1 ANAK yang mau belajar intensif menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz-nya. Kami memang menunggu sampai benar-benar siap untuk menerima yang intensif ini. Aku pernah bahas sama Ziyad dan melihat murid-muridnya yang ada sekarang dengan jadwal dia, jadi memang belum buka dari kemarin. Insya Allah akan aku jelaskan detilnya di tulisan berbeda.
cizkah
Jogja — Ahad, 13 September 2026

