Sama-sama tingkatan, beda arah.
Untuk ٱلدَّرَجَٰتُ, Al-Qur’an menyandingkannya dengan kata Al-‘Ula (الْعُلَى) = Paling Tinggi.
Untuk ٱلدَّرْكِ, Al-Qur’an menyandingkannya dengan kata Al-Asfal (الأَسْفَل) = Paling Bawah.
Contoh di ayat:
وَمَن يَأْتِهِۦ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَأُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلدَّرَجَٰتُ ٱلْعُلَىٰ
“Dan barangsiapa datang kepada-Nya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh derajat-derajat yang tinggi (di Surga).” (Surat Thaha : 75)
إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan (lubang) yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (Surat An-Nisa’ : 145)
Baca selengkapnya Darojat dan Darokat; Tingkatan di Akhirat Beda Arah



