Ketemu Buku Bacaan Anak dari Kemdikbud (Diknas) di Toga Mas

Hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026, aku ke toko buku Toga Mas sama Abang. Berdua aja. Alhamdulillah, sejak Abang bisa naik motor lagi 4 bulan terakhir, hal kaya gini bisa dilakuin lagi. Pas lagi perlu keluar sebentar keluar dari rutinitias dan bukan yang acara bareng anak-anak, tujuan kami memang biasanya ya ke toko buku.

Biasanya lagi, hal kaya gini juga dadakan. Bisa dibilang seringnya malam. Keluar jam 8 malam. Kalau Toga Mas, sebelum 9 tepat, toko sudah dimatikan dan sudah ditutup-tutup. Jadi memang sekadar “refershing” sebentar aja lihat-lihat buku. Syukur-syukur ada buku yang menarik yang bisa dibeli walau buku kecil.

Sebenarnya, hari Jumat malam, aku meriang. Puncak meriang.
Alhamdulillah masih bisa ngajar kelas bahasa Arab. Alhamdulillah Sabtu-nya udah mulai enakan.

Mungkin karena pekan itu adalah pekan yang berat yang menghabiskan energi fisik yang mental, aku merasa perlu keluar dan kepikiran pingin ke toko buku. Tapi sempat ragu dan ngomong ke Abang, “Tapi aku belum selesai baca buku-buku yang kemarin.”

“Gpp,” kata Abang. Abang juga lagi pingin lihat-lihat buku.

Sampai di sana, keliling-keliling sengaja mencari buku sastra kecil. Berusaha rileks aja pas di sana. Menikmati melihat-lihat buku. Mengira-ngira buku mana yang bisa dibeli atau yang perlu ditahan dulu.

Baca selengkapnya Ketemu Buku Bacaan Anak dari Kemdikbud (Diknas) di Toga Mas

Hidung Mungil

Suatu sore, Abang menemukan robekan kertas di meja kerjanya. Ternyata ada tulisan Abang di situ. Isinya,

Kata Siska tulisanku berkarakter.
Kata Siska aku harus mulai menulis.

Maksudnya menulis yang terkait Abang sendiri. Baik di blog atau di buku real.

Ternyata Luma yang naruh di situ. Bisa ketebak. Ada karakter anak, gaya komunikasi, yang kita paham karena kita orang tuanya :). Tapi Abang tetap nanya ke Luma, “Luma ya yang taruh?”

Tentu saja jawabannya, “Iya.”

Nanyanya dengan nada ceria dan jawabannya juga ceria ya :).

Karena kemarin-kemarin kami baru aja ngomongin dan bahas suatu hal terkait grafology ke AI, Abang iseng minta AI yang biasa Abang pakai untuk menganalisis tulisan Abang yang ada di kertas itu.

Hasilnya, bisa dibilang akurat masya Allah. Abang ketawa-ketawa kasih lihat hasilnya.

Akhirnya aku penasaran,”Coba-coba tulisan aku.”

Akhirnya, aku ambil salah satu buku jurnal aku. Yang aku ambil adalah jurnal yang terkait aku dan Abang. Aku pilih satu tulisan. Tulisan ini Abang baru baca setelah kejadian ini. Abang jadi ketawa-ketawa juga baca tulisanku.

Aku mencatat di jurnal ini berusaha imbang insya Allah. Bukan cuma ketika ada momen sedih yang terjadi antara aku dan Abang. Tapi juga momen yang lucu atau menyenangkan. Karena aku juga wanita. Supaya juga ingat kebaikan-kebaikan Abang (suami). Tulisan yang bisa aku bagikan ke umum dari jurnal ini tentu saja hanya beberapa :).

Inilah tulisanku yang difoto:

Ini aku catat di buku khusus catatan yang terkait Abang

Oh ya, Abang memang biasa berkomunikasi sama si AI dengan panggilan Akhi. Jadinya, AI juga manggil Abang: Akhi.

Hasilnya analasis grafology berdasarkan satu tulisan aku adalah di bawah ini :). Lucunya ada pesan si AI untuk Abang gimana memperlakukan aku di bagian akhir analisis.

Baca selengkapnya Hidung Mungil