Pelajaran Kehidupan

Sampai bingung mau mulai darimana, padahal keinginan buat nulisnya udah menggebu-gebu dan yang mau ditulis itu sebenarnya banyak banget.

Kok aku bingung banget ya mau jelasin yang mau aku urai dari kepala.

Setahun terakhir, ada banyak hal yang membuat aku merasa…merasa apa ya. Merasa berubah? Mungkin.

Tapi perubahan ini juga karena banyak hal yang aku temui setahun terakhir. Bahkan semakin banyak lagi pelajarannya selama 6 bulan terakhir ini.

Aku ingat, dulu waktu aku disakiti oleh teman-teman ketika SD, aku mulai belajar bahwa dunia itu ternyata isinya gak semuanya “baik-baik”. Tapi itu adalah kenyataan dengan tolak ukur anak-anak. Sekarang, di dunia orang dewasa, ragam dan bentuknya semakin banyak. Sesuatu yang tadinya bagiku mustahil, ternyata terjadi bahkan di orang-orang yang aku kenal atau bahkan dekat denganku.

Baca selengkapnya Pelajaran Kehidupan

Mengurai Sedih

Mba M meninggal…
Menyadari ini, malam ini aku nangis lagi.
Menyadari bagaimana dan dengan sebab apa, membuatku lebih menangis lagi.

Kehidupanku, caraku memandang dunia, bagaimana aku memandang dalil dan informasi…semua jadi jungkir balik karena apa yang terjadi pada mba M dan apa yang terjadi ketika proses semuanya ini….

Aku udah nulis sebagian cerita proses bagaimana ketika aku mendengar kabar dan mulai berangkat ke sana. Tapi masih terhenti. Karena dari sampai lagi ke Jogja di hari Kamis, sampai hari ini Ahad, masih ga habisnya mengolah dan mengurai semua hal terkait mba M.

Kemarin, aku, mas L, Jdan I bahkan video call hampir 3 jam! Kami membicarakan banyak hal. Kami menyatukan kepingan-kepingan cerita.

Ya Allah…

Aku akan bercerita insya Allah.
Aku akan mencatat.

Supaya kalian yang mendapatkan kondisi yang sama, bisa lebih awal menyelamatkan. Supaya bisa mengenali sinyal tanpa harus mendapat panggilan.

cizkah
22 Desember 2025