Aneh ya mungkin…pengennya – harusnya – cerita tentang kelahiran Thoriq Ibrohim (buah hati keduaku…), tapi malam ini tiba-tiba melooww…banget, mikirin Ziyad.
Aku ngerasa, ini salah satu lagi tahapan kehidupan Ziyad yang harus aku laluin dengan rasa haru, takjub, campur aduk yang membuat air mata akhirnya mengalir. Sama seperti waktu Ziyad akhirnya lepas dari ASI setelah 2th menghisap dari tubuhku. Ada suatu rasa yang membuat aku…entah…*ngusep-ngusep air mata*.