Hari itu aku belanja lebih pagi. Dan itu berarti berbarengan dengan ibu-ibu lain yang sengaja belanja pagi karena lauk pauk yang dibeli akan langsung dimasak hari itu juga.
Aku tak terlalu lama memilih-milih. Tumben-tumbenan bu Jum, sang pemilik warung menghitung belanjaanku dengan bahasa Jawa. Mungkin karena ibu-ibu di sekitar memang menggunakan bahasa Jawa, dan salah satu ibu membantu bu Jum menghitung belanjaanku, juga dengan bahasa Jawa.
Hasilnya…”Telu likur”, kata bu Jum.
Baca selengkapnya Telu Likur