Thoriq 1 Tahun 10 Bulan

Mau nulis perkembangan Thoriq kok gak jadi-jadi terus yah. Padahal rencana nulisnya pas dari kapan. Tahu-tahu dah mo umur 2 tahun insyaAllah. Ada juga yang sudah ditulis di kertas, tapi diniatin sekalian ini ah, sekalian itu ah. Malah gak jadi-jadi. Pelajaran pentingnya memang, JANGAN MENUNDA-NUNDA.

Karena mungkin udah terlalu jauh kalau menulis perkembangan dia beberapa bulan kemarin, mo nulis yang dekat-dekat ini aja deh.

Bicara

Sempat berusaha berlapang dada kalau Thoriq bakal lama juga proses bisa ngomongnya. Alhamdulillah Thoriq tapi mau belajar ngomong. Mau diajari ngomong. Kalau Ziyad dulu kan diajari ngomong langsung lari. Plus lagi, aku lebih cepat mengoleskan madu + garam ke lidahnya. Ini saran dari Ibnul Qoyyim. Kalau Ziyad dulu kan pas udah mo 2 tahun. Baru kebaca lagi tips ini dari buku Tuhfatul Maulud.

Alhamdulillah udah banyaak banget kosa-kata yang Thoriq bisa. Banyak juga yang masih belum jelas dan mungkin cuma aku yang ngerti hehe.  Misalnya kejadian beberapa waktu yang lalu. Thoriq lagi di dapur sama abang. Aku lagi di depan.

“Ici…” Maksudnya permisi. Seneng deh, anak umur segitu udah tahu permisi hihi. Abis permisi gitu (ceritanya dia mo ngambil susu di kulkas), trus dituangin kan susunya sama abang.

“Aci…” Maksudnya makasih. Kalo yang ini juga alhamdulillah Thoriq gak mesti dibilangin.

Dia juga udah jelas manggil Ummi. Kalo Abi masih sering manggil Mi juga. Tapi dia udah bisa juga manggil Abi.

Banyak hal (kemampuan) yang mungkin lebih cepat terserap karena sudah ada contohnya (dari Ziyad).

Berkhayal

Dua anak, dua karakter, dengan kecerdasannya masing-masing.

Pas Thoriq umur berapa bulan itu, aku udah terheran-heran karena Thoriq main pesawat dan mobil sambil bersuara. Ternyata memang sepertinya kecenderungannya beda sama Ziyad. Kalau dulu Ziyad main mobil, robot-robotan itu dieem aja. Gak bersuara. Gak kelihatan seru. Malah kalau main, akhirnya biasanya Ziyad yang nonton aku berkhayal. Menyuarakan mainan-mainannya.

Kalau Thoriq kebalikan. Banyak suara. Main mobil, kereta, helikopter. Nanti dia berkhayal mobil-mobilan gede jatuh, dia suarain, “Aa….aa…”

Geleng-geleng melihatnya.

Kalau Ziyad, daya khayalnya dituangkan ke dalam gambar-gambarnya. Pingiin banget menyimpan semua gambar Ziyad. Tapi rasanya gak mungkin. Bisa berkardus-kardus. Mo fotoin satu-satu gambar-gambar dia yang luar biasa juga kok ya banyak banget. Mungkin suatu saat perlu ada pameran ya hihi.

Motorik

Kalau Thoriq, perkembangan motorik halusnya kemampuan bawaannya lebih bagus insyaAllah. Dia dengan mudah (bahkan tak perlu banyak diajari) melakukan gerakan-gerakan motorik halus. Salah satu yang paling disukai adalah mengupas bawang putih! Lainnya lagi, dia memencet pasta gigi juga dengan lihai. Ketika menbuka bungkus suatu makanan, minuman juga bisa dilakukan sendiri tanpa banyak minta bantuan. Gerakan menggosok gigi, memutar gagang sikat gigi dan sebagainya juga mudah. Ziyad sampai sekarang masih susah untuk gerakan-gerakan semacam ini.

Pendiam?

Banyak orang yang baru melihat Thoriq akan mengatakan, “Pendiam ini…” Mungkin karena dibandingkan dengan si kakak yang sukanya prangas-pringis jumpalitan kesana-kemari. Tapi insyaAllah engga. Thoriq gak pendiam.

Dia itu…cuma KEWL. Hihi…

Apalagi kalau sama orang gede. Bawaannya waspada. Kalau sama anak-anak, dia malah suka nimbrung.

Eh kok baru sadar sesuatu ya. Ziyad itu kebalikan banget. Kalau sama anak-anak (apalagi kalau cowok), seringkali dia waspada.  Walau Tapi kalau sama orang dewasa, dengan mudahnya dia akan mengajak orang tersebut bercakap-cakap. Eh tapi gak juga sih, gak bisa digeneralisir. Keseringan juga dia langsung ngajak main kejar-kejaran ding :D.

Mungkin insting cocok gak cocok ya. Sama kaya kita. Sering juga kan pake insting, “Gak cocok nih sama orang ini.”

Thoriq masih belum dalam proses penyapihan. Karena toilet trainignya masih belum sepenuhnya berhasil. InsyaAllah dituntaskan dulu satu persatu ^^.

2 Comment

  1. rina says:

    mbak, yg madu+garam itu manfaatnya buat apa? Mau dung dikasi tau. Abdurrahman jg bicaranya kalo di luar rumah irit, sampe2 temen2 pada bilang kayanya blom pernah liat dia bicara. Pdhl di rumah bobok aja bs ngigau mainan mobil.

  2. cizkah says:

    oogh…kirain udah pada tahu…insyaAllah diposting di ummiummi kalo gitu hehe…
    ini kok kolom komentarnya error ya…ditunggu yaa insyaAllah..tapi mo posting resep rina dulu insyaAllah :D

Leave a Reply