Diare, Ruam dan Bayi Usia 7 Bulan

Tiga hal di atas adalah hal yang berkaitan yang membuat aku menjalankan aktifitas yang berbeda akhir-akhir ini. Saat usia Thoriq pas 7 bulan awal Ramadan ini, dia terkena diare. Sebabnya? Gara-gara kaldu yang aku jadiin balok es kayanya. Dulu gak pernah pakai metode ini, selalu fresh hari itu juga aku bikin. Jadinya langsung kapok, dan bertekad insyaAllah bakal bikin kaldu fresh sama kaya dulu ngasih Ziyad.

Baca selengkapnya Diare, Ruam dan Bayi Usia 7 Bulan

Ziyad Syaikhan +- 4 Tahunan

Kalau menurut kalender hijriah, Ziyad udah umur 4 tahun tanggal berapa Juni ya…dia kan lahirnya bulan Rajab. Kalo menurut kalender Masehi, tanggal 24 Juli kemarin.

Banyak…banget kemampuan dia yang masya Allah kayanya sulit kalau ditulis satu persatu. Plus perkembangan emosional, sosial dllnya. Mari coba kita tuliskan satu persatu.

Proses Homeschooling (Homeschoolingan :D)
Proses homeschooling-nya Ziyad masih berjalan. Aku udah mulai coba masukin materi baca AISM. Tapi masih mood-mood-an, dan masih berusaha dengan pendekatan yang tepat, supaya gak jadi belajar formal. Sekarang dia udah sampai “ga”.

Baca selengkapnya Ziyad Syaikhan +- 4 Tahunan

Unschooling and Homeschooling Wannabe

Unschoooling ini adalah proses kami mengeluarkan Ziyad dari childcarenya. Sebenernya gak tau deh tepat atau engga disebut unschooling.

Kejadiannya, sekitar awal Februari. Yang itu berarti Thoriq baru berumur 1 bulan dan itu juga berarti semester kedua baru saja dimulai. Secara tiap semester itu kita mesti bayar Rp 75.000 untuk biaya permainan dan alat tulis.

Baca selengkapnya Unschooling and Homeschooling Wannabe

Thoriq Ibrohim 4 Bulan

Buat yang ga terlalu suka dengan pencatatan milestone anak, yah di skip aja kalo gitu. Ini emang buat catatan aku sendiri dan tidak ada maksud untuk membandingkan dengan anak lain atau sebaliknya. Cuma sebagai catatan, oh, secara umum insya Allah perkembangannya sudah bagus. Gitu lowh.

Sebenernya udah terbatas banget waktunya buat nyatet beginian, tapi dibawa santay saja.

Thoriq, kalo secara kalender syamsiah, usianya 4bln 1 hari tgl 6 ini (woops, aku ngetik ini jam 00. 15, gimana dong…, jadi udah tanggal 7 ya).

Alhamdulillah perkembangannya bagus insya Allah, motoriknya, udah bisa megang mainannya dengan lebih mantep dan dibawa ke mulutnya. Udah bisa lihat Abi-nya walau dari kejauhan, dan ngerespon diajak ketawa dari jauh ketawa juga.

Kalo abang Ziyadnya nangis langsung ikut nangis, kalo abang Ziyadnya ketawa ikutan ngekek2.

Ngoceh masih sering…udah dari umur 2 bulan.

Udah berhasil masukin jempol ke mulut dari….eng…2 minggu yang lalu apa ya. Lupa. Oya, tentang ngisep jempol ni, kalo aku mah dibiarin aja, gak dilarang2. Kan banyak juga ibu2 yang ngelarang karena takut anaknya kebiasaan. Insya Allah engga kok. Pernah baca itu bagian dari perkembangannya dia. Dulu Ziyad juga gitu. Mungkin motorik dan indra ya.

Beratnya tanggal 3 kemaren ditimbang 8 kg! Pantes aja punggung ummi cenat cenut rajin pake koyo. Huhu…Sejak Thoriq lahir dan sukanya minta digendong terus, akhirnya nyoba pake koyo, kalo balsem takutnya kelupaan cuci tangan. Dulu2 gak pernah padahal pake koyo.

Hari ini dia juga udah bisa tengkurep sendiriiii…yeaayyy…alhamdulillah…Hihi…tapi ngerengek2 kalo udah tengkurep gak bisa baliknya. Ini tidurnya juga jadi gaya kesamping gitu sambil ngenyot jempol. Trus tau2 keterusan tengkurep, jadinya ngrintih2 mukanya nempel kasur *soalnya kan tidur*.

Hmm…apalagi ya…itu aja kali ya. *Postingan garing…* Biarinnn ini kan buat catetan akuuw…

Cerita Persalinan Bujang #2 – Thoriq Ibrohim –

catatan kelahiran ziyad

Zaman SMP, SMA dulu, salah satu bahan guru olah raga untuk ngambil nilai adalah lari sprint atau lari keliling lapangan 400 m. Aku lebih seneng kalo ngambil nilai lari keliling lappangan, yang terkadang sampe 2x puteran karena tipikalku adalah “bertahan”. Kalo lari sprint aku kurang bisa cepat. Sedangkan kalo keliling lapangan aku dah tau celahnya, yang penting usahakan di awal udah di posisi pertama, abis itu jaga ritme lari supaya kuat bertahan (gak pake jalan) selama 2 puteran itu, dan itulah yang biasanya gak dilakuin siswa2 lain, jadinya mereka tambah jauh ketinggalan.

Berasa capek dan ngos-ngosan setelah itu wajar-wajar aja kan ya. Kebayang gak kalo abis itu disuruh lari 2 puteran lagi atau 4 puteran lagi, dan itu HARUS dan gak ada jeda waktu istirahat. Euuww…capek bukan main dan kayanya bakal teparrr dan berasa “HAH, KUAT GAK YAH!”

Dan itulah yang terjadi di hari kelahiran bujang #2-ku, Thoriq Ibrohim. 😀

Bagaimana detail ceritanya?? 😀

Baca selengkapnya Cerita Persalinan Bujang #2 – Thoriq Ibrohim –

Ziyad Syaikhan…Buah Hati Pertamaku…

Aneh ya mungkin…pengennya – harusnya – cerita tentang kelahiran Thoriq Ibrohim (buah hati keduaku…), tapi malam ini tiba-tiba melooww…banget, mikirin Ziyad.

Aku ngerasa, ini salah satu lagi tahapan kehidupan Ziyad yang harus aku laluin dengan rasa haru, takjub, campur aduk yang membuat air mata akhirnya mengalir. Sama seperti waktu Ziyad akhirnya lepas dari ASI setelah 2th menghisap dari tubuhku. Ada suatu rasa yang membuat aku…entah…*ngusep-ngusep air mata*.

Baca selengkapnya Ziyad Syaikhan…Buah Hati Pertamaku…

Perkembangan Ziyad 3 Tahun (Hampir) 3 Bulan

Ini “hampir” soalnnya insya Allah Ziyad genap berusia 3 tahun 3 bulan tanggal 24 Oktober nanti.
Ini adalah catatan perkembangan yang aku mau serahin ke guru Ziyad di childcare supaya tahu apa perkembangan Ziyad saat ini (karena bulan puasa dan Syawal aku cutiin). Sekalian aja aku posting di sini ^^.

  1. Ziyad sudah mulai mau diajarkan/ditalqin hafalan Qur’an secara ayat per ayat.
  2. Ziyad sudah hafal Al-Fatihah, walau masih ketinggalan beberapa bagian dan ketuker2 akhir ayatnya, misalnya mustaqin, waladhoollim…
  3. Ziyad sudah hafal surat An-Naas, walau di bagian akhir (minal jinnati wannnas) masih suka lupa dan mesti masih dibimbing.
  4. Ziyad sudah hafal doa-doa:
    • Doa memakai baju (alhamdulillahilladzi kasani hadzats tsauba wa rozaqonii hi min ghoiri haulimminni wa laa quwwah), terkadang bagian alhamdulillah-nya ketingaglan.
    • Doa keluar kamar mandi (ghufronaka)
    • Doa mau tidur (bismika allahumma amuutu wa ahya). – lancar
    • Doa bangun tidur (alhamdulillahilladzi ahyaana ba’dama amaatana wa ilaihinnusyuur)
    • Doa sebelum makan (bismillah)
    • Doa kalau lupa membaca bismillah kalau makan (bismillah awwalahu wa aakhirohu)
    • Doa kalau ada bagian tubuh yang sakit (bismillah bismillah bismillah, a’udzubillahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir), tapi dia cuma baru tahu bagian bismilla3x.
    • Doa naik kendaraan masih blum lancar dan masih blum mau melafalkan, tapi sudah beberapa kali melafalkan bagian belakang doa tersebut (munqolibuun…)
    • Doa keluar rumah (bismillahi tawakaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illa billah), ini juga blum terlalu sering dilafalkan, tapi pernah 2-3 kali dia melafalkan doa tersebut saat asyik bermain walau dengan tidak lancar.

    Untuk doa-doa lain masih dalam proses dan dia tapi sudah mengetahui ada doa-doa di saat2     tertentu, misalnya:

    • Doa ketika mendengar geledek, karena belum bisa, biasanya dia yg mngingatkan saya dengan berkata, “Doa Mi.”
    • Doa turun hujan
    • Doa masuk kamar mandi
    • Dll
  5. Ziyad sudah bisa menggunakan gunting, walau belum bisa menggunting dengan lurus.
  6. Ziyad sudah bisa menulis huruf A (besar) sejak bulan Juli kemarin, dan ini saya tidak pernah mengajarkan secara khusus, tahu2 dia menulis huruf tersebut dan memperlihatkan kepada saya, “A”.
  7. Ziyad sudah bisa mulai menggambar. Karena saya mengajarkan gambar makhluk tanpa wajah dan biasanya kepalanya terpisah, gambarnya pun yang dia gambar lebih sederhana lagi. Yang sering dia gambar adalah ikan paus, saya sendiri “Ummi” katanya, kemudian dirinya dan Abinya, mobil, gurita dll.
  8. Ziyad biasa bermain cat air di rumah, dan juga memiliki penjelasan dari yang dia lukis. Terakhir dia bilang dia membuat “Ka’bah”.
  9. Ziyad sudah mulai merangkai kata dan menceritakan hal yg dialaminya.
  10. .Untuk perkembangan motoriknya, saya tidak menjelaskan satu persatu di sini ya Bu.
  11. Ziyad sudah tidak lagi memberi pertanyaan berulang2 seperti 2 bulan yg lalu. Sekarang dia lebih sering bertanya, “Apa namanya?” karena ingin mengetahui nama benda yang baru dilihatnya.
  12. Sekitar 2 bulan lalu dia senang skali bermain peran, menjadi tukang somay, tukang servis motor, dokter dll.

Box Bayi dan “Ibo Ati”

Ini salah satu efek mikirin “adil” kemarin itu.

Intro:

1-2 minggu yang lalu, aku liat foto keponakanku di akun FB adek tercinta si I. Dia printscreen foto2nya S pas lagi video call sama mas L. Lucu2 masya Allah. Nah, dari foto itu, kelihatan di latarnya ada box bayi putih (yg sebenernya dari dulu naksir box yang kaya gitu hihi). Tapi pas Ziyad kan gak make dan gak ngerasa butuh make box bayi macam itu. Aku kasih lihat ke Aabang foto S.

Trus lagi lihat2 gitu, aku bilang, “Butuh gak sih bang box bayi. Kan soalnya bayinya nanti juga nenen di samping, malah cape ongkat-angkat.”

Baca selengkapnya Box Bayi dan “Ibo Ati”

Ingin Tertawa dan Menangis…

Kejadiannya tadi malam, di usia Ziyad 3 tahun kurang 8 hari. Masya ALlah, rasanya bahagia, seneng, campur aduk. Ziyad tiba-tiba aja bisa baca al-Fatihah ngikutin aku baca dari awal sampe akhir…huhuhu…walaupun ada beberapa kalimah (kata) yang ketinggalan dan masih ngikutin aku baca, tapi ini benar-benar…apa ya…pokoknya hal yg luar biasa menurut aku, begitu pula Abang. Sampe tadi pagi pun, Abang masih ngebahas itu. Ada satu pelajaran yang pentiiingg banget yang aku makin sadari dari kejadian ini. Insya Allah di akhir ya, biar kita sama-sama merasakan hikmah dan pelajaran penting itu.

Baca selengkapnya Ingin Tertawa dan Menangis…

Ziyad, Tiga Tahun Kurang Satu Bulan (35 Bulan)

Huhu…akhirnya nulis lagi tentang Ziyad. Terakhir pas 2 tahun 9 bulan kalo gak salah ya. Sebenernya banyaaaaaaaak banget yang pengen ditulis, dan itu selalu ada aja setiap bulan perkembangan terbarunya. Tapi pengennya sebenernya ditulis selengkap-lengkapnya sama cerita-cerita lucu berkaitan dengan perkembangan si bujang satu ini. Tapi, menulis itu (hal lainnya juga kali ya), kalo menunggu sampai sempurna duluan, ternyata malah gak jadi-jadi. Oh ini berarti jangan di contoh *merunduk lesu*.

Baiklah *menyingsingkan baju*, mari kita catat perkembangan bujang satu kita ini.

Perkembangan Bahasa

HUWAAA!! Tau gak kalo anak umur empat tahun itu akan bertanya sebanyak 400 berapaa gitu dalam sehari. Pas baca tweet itu, aku langsung komen, “Kayanya Ziyad baru tiga tahun udah kaya gitu deh.” Hihi. Kalo yang pernah lihat film pendek cuma berapa menit yg dibikin sama negara mana itu, yang bapaknya nanya, “Itu burung apa?” Sampai beberapa kali, trus anaknya lama-lama marah, akhirnya bapaknya ngasih catatan pas dia masih kecil, dia juga nanya seperti itu berkali-kali, tapi bapaknya gakkk pernah marah. Konsep ini akhirnya diadopsi sama iklan Petronas yang tahun berapa, tapi kalo di iklan Petronas, ibunya yang nyatet gimana anaknya nanya berkali-kali. Oh, dan ternyata itu memang bagian dari perkembangan anak-anak tooh…

Baca selengkapnya Ziyad, Tiga Tahun Kurang Satu Bulan (35 Bulan)

Belum Hafal Al-Qur’an

Catatan usia 2th 10 bln (sambungan yg baca iqro)

Lanjut yang tadi, kenapa analisaku dia adalah pebelajar visual, ya karena lancar itu mengingatnya dari apa yang dilihat. Sedangkan ngajarin dia dengan ditalqin surat al-ikhlas udah lama banget, belum bisa-bisa. Masi kurang mau. Baru sampe qul huallohu adad. Dia nangkep qolqolahnya dilafalin, bukan dipantulin hehehe.

Doa yang sudah dia hafal adalah doa mau tiduuur…Masih pelan2, kadang masih diingetin dikit2. Tapi insya Allah dah hafal dan bisa melafalkannya. Bis mika allahumma amuutu wa ahyaa….

Karena lancar kata “bis”, keluar kamar mandi ingetnya, “Bisnaka”, hehehe, “Ghufronaka sayangg…”.

Iqro Ziyad

Ziyad, belajar iqro, baru-baru ini. Ya…lupa sih tepatnya. Sekitar 4 bulan-an. Tapi ketika beli iqro, gak langsung belajar kaya anak-anak di TPA. Sekedar beli dulu, sekedar ngasih tau ada huruf arabic.(Ini juga pertimbangan karena Ziyad baru “lancar” bicaranya ya baru-baru ini).

Alhamdulillah, di usia Ziyad 2 tahun hampir 10 bulan ini, hari ini Ziyad sudah masuk ke huruf ر.

Baca selengkapnya Iqro Ziyad

Buah Hatiku Trauma…

Yap yap…kemungkinan besar, Ziyad mengalami trauma, pada rumah sakit, dokter dan hal-hal berkaitan dengan kesehatan itu. Supaya runtun…aku cerita latar belakang dan hal-hal sebelumnya yang terjadi dan seterusnya…

Pertama

Kami, alhamdulillah, tidak memberikan hukuman atau ancaman kepada Ziyad ketika mengarahkan atau memerintah Ziyad dengan suatu hal yang positif atau hal yang memang tidak patut utk dijadikan hukuman. Misalnya, ketika dia melakukan kesalahan, maka kami tidak memberi ancaman, “Ayo, nanti kalo gak patuh sama ummi, disuntik sama dokter lho.” Atau misalnya, “Nanti ummi suruh makan sayur lho.”  atau misalnya lagi, “Nanti ummi taro tempat gelap lho ya.”

Tidak…kami alhamdulillah tidak memberikan hal-hal semacam itu.

Baca selengkapnya Buah Hatiku Trauma…

“Jadi anak sholeh ya sayang…”

Kejadiannya setelah kejadian yang tadi…beberapa jam kemudian…

Ziyad, dari dulu termasuk anak yang sulit tidur. (Tapi pernah baca di status facebook mba Lia yang mbicarain anaknya yg sulit tidur, dan banyak ibu-ibu lain yg komentar hal yang sama, akhirnya aku baru tahu, kalau aku tuh gak sendirian).

Malam ini, seperti aku cerita barusan, aku kan dah capek banget. Gak seperti biasanya, jam 9 aku dah matiin laptop. Pingin istirahat, pingin tidur cepet. Pingin Ziyad juga ikut tidur cepet, biar dia bangun pagi, biar dia tidur siang, dan ritme kehidupan kembali normal seperti ketika kami berkomitmen utk merubah ritme kehidupan kami beberapa bulan yang lalu (dan alhamdulillah sempat berhasil).

Tapi, karena kemaren Ziyad habis sakit DB, dan kami sengaja membiarkan dia istirahat, ndak pingin bangunin dan ngeliburin dia dari sekolah selama hampir 10 harian…ritme kehidupan kembali berubah. Tidurnya jadi tengah malam, bangunnya siang, gak tidur siang, dan akan baru bisa tidur setelah tengah malam lagi.

Baca selengkapnya “Jadi anak sholeh ya sayang…”

“Cayang…”

Hum…malam ini pingin cerita-cerita….dah lama gak cerita ya…walau sebenernya pengen cerita…(kok mbulet…)

Langsung aja…Kejadian pertama yang pingin aku “catat” adalah…

Ketika malam ini, aku semakin penat, bercampur antara keadaan haid yang emang suka bikin mellow, terus jadi cepet capek, terus juga seharian ini qodarullah full banget kerjaan, cuci piring, masak, jemput Ziyad, termasuk abis itu langsung ke Indomaret di jln. Nyi Condro Lukito ituh (pake sepeda mini lho…), yang berarti pas pulang itu ngayuh sepeda, sambil bawa Ziyad di antara lalu lalang lalu lintas yang padat dan itu jalan adalah tanjakan….fiuwh….ya…intinya penat deh…kegerahan juga, ngerombak kamar Ziyad juga krn kalau malam Ziyad batuk-batuk, kayanya dindingnya bermasalah, jadi aku ubah posisi dan tata letak semua barang…nyapu2,ngepel2 seluruh rumah.

Baca selengkapnya “Cayang…”