Percakapan Menggelikan bersama Krucil

Percakapan yang lompat-lompat tapi menggelikan tapi bikin terheran-heran.

Aku lupa tepatnya mereka mulai dari mana.

Sampailah ke pembicaraan tentang makanan yang sehat.

“Biar six pack kaya bang Ziyad.”

[Dia beneran six pack loh ini 😀 ]

Kemudian lompat ke pembicaraan kalau bang Ziyad udah ada kumisnya. Kelihatan, kata mereka.

Terus kok bisa nyambung ke pertanyaan berikutnya. Waah..gak langsung dicatat ternyata jadinya lompat-lompat ingatannya. Padahal sebenarnya ada poin-poin tema pembicaraan yang menarik dan bikin geli. Udah berusaha diingat-ingat ternyata bagian yang paling aku ingat adalah bagian ini.

Kholid: “Mimpi basah tu apa Mi?”

Ummi: “Mimpi keluar cairan pas bangun tidur. Tanda baligh.”

Luma: “Kalau perempuan haid.

Ummi: “Iya, pinter masya Allah”.

Aku lupa detil omongan Luma habis itu. Kaitannya sama lama waktu haid. Terus dia kaitkan dengan mimpi basah juga sama waktunya hehe. Bagi dia, berarti mimpi basah itu haid. Haid berarti tiap bulan rutin.

Aku bilang, “Ngga, kalau perempuan iya haidnya tiap bulan.”

Luma ngomong lagi, “Kaya bang Ziyad. Kata bang Thoriq nanti keluar dari pant*tnya. Kaya upil.”

Hahahahaaha…aku langsung ketawa. Ini mereka kapan bicarain dan dengernya sih. Sampai heran benar-benar sama momen percakapan ini. Aku benerin salah pahamnya.

Bukan dari pan*at. Tapi dari dzakar. Bukan kaya upil. Tapi maksudnya mungkin kaya ingus.

Pembicaraan ini terjadi waktu aku lagi nyuapin makan siang duluan sama krucil. Soalnya udah laper banget. Abang sama Thoriq lagi sholat. Waktu Abang udah selesai sholat langsung aku ceritain karena saking gelinya. Urutannya masih ingat banget waktu itu. Ternyata sekarang cuma bagian paling akhir yang aku ingat.

Aku juga jadi nanya ke Abang bagian mimpi basah. Karena aku jadi ragu sendiri hihi. Apa kalau laki-laki juga tiap bulan keluar mimpi basah kaya gitu waktu masih bujang :D?

Ini adalah kejadian 5 bulan yang lalu.

Pembicaraan seperti ini, jangan dianggap jadi pembicaraan jorok. Karena ini sebenarnya ilmu. Kadang orang dewasa (utamanya orang yang sudah menikah) berpikir dengan cara berpikir orang dewasa.

Dulu waktu Thoriq masih kecil banget, dan mereka lagi suka banget baca buku tentang bagian tubuh manusia, dia juga nangkep dengan istilah sperma karena memang ada bahasan itu di halaman tentang kehamilan.

Biar kita ingat dengan cara berpikir “polos”, aku sendiri waktu SMA dan lagi belajar tentang organ vital perempuan dan laki-laki yang itu digambarkan banget bentuknya – siapa yang anak IPA? Insya Allah inget ya bagian ini hehehe -, itu gak ada pikiran aneh-aneh. Karena memang lagi baca itu atau melihat itu untuk pelajaran. Malah lebih ke gimana biar inget nama-nama atau fungsi masing-masing bagian.

Jadi, kalau ketemu anak kecil yang lagi ngomong kaya gini, juga jangan dianggap mereka itu gak sopan atau jorok gak beradab. Dilihat lagi konteks pembicaraan mereka. Malah sebenarnya kadang mereka juga belum paham-paham banget apa yang sedang mereka bicarakan. Makanya tugas kita ya mengarahkan dan memperbaiki kalau ada kesalahan berpikir atau kesalahpahaman.

Nyatet ini biar gak kelewat lagi. Aku udah ketik dari 4 bulan lalu tapi belum diselesein. Ada juga draft catatan perkembangan Luma usia 6 tahun, sampai sekarang usia 7 tahun belum ketulis-tulis detilnya. Baru poin-poinnya. Tapi insya ALlah ada poin yang aku mau tetap posting karena ada bahasan lainnya terkait perkembangan Luma dan semoga bermanfaat untuk yang lainnya.

Leave a Reply