Nasehat untuk Anak Perempuan

Sama seperti ketika aku bercerita tentang Thoriq saat hamil si kembar. Maka aku harus sampaikan juga ketika aku bercerita tentang Luma dengan karakter perempuannya, bukan berarti dia anak yang tidak baik. Masya Allah, malah banyak kelebihan-kelebihan lainnya yang Abang juga sering ingatkan aku.

Masing-masing anak tentu saja ada lika-likunya sendiri. Mendidik anak perempuan – yang ada kebengkokan di dirinya – dan dididik oleh aku yang juga perempuan – yang juga ada kebengkokan di diriku -, mungkin membuat suatu hal yang sederhana jadi bisa kompleks dari kedua belah pihak.

Alhamdulillah, Allah memberi petunjuk dan penguatan dalam mendidik anak Al-Qur’an. Kemudian Abang juga membantu mengarahkan aku untuk bersikap bagaimana menghadapi Luma. Tentu saja, di berbagai kesempatan, Abang juga ikut menasehati Luma. Biasanya tapi ketika momen ketika Luma sedang belajar sama aku, Abang gak ikut nyahut-nyahut saat aku memberi nasehat. Biasanya setelah selesai menasehati kemudian aku menghampiri Abang yang sedang kerja, Abang menguatkan aku dan mengingatkan aku untuk terus mendoakan dan sabar.

Baca selengkapnya Nasehat untuk Anak Perempuan

Ga Ada yang Kebetulan

Ga ada yang kebetulan.

Bukan kebetulan kalau foto ini, yang di tengah halaqoh adalah Ziyad. Mukanya terlihat serius.

Dapat foto ini, Ahad, 7 Agustus 2022 di grup halaqoh Ziyad. Foto ini, tentu saja dikirim agar bisa dilihat oleh semua orang tua murid yang ada di halaqoh tersebut.

ziyad halaqoh di hamalatul quran

Kata ustadz Faiz (musyrif halaqoh) mengiringi foto ini, “Alhamdulillah, acara pagi ini, tasmi hafalan bulan Juli.”

Ketika dapat foto ini, pagi hari, masih jam 6.41 am.

Baca selengkapnya Ga Ada yang Kebetulan

Adab Mendengarkan Murottal Al-Qur’an

Saat membahas tentang tips memperdengarkan Al-Qur’an untuk anak-anak untuk memudahkan proses menghafal, beberapa kali aku mendapat pertanyaan terkait dengan ayat 204 di surat Al-A’raf.

وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

Pertanyaannya, gimana kalau anak main, apa tetap distel? Bukannya nanti berarti gak mendengarkan baik-baik? Untuk menjawab pertanyaan ini, biasanya aku memberi jawaban umum yang intinya, kalau ragu ya gpp silakan gak pakai cara ini.

Aku khawatir kalau aku memberi jawaban, sifat jawabanya tetap akan tetap kurang kuat dan terkesan jadi pembenaran. Karena cara ini pun bukan aku sendiri yang memulai. Tapi mengikuti cara yang telah dilakukan sebagaimana telah aku jelaskan di tulisan pertama tentang ini, judulnya: Tips Cara Memperdengarkan Al-Qur’an; Agar Anak Mudah Menghafal Al-Qur’an (Dengan Speaker)

Baca selengkapnya Adab Mendengarkan Murottal Al-Qur’an

Kapan Tambah Hafalan Al-Qur’an

Aku tulis ulang di sini ya yang di story beberapa waktu yang lalu.

Jawaban untuk kapan dan bagaimana nambah hafalan sebenarnya ga bisa satu jawaban. Begitupun muroja’ah.

– Anak yang sudah lebih bagus ritme tubuhnya, sudah mulai sholat 5 waktu, menambah hafalan setelah Subuh.

– Yang belum bisa teratur sholat Subuh, bisa cari waktu di hari itu. Bebas. Kita sesuaikan dg diri kita.

Anak harus patuh saat kita minta untuk hafalan.

– Yang lebih kecil lagi, balita, lebih fleksibel lagi. Ajak aja ngulang- ngulang 1 ayat, 2 ayat, 3 ayat sambil kita masak atau aktifitas kita lainnya. Panggil mereka. “Sini hafalan sama, Ummi.”

Kalau sudah mulai nambah terus hafalannya, harus juga ada waktu muroja’ah. Silakan lihat di feed yang judulnya Murojaah ya

Tapi memang masalah muroja’ah ini juga mesti didetailkan lagi. Karena masih sering muncul pertanyaan terkait setoran.

Semoga Allah mudahkan dijadiin tulisan utuh biar lebih runtut ya.

Ini tadi pagi.
Ternyata lagi pada bangun pagi semua. Langsung berubah planning aku hehe. Niatnya mau nyelesein kerjaan, berubah jadinya aktifitas sama krucil.

Makanya aku pernah tulis, ga bisa diceritain dari pagi sampai malam gimana. Karena menyesuaikan keadaan. Tapi yang jelas target-target utamanya insyaAllah udah tahu. Itu yang berusaha dikerjakan..


Kholid dan Handzolah insyaAllah mau 5 tahun
Luma 7,5 th