Palestina #2

Sebagai pengingat…bahwa kepunyaan Allah-lah yang ada di langit dan di bumi.

Allah menetapkan sifat rahmah bagi Diri-Nya.
Allah juga menetapkan sifat hakiim bagi Diri-Nya.

Terus berprasangka baik kepada Allah.

Jangan malah terus berprasangka buruk bahkan berani bilang Allah tega, Allah diam aja, Allah apa ga cape ngeliat semua ini. Na’udzubillah min dzalik.

https://youtube.com/shorts/emBQi4V_mSY?si=A3QeQkqN8_mqPrpJ

Mari kita ingat lagi bagaimana Fir’aun membunuhi anak bayi yang baru lahir supaya kekuasaannya tetap bertahan.

Ternyata bayi yang diincar dan ditakuti Fir’aun —yaitu nabi Musa ‘alaihissalam— malah dia sendiri yang merawat melalui wasilah istrinya yang shalihah.

Manusia itu akal dan logikanya terbatas.
Maka perbanyak doa agar Allah memberi pertolongan kepada rakyat Palestina.

Doa bukan senjata terakhir.
Bahkan doa adalah senjata dari awal dan yang seterusnya dipanjatkan.

Mari perkuat iman dan takwa. Perbanyak ilmu, agar saat Dajjal keluar dimana Yahudi yang jadi pasukannya; anak keturunan kita termasuk yang kuat imannya.

Palestina #1

Akhir-akhir ini, merasa perlu untuk menyendiri dan banyak merenung lagi.

Terus terang, hatiku rasanya luluh lantak. Serba salah dan merasa bersalah. Gak tega. Gak bisa berpikir untuk gimana baiknya untuk menepis rasa sedih ini.

Waktu melihat salah satu video rekaman dari Palestina, seorang ibu yang sebenarnya juga terluka menghampiri jenazah anak perempuannya, kemudian memanggil “Habibati…habibati…”

Kemudian meminta agar ia bisa memeluk anak perempuannya yang telah meninggal itu, aku rasanya gak ingin melihat video itu lagi.

Kenyataannya, aku melihat lagi.

Dengan seksama.

Melihat dari ujung rambut, luka-luka, sampai ujung kaki jenazah sang anak.
Merasakan kepedihan sang ibu yang memeluk anaknya.

Hatiku terganggu. Tapi gak berdaya.

Baca selengkapnya Palestina #1