Untuk Apa Belajar Bahasa Arab

Lebih dari 10 tahun yang lalu, seorang kenalan Abang bertanya, “Bang Hen, buat apa belajar bahasa Arab? Kan udah banyak buku terjemahan?”

Mungkin pertanyaan itu muncul karena yang tersebar saat memotivasi untuk belajar bahasa Arab adalah “Bisa baca kitab.”

Waktu itu, Abang menjawab, “Kita ga bisa sepenuhnya mengandalkan terjemahan, Mas. Kita ga bisa merasakan dzauq-nya. Rasa bahasa itu sendiri.”

Terus terang, aku mikirin jawaban yang lebih mudah lagi dipahami karena aku sendiri masih kurang “mantep” dengan jawaban Abang.

Kadang, tolak ukur dan target pencapaian mempengaruhi proses kita memandang sesuatu, sikap yang kita ambil dan tekad yang muncul dari diri.

Baca selengkapnya Untuk Apa Belajar Bahasa Arab

Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

 

Ziyad dan ust Abdurrohim

Walaupun cuma 3-4 kali sempat belajar sama ust.Abdurrohim, bagi Ziyad, Ust. Abdurrohim adalah gurunya.

Belajarnya juga sebentar, diajak abang. Video di atas adalah pertemuan Ziyad pertama kali dengan ust. Abdurrohim.  Umurnya sekitar 6 tahun.  Kelihatan agak grogi dia hehe.

Baca selengkapnya Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

Juz 30 (Ziyad 6 tahun)

Juz 30

Alhamdulillah Ziyad sudah menyelesaikan hafalan juz 30-nya awal Agustus kemarin. Tepatnya tanggal 5 Agustus (lihat catetan :D).

Alhamdulillah pas lagi masa-masa berat kehamilan trimester pertama, tetap bisa jalan proses hafalan Ziyad. Walaupun hampir selalu dengan mata sepet, badan berat, kepala pusing. Selesai nemenin Ziyad hafalan, biasanya aku langsung ke tempat tidur hehe. Ngantuuuk banget sama pusing. Jadi selama 2 bulan (sekarang pelan-pelan mulai lagi belajar yang selain hafalannya). Yang biasanya muroja’ah bisa sampai 1/4 juz plus hafalan baru, kemarin-kemarin ya cuma nambah hafalan sama muroja’ah satu dua surat. Pinginnya sebenarnya libur aja deh huhu..tapi bisa “bahaya” nih kalo gak dimuroja’ah.

Alhamdulillahnya lagi…pas lagi masa-masa berat gitu, Ziyad pas lagi mudaaah banget nambah hafalan barunya. Ini kerasa banget efek mendengarkan murottal sebelum tidur. Favoritnya Ziyad adalah Abu Usamah yang dari radio Rodja hehe. Udah coba diperdengarnya syaikh-syaikh lainnya, teteep aja nanti ujung-ujungnya dia mintanya “Abu Usamah Mi.”

Baca selengkapnya Juz 30 (Ziyad 6 tahun)

30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an

Anak-anak mudah terpengaruh dengan sesuatu yang dia lihat atau dengar. Sayang sekali, seringkali sesuatu yang mereka lihat atau dengar banyak didapatkan dari televisi atau tontonan yang kurang mendidik sehingga tentu saja mau tidak mau berpengaruh ke jiwa. Salah satu hal yang kami coba lakukan untuk memberi tontonan yang baik adalah memainkan video-video anak-anak penghafal Al-Qur’an kepada anak-anak.

Bayi Thoriq yang kini berusia 1, 5 tahun yang mulai suka “menonton”, alhamdulillah juga menerima ketika dipasangkan video-video yang menampilkan anak-anak yang membaca Al-Qur’an ini.

١٧. وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
(QS. Al-Qomar: 17)
Baca selengkapnya 30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an

Ziyad dan Surat Al-Falaq

Ceritanya…waktu Ziyad aku keluarin dari childcare, hafalan Ziyad masuk ke surat Al-Falaq. Tepatnya lupa sih, awal Februari atau akhir Januari, dan diminggu ke berapa. Soalnya biasanya, untuk masuk hafalan baru, prosesnya bertahap, hafalan sebelumnya dalam masa pemantapan.

Nah…seperti surat-surat sebelumnya, waktu menghafal surat Al-Falaq ini, untuk menghafal ayat kedua atau ketiga, maka dia mesti udah bisa ayat sebelumnya. Dalam arti lancar. Kadang-kadang kalo ada salah dikit kaya misal di surat Al-Lahab, sayashlaa naa ron…itu aja dia baru bener bulan Juli ini (alias udah hampir setengah taun lebih…sebelumnya kalo gak sayashnaa naa ron…atau kelibet2 dikit…tapi dia tau yg bener tuh gimana) ya dilanjut.

Baca selengkapnya Ziyad dan Surat Al-Falaq