Apakah Flavor Rhum Halal?

Tempatnya menarik banget masya Allah, tapi sayang sepertinya belum bisa diperjelas info lokasi dllnya.

al-ahsr
bagus ya masya Allah…sempat usul ke Abang di kantor di bikin beginian hehe. Ini Thoriq pakai baju sepeda…karena emang kami lagi nyepeda bareng ke daerah atas dari rumah.

Masih ingat waktu aku nyepeda sama Abang pulang dari mudik?

Nah, kami sempat membelok ke sebuah tempat ngopi. Tentu saja waktu itu masih tutup. Masih suasana lebaran plus masih jam 8 pagi hehehe.
Eh, pas lagi belokin sepeda mau balik arah pulang, aku nangkep tulisan yang kelihatan dari jendela.

Lhoo… Surat Al-Ashr. Bagus amaat masyaAllah. Biasanya kan tempat ngopi digambar mural-mural gitu kan yaa.

Masih penasaran dan pingin nyobain ke sana. Pinginnya pas berdua aja sama Abang. Karena working space gitu. Kayanya ga cocok buat anak-anak. Qodarullah, sampai lamaa banget gak bisa-bisa.

Suatu saat berhasil ke sana, tapi pas bareng anak-anak 😀

Nah, ada beberapa hal yang kurang sreg. Dan yang paling utama baru nyadar kalau di sana disediain menu kopi dengan rasa rhum. Suami sempat menanyakan tentang rhum ini ketika sedang memilih kopi yang ingin dipesan. Mba petugasnya bilang kandungan alkohol 0. Kami tetap pilih kopi lainnya.

Setelah beberapa hari dari sana, baru nyadar dan keingat hadits tentang larangan duduk di tempat yang itu disediakan minuman memabukkan. Astaghfirullah.

al-ashr
mau foto temboknya, tapi tentu saja ada yang mau difoto juga :D..Abang udah keburu keluar jadi foto sedapetnya

Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يَقْعُدْ عَلَى مَائِدَةٍ يُدَارُ عَلَيْهَا الْخَمْرُ

Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah dia duduk di hidangan makanan yang di sana disediakan khamr. (HR. Ahmad 15027, Turmudzi 2801 dan dishahihkan al-Albani).

Lebih lengkap baca di artikel Makan di Warung yang Jual Minuman Keras

Walaupun ini bukan bir atau apa ya. Tapi khawatir dan cemas deh :(.

Aku cari tahu tentang flavor ini, intinya tetap kalau dari MUI tidak membolehkan membuat flavor yang hukum asalnya adalah haram. Contoh biar mudah dipahami, gak boleh bikin flavor babi walaupun itu dari bahan-bahan sintetis. Begitupun flavor rhum ini.

Akhirnya aku coba dm di akun tempat tersebut. Nyoba kasih saran dan menyampaikan pesan tentang rhum ini. Alhamdulillah responnya insya Allah baik. Mereka bilang itu cuma flavor aja yang sudah tertera kehalalannya.

Tapi…karena masih ragu sampai sekarang belum balik lagi ke sana hehe.

Nanti mungkin setelah beberapa waktu, insya Allah aku mau nanyain lagi apakah masih ada kopi dengan flavor rhum tersebut. Kalau udah gak ada, baru deh kita coba lagi ke sana dan lihat keadaannya apakah sudah bisa dishare atau belum.

Aku tetap sampaikan di sini untuk saling mengingatkan untuk berhati-hati ke suatu tempat ya. Walau kita ngambil makanan yang halal kalau di tempat itu ada makanan yang gak halal, mendingan cari tempat lainnya. Untuk menghindari syubhat.

Semoga bisa diambil manfaatnya cerita ini.

cizkah
Yogyakarta, 10 Agustus 2019/9 Dzulhijjah 2019

Leave a Reply