Ternyata Berarti Bagi Mereka

Cerita tentang Khodimah (aka ART atau yang sering disebut sebagai pembantu)

Dulu, pernah aku seringkali mengharapkan ada ART. Melihat fulanah enak sepertinya bisa senggaang mo ngapa-ngapain. Apalagi kalau anaknya disekolahin. Kayanya waktu luang jadi seperti waktu masih gadis aja. Sedangkan aku, anak-anak homeschooling dan masih dengan tanggung jawab lainnya.  Dalam bayanganku, punya ART berarti enak :D.

Ternyata Allah berikan rezeki punya ART pas hamil Luma kemarin. Kita sebut namanya mba N. Karena pengalaman sebelum-sebelumnya yang kalo aku hamil itu, tenaga kaya tinggal 20% hehe. Tapi, menjelang Luma lahir, aku udah minta ke abang, untuk stop saja. Aku mulai tidak nyaman dan merasa tidak mengenal dan “menguasai” medan rumah. Waktu itu tugas utama mba N memang membantu cuci piring, setrika, jemur baju dan bersih rumah. Mencuci baju, masak dll masih aku kerjakan sendiri. Tapi lama-lama aku seperti kehilangan privacy. Mau tidur mesti mencocokkan dengan datangnya mba N -apalagi waktu itu lagi hamil. Plus aku jadi banyak gak tahu letak barang :D. Ini sesuatu yang penting banget bagi aku. Kemudian qodarullah, ada alasan lain lagi yang membulatkan kami berdua untuk berhenti meminta bantuan mba N. Waktu itu usia Luma sekitar 3 bulan. Ziyad dan Thoriq tentu saja masih di rumah, belajar bersamaku. Jadi sekitar setahunan aku menikmati keberadaan ART.

Ternyata punya ART tidak membahagiakanku sebagaimana yang aku pikirkan waktu dulu.

Aku jadi merasakan bahwa ga ada ART itu juga membahagiakan. Bisa cuci piring sampai bersih berkilat itu menyenangkan. Bisa mengatur kembali semua barang-barang dan lain-lainnya itu menyenangkan.

Baca selengkapnya Ternyata Berarti Bagi Mereka

It Can Be Sooo Complicated…

Pekerjaan rumah tangga itu…satu haaal aja…bisa jadi complicated pelaksanaannya. Makanya mungkin bagi orang yang belum mengalaminya atau mungkin ada juga para suami yang kemudian menganggap, ‘perasaan gampang deh, kalo aku kerjain’, ‘cuci piring kan gitu aja…’, ‘itu aku lihat kalo pembantu yang kerjain ko cepet banget ya..berarti kan gampang’. Daan berbagai keraguan bahwa pekerjaan rumah tangga itu…bisa jadi complicated, butuh kesabaran tinggi, perjuangan…dan tentu saja yang paling utama…butuh banget pertolongan Allah.

Satu contoh aja nih…jemur baju kaya yang kemarin aku alami.

Jemuran kali itu itu, sudah  dua hari melambai-lambai diterpa angin. Itupun jemuran hasil dua kali mencuci. Jemuran itu memang posisinya di dalam teras. Cuma sudah dekat sekali dengan tepi atap. Plus lagi ternyata ada beberapa baju yang sempat dijemur abang di samping rumah.

Di dalam rumah, ada seember besar cucian yang sudah mesti dijemur.

Rencananya…

Kalau dengan pikiran “gampang” sih ya udah ambil aja tuh jemuran di luar terus jemur yang baru kaan?

Kenyataannya…

Baca selengkapnya It Can Be Sooo Complicated…

Beli Gas dengan Stroller

Barangkali ada yang bernasib sama dengan saya.
Ketika gas habis…

Suami sedang sibuk bekerja, tidak memungkinkan memintanya pulang.
Masakan sudah setengah di masak.
Warung yang menjual lauk matang letaknya cukup jauh.
Perut sudah membesar karena hamil, sehingga sangat tidak disarankan membawa beban tabung gas yang cukup berat.
Tidak terbiasa/tidak ada toko dekat rumah yang bersedia antar gas ukuran 3kg.
Anak-anak belum bisa dimintai tolong membawa tabung gas yang berat.

beli gas pakai stroller