Biopori untuk Sampah Hewani

Alhamdulillah, Allah mudahkan untuk bisa bikin biopori.

Sebelum membuat biopori ini, ternyata yang ada di benak aku selama ini ada yang salah. Beberapa hal yang aku salah paham adalah:

  • Aku pikir, untuk bikin lubang biopori itu susah dan mesti pakai tukang. Soalnya lubangnya kecil dan dalam. Kayanya mesti alat khusus yang mungkin hanya tukang yang punya. 
  • Nah, kalau sudah pakai tukang atau pakai alat khusus, tentu saja mindsetnya jadi urusannya agak sedikit lebih ribet dan mahal. 
  • Kalau sudah urusan tukang juga, berarti mesti nunggu Abang yang bergerak. Bergerak untuk menghubungi tukang, dll. 

Ternyata semuanya salah dan salah.

Jadi, suatu hari aku merasa resah karena sampah sisa hewani dan sisa-sisa dari kotoran di wastafel sudah penuh di wadahnya. Wadah itu di taruh di bawah wastafel.

Yang agak parah, waktu itu, belatung putih – calon lalat yang jadi sumber penyakit –  mulai jalan kemana-mana dari arah dapur. Tapi karena ngira itu belatung – calon BSF (black soldier fly) yang bermanfaat  untuk kehidupan -, anak-anak malah heboh ngumpulin itu belatung. 

Baca selengkapnya Biopori untuk Sampah Hewani