Tips Menyimpan Daun Pisang Agar Awet dan Praktis Saat Digunakan

Sebenarnya, aku udah bahas tentang metode menyimpan daun pisang ini sejak beberapa tahun yang lalu. Tepatnya 5 tahun yang lalu pas lagi bahas Ketan Srikaya karena untuk pembuatannya, loyangnya dialasi daun pisang.

Mari kita perjelas di tulisan ini ya.

Sebelum Pakai Metode Ini

Sebelum tahu metode ini, salah satu yang bikin mikir kalau masak pakai daun pisang adalah karena harus bakar daun dulu biar si daun lemes dan bisa untuk bungkus atau dibentuk-bentuk. Kalau gak dibakar kan dia bakal kaku dan mudah robek ya.

Dan karena kehidupan aku pada masa kemarin-kemarin hampir selalu diiringi dengan balita, tentu saja ada rasanya kaya mau nangis karena ketika pingin masak sesuatu yang spesial tapi ternyata butuh waktu tambahan buat bakar-bakar si daun. Jadi kemungkinan berasa lebih capek. Ah…pokoknya berproses banget ya kehidupan rumah tangga tuh.

Simpan di Freezer

Karena aku suka masak variasi makanan yang menggunakan daun pisang, di sisi lain aku ingin ketika aku mau masak, daunnya sudah tersedia, akhirnya aku simpanlah daun pisang di freezer. Karena setiap kali beli tentu saja gak langsung semua habis.

Awal-awal, aku masih berusaha membakar daun pisang di atas kompor. Untuk diketahui, kondisi daun pisang yang dikeluarkan dari freezer itu bakal basah atau lembab banget.

Sampailah aku di momen “aha”; nyadar kalau daun pisang yang disimpan di freezer itu akan dalam kondisi “lemes” dan siap dipakai. Jadi, malah praktis banget gak perlu dibakar lagi.

Waktu awal-awal aku sempat merasa ragu juga mau membagikan info ini. Perasaan yang muncul tuh kaya…beneran nih, cara aku tuh bener gak ya. Tapi kenyataannya aku memang hampir selalu pakai cara ini untuk penggunaan daun pisang. Kenyatannya juga, aku merasa jadi lebih ringan berkurang “langkah” yang harus dilakuin dalam proses masak yang memakai daun pisang.

Dipotong dan Digulung

Pakai cara metode potong dan gulung pun gak langsung ketemu ya. Tadinya kalau baru beli, ya udah ketika baru beli dalam kondisi masih terlipat bentuk kotak lebar gitu aku masukin aja kulkas. Tapi jadinya gak rapi dan makan tempat.

Suatu hari, saat ruang di kulkas udah mepet dan biar dapat ruang tambahan, si daun harus diposisikan lain. Akhirnya aku keluarkan dan aku rapikan. Caranya:

  • Gunting bagian tepi yang bertulang yang membuat jadi sulit ditekuk.
  • Tersisalah lembaran daun pisang memanjang. Nah, lembaran ini kita potong-potong lagi jadi bentuk kotak-kotak. Sekira-kira aja. Gak mesti diukur. Gak mesti sama juga hehe. Nanti kan kita pakai buat macem-macem, ya kalau memang perlu rapi pas lagi mau dipakai itu aja, karena baru ketahuan bentuk atau ukuran yang diinginkan.
  • Setelah terpotong-potong bentuk kotak, susun bertumpuk kemudian gulung. Simpan di freezer.
  • Catatan: sesuaikan ruang di freezer. Kalau memang diperkukan berarti potongan kotak diperkecil supaya saat digulung bisa disusun di freezer.

Saat akan dipakai, keluarkan daun dari freezer sesuai keperluan. Sisanya bisa disimpan lagi. Cuci daun saat akan dipakai.

Semoga bermanfaat :).

Jogja, Ahad, 29 Maret 2026

Buku Menata Hati
Buku Menata Hati [versi cetak]
E-Book Menata Hati di Play Books

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *