Tips Cara Memilih Katun Jepang yang Bagus

Cara memilih Katun Jepang yang Bagus

Kok pakai ada cara memilihnya? Bukannya katun Jepang semuanya bagus.
Tadinya aku pikir juga gitu. Tapi ketika nyoba beli online, ternyata yang diharapkan beda dengan yang didapatkan. Karena sudah pernah beli bahan katun Jepang yang lembut, ketebalannya sedang, adem, makanya jadi tahu ternyata gak semua yang dibilang katun Jepang itu sama.

Lihat Merk Kain

Walau sama-sama ada kata Jepangnya, katun Jepang pilihanku adalah yang bermerk Japan Design. Baru nyadarnya pas foto bagian merk di tepi kain. Kalau toko online yang jual nyantumin Japan Design, alhamdulillah. Berarti ini emang bahan katun Jepang yang bagus insya Allah. Tapi kalo cuma nyantumin kata “katun jepang”, mendingan tanya merk kainnya.

Baca selengkapnya Tips Cara Memilih Katun Jepang yang Bagus

Rekomendasi Dokter Gigi UGM RSGM Prof. Soedomo UGM

Beberapa tahun yang lalu, aku pernah nulis rekomendasi tentang tempat periksa gigi di Jogja. Makin ke sini, tapi kami merasa makin gak bisa menyesuaikan diri dengan setiap biaya tindakan di sana. Untuk lebih jelasnya, kami merasa biayanya terlalu mahaaall. Apalagi gigi-gigi yang mesti diurus sekarang ada banyak.

Terakhir kali, selama dua bulan berturut-turut, mesti keluar biaya > 300 ribu untuk satu gigi! Pertama tambal. Tapi akhirnya berakhir dengan dicabut. Kalau mau scaling, bakal lebih dari 300 ribu juga. Cabut gigi anak, juga mahal. Padahal kan cabut gigi bawah atau atas itu effortnya gak terlalu banyak :D. Selama ini, alhamdulillah sering banget Ziyad cabut giginya sendiri yang udah goyang banget kalo giginya cuma gigi seri biasa. Setiap kali dia berhasil cabut giginya sendiri,  kami bercanda dengan mengatakan,”Alhamdulillah…hemat seratus ribu.. ” hihi.

Baca selengkapnya Rekomendasi Dokter Gigi UGM RSGM Prof. Soedomo UGM

Tepung Hung Kwe Halal

Ramadhan sebentar lagi tiba. Aneka makanan insya Allah akan hadir di meja ketika waktu berbuka. Sajian yang menyenangkan adalah sajian yang dimasak sendiri. Tidak perlu antri panjang, lebih sehat, bersih dan tentu saja lebih hemat.

Ada berbagai macam makanan untuk cocok untuk berbuka ternyata menggunakan tepung hungkwe. Sebut saja cendol, kue lapis, kue cantik manis dan lainnya.   Namun, pengalaman pribadi saya selama ini, mencari tepung hung kwe yang berlabel halal cukup sulit. Begitupun ketika melakukan pencarian info tentang tepung hung kwe halal. Alhamdulillah setelah beberapa lama melakukan pencarian, dapat juga tepung hungkwe yang sudah bersertifikat halal.

Baca selengkapnya Tepung Hung Kwe Halal

Bikin Roti Tawar Sendiri Yuk, Lebih Sehat dan Hemat

Punya anak kembar, kan harus rajin makan. Makannya pun yang ngenyangin dan bergizi. Stoknya mesti bisa ada dan gak terlalu mikir basi atau nganget-ngangetin. Yang kalo tengah malem bisa langsung ambil. Apalagi jawabannya kalo bukan roti. Kalo pas pengen manis, bisa dimakan pake mesis, selai dll. Tapi kalo pas pengen yang asin-asin dibikin jadi burger telor.

resep-roti-tawar-roti-sobekmudah-lembut3-Tapi lama-lama mikir. Ini sehat gak yah. Mikirin pengawet, pemutih (kalo pake), pelembut dllnya. Apalagi harganya kalo dipikir-pikir buat keluarga besar jatohnya sebulan banyak banget. Akhirnya suatu sore, kepikiran dan langsung eksekusi bikin roti tawar. Alhamdulillah kalo alat perbakingan udah lumayan lengkap dikumpulin dari zaman Ziyad.

Dulu ngiranya bikin roti tawar tuh butuh banyak telor gula kaya bolu. Ga kepikiran sama sekali untuk ngelirik resepnya. Karena udah terlalu kuat di “ngiranya” tadi.

Ternyata roti tawar tuh malah minim banget pemakaian gulanya. Setengah kilo terigu cuma pake 4 sdt gula! Telor bisa cuma satu. margarin cuma 4 sdm. Ah, suka deh.
Baca selengkapnya Bikin Roti Tawar Sendiri Yuk, Lebih Sehat dan Hemat

Tips Cara Memperdengarkan Al-Qur’an; Agar Anak Mudah Menghafal Al-Qur’an (Dengan Speaker)

Kita mungkin sering mendengar tips-tips agark anak lebih mudah menghafal Al-Qur’an. Namun seringkali kita bingung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu tips yang telah terbukti adalah memperdengarkan Al-Qur’an 1 juz/hari sebanyak 5 kali sejak mereka bayi. Satu juz yang sama ini diulang-ulang selama 1 bulan.  Hasilnya selama satu bulan berarti mereka telah mendengar satu  juz sebanyak 150 kali.  Dalam 2 ,5 tahun,berarti anak telah mendengar 30 juz Al-Qur’an.

Hal ini insya Allah akan memudahkan mereka di kemudian hari ketika menghafalkan Al-Qur’an. Syaikh Dr. Kamil Al Labudi telah mempraktekkannya kepada anak-anaknya. Semua anaknya hafal Al-Qur’an sebelum umur 5 tahun.

Merasa telat mempraktekkan ini? Jangan khawatir. Tak ada kata telat insya Allah. Mari kita praktekkan tips ini sesegera mungkin. Saya sudah mulai mempraktekkannya sekitar 6 bulan yang lalu. Baik kepada anak kembar saya yang masih bayi, maupun kepada kakak-kakaknya yang sudah berusia 3 tahun, 6 tahun dan 10 tahun. Alhamdulillah efeknya sangat terasa sekali. Apalagi ke anak saya yang berusia 6 tahun. Kelihatan sekali dia tipikal belajar audio. Dia bisa hafal ayat-ayat yang sedang dihafal kakaknya. Seringkali saat Ziyad (10 tahun) sedang menyetorkan hafalannya, Thoriq (6 tahun) tahu sambungan ayat selanjutnya. Barokallahu fiihim.

Bagaimana mempraktekkan tips memperdengarkan Al-Qur’an ini? Baca selengkapnya Tips Cara Memperdengarkan Al-Qur’an; Agar Anak Mudah Menghafal Al-Qur’an (Dengan Speaker)

“Cerita Ya…”

Satu malam, Ziyad menghampiri aku yang sedang menyusui si kembar di kamar. Karena kamar sudah gelap, dia otomatis berbicara sambil berbisik-bisik ke aku. Tetap sambil cekikikan kesenangan dia bercerita.

Dia menceritakan tentang kejadian yang baru saja terjadi di meja makan saat makan bersama ammah H. Kelihatan senang sekali. Bercanda tentang kepedasan Bon Cabe level 30. Ternyata ammah H sangat kepedasan dan tidak tahan.

“Tadinya pegang tangan Ziyad. Terus saking kepedasannya akhirnya nepuk-nepuk Ziyad.”

Dia ceritakan itu sambil ketawa seneng banget.

Reaksiku?

Baca selengkapnya “Cerita Ya…”

Idealisme Tingkat Empeng

Masing-masing orang itu punya idealisme. Ada idealismenya untuk hal-hal yang sederhana. Ada yang sampai ke perkara besar menyangkut perut orang banyak.

Tapi yang namanya idealisme, ya tetap idealisme. Bahkan idealisme tingkat empeng pun rasanya jadi harus merasa “bersalah” ketika tidak mencapainya. Merasa ada yang kurang. Merasa harus menjelaskan ke semua orang bahwa,

“Hei aku tuh sebenarnya gak seperti ituh..”. Sebenarnya aku punya idealisme begini dan begitu…

Biasanya sih, kata idealismenya udah kehapus, dihilangkan. Mahdzuf kalo bahasa arabnya wkwkwk.

Yang lebih parahnya lagi, ternyata idealisme ini bisa mengarah ke kesombongan. Sampai-sampai, hampir saja aku memberi judul Kesombongan Tingkat Empeng.

Baca selengkapnya Idealisme Tingkat Empeng

10 Inspiransi Kreasi Mainan Memancing (DIY)

Permainan memancing ini sederhana tapi menarik untuk anak-anak. Tingkat kesulitan pembuatannya bertingkat-tingkat. Ada yang bisa dibuat dengan super cepat. Ada juga yang sampai dibuat sampai menggunakan alat bor! Masya Allah.

Bentuk permainan yang dibuat oleh para orang tua ini pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 bagian jika dilihat dari mata kailnya.

Baca selengkapnya 10 Inspiransi Kreasi Mainan Memancing (DIY)

Full ASI untuk si Kembar

Dot dan Alat Peras

Sewaktu si kembar masih umur sebulanan, Umi yang sekarang tinggal di Aceh udah langsung ngontak untuk pake alat perasnya dia yang saat itu ada di Leily di Jakarta. Aku juga waktu itu masih gak ngerasa butuh cepet. Punya 3 anak dari dulu gak pernah meres ASI buat stok atau diminumin. Pernahnya  meres pas baru ngelahirin Ziyad, cuma untuk dibuang karena payudara bengkak. Alat perasnya pun seadanya.

Baca selengkapnya Full ASI untuk si Kembar

Kisah Melahirkan Kembar Handzolah dan Kholid (2): THE DAY

Sampai di RS, aku langsung aja ke bagian pendaftaran. Gak pake ngambil nomor antrian seperti kemarin. Periksanya ke bidan aja. Kan cuma mau periksa bukaan. Alhamdulillah ketemu sama bu bidan Gayatri — yang ternyata adalah pendamping bu Muslimatun sejak awal Sakina Idaman berdiri.

Aku cerita kalau pas hamil Luma juga gitu. Kontraksi gak teratur, tapi pas dicek ternyata udah bukaan 3. Akhirnya langsung rebahan dan periksa dalam.

“Tarik nafas panjang…”

Aku narik nafas dan berusaha rileks. Bu Gayatri bilang, “Wah bener ini…udah bukaan 3.”

“Tuh kan bener”, aku bilang.

Gak tau kenapa tapi aku sama abang yang gak panik gitu. Kalo hamil biasa, kemungkinan besar kalo lahir usia segini aku bakal panik dan sedih deh. Alhamdulillah. Salah satu faktor juga emang aku udah sering bilang juga ke abang – dari hasil baca berbagai referensi – bahwa kebanyakan kehamilan kembar memang lahir sebelum 38. Dan insya ALlah mereka tetap tumbuh normal.

Baca selengkapnya Kisah Melahirkan Kembar Handzolah dan Kholid (2): THE DAY

IXL.com; Media Belajar Matematika Anak yang Interaktif dan Menarik


IXL.com adalah website yang berisi latihan-latihan interaktif untuk beberapa mata pelajaran yang bisa digunakan oleh anak dari berbagai rentang usia secara GRATIS. Bahkan dari usia balita. Latihan yang disediakan adalah untuk empat mata pelajaran, yaitu: math, science, language art dan social studies.  Yang sampai saat ini kami rutin gunakan adalah untuk mata pelajaran math, atau lebih sering kita sebut Matematika.

Jika sarana belajar online lainnya hanya mengaktifkan sebagian sarananya, IXL membuka SEMUA akses latihan di websitenya.  Tapi setelah menjawab beberapa soal, maka akan muncul pesan bahwa si anak telah mencapai batas latihan harian untuk versi tak berbayar. Kalau mau lanjut, silakan bayar :D. 

Baca selengkapnya IXL.com; Media Belajar Matematika Anak yang Interaktif dan Menarik

Kisah Melahirkan Kembar Handzolah dan Kholid

Sejujurnya, gak pernah nyangka kalau aku termasuk dari ibu-ibu yang pernah melalui operase cesar. Apalagi kondisi kehamilan si kembar kemarin dari usia 30 minggu, keduanya  kepalanya sudah di bawah. Bahkan posisi juga semakin bagus pas periksa terakhir usia 35 minggu. Terus ko bisa tetap cesar?

It’s a very long story.
Pengen banget cerita dari zaman kehamilannya. Tapi kita persingkat ke kejadian dua hari sebelum hari H itu.

Baca selengkapnya Kisah Melahirkan Kembar Handzolah dan Kholid

Still Loading…

Pas hamil…
Semangat tipis, kemampuan juga tipis

Pas abis lahiran
Semangat mulai muncul, kemampuan masih tipis

Pas udah sebulanan lahiran
Semangat udah mulai banyak, kemampuan masih tipis

wkwkwk…
pas hamil, kemampuan tipis soalnya bawaaannya tidur, rebahan dll
pas abis lahiran, ya emang gak kesentuh, pemulihan, adaptasi dengan kembar, bagi perhatian ke 3 anak..dll
pas udah mulai pulih…kaya udah mulai ide bertaburan, bahkan ide tulisan untuk ummiummi…tapi bener-bener masih terbatas karena masih super crowded, begadangan dll.

Ziyad HS-nya masih jalan, walau dengan keterbatasan di sana sini. Yang penting hafalan masih jalan. Dan udah mulai nambah lagi. Kemarin2 kan cuma muroja’ah.
Pelajaran paling biasanya cuma bisa 1 yang kebahas, apalagi kalau sama periksa hasil kerjaan math. Kalo lagi ngasih tugas aja sih bisa 2 pelajaran. Periksanya hasilnya nunggu aku sempat lagi.

Semoga Allah mudahkan segala urusan kita.

Ditulis singkat karena kembar lagi bobo keduanya, anak-anak lagi asyik main sendiri karena sore tadi udah pada makan home made spaghetti (dibikin dengan bala bantuan).
Sambil nunggu giliran mandi (nunggu depat laptop) :D.

Twin’s Journey: Diagnosa Down Syndrome di Usia 12 Minggu

Masih ingat gak sama postingan ini. Ga berani cerita tentang ini sampai lahir si kembar. Karena emang kita sendiri masih penuh cemas dan harap. Walaupun di pemeriksaan minggu ke 16, ada ciri yang menghapus diagnosa down syndrome tersebut.

Pemeriksaan usia kehamilan 12 Minggu

Seperti biasa, aku ngajak abang periksa ke dokter di usia-usia tertentu karena memang ada tujuannya. Untuk mengetahui janin berkembang atau engga di usia 8 minggu, untuk mengetahui apakah ada hal-hal yang perlu diketahui dari janin (misal kelainan atau lainnya) di usia 12 minggu, dan untuk sekedar mengetahui jenis kelamin bayi di usia sekitar 18-20 minggu.

Yang tidak pernah aku persiapkan adalah mental untuk menerima kabar buruk di pemeriksaan usia 12 minggu.

Baca selengkapnya Twin’s Journey: Diagnosa Down Syndrome di Usia 12 Minggu