10 Inspiransi Kreasi Mainan Memancing (DIY)

Permainan memancing ini sederhana tapi menarik untuk anak-anak. Tingkat kesulitan pembuatannya bertingkat-tingkat. Ada yang bisa dibuat dengan super cepat. Ada juga yang sampai dibuat sampai menggunakan alat bor! Masya Allah.

Bentuk permainan yang dibuat oleh para orang tua ini pada dasarnya dapat dibagi menjadi 3 bagian jika dilihat dari mata kailnya.

Baca selengkapnya 10 Inspiransi Kreasi Mainan Memancing (DIY)

Pilihan Mainan untuk Bayi 0-1 Tahun (Foto)

Orang tua biasanya bingung memberikan mainan yang tepat untuk bayinya yang masih berusia 0-1 tahun. Hal ini dikarenakan kemampuan fisik bayi masih terbatas.

Untuk mengetahui mainan yang tepat, salah satu yang perlu disadari adalah kemampuan dasar dan perkembangan kemampuan yang dimiliki bayi usia 0-1 tahun. Bayi berkembang sangat cepat secara fisik maupun kemampuannya selama satu tahun pertama.

  • Baru lahir
    • Menyukai gerakan dibandingkan dengan benda atau orang yang tidak bergerak.
    • Benda-benda tiga dimensi dibanding dua dimensi
    • Warna dengan kontras tinggi dibanding dengan warna dengan kontras rendah.
  • Usia 3 bulan:
    • Bayi dapat meraih benda-benda yang berada dalam jangkauan tangannya dan mencoba mengambilnya.
    • Memberikan respon terhadap suara dan menjadi tenang saat mendengar suara yang lembut.
    • Dapat membedakan antara ayah dan ibunya.
  • Usia 6 bulan:
    • Dapat menggenggam benda.
    • Menggunakan jarinya untuk memasukkan benda ke dalam mulut sebagai langkah untuk menyuapi diri sendiri. Oleh karena itulah kita harus hati-hati memilih mainan yang aman dan tidak mudah dimasukkan ke dalam mulut bayi.
    • Mengenali namanya saat dipanggil.
    • Berteriak saat marah
    • Mengoceh saat bermain
    • Tertawa saat senang
    • Mengenali diri sendiri di depan cermin
  • Usia 9 bulan:
    • Dapat menunjuk benda yang menajadi perhatiannya.
    • Membuat gerakan melangkah saat ditopang diketiaknya
    • Membalas lambaian tangan saat seseorang melambai padanya.
  • Usia 1 tahun:
    • Dapat menuangkan air dari sebuah wadah
    • Dapat memanjat tangga
    • Menunjukkan rasa sayang kepada anggota keluarga lainnya.
    • Dapat mengikuti instruksi sederhana.

Dari gambaran umum kemampuan bayi usia 0-1 tahun di atas, kita dapat mengembangkan mainan atau permainan yang cocok untuk mereka.  Permainan ini tidak harus dibeli atau berharga mahal. Bunda bisa memvariasikan dan menggunakan benda-benda yang telah ada di rumah. Berikut beberapa alternatif mainan untuk anak bayi usia 0-1 tahun.

  1. Mainan gantung. Contohnya seperti ini:

    gobbi-mobile mainan bayi 0-1 tahun
    Sumber: http://www.howwemontessori.com/

  2. Bola dengan berbagai variasi warna dan ukuran. Biasanya untuk anak bayi yang belum bisa duduk, bola dengan ukuran sedang (bola duri) yang lebih menarik dan fleksibel untuk permainan mereka. Cara bermainnya pun sederhana.
    • Bunda melempar bola (tidak terlalu tinggi)  ke atas kemudian ditangkap lagi sambil rebahan bersama anak.
    • Ketika anak tengkurap atau duduk, Bunda menjatuhkan bola dari atas (tidak terlalu tinggi) sehingga bola memantul di area pandang si anak.
    • Bisa juga diletakkan di atas badan si bayi, biarkan bayi meraba dan menyentuh permukaan bola tersebut.
  3. Buku flanel atau buku berhalaman karton keras yang berisi gambar sehari-hari.
  4. Balok plastik dan kayu.
  5. Gelas plastik
  6. Kartu bergambar (flashcard). Agar tidak mudah hilang, Bunda dapat menggunakan ring besi dan memasukkan satu set kartu bergambar dalam satu lingkaran besi.
    ring-flashcard-hijaiyah
  7. Area bermain.
  8. Sendok kayu dan panci
  9. Wadah untuk memasukkan benda dan mengambilnya. Cocok untuk anak yang sudah dapat bisa duduk mandiri atau berdiri.
    mainan bayi 0-1 tahun
    Sumber:http://busytoddler.com/

    mainan bayi 0-1 tahun
    Sumber:  Sumber: http://laughingkidslearn.com
  10. Cermin
  11. Mainan untuk mengembangkan panca indera dan koordinasi antar indera.
    main-sedotan

    mainan bayi 0-1 tahun
    Prinsip permainan ini adalah anak menarik/memasukkan benda ke wadah. Bisa diganti dengan bakul nasi dan sedotan :). Sumber: http://laughingkidslearn.com/

 

Ketika bayi sudah dapat duduk, Bunda bisa memberikan permainan tersebut pada satu area seperti ini:

mainan bayi 0-1 tahun
Permainan untuk melatih indera. Sumber: http://www.funathomewithkids.com/

 

mainan bayi 0-1 tahun
Melatih indera. Sumber: motherhoodandotheradventures.wordpress.com

 

mainan anak 0-1 tahun
Lihat lebih lengkap tentang activy board di sumber foto: rockwellali.blogspot.com. Untuk bagian memajang foto tidak perlu kita ikuti :).

Bunda Salihah untuk Mewujudkan Anak Salihah

Sebagai orang tua, kita juga perlu berusaha menjaga ketaatan kepada Allah. Bahkan dalam perkara mainan ini. Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih mainan adalah agar tidak menyelisihi syari’at.

  • Tidak mengandung musik.
    Sungguh, akan ada orang-orang dari umatku yang meminum khamr, mereka menamakannya dengan selain namanya. Mereka dihibur dengan musik dan alunan suara biduanita. Allah akan membenamkan mereka ke dalam bumi dan Dia akan mengubah bentuk mereka menjadi kera dan babi. (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
  • Tidak menjadikan bahan makanan sebagai mainan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat memuliakan makanan.
    Jika sepotong makanan salah seorang diantara kalian terjatuh hendaknya ia membuang kotoran darinya kemudian memakannya. Dan janganlah membiarkannya untuk setan.” Beliau memerintahkan kami agar membersihkan makan yang tertinggal di piring (dengan tangan). Kemudian bersabda, “Sesungguhnya kalian tidaklah tahu, makanan mana yang mengandung berkah.” (HR. Muslim)
    Jika makanan yang jatuh saja kita diperintah untuk membuang kotorannya dan memakannya kembali, lalu apakah kita menjadikan itu sebagai permainan? Lihat penjelasan lengkapnya di artikel ini.
  • Jika permainan itu memajang gambar makhluk hidup, upayakan untuk ditutup. Bisa dengan menggunakan label yang dijual dengan berbagai ukuran di toko alat tulis. Bisa juga dengan menutupnya dengan spidol atau cara lainnya. Hal ini agar rumah kita tetap terjaga dan malaikat dapat masuk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)” (HR. Bukhari 3224 dan Muslim no. 2106)

Bermain di Luar

Permainan-permainan yang ada, pada dasarnya adalah untuk menstimulasi bayi untuk mendorong perkembangan sang bayi.

Melalui penglihatan, suara, sentuhan, proses belajar akan mengalami kemajuan sesuai dengan berbagai pengalaman baru di lingkungan bayi. Terkadang, Bunda cukup mengajak anak jalan keluar untuk mendapatkan stimulasi tersebut. Dengan melihat pemandangan di luar, mendengar suara burung, gemirsik daun atau meraba rerumputan, makan anak mendapat pengalaman baru dan nyata.
 

cizkah

29 Mei 2016

Artikel www.ummiummi.com

 

DIY: Mainan Jahit

Tidak semua mainan edukatif itu perlu dibeli. Kadang kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Proyek membuat mainan ini pun muncul tiba-tiba ketika melihat sisa karton tebal yang ada. Jika tidak ada karton tebal semacam ini, Anda juga bisa menggunakan kardus bekas in sya Allah.

craft sewing toys

Baca selengkapnya DIY: Mainan Jahit

DIY: Mainan Jahit

Tidak semua mainan edukatif itu perlu dibeli. Kadang kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Proyek membuat mainan ini pun muncul tiba-tiba ketika melihat sisa karton tebal yang ada. Jika tidak ada karton tebal semacam ini, Anda juga bisa menggunakan kardus bekas in sya Allah.

Baca selengkapnya DIY: Mainan Jahit

Jarang-Jarang…

Salah satu kenikmatan hidup di Jogja adalah sering ada Islamic Book Fair. Gampang dijangkau dari rumah alhamdulillah. Cuma 15-30 menit bisa sampai, gak pakai macet :D.

Salah satu kenikmatan lagi pas Islamic Book Fair kali ini, si abang lagi dapat rezeki tambahan dari Allah.
Salah satu kenikmatan lainnya lagi adalah, suami yang juga ikut semangat melengkapi perlengkapan permainan edukatif di rumah sejak kejadian kemarin.

Jadi, berangkatlah kami Ahad ini ke Islamic Book Fair.Walau sempat salah tempat karena ternyata bukan di  gedung Wanita Tama – dimana biasanya Book Fair di adakan di situ – tapi kali ini diadakan di GOR UNY. Walau hampir gak jadi karena hujan yang luar biasa lebat. Walau terjebak di Masjid Kampus UGM selama hampir 2 jam karena hujan itu.

Baca selengkapnya Jarang-Jarang…

Mainan Mahal

Salah satu perkembangan bayi, adalah dapat meraih benda yang ada di depannya (kordinasi tangan-mata) dan biasanya dimasukkan ke mulutnya. Entah kenapa, Thoriq suka sekali dengan handphone aku atau barang-barang elektronik dan barang kotor lainnya (contohnya mouse).

Dari akhir Agustus, hpku sony ericsson, resmi gak bisa dibuat telpon, karena suara aku gak kedengaran oleh penelpon. Tadinya gak ngeh kenapa. Sampai kemudian baru nyadar, kalo Thoriq itu suka banget ngisep2…dan yang diisep itu selalu bagian bawah hp-nya (pinter banget emang masyaAllah), dan di bagian bawah itu kan ada komponen yang buat nyarger (hp sony itu colokannya lebar gitu).

Padahal sebelumnya hp itu juga udah susah payah kalo dicharger…(dulu awal di jogja juga punya hpnya sony ericsson masalahnya sama…kemarin kok gak kepikiran ya pas beli).

Baca selengkapnya Mainan Mahal