Share Kegiatan Homeschooling Ziyad

Sabtu kemarin (31 Mei 2014), ceritanya aku ma Siwi diminta untuk berbagi kegiatan homeschooling masing-masing di rumah. Pertamanya ragu, bisa gak yah. Bisa ngeshare materinya…sama bisa waktunya. Soalnya Luma pas lagi gak teratur ritme tidurnya…eh terus juga habis demam 5 hari. Alhamdulillah pas hari H-nya, malamnya aku dapat tidur 3,5 jam. Pagi-pagi sms Icha, ngasih tahu insyaAllah bisa berangkat.

Baca selengkapnya Share Kegiatan Homeschooling Ziyad

Buku Pendidikan Islam: Menanti Buah Hati dan Hadiah Bagi yang Dinanti

buku pendidikan islam - parenting islami

 

Buku pendidikan Islam ini cukup tebal (400-an halaman) dan didesain dengan hard cover. Kelihatan seperti buku yang cukup berat untuk dibaca, padahal sebenarnya tidak juga. Karena huruf yang digunakan dalam buku cukup besar, membacanya jadi nyaman dan mungkin itulah yang menyebabkan isinya jadi memakan banyak lembaran kertas.

Ustadz Abul Hakim – sang penulis – membagi isi buku ini menjadi  dua bab utama, yaitu bab “Sebelum Anak Itu Lahir” dan “Ketika Anak itu Lahir”.

Pada bab pertama, kita bisa mendapatkan banyak faidah yang tidak didapatkan di buku pendidikan Islam lainnya. Misalnya dorongan untuk memiliki anak dan kesalahan tentang orang-orang yang menghindari punya anak karena alasan kemiskinan atau miskin. Ada juga masalah fikih misalnya tentang hamil di luar nikah, nasab anak, hukum menikahkan wanita yang telah hamil lebih dulu. Yang menarik juga adalah pembahasan tentang bagaimana seorang anak bisa berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Bahkan kenapa seorang anak bisa mirip dengan ayah dan ibunya juga dibahas. Ternyata semua ada haditsnya dari Rasulullah shalllahu ‘alaihi wa sallam lho.

Baca selengkapnya Buku Pendidikan Islam: Menanti Buah Hati dan Hadiah Bagi yang Dinanti

Dzikir Pagi dan Petang: Berlindung dari Kesyirikan

Berlindung dari Kesyirikan

Sudah sejak…(lupa), Ziyad kami biasakan membaca dzikir pagi dan petang. Baru 2 dzikir. Tapi lebih sering dipraktekkan yang satu, yaitu dzikir

بِاسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَ لاَ فِي السَّمَاءِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ

dibaca 3x (1)

dan dzikir

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Lebih kepada supaya dia berdoa sendiri juga untuk minta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan. Kami juga tentu saja tetap membaca doa perlindungan untuk anak-anak kami
Baca selengkapnya Dzikir Pagi dan Petang: Berlindung dari Kesyirikan

Lebih Cepat Setahun…Alhamdulillah

Alhamdulillah…Ziyad mulai belajar secara teratur menghafal Al-Quran sejak umur 3 tahun 3 bulan. Hal ini dikarenakan beberapa sebab. Dia baru mulai belajar/mau bicara umur 2 tahun 3 bulanan. Itupun setelah itu masih berat dalam pelafalan. Jadi konsen aja ngajarin dia ngomong waktu itu. Cerita lengkap ada di sini.

Beda anak, beda kemampuan, beda karakter, beda gaya belajar, beda lagi penerapan menghafal Quran. Alhamdulillah Thoriq bisa ngomong pas udah mau umur 2 tahunan. Mau sendiri. Diajarin kata per kata juga mau ngikutin. Jadinya alhamdulillah untuk perkembangan bicaranya juga cepat.

Kalau yang ngikutin perkembangannya Thoriq di blog ini, aku pernah cerita dia tipe suka nyenandung-nyenandung gitu kan. Kayanya lebih ke audio. Plus lagi dia sering denger Ziyad mengulang hafalan atau ditalqin hafalan Quran.

Baca selengkapnya Lebih Cepat Setahun…Alhamdulillah

Hafalan Surat Al-Lail dan Asy-Syams

helikopter toys
Hadiah menghafal surat Asy-Syams. Harga cuma Rp 6.500.

Alhamdulillah pas menghafal surat As-Syams, Ziyad gak terlalu mengalami kesulitan. Padahal kalau dirunut-runut ada beberapa juga yang mirip kayanya. Pokoknya tahu-tahu udah beliin dia mainan ini.

Ceritanya mraktekin tips dari mba Desti di Riyadh. Anak beliau saat ini sudah hafal 16 juz di usia 9 tahun.

Baca selengkapnya Hafalan Surat Al-Lail dan Asy-Syams

12 Video Penghafal Quran Cilik: Ashim Bilal Bani Khalid [ummiummi.com]

Masih ingat dengan video ini yang saya publish di artikel “30 Penghafal Quran“. Di artikel tersebut kami tulis Imam Cilik dari Afghanistan. Waktu saya tuliskan hal tersebut sebenarnya berdasarkan kopiah yang dikenakan di kepala – yang setahu saya – berasal dari Afghanistan.


Baca selengkapnya 12 Video Penghafal Quran Cilik: Ashim Bilal Bani Khalid [ummiummi.com]

Metode Menghafal Surat Al Bayyinah

البيِّنة
بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ


لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:١

رَسُولٌ مِّنَ اللَّـهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًا مُّطَهَّرَةً ﴿البينة:٢

فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ﴿البينة:٣

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا۟ الْكِتٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:٤

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ اللَّـهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ الصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ الزَّكَوٰةَ ۚ وَذٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ ﴿البينة:٥

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٦

إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ الصّٰلِحٰتِ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٧

جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۖ رَّضِىَ اللَّـهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ ﴿البينة:٨

 

Metode menghafal Ziyad itu gak urut. Kadang aku lompati surat tertentu dengan beberapa pertimbangan. Pas kemarin mulai masuk TK, juga sempat mengikuti mengiringi apa yang sedang di hafal di TK. Sebelum melangkah ke surat Al-Bayyinah, surat terakhir yang dia hafal adalah surat Al-Insyiqoq. 

Baca selengkapnya Metode Menghafal Surat Al Bayyinah

Pendidikan Tauhid untuk Bayi

Masih ingat cerita “Nyetain Awwal” nya Ziyad hihi…

Kali ini giliran Thoriq. Alhamdulillah dia melafalkannya lebih mendekatai keb
naran :D. Masih pengenalan tauhid rububiyah Allah…

Sebenarnya ada video yang lebih terang dan jelas. Tapi masih di hp abang dan perlu sedikit pengeditan karena ada penampakan aurot.

Usia Thoriq secara kalender syamsiyah sudah mendekatai 24 bulan (2 tahun) dalam beberapa hari in sya Allah.

Belum Diciptakan

Akhir pekan minggu lalu, abang mengajak Ziyad ke Graha Sabha UGM untuk bermain.

Graha Sabha adalah gedung serbaguna milik UGM . Itu mungkin definisi yang paling jelas yang aku bisa berikan hehe. Biasanya, acara wisuda diadakan di gedung ini. Di depan gedung Graha Sabha ada lapangan. Area sekitarnya luas sekali dan suasananya sangat menyenangkan. Di sebelah timur, tak jauh dari Graha Sabha juga ada Masjid Kampus UGM yang suasananya menyenangkan. Kalau mau jalan-jalan sore atau rekreasi ringan untuk anak-anak bisa ke dua tempat ini.

Biasanya sore hari, berbagai kegiatan dari berbagai hobi yang dimiliki orang-orang dilakukan di sini. Tentu saja tidak semuanya sesuai syari’at. Misalnya kegiatan latihan marching band, mengajak anjing jalan-jalan dengan pakaian minim sambil mendengarkan alunan musik lewat music player. Ada juga orang-orang yang bermain bola, jogging, kumpulan pecinta ini dan pecinta itu, latihan beladiri ini dan itu. Pokoknya ramai! Sejak latihan Thifan abang diganti jadwalnya jadi malam hari, latihan dilakukan di depan Graha Sabha ini. Katanya asyik sekali.

Balik lagi ke cerita Ziyad dan abang yang bermain sore itu ke Graha Sabha. Thoriq waktu itu sedang hangat badannya, jadi tidak ikut.

Salah satu percakapan yang berkesan terjadi saat mereka asyik bermain.

Baca selengkapnya Belum Diciptakan

“Om Nyembah Allah?”

Ziyad itu…super sanguinis masyaAllah. Ketemu orang, dikasih angin dikit udah langsung kaya saudara. Dipeluk-peluk, diajak ngobrol ngalor ngidul. Apalagi kalo orang dewasa. Kaya pas kemarin di distro baju di jalan Cendrawasih. Dikasih angin dikit, “Kelas berapa?” Langsung cengengesan, jumpalitan deh pokoknya. Sampe gak enak sendiri, takutnya orangnya basa-basi aja kan.

Karena Abang gak dapat yang diinginkan, akhirnya besoknya kita ke cabang distro itu di jalan Mataram. Udah agak malam. Pas kebetulan awal-awal cuma kita pengunjungnya. Tokonya kecil. Ternyata di sini, salah satu dari dua penjaganya juga ngasih angin yang sama ke Ziyad.

Baca selengkapnya “Om Nyembah Allah?”

Mendobrak Pintu Menghafal Ziyad

Kali ini berbagi cerita tentang metode menghafal Ziyad yang – akhirnya- alhamdulillah mulai bisa ada hasilnya. Dulu pas blum punya anak, kayanya ngeliat anak orang atau anak ustadz dari mulutnya melantunkan ayat-ayat al-Qur’an gak kepikiran “metode” yg dipake ortunya…hehehe. Dulu taunya cuma, “Aku pengen anakku juga menjadi penghafal Al-Qur’an.” Ternyata gak mudaaahh heheh, soalnya namanya anak-anak kan. Makanya bener-bener kerasa semua itu adalah keutamaan dan taufik dari Allah. Ortu cuma bisa berdoa dan terus berusaha mengajarkan. Masalah hasil, semuanya di luar kemampuan kita.

Baca selengkapnya Mendobrak Pintu Menghafal Ziyad

Buku-Buku Pendidikan Anak

Aku…seorang lulusan Teknologi Pendidikan…hehe…agak sungkan deh kalo nulis aku seorang Teknolog Pendidikan (tanpa i), kesannya jadi profesi bgt kalo nulisnya gitu. Heheh…

Jadi, di jurusan ini, bisa aku katakan, kami mempelajari 3 ranah utama, teknologi, kurikulum, dan pendidikan itu sendiri. Di pendidikan itu sendiri terbagi lagi dan utamanya juga berkaitan dg orang, salah satunya peserta didik. Nah…dari semester pertama sampe akhir, ini pun bertahap. Pas awal-awal, kita dikasih psikologi umum, abis itu sanjutya psikologi perkembangan yg ngebahas tentang perkembangan anak/manusia, karakter peserta didik dan seterusnya berkembang terus, sambil itu mesti ada kaitannya sama teori-teori pendididikan yang dibikin tokoh-tokoh tertentu.

Dan aku bersyukur, banyak hal yang aku pelajari di kuliahan itu bermanfaat dalam keseharianku mendidik Ziyad (walo mgkn banyak orang menganggap ktk ilmu yg kita pelajari gak dipake di dunia kerja, kayanya sia-sia banget, padahal kenyataannya insya Allah tetep ada manfaatnya, termasuk dalam kasusku ini, alhamdulillah). 

Baca selengkapnya Buku-Buku Pendidikan Anak

Berbuat Adil pada Anak

Ini adalah hal yg termasuk berat dan banyak perenungan dan tentu aja pengharapan pertolongan dari-Nya dalam menghadapi lahirnya anak kedua kami insya Allah.

Bener-bener berharap bisa bersikap adil dan berharap Ziyad (krn bujang satu ini kan dah mule punya perasaan dan akalnya juga dah jalan alhamdulillah),ga merasa bahwa kami orangtuanya bersikap ga adil ke dia.

Karena perasaan inilah yg menyebabkan saudara2 Yusuf ‘alahissalam sampe tega ‘menyingkirkannya’ bahkan sebenernya hampir oula membunuhnya.

Iqro Ziyad

Ziyad, belajar iqro, baru-baru ini. Ya…lupa sih tepatnya. Sekitar 4 bulan-an. Tapi ketika beli iqro, gak langsung belajar kaya anak-anak di TPA. Sekedar beli dulu, sekedar ngasih tau ada huruf arabic.(Ini juga pertimbangan karena Ziyad baru “lancar” bicaranya ya baru-baru ini).

Alhamdulillah, di usia Ziyad 2 tahun hampir 10 bulan ini, hari ini Ziyad sudah masuk ke huruf ر.

Baca selengkapnya Iqro Ziyad

Nyeta-in…Awalll…

Heuehehe…hayo apa ituu…

Itu adalah kalimat Ziyad yg sepertinya merasuk ke dia, jadi dia ocehin sendiri sambil main. Nadanya juga nada copy paste dari si Umm-nyah. Ceritanya beginih…

Udah sejak lama Ziyad mulai diperkenalkan dengan lafdzul jalalal Allah dan Dzatnya. Nah…kalau dulu-dulu kan cuma bisa diceritain, misalnya, “Ziyad yang menciptakan Allah.” Atau yang semacamnya. Memang untuk tahap awal, masih dalam tahap pengenalan tauhid rububiyah dulu. ^^ Nanti dengan sendirinya insya Allah pelan-pelan dia bakal tahu konsekuensi dari tauhid rububiyah itu.

Baca selengkapnya Nyeta-in…Awalll…

Bagaimana Mendidik Anak?

Pagi ini (ada sedikit waktu luang alhamdulillah), nulis status di FB spt ini,

Akhowat…terutama para ibu yg sudah merasakan bgmn mendidik anak, kajian ini bagus banget lhoo…walau cuma beberapa menit…Selalu banyak inspirasi dari kajian2 ustadz Armen rahimahullah…Semoga Allah memberikan balasan kebaikan yang banyak kepada ustadz

http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Wan

Jadi pingin cerita sedikit…

Alhamdulllah sebagian besar udah kami jalanin… Nah, buat yang agak kesulitan dengerin file kajian tsb, ini saya bikin poin2 pentingnya ya…(tapi sedikit saya tambahin cerita dari saya pribadi ya).

Baca selengkapnya Bagaimana Mendidik Anak?