Cerita di Balik Batalnya Berbagi Offline di Acara di Masjid Suciati

Dari mana aku mulai cerita ini. Karena sebenarnya perjalanan untuk sampai di titik “pembatalan” ini cukup panjang. Semuanya masih tersimpan rapi, mulai dari aku diminta untuk mengisi, sampai di titik aku baru menyadari bahwa ternyata acara di mana aku diminta jadi pembicara dibarengi dengan acara jual beli.

Awal Dihubungi

Awal aku dihubungi adalah tanggal 31 Januari 2026. Momen ini adalah momen di mana aku masih dalam kondisi berduka karena mba Maya baru meninggal. Aku masih berusaha menata hati dan berusaha semangat melakukan amanah-amanah. Homeschooling, pekerjaan, ngajar bahasa Arab. Tiga ini yang berusaha banget aku tunaikan disela-selai dengan belajar perkuliahan yang di semester ini sudah aku kurangi menjadi part time. Walau rasanya tetap berat sekali karena ada kejadian mba Maya meninggal.

Aku gak langsung mengiyakan untuk menjadi pembicara. Aku sadar, mengisi suatu acara perlu persiapan penyusunan materi, penyiapan presentasi, trial penyampaian sesuai waktu yang diberikan, yang semuanya ini pastinya juga butuh waktu dan perhatian yang cukup banyak.

Aku sampaikan kalau aku akan ada ujian final exam di awal Februari untuk kuliah bahasa Arabku di IOU, yang untuk S2 ini sungguh luar biasa materinya. Ditambah lagi akan ketemu Ramadhan dan Syawwal yang pola kesibukannya sudah bisa diukur, insya Allah. Apalagi Ramadhan tahun ini, Abang masih belum bisa mengendarai motor.

Aku sampaikan, insya Allah akan aku kabari nanti setelah Ramadhan.

Baca selengkapnya Cerita di Balik Batalnya Berbagi Offline di Acara di Masjid Suciati

Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

 

Ziyad dan ust Abdurrohim

Walaupun cuma 3-4 kali sempat belajar sama ust.Abdurrohim, bagi Ziyad, Ust. Abdurrohim adalah gurunya.

Belajarnya juga sebentar, diajak abang. Video di atas adalah pertemuan Ziyad pertama kali dengan ust. Abdurrohim.  Umurnya sekitar 6 tahun.  Kelihatan agak grogi dia hehe.

Baca selengkapnya Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

Bye Bye Brunei…

Pas akhir bulan November kemarin, aku sempat nge-uninstall whatsapp. Lagi pingin sendiri aja gak ada krang kring krang kring. Lagi pingin mengerjakan yaang lain pokoknya.

Akhirnya setelah 2 minggu, sambil tarik nafas, bismillah, aku install lagi hehe.

Dan ternyata aku missed beberapa informasi yang bermanfaat yang itu udah ada yang out of date (asal banget istilahnya).

Termasuk…yang mo aku ceritain di sini.

Salah satu teman yang sering membagikan info kajian atau informasi lainnya adalah Bondan istri akh Ndaru pemiliki Good Yoghurt. Kali ini infonya lain dari biasanya. Ternyata info beasiswa. Beasiswa yang in sya Allah memungkinkan untuk abang kalau mau ngajuin. Tapi kita flashback lagi sedikit beberapa kejadian sebelum itu.

Baca selengkapnya Bye Bye Brunei…

Hujan Sore Ini…

screenshot loidsteel
screenshot loidsteel

Hari ini masih seperti kemarin. Di depan laptop yang sengaja bang hen tinggalkan untuk kupakai, pikiranku tercerabut menekuri tampilan website terbaru yang sedang ku upload. Kali ini website loidsteel. Entah mengapa, plugin drop-down menu yang berjalan normal di localhost, tiba-tiba setelah ku upload tidak berjalan normal. Bahkan setelah ku teliti child page, ia tidak dianggap sebagai child page oleh wordpress. Entah dimana kesalahan yang ada. Pada plugin atau pada wordpress. Aku rasa tidak keduanya. Tapi itu tidak mungkin. Kuputuskan untuk membiarkan permasalahan ini untuk sementara. Karena isi website yang perlu diupload demikian kompleks walaupun sedikit.

Di luar, rintik-rintik hujan membuat suasana pekerjaan menjadi lebih rileks. Sambil kunikmati kacang hijau buatanku sendiri, aku membaca do’a dalam hati. Do’a yang diajarkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ketika turun hujan,

Allahumma shoyyiban nafi’aaa…

“Ya Allah…turunkanlah hujan yang bermanfaat.” (HR. Bukhari)

Semoga malam ini, masalah drop-down menu ini dapat kuselesaikan. Alhamdulillah, plugin breadcrumbs berjalan normal. Bukankah begitu keadaan setiap muslim ketika mendapat masalah. Ia patut bersyukur karena masalah yang dihadapi tidak menimpa agamanya (karena ia masih muslim), dan masalah yang dihadapi tidak lebih parah dari masalah yang bisa muncul. 🙂

Semoga Allah memudahkan pekerjaanku