testing arabic


tahoma

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


lateef

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


katibeh

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


traditional-arabic

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


myriad-arabic

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


arial

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


times new roman

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً

Read more https://konsultasisyariah.com/35610-hukum-transgender-dalam-islam.html?customize_changeset_uuid=b8d985b4-b821-4554-86a6-bd71b8e4e166

Dodo Tak Dodo…

Beberapa waktu akhir-akhir ini, anak-anak lagi suka film kartun Dodo tak dodo…eh…Dodo dan Syamil maksudnya hehe. Gak direview di ummiummi. Takut menuai pro dan kontra. Soalnya di film ini gak bebas juga dari musik dan beberapa catatan lainnya yang akan aku sebutkan di bawah. Yang jelas, film ini menurut aku lebih layak tonton daripada film kembar Upin & Ipin. Dan ini Indonesia punya loh. Kok gak ada TV yang nayangin ya? (Apa ada tapi aku gak tahu ya? Soalnya gak ada TV di rumah ^^).

Coba lihat contohnya di video penjelasan tentang Ziarah. Bagus deh insyaAllah.

Baca selengkapnya Dodo Tak Dodo…

Ide Sayur Praktis

Sebenarnya, hampir tidak ada alasan bagi para ibu untuk tidak membuat sayur untuk pelengkap nutrisi anggota keluarga. Karena sayur pada umumnya tidak membutuhkan waktu lama dalam pengolahan dan proses masaknya. Berikut beberapa sayur yang biasa saya sajikan untuk keluarga. Percaya deh, pembuatannya kadang malah mendekati waktu makan. Karena saat disajikan hangat baru dimasak, rasa masakannya jauh lebih lezat dan segar. Pembuatan sayur-sayur ini antara 10-15 menit. Saya juga hanya menggunakan teknik iris bawang (tidak dihaluskan) atau geprak  untuk hampir semua masakan ini.

Baca selengkapnya Ide Sayur Praktis

Reminder…

Kemarin malam, terkejut dengan ucapan Ziyad sebelum tidur. Lampu sudah gelap. Acara ngobrol-ngobrol sudah usai. Tiba-tiba dia bilang,

“Mi…besok abis sholat doain ammah Fia ya.”

“Apa?”

“Besok abis Ummi sholat, doain ammah Fia ya.”

“Ooh…Iya sayang insyaAllah…masyaAllah barakallahu fik…”

Terus samar-samar dia melanjutkan, “Nanti dihidupin lagi, terus masuk surga…”

“Aamiiin.”

Terharu…

Ayamku Bertelur!

Rasanya senaang bukan main waktu melihat ada telor di kandang ayam si Mbok. Langsung panas dingin grogi mikirin gimana nih, gimana nih. Aduh serasa ada bayi baru gitu deh haha…

Langsung buru-buru telpon abang tapi ditolak huhu, katanya lagi ngomong serius sama seorang ustadz.

Sore sebelumnya aku udah curiga, kok petak-petok terus sih gak kaya biasanya. Pas pagi sehabis subuh juga berisik petak-petok. Aku bilang ke abang pagi itu, “Mo kawin apa ya bang?”  Haha…kata abang kalo mo kawin nanti suaranya beda lagi (agak sotoy juga hihi). Terus beliau ngingetin aku waktu ngontrak di Bantul, ayam si mbah kan petak-petok kaya gitu bertelor. Yah pokoknya ini pembicaraan antara dua insan yang minim ilmu dalam dunia perayaman. Nah, jam 10-an aku mau isi tempat makannya ternyata ada telor itu.

Baca selengkapnya Ayamku Bertelur!

Jamilurrahman

Siang sampai sore tadi, kami berada di Bantul. Ke tempat Uus. Sahabat kami tercinta baru saja kehilangan buah hatinya yang berusia 5 bulan dalam kandungan. Kami tidak lama di sana. Banyak tamu lain berdatangan tepat ketika kami pamit pulang. Bukan pulang dalam arti sebenarnya. Aku ingin main ke tempat saudariku yang lain, Anik. Sama-sama di Jogja, tapi hampir 2 tahun tak bertemu. Ia tinggal tidak jauh dari rumah Uus. Tepatnya di kawasan pesantren Jamilurrahman.

Dan hatiku pun berdesir…

Jamilurrahman. Sebuah pesantren. Tidak. Dia bukan sekedar pesantren. Dia membentuk populasi. Populasi pemukiman penduduk para penggenggam bara. Ahlussunnah wal jama’ah. Memasuki wilayah ini, maka pemandangan anak-anak berseliweran dengan pakaian syar’i. Tanpa isbal ataupun berjilbab. Salam yang diberi dan diterima sepanjang jalan. Kami pernah tinggal di daerah ini sekitar satu tahun. Indah…

 

 

Belum Diciptakan

Akhir pekan minggu lalu, abang mengajak Ziyad ke Graha Sabha UGM untuk bermain.

Graha Sabha adalah gedung serbaguna milik UGM . Itu mungkin definisi yang paling jelas yang aku bisa berikan hehe. Biasanya, acara wisuda diadakan di gedung ini. Di depan gedung Graha Sabha ada lapangan. Area sekitarnya luas sekali dan suasananya sangat menyenangkan. Di sebelah timur, tak jauh dari Graha Sabha juga ada Masjid Kampus UGM yang suasananya menyenangkan. Kalau mau jalan-jalan sore atau rekreasi ringan untuk anak-anak bisa ke dua tempat ini.

Biasanya sore hari, berbagai kegiatan dari berbagai hobi yang dimiliki orang-orang dilakukan di sini. Tentu saja tidak semuanya sesuai syari’at. Misalnya kegiatan latihan marching band, mengajak anjing jalan-jalan dengan pakaian minim sambil mendengarkan alunan musik lewat music player. Ada juga orang-orang yang bermain bola, jogging, kumpulan pecinta ini dan pecinta itu, latihan beladiri ini dan itu. Pokoknya ramai! Sejak latihan Thifan abang diganti jadwalnya jadi malam hari, latihan dilakukan di depan Graha Sabha ini. Katanya asyik sekali.

Balik lagi ke cerita Ziyad dan abang yang bermain sore itu ke Graha Sabha. Thoriq waktu itu sedang hangat badannya, jadi tidak ikut.

Salah satu percakapan yang berkesan terjadi saat mereka asyik bermain.

Baca selengkapnya Belum Diciptakan

Mulai Mau Catat Resep InsyaAllah

majalah resep

Aku suka mencoba berbagai resep. Baik untuk lauk pauk ataupun kue. Baik dari google ataupun dari buku resep. Tapi makin ke sini makin sadar, kayanya sebagian besar resep yang dicoba cuma sekali aja masaknya. Sebabnya, kalau pas mau masak (yang biasanya mepet mo waktu makan), sudah lupa resep mana yang enak, hasilnya kaya gimana dll.

Ada juga berbagai ilmu dalam dunia permasakan yang perlu dirangkum jadi satu karena nyebar di berbagai sumber.

Jadi kepikiran, kenapa gak dicatat aja di blog. Tapi masih agak bingung mo di sini apa di ummiummi ya hehe. Kalau resep mungkin di sini, tapi kalau ilmu/teori dalam dunia permasakan mungkin di ummiummi. Tapi kok gak rapi ya secara pengorganisasiannya. *Ngomong sendiri*. Ada masukan?

Btw, yang aku punya kebanyakan majalah Khusus Pemula. Hehe. Pas pertama kali mau beli majalah itu, abang ngetawain. “Kok pemula?” Aku langsung meringis, “Ih emangnya aku apaan?” (Maksudnya emangnya aku udah expert gitu? Sadar diri dong…). Dan ternyata bagus-bagus dan cocok sama resep-resep di dalamnya. Cocok karena gak semua resep yang sesuai sama lidah kita kan ya. Dan gak semua resep itu ternyata rasanya sesuai yang kita harapkan walaupun udah ngikutin langkah-langkahnya. 😀 Kan malas banget kalau sampai kaya gitu. Kalau tabloid agak jarang karena berdasar pengalaman, resep di dalamnya jarang dicoba dan karena penggunaannya yang ribet, akhirnya cuma tersimpan di rak buku aja.

Oh ya…insyaAllah juga mo berbagi resep bawaan. Artinya resep handalan yang kalau udah mepet waktu makan, resep itulah yang aku pakai. Atau juga karena memang karena aku sukaaa sama lauk itu karena sehat dan praktis.

Jadi kepikiran kayanya kategorisasi blog ini mesti dirapikan lagi.

Kadang Aku Lupa…

Kadang aku lupa…kalau Ziyad itu masih anak-anak. Masih umur 5 tahun.

Masih membutuhkan rasa aman dan bukannya memberi rasa aman untuk ibunya.

Masih butuh dimengerti, bukannya diharapkan jadi anak pengertian.

Sedih. Marah. Kecewa. Lebih ke diri aku sendiri, yang membuat aku menangis terus sejak sore tadi.

Maafin ummi ya sayang…

– lagi sedih sangat –

Tips Sprei Kasur Tetap Rapi

Memiliki buah hati yang selalu aktif memang menimbulkan kreatifitas tersendiri – insyaAllah – agar rumah tetap rapi. Sprei kasur yang sudah terpasang rapi, seringkali dengan cepat berantakan karena anak-anak yang melompat-lompat di atas kasur atau gaya tidur yang lasak. Bukan hanya berantakan, sprei seringkali lepas dari kasur hingga harus dipasang ulang seperti kali pertama.

Nah, berikut tips agar sprei tetap melekat di kasur dan memudahkan kita para ibu untuk merapikannya.

Baca selengkapnya Tips Sprei Kasur Tetap Rapi

Memelihara Ayam

Di Jambi, mertua memelihara ayam. Dua ayam bangkok – jantan dan betina –  yang dibeli dari sepupu suami. Dua ekor lainya adalah ayam kampung  yang habis disembelih ketika kami datang. Kelihatannya memelihara ayam mudah. Sampai di Jogja, ketika memandang halaman rumah dan samping rumah kontrakan kami yang lowong, aku usul ke abang untuk memelihara ayam. Semuanya setuju. Anak-anak senang. Ibu mertua yang diberitahu memberi saran untuk membeli ayam bangkok saja. “Tidak bisa terbang tinggi, ” katanya.

Aktifitas baru Ziyad

Baca selengkapnya Memelihara Ayam

Pulang Mudik: Acara Selanjutnya adalah ADAPTASI

Helloww….siapa aja yang pulang mudik?! Yes…saya juga termasuk di dalamnya. Demi demi…demi silaturahim. Dengan berbagai pertimbangan dan kemungkinan (misalnya tahun depan insyaAllah hamil, abis itu ngelahirin), jadinya kalo tahun ini gak pulang, berarti masih 2-3 tahun lagi bisa mudik…ya sudah,huhu… semoga Allah melapangkan rezeki kami ya Allah…aamiin.

Dan lucunya, pulang mudik ini, lagi jumpalitan adaptasi lagi sama kesibukan super duper, beberapa orang (iya beberapa orang!), nanyain hal yang intinya sama. Gimana menej waktu dengan buah hati di sekeliling kita para wanita. Alhamdulillah pas ditanya pas udah mulai menata hati dan fisik, hihi…jadi bisa kasih jawaban yang menghibur (dan mudah-mudahan jadi solusi). Kalo engga nanti ceritanya jadi sama-sama melow memikirkan nasib jadi ibu rumah tangga yang luar biasa besar pahalanya namun penuh perjuangan.

Yang perlu ditata duluan emang hati ya bu ibu. Menata hati bahwa semua yang kita lakuin itu butuh pertolongan sama Allah dan mengharap ganjaran dari-Nya.

Trus kemarin yang juga mendorong aku untuk lebih kuat dan gak malas-malasan adalah keinginan untuk bikin kue yang gak kesampean sampe sebelum berangkat mudik. Ajib ya. Karena pingin bisa bikin kue, aku jadi mikir bahwa pekerjaan lain harus bisa diselesaikan seefektif dan seefisien mungkin supaya tersisa tenaga dan waktu untuk bikin kue hehe. Walaupun akhirnya hari ini ujung-ujungnya “cuma” bikin brownies kukus, tapi tetep alhamdulillah. Itupun juga kepotong karena listrik konslet, kertas roti yang ternyata udah dibuang sama si Abang karena katanya kotor dan pritil-pritil lain yang alhamdulillah gak merusak hasil browniesnya :D.  Bayangannya soalnya pengen nyoba resep kue yang pake butter… (bacanya: baththher ya…:D). Iya mentega. Udah dibeliin mentega merek Orchid (yg ada label halalnya dong) dari sebelum mudik…huhu…mudah2an minggu depan atau weekend ini bisa bikin sesuatu yang pake mentega! insyaAllah aamiin.

 

 

Menyiapkan Screen Printing untuk Desain Outer Glow

Mesti dicatat penemuan teknik siang ini. Soalnya kalo gak bisa lupa karena agak complicated. Padahal teknik ini udah berusaha dicari-cari, diutak-atik. Alhamdulillah siang ini ketemu juga yang pas.

Dari kemarin pengen banget bikin desain kaos yang ada efek-efek glownya gitu. Tapi masalahnya kan ini untuk dicetak. Dan mesti memikirkan sisi-sisi nanti gimana untuk screen printing. Kalaupun akhirnya tahu untuk teknik pewarnaan gradasi atau yang sifatnya kaya glow ini pake halftone, kenyataannya pas praktek nyiapin desainnya untuk siap ke percetakan gak gampang. Kaya kemarin pas desain kaos yang ada gambar bulannya, pinginnya di sisi bulannnya tuh ada sinar semburatnya *sah… Tapi apa daya, udah diburu deadline karena ngejar biar bisa cetak pas Ramadhan. Nyoba berbagai teknik yang ada hasilnya gak memuaskan, hafltonenya terlalu kasar, atau engga trus nanti laptopnya ngehang. Gak bisa smooth jadi bener-bener kaya sinar semburat. Ya udah deh, dibikin spot gitu aja.

Oke. Jadi gini tekniknya.

Baca selengkapnya Menyiapkan Screen Printing untuk Desain Outer Glow

My Kid’s Name

Gak tau emang nama anak-anakku yang sulit secara pelafalan atau emang gimana. Atau karena mengandung huruf-huruf “berat” seperti Z dan Q? Apalagi untuk daerah Jawa, penggunaan kata Z seringkali diucapkan dengan “Y”. Jadinya, orang-orang suka salah menyebut nama Ziyad & Thoriq.

Ziyad:

Bisa berubah jadi Zihaad, Yihad, Jihad, atau ketuker jadi Zahid. Yang lebih “parah” lagi panggilan dari mbah tetangga kami di Bantul, “Ijat“. Haha…sampe ketawa ngakak-ngakak sama abang pas ngebahas ini.

Thoriq:

Gak terlalu sering sih. Tapi kemarin pas di toko Merah, mas yang jaga yang sepertinya suka anak kecil nanya gini ke Abang, “Namanya Shodiq ya mas?” Haha…sampe rumah kita ngakak-ngakak lagi. Ya ampuun. Jauh banget Shodiq sama Thoriq.

Tadi juga abang baru cerita ditanya sama mba Aminah yang biasa bantu bersih halaman masjid dekat rumah. “Thohirnya lagi tidur ya mas?”

Hahahaha….

Eh ada lagi deng, nama kun yah Abang. Nama bapak beliau Munzir. Sampai saat ini – di kalangan penuntut ilmu zaman belau dan ustadz-ustadz – beliau ma’ruf dengan nama Ibnu Munzir. Ini juga bermasalah. Ada yang manggil mas Munir. Hihi…lumayaan…cuma ilang satu huruf. Ada juga yang tahu tapi ngelafalinnya jadi, “Mas Munyir.” Hihihi…tambah ngikik…

Ketika Ziyad Sekolah

Banyak alasan, ketika akhirnya kami mencoba memasukkan Ziyad sekolah dan akhirnya pelan-pelan memutuskan memasukkan dia ke sekolah.

Pertama mungkin karena takut…atau khawatir…atau berbagai kecemasan lainnya yang aku sendiri ngerasa belum sanggup menghadapinya – apalagi suami lebih banyak menyerahkan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan ke aku.

Permintaan dari Ziyad…- yang sebenarnya mungkin bisa berlalu oleh waktu -.

Kondisi lingkungan di rumah yang kurang mendukung untuk adanya kegiatan bermain bersama dengan teman-teman sepermainan. Sebagian besar adalah anak perempuan. Anak yang beda setahun dua tahun, mungkin kurang suka bergaul dengan anak umur 4 tahun yang bicaranya pada waktu itu sulit dimengerti dan belum bisa mengikuti permainan mereka. Tapi sama sekali aku gak masalahin masalah sosialisasi insyaAllah. Bahkan ketika muncul teman sepermainan yang cocok sama Ziyad selama 2 bulan , sampai kepikiran, “Ah…betapa di kehidupan sehari-hari inilah anak (kita pun) belajar sosialisasi.” Sampe mo nulis belajar sosialisasi untuk bersosialisasi di sekolah atau belajar sosialisasi di sekolah untuk sosialisasi di kehidupan nyata? Hehe..

Prakteknya…

Kemaren pas nyoba, udah semester akhir. Masuknya masih jarang. Sempat sakit. Trus udah keburu ujian, class meeting, dll. Ya cuma sekitar 10 kali pertemuan.

Terus sekarang udah semester baru. Ketemu bulan Ramadhan. Jadwal juga masih belum fix banget.

Dan Aku…

Aku sedih banget sebenarnya. Pas lagi nyoba-nyoba itu – bahkan sampai kemarin pun – aku berkali-kali nanya ke Ziyad, “Ziyad senang sekolah?” “Gpp kok kalo Ziyad tetep mau belajar sama Ummi.” “Ziyad mau terus sekolah?”

Baca selengkapnya Ketika Ziyad Sekolah

Kurikulum Homeschooling Ziyad

belajar tulis
April 2011 (Ziyad 3 th 9 bln), belajar nulisnya aku bikin sendiri. Sayang printernya sekarang rusak.

Ada satu dua orang tetangga yang nanya, “Kurikulumnya pakai apa?” Pas kemarin tahu Ziyad belajar di rumah. Hmm…kurikulum Ziyad di rumah?

Jawabnya: Cuma sedikit dan gak ribet.

Jangan bayangin bakal ngedapetin file pdf yang bisa didownload atau tampilan tabel dengan jadwal harian di postingan ini hehe…

Baca selengkapnya Kurikulum Homeschooling Ziyad