Alat Pull Up di Rumah

Hampir dua bulan terakhir sejak kecelakaan, kayanya lebih banyaak yang kebahas di story. Semoga pelan-pelan bisa kesimpan dan dibahas di feed.

Sebenarnya bahasan Thoriq olahraga karena ada bahasan Ziyad yang olahraga dan saat ini jadi coach di Muslim Calisthenic Jogja.

Baca selengkapnya Alat Pull Up di Rumah

Homeschooling dari SD-SMA, Alhamdulillah Ziyad Lulus SNBT

Menulis potongan cerita dalam satu foto itu lebih mudah. Makanya kalau cerita di story Instagram, bisa cepat. Apalagi kalau memang cerita pada saat itu juga. Yang bikin cerita ini berat adalah karena sebenarnya ada banyak sekali kejadian sebelum sampai di pengumuman kelulusan SNBT. Kita mulai dari perjalanan homeschooling Ziyad ya.

Homeschooling dari SD-SMA

Kadang aku lupa, ada hal yang jadi momok dari orang tua sehingga menghindari jalan homechooling untuk pendidikan anaknya. Ini terjadi bukan sekarang aja. Memang dari dulu. Yang paling dikhawatirkan adalah gimana masa depannya? Gimana ijazahnya? Gimana nanti kalau mau meneruskan kuliah?

Aku ingat ada “suara” yang sampai ke aku dari seorang yang sebenarnya ada kepikiran untuk menjalankan homeschooling, tapi suaminya meragukan proses pendidikan ini.

Aku hampir lupa kalau ada kekhawatiran ini, sampai ketika pengumuman kelulusan Ziyad kemarin ada yang memberi selamat dan ikut terharu karena, “Sesama homeschooler.”

Alhamdulillah, Ziyad sudah melalui ujian kelulusan di 3 level pendididikan, SD, SMP dan SMA dengan mengikuti ujian paket A, paket B dan paket C. Begini cerita ringkas setiap tahapannya.

Baca selengkapnya Homeschooling dari SD-SMA, Alhamdulillah Ziyad Lulus SNBT

Satu Jalur Waktu

Masih ingat tulisan singkat aku ketika menceritakan tentang keputusan supaya Thoriq kembali belajar di rumah? Waktu itu aku sedikit menyebut tentang satu jalur waktu. Aku perjelas di sini.

Mungkin ketika kita memahami dan menyadari bahwa kita hanya punya satu jalur waktu dalam kehidupan, akan memudahkan ketika kita mau memutuskan sesuatu atau menentukan skala prioritas.

Dalam satu jalur waktu, kita tahu gak semua bisa dijalankan berbarengan. Badan kita juga gak bisa berada di dua tempat. Ketika memutuskan langkah kehidupan, yang perlu kita lihat adalah tujuan di depan yang mau kita capai. Tujuan ini bisa tujuan jangka pendek atau jangka panjang.

Contoh Keputusan Thoriq Kembali ke Rumah

Untuk Thoriq, ada tujuan jangka pendek yang hendak dicapai. Tapi…Kalau Thoriq tetap di pondok, maka sekitar 6 hari dia melalui berbagai hal di pondok. Bertemu dengan aku hanya sekitar satu hari -karena dijemput Sabtu sore dan diantar Ahad sore-. Biasanya pun, karena sudah menghabiskan waktu yang lama di pondok, ketika di rumah lebih ingin digunakan untuk santai.

Baca selengkapnya Satu Jalur Waktu

Tips Milih Buku Ujian Akhir

Kalau ada yang lihat story aku malam-malam ke toko buku berdua sama Abang bela-belain nyari buku latihan buat Ziyad dan Thoriq, nah ini salah satu buku yang dibeli.

Aku bahas buku buat Ziyad dulu ya, karena kemarin muncul di story, ada beberapa yang tanya.  Alhamdulillah jadi keinget emang mau share ttg ini.

Tips milih buku –terutama untuk anak yang mau ujian akhir– adalah pilih yang ada PEMBAHASAN walaupun soal abc atau soal teori.

Baca selengkapnya Tips Milih Buku Ujian Akhir

Kemampuan Baru

Kemarin-kemarin, waktu Jogja lagi dingin-dinginnya, anak-anak sempat akai jaket ketika tidur. Suatu malam menjelang tidur, Kholid lagi pakai jaket karena udara Jogja memang lagi dingin-dinginnya.
Dia pasang ritsleting sendiri. Pas selesai masang dia bilang,

“Mi, Kholid dulu pas bisa pasang ritsleting seneng.”

Aku jawab, “Iya dong..semua kemampuan baru gitu. Makanya disyukuri. Kaya waktu kalian baru bisa baca, kan semangat banget tuh baca apa aja.”

“Jangan sampai lupa sama nikmatnya yang udah Allah kasih. Malah nanti jadinya (misalnya) lebih sering nonton, main.”

Begitulah, kita dikasih kemampuan sama Allah banyak banget. Tapi berlalu waktu, mungkin jadi dianggap remeh atau jadi hal yang biasa. Padahal kalau diinget lagi gimana usahanya, gimana saat pertama bisa…itu nikmat banget insya Allah.

Jangan sampai nikmat itu dilupakan dan tidak dimanfaatkan dengan baik. Kita terus berdoa supaya nikmat itu tetap ada.

Di Al-Qur’an, kita sering dapati ayat-ayat yang menyuruh yang Allah sedang ceritakan untuk mengingat nikmat-nikmat yang Allah berikan. Bahkan Rasululllah ﷺ pun Allah ingatkan tentang nikmat yang Allah berikan.

cizkah
21 Juli 2024

Thoriq Kembali Belajar di Rumah

Hal-hal yang terkait masa depan, kita perlu punya rencana akan langkah yang harus dilakukan.

Karena kita manusia yang serba terbatas,
waktu terbatas, kemampuan terbatas, ada langkah-langkah yang ga bisa dilakukan berbarengan.

Di saat itu, kita harus memilah dan menimbang kemudian membuat keputusan.

Harus membuat keputusan,
karena kita…
cuma punya
satu jalur waktu
yang bisa dilalui.

Baca selengkapnya Thoriq Kembali Belajar di Rumah

Life Skill Tahap Belajar Bikin Teh

Beri kesempatan dan kepercayaan disertai bimbingan.

Kadang kita saklek dengan kemampuan berdasarkan level kelas berapa seorang anak atau terjebak juga dengan aktivitas terstruktur tugas formal di sekolah sehingga kesempatan untuk belajar kemampuan dasar kehidupan terabaikan.

Bahasan ini lebih detil sudah pernah aku bahas di tulisan Mindset Mendidik Anak.

Tahap Kembar Belajar Bikin Sesuatu yang Pakai Air Panas

Baca selengkapnya Life Skill Tahap Belajar Bikin Teh

Melatih Kembali Rentang Konsentrasi

Lagi memperbaiki (lagi) rentang konsentrasi (attention span) Kholid (7th 8bln) yang sepertinya lagi agak berantakan.

Sebabnya.. kemungkinan banyak banget jeda-jeda mulai dari ujian semester, sakit dan lebaran yang memang jadi banyak libur proses nambah hafalannya.

Emang dasarnya dia tipe santai padahal insya Allah kalau pas semangat, bisa ceprt dan insya Allah kuat hafalannya.

Kalau Handzolah lebih disiplin tapi perlu lebih effort untuk penguatannya. Handzolah udah selesai dari kemarin-kemarin surat Al-Hadid.

Akhirnya mulai lagi deh harus bimbing “privat” Kholid

Baca selengkapnya Melatih Kembali Rentang Konsentrasi

Hadiah Hafalan Anak-Anak

Salah satu yang bikin semangat anak-anak dalam perjalanan menghafal adalah hadiah.

Suka ada pertanyaan, nanti ngerusak niat atau jadi hal negatif ga? Insya Allah engga. Orang dewasa aja suka ko kalau dijanjiin hadiah ketika berhasil sesuatu 😊.

Pemberian hadiahnya pun tetap dengan batasan dan aturan.

Baca selengkapnya Hadiah Hafalan Anak-Anak

Kenangan Kecil Saat Nyimak Hafalan Handzolah

Pekan kemarin banyak kejadian sehari-hari (saking ketundanya tulisan ini, sebenarnya awalnya aku nulisnya “pekan ini”, tapi ketunda sepekan dan udah mau akhir pekan lagi aja masya Allah). Sebenarnya tiap hari ada aja kejadian yang rasanya aku ingin catat lebih detil di s ini. Di blog. Bukan di story instagram. .

Ini kejadian hari Senin 6 November 2023. Hari Senin biasanya memang mesti dibawa selow. Tambah lagi aku juga lagi harus belajar intensif buat ujian tengah semester (sekarang udah bisa cerita tentang kuliaah hehe).

Seperti biasa anak-anak karena masih juz ringan 29-30, aku nyimak sambil nyetrika. Kali ini lagi Handzolah yang setoran dan duduk dekat aku di sisi sebelah kiri.

Tapi Handzolah bawaannya lagi gak serius. Ditegur juga tetap bercanda. Sampai aku tegur yang keberapa kali, ternyata tangan kiri aku lagi posisi gak megang baju sedangkan setrika udah keangkat. Duh susah ya jelasin momen sejenak sampai akhirnya sisi tangan kiri aku “kesenggol” setrikaan. Kesenggolnya kerasa kali ini bukan cuma ujung tapi lumayan areanya.

Yang namanya kena setrika itu kan gak langsung muncul melepuhnya, tapi sakit pedih panasnya udah kerasa langsung.

Baca selengkapnya Kenangan Kecil Saat Nyimak Hafalan Handzolah

ASPD Luma di PKBM

Tahun 2022 yang padat karena Ziyad Thoriq ujian ASPD (kelas 6 dan kelas 3 SMP) plus padat persiapan masuk pondok.

Tahun 2023 yang ternyata juga padat karena tahun ini, ujian diadakan justru untuk kelas 5, kelas 2 SMP dan kelas 2 SMA . Yang itu berarti harus dilalui: Luma, Thoriq dan Ziyad 😄.

Tahun ini, 3 anak yang ujian bolak-balik ke PKBM alhamdulillah. Ditambah, pas Ziyad juga ada gladi bersihnya.



Hari ini, Luma yang berangkat ANBK. Pengalaman pertama Luma ke PKBM yang lokasinya di Bantul, membawa kesan tersendiri karena masih melihat hamparan sawah.

Bagian paling seru; bertemu kuda sampai 5 kali 😊.

Waktu dikasih snack oleh seorang guru di PKBM, seperti biasa dia ingat adiknya,

“Ini boleh dibawa pulang ga? Soalnya adek juga suka.”

“Oh, boleh. Ambil satu lagi,”

#homeschooling #limaanakhomeschooling #homeschooling #lumacizkah

Pertama Kali Ujian ANBK

Dua hari ini cukup melelahkan, karena jadwal Ziyad ANBK.

Tanggal 23 Agustus (slide terakhir) aku sempat share lagi kalau Abang dan Ziyad lagi gladibersih untuk ANBK.

Ini sesuatu yang baru ya.
Seperti pernah aku bahas di tulisan PKBM, berbagai hal bisa terjadi dalam perjalanan homeschooling terkait birokrasi atau aturan dari pemerintah.

Tetap tenang dan ga usah khawatir insyaAllah.
Yang penting anaknya belajar.

Baca selengkapnya Pertama Kali Ujian ANBK

Bukti Homeschooling di Social Media?

Homeschooling itu…

Bukan berarti nyariin activity buat anak, dokumentasi tiap aktivitas, kemudian seperti terjebak harus posting social media tiap hari untuk menunjukkan ke-homeschooling-an.

Atau kalau dibalik, ketika ada kelihatan yang melakukan itu, jangan insecure.

Activity yang terlihat di social media itu, bisa jadi mengambil porsi “sebentar”.

Kenyataannya, kita beraktivitas sama anak itu seharian.

main angka 1-100
angka 1-100 cizkah

Pernah suatu saat, ada yang dm di IG tanya, “Mba masih homeschooling?”

Pas aku lihat feed aku, emang ga kelihatan homeschooler banget ya hehehe. Ga ada foto-foto aktivitas atau apa gitu.

Baca selengkapnya Bukti Homeschooling di Social Media?

Juz 28

Haloo yang anak-anaknya udah sampai juz 28 :).

Selamat berjuang 🙂.

Nanti sampai Al-Hadid (surat terakhir juz 27), okee tambah harus konsentrasi ya pas nyimaknya.

Karena di Al-Hadid banyak lagi yang mirip sama surat di juz 28 terutama surat At-Taghobun.

Walaupun udah lewat sampai juz di atasnya lagi, pas setoran juz 28 biasanya kerasa tetap lebih butuh konsentrasi.

Ternyataaa, pas Ziyad di pondok (pas SMP), setiap juz itu kan di tes dulu (ujian kenaikan juz). Semua anak rata-rata ya sama, di juz 28 yang bikin “gemes”.

Sebenarnya, aku udah ngasih titik ingat-titik ingat. Tapi yang namanya titik ingat tetap butuh perhatian, pengulangan, konsentrasi, paham arti. Kalau ga konsen tetap bakal nyasar.

[di postingan instagram ini ada beberapa “testimoni” terkait juz 28)

Nah, sekarang lagi masa-nya Luma.
Untuk hafalan baru, Luma udah sampai Al-Waqi’ah.
Tapi setiap setoran Al-Hasyr bagian ini cukup super belibet.

Kemarin, pas setoran Al-Hasyr belibet banget di sini, dan udah aku bantu jelasin biar ga terlalu belibet. Akhirnya aku hentikan dan minta dia ulang-ulang sendiri 2 ayat ini.

Baca selengkapnya Juz 28

Apakah Bikin Kurikulum Sendiri?

Ada beberapa kali pertanyaan, apakah bikin kurikulum sendiri. Spesifiknya lagi, apakah bikin kurikulum yang isinya lebih ke arah sunnah?

Jawabannya: engga. Pakai buku pelajaran yang bisa dibeli di toko buku. Sesuai yang kemungkinan akan diujikan.

Pelajaran SD dan SMP
Pelajaran SMA

Apakah harus pilih atau seleksi yang kira-kira bisa kasih soalnya – khususnya agama – yang kira-kira anak-anak gak jadi salah paham?

Jawabannya juga engga. Karena ini bukan cuma PKBM yang tentukan, tapi juga dari pusat. Pun kalau ada soal-soal yang sekiranya gak sesuai yang kita didik ke anak, maka anak yang memang dibekali.

Ini salah satu contohnya.

Baca selengkapnya Apakah Bikin Kurikulum Sendiri?

Hafalan Luma dan Kembar

Beberapa waktu yang lalu, ada yang mengomentari salah satu story yang aku buat di instagram. Berkaitan tentang balance-nya aku dalam berkegiatan bisa di dunia maya dan bermedia sosial.

Jawaban aku :)?

Itu kemungkinan karena “kelihatannya”. Padahal sebenarnya, saat aku bikin story di instagram itu, setelah hampir 10 harian aku gak bikin story atau bikin postingan di feed.

Bahkan kalau dibilang balance berbagai hal di kehidupan nyata ya bisa dibilang “nggak juga”. Yang jelas berusaha menjalankan prioritas.

Utamanya kalau untuk aku, dalam pendidikan anak, prioritas paling utama adalah mendidik Al-Qur’an.

balance kehidupan
Baca selengkapnya Hafalan Luma dan Kembar