Penghafal Quran Cilik: Ashim Bilal Bani Khalid

Masih ingat dengan video ini yang saya publish di artikel “30 Penghafal Quran“. Di artikel tersebut saya tulis Imam Cilik dari Afghanistan. Waktu saya tuliskan hal tersebut sebenarnya berdasarkan kopiah yang dikenakan di kepala – yang setahu saya – berasal dari Afghanistan.

Ternyata saya salah.Jika melihat video-video terbarunya, maka yang benar Ashim tinggal di Texas Amerika. Namanya adalah Ashim Bilal Bani Khalid (عاصم بلال حسين بني خالد). Tahun ini perkiraan dia berusia 11 tahun, berarti kelahiran 2002.Gurunya adalah Qari Hashim, yang duduk di sebelah kanan Ashim di video ini.

Sekarang saya akan memperlihatkan video-video lainnya baik ketika dia masih berusia 7 tahn maupun video-video terbaru dari Ashim. Yang paling menarik menurut saya adalah video-video ketika dia sedang belajar bersama gurunya, yaitu Qari Hashim Sab. Saya jadi berharap ada guru seperti Qari Hashim yang dengan kemampuannya mau mengajarkan Al-Qur’an, bahkan untuk anak usia yang masih belia ini.

Ketika masih berusia 6 tahun. So cute! Masya Allah.

Di video ini terlihat bagaimana Allah memberi anugrah besar kepada Ashim, hafidzahullah. Dari guru yang sama, namun kemampuan yang dimiliki murid berbeda-beda.

Giliran Ashim menyetorkan hafalannya.

Kurang tahu berapa kali Ashim menyetorkan hafalannya ketika belajar. Kali ini berbarengan dengan penghafal Quran lainnya yang bernama Zulkifli Bin Anwar.

Serius keren masya Allah.

Dalam acara anak-anak

Ketika memimpin tarawih 1

Ketika memimpin tarawih 2 di usianya 7,5 tahun. (Ini adalah versi lengkap dari video yang telah lalu. Terharu sekali ketika Ashim digendong oleh sang guru. Masya Allah). Di sini juga diperlihatkan ayah dari Ashim.

Ketika masih berumur 7 tahun

Masya Allah Masya Allah…

Masya ALlah, masih kecil banget ini. Usia 6 tahun. Sepertinya video ini diambil ketika di rumah.

Bonus: Ashim adzan.

Jika ingin mendownload video-video ini. Bisa dari halaman ini. Klik play salah satu video yang ingin didownload. Kemudian ikuti petunjuk download dalam tulisan saya lainnya.

***
Artikel ummiummi.com
Disusun oleh cizkah

Isyarat Mati…

Pernah penasaran dengan hal ini?

Aku pernah…

Sering mungkin…

Ada juga perasaan antara percaya dan tidak percaya. Bahkan perasaan was-was sehingga seperti khawatir membahas tentang hal ini. Sedih karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda kematian dari diri kita sendiri. Kemudian setelah kita meninggal, orang-orang akan berbicara, “Kemarin sempat dia ngomong ini dan itu…” yang seakan-akan memang menguatkan bahwa diri kita sebenarnya memberikan tanda-tanda kematian.

Baca selengkapnya Isyarat Mati…

Metode Menghafal Surat Al Bayyinah

البيِّنة
بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ


لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:١

رَسُولٌ مِّنَ اللَّـهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًا مُّطَهَّرَةً ﴿البينة:٢

فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ﴿البينة:٣

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا۟ الْكِتٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿البينة:٤

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ اللَّـهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ الصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ الزَّكَوٰةَ ۚ وَذٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ ﴿البينة:٥

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٦

إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ الصّٰلِحٰتِ أُو۟لٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ﴿البينة:٧

جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۖ رَّضِىَ اللَّـهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ ﴿البينة:٨

 

Metode menghafal Ziyad itu gak urut. Kadang aku lompati surat tertentu dengan beberapa pertimbangan. Pas kemarin mulai masuk TK, juga sempat mengikuti mengiringi apa yang sedang di hafal di TK. Sebelum melangkah ke surat Al-Bayyinah, surat terakhir yang dia hafal adalah surat Al-Insyiqoq. 

Baca selengkapnya Metode Menghafal Surat Al Bayyinah

My Quran Clip [Updated]

my Quran Clip cizkah

Alhamdulillah, produk terbaru dari cizkah yang diberi nama My Qur’an Clip telah hadiir.

Ide produk ini sebenarnya dari kebutuhan pribadi. Sebagai seorang ibu, dengan berbagai kesibukannya, seringkali untuk mengulang hafalan Qur’an itu susah untuk menemukan waktu khusus. Susahnya lagi, pas lagi sibuk gitu, mo sambil mengulang hafalan juga jadi bingung sendiri.

Baca selengkapnya My Quran Clip [Updated]

Pendidikan Tauhid untuk Bayi

Masih ingat cerita “Nyetain Awwal” nya Ziyad hihi…

Kali ini giliran Thoriq. Alhamdulillah dia melafalkannya lebih mendekatai keb
naran :D. Masih pengenalan tauhid rububiyah Allah…

Sebenarnya ada video yang lebih terang dan jelas. Tapi masih di hp abang dan perlu sedikit pengeditan karena ada penampakan aurot.

Usia Thoriq secara kalender syamsiyah sudah mendekatai 24 bulan (2 tahun) dalam beberapa hari in sya Allah.

Tak Seberapa…

Merasa “susah” dengan tingkah polah anak kita?
Merasa lelah dengan segala yang kita lakukan untuk mereka?

Itu tak seberapa…
Karena mereka begitu berharga…

*Sedih melihat anak-anak Palestine yang meninggal dan telah dikafani 🙁

Allahumma athil hayatanaa…’alaa tho atika wa ahsin ‘amalanaa…

Allaahummanshur muslimiina fii falisthin…

 

Hellow…Alhamdulillah!

Apa kabar dunia? Hehe…baru berlalu beberapa hari ya perasaan dari tulisan kemarin. Rasanya gak lengkap kalo weekend gak sempat nulis blog huhu. Tahu sendiri (atau pada belum tahu), bagi aku, blog ini adalah wujud ekspresi, hiburan, alat refreshing, catatan, dan lain-lain yang pokoknya yah…aku banget.

Minggu ini…sibuk belajar beberapa tutorial dan membiasakan diri dengan Intuos baru! MasyaAllah. (Dan tentu saja kesibukan tak henti-henti lainnya :D).

Intuos, Inkling
Fasilitas dari Yufid. Alhamdulillah

Sebelumnya pake Genius versi apa itu ya…yang sama sekali susah dibuat sketch, brushing atau yang lainnya. Buat gambar mesti neken..Yang bikin aku lumayan desperate dan rasanya lebih lancar pakai mouse daripada pakai alat itu buat kerja. Dan bikin jadi ngerasa, “Bisa gak yah…kapan ya bisa lancar” dll,

Terus pake Genius yang versi lebih baik lagi…yang jauh lebih baik…bla bla bla.

Sudah terlalu lelah untuk menulis hik hik…

‘Ala kulli haal….Alhamdulillah!

“If we were truly the people of  ‘Alhamdulillah‘, we wouldn’t find the time, energy, or motivation to complain.” – Nouman Ali Khan

MasyaAllah…bener banget. Blum tahu Nouman Ali Khan? Search di youtube ^^. Aku juga pernah ngeshare ceramahnya beliau tentang surat Al-Fatihah kalo gak salah. Bagus!

Kata-kata di atas dapat dari salah satu akhwat bule yang aku follow di Instagram ^^.

SO Alhamdulillah!

 

 

Tips Mendidik Anak Menghafal Al-Quran

Kata seorang teman suami, menjadi penghafal Quran itu diibaratkan  menjadi pasukan khusus Allah. Dan tahu sendiri, yang namanya proses menjadi pasukan khusus secara aslinya juga tidak mudah. Ada tahapannya. Ada perjuangannya. Bahkan mungkin ada derai tangis karena letih dan luka.

Baca selengkapnya Tips Mendidik Anak Menghafal Al-Quran

Reminder…

Kemarin malam, terkejut dengan ucapan Ziyad sebelum tidur. Lampu sudah gelap. Acara ngobrol-ngobrol sudah usai. Tiba-tiba dia bilang,

“Mi…besok abis sholat doain ammah Fia ya.”

“Apa?”

“Besok abis Ummi sholat, doain ammah Fia ya.”

“Ooh…Iya sayang insyaAllah…masyaAllah barakallahu fik…”

Terus samar-samar dia melanjutkan, “Nanti dihidupin lagi, terus masuk surga…”

“Aamiiin.”

Terharu…

Belum Diciptakan

Akhir pekan minggu lalu, abang mengajak Ziyad ke Graha Sabha UGM untuk bermain.

Graha Sabha adalah gedung serbaguna milik UGM . Itu mungkin definisi yang paling jelas yang aku bisa berikan hehe. Biasanya, acara wisuda diadakan di gedung ini. Di depan gedung Graha Sabha ada lapangan. Area sekitarnya luas sekali dan suasananya sangat menyenangkan. Di sebelah timur, tak jauh dari Graha Sabha juga ada Masjid Kampus UGM yang suasananya menyenangkan. Kalau mau jalan-jalan sore atau rekreasi ringan untuk anak-anak bisa ke dua tempat ini.

Biasanya sore hari, berbagai kegiatan dari berbagai hobi yang dimiliki orang-orang dilakukan di sini. Tentu saja tidak semuanya sesuai syari’at. Misalnya kegiatan latihan marching band, mengajak anjing jalan-jalan dengan pakaian minim sambil mendengarkan alunan musik lewat music player. Ada juga orang-orang yang bermain bola, jogging, kumpulan pecinta ini dan pecinta itu, latihan beladiri ini dan itu. Pokoknya ramai! Sejak latihan Thifan abang diganti jadwalnya jadi malam hari, latihan dilakukan di depan Graha Sabha ini. Katanya asyik sekali.

Balik lagi ke cerita Ziyad dan abang yang bermain sore itu ke Graha Sabha. Thoriq waktu itu sedang hangat badannya, jadi tidak ikut.

Salah satu percakapan yang berkesan terjadi saat mereka asyik bermain.

Baca selengkapnya Belum Diciptakan

Tips Belajar Menjadi Ibu Penyabar

Malam ini saya baru menyadari satu hal yang penting dalam peran kita sebagai ibu. Belajar sabar dan  lembut . Iya, jadi ibu itu ternyata banyak sekali saat-saat untuk belajar sabar dan dengan sabar, kelembutan itu lebih mudah dijalankan .

Bagaimana tidak belajar sabar?

Ketika kita sedang ingin asyik makan, ternyata buah hati ingin pup.

Ketika rumah baru selesai di pel, ternyata buah hati menumpahkan minuman/makanan.

Ketika ingin khusyuk sholat, ternyata buah hati pipis di celana.

Ketika baru hendak membaca Al-Qur’an, buah hati minta ASI (alias nenen).

Ketika baru merebahkan badan, buah hati minta dicebokin.

Ketika makanan telah terhidang, buah hati tak mau membuka mulutnya.

Ketika….ketika…ketika…

Saat-saat mengajarkan mereka duduk, merangkak, berjalan, makan dan minum lalu berbicara

Saat-saat mengajarkan mereka mengenal Allah dan Rasul-Nya, mengenal agama Islam

Saat-saat mengenalkan mereka dengan surga dan neraka

Saat-saat mendidik mereka dengan adab-adab Islam

Saat-saat…saat-saat…

sabar2Sayang sekali jika kemudian ternyata yang terjadi kita -secara tidak sadar- lebih banyak melatih diri untuk menjadi orang yang tidak sabar, pemarah (bahkan kepada sosok tidak berdaya yang memerlukan teladan dari sang ibu). Baru beberapa tahun memiliki anak, saya belajar beberapa hal yang dapat membantu kita untuk menjadi ibu yang lebih sabar dan lembut.

  1. Berdoa, tentu saja ini penting. Saat ini saya minta kepada anak-anak agar juga ikut berdoa agar saya dan juga anak-anak menjadi orang yang lembut dan sabar.
  2. Kenali kondisi fisik ibu.
    • Hindari lapar berlebihan. Seringkali lapar membuat seseorang lebih mudah emosi. Di sisi lain, seringkali pula seorang ibu dengan berbagai kesibukannya menunda atau tidak sempat untuk mengisi perut. Saat sudah merasakan gejala lapar berlebihan, hentikan semua aktifitas sesibuk apapun ibu. Duduk sejenak untuk mengisi perut lebih baik daripada buah hati terkena efek lapar berlebihan ini.
    • Hindari kantuk berlebihan. Kita sendiri tahu, bahwa anak yang mengantuk sering rewel dan seperti bingung ingin melakukan apa. Ternyata orang dewasa juga seperti ini disadari atau tidak. Saat kantuk ini menyerang, karena anak-anak masih kecil, biasanya saya mengajak anak-anak ke kamar dan menyediakan mainan. Saya katakan kepada mereka, “Ummi ngantuk. Ummi istirahat sebentar ya insyaAllah.” Saat bangun, jangan lupa ucapkan terima kasih karena mereka telah membiarkan kita tidur sejenak.
    • Hindari dehidrasi. Saya khususkan hal ini, karena banyak juga orang yang lupa untuk minum. Padahal otak sangat membutuhkan cairan. Saat beberapa poin bukan sebagai pemicu emosi, maka kemungkinan terbesar kita sedang kekurangan cairan.
  3. Kenali kondisi fisik anak. Sama seperti poin-poin pada kondisi fisik ibu. Perhatikan kondisi fisik anak. Terkadang anak melakukan tingkah laku tertentu yang memancing emosi karena faktor-faktor di atas. Kalo untuk Ziyad, biasanya terutama karena dehidrasi. Makanya biasanya saya akan langsung bertanya, “Sudah minum belum?” 😀
Dengan kesabaran, saat menghadapi situasi-situasi yang bisa memancing emosi, ibu bisa memberikan reaksi “biasa saja” yang tidak membuat sedih anak dan merasa tidak disayangi.
Dengan kesabaran, ibu bisa memberikan nasehat dan kata-kata bijak saat anak  melakukan hal yang kurang tepat dan bukan memberikan kata-kata tak sedap kepada anak. Dan bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan contoh bahwa dengan kelembutan, dakwah akan lebih mudah diterima. Semoga ini pula yang terjadi dengan kelembutan kita, maka semoga kita mendapatkan hasil yang baik, yaitu anak yang sholih/sholihah. Aamiin.

Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

«إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ، وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ، وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطَهُ، وَمَنْ يَتَّقِ الشَّرَّ يُوقَهُ» رواه الطبراني في الاوسط ( 2663 ) وحسنه الألباني .

Sesungguhnya ilmu itu dengan belajar, sesungguhnya sifat hilm (lemah lembut) dengan belajar berlemah lembut, barangsiapa yang mencari kebaikan, maka akan diberikan. Dan barangsiapa menjaga kejelekan, maka dia akan dilindungi.’ ” (HR. Thabrani di ‘Al-Ausath, 2663 dan dihasankan oleh Al-Albany)

Catatan penutup, jangan menganggap dengan saya menulis ini, saya telah menjadi ibu paling sabar dan lembut sedunia hehe…Saya juga masih belajar dan berusaha. Dan semoga Allah menjadikan kita sebagai ibu yang penyabar dan lembut ya bu ibu…Aamiin.

 

cizkah
28 Juli 2012

Ramadhan Karim?

Kalau ada yang merhatiin, pas hari pertama puasa kemarin, logo Yufid.com berubah dan ada tulisannya Ramadhan Karim.

Alhamdulillah dapat koreksi dari ust. Aris dan jadi tambah ilmu baru. Sekarang tulisannya berubah jadi Marhaban ya Ramadhan. Udah pada tahu/sadar belum kalo…
Baca selengkapnya Ramadhan Karim?

30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an

Anak-anak mudah terpengaruh dengan sesuatu yang dia lihat atau dengar. Sayang sekali, seringkali sesuatu yang mereka lihat atau dengar banyak didapatkan dari televisi atau tontonan yang kurang mendidik sehingga tentu saja mau tidak mau berpengaruh ke jiwa. Salah satu hal yang kami coba lakukan untuk memberi tontonan yang baik adalah memainkan video-video anak-anak penghafal Al-Qur’an kepada anak-anak.

Bayi Thoriq yang kini berusia 1, 5 tahun yang mulai suka “menonton”, alhamdulillah juga menerima ketika dipasangkan video-video yang menampilkan anak-anak yang membaca Al-Qur’an ini.

١٧. وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
(QS. Al-Qomar: 17)
Baca selengkapnya 30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an

BedTime Story

Kegiatan membacakan cerita – kisah nyata tentunya – kepada anak-anak sudah saya lakukan sejak lama. Tapi tidak teratur dan rutin. Sampai suatu ketika, saya melihat sebuah foto seorang anak dan ayahnya yang melakukan pembersihan gigi dengan benang gigi. Sang ibu yang mempublikasikan foto itu di blognya mengatakan itu adalah bonding time antara si ayah dan si anak.

Baca selengkapnya BedTime Story