Kegiatan Ziyad Bulan Ramadhan; Libur Belajar Sekolah…Terus Ngapain?

Ziyad (9th) sudah mulai puasa penuh sejak umur 7 tahun alhamdulillah. Berarti ini puasa tahun ke-3 untuk dia. Momen dia belajar full puasa itu kan juga di tahun yang sama pas dia mulai homeschooling tingkat SD. Nah…berdasarkan pengalaman selama 2 tahun kemarin, proses belajar formal di rumah itu berkurang drastis kalo:

  1. Pas ada nenek kakek/oma opanya datang atau
  2. Pas bulan puasa, karena ketika puasa, waktunya jadi berasa sempiiit banget.

Kalau kedua sebab itu barengan ada, berarti lebih-lebih lagi kan hehe.  Karena 2 tahun kemarin ada mertua di sini pas lagi bulan puasa.

Ramadhan Kali ini

Nah, karena Ramadhan kali ini gak ada mertua, aku pikir bisa tetap belajar sedikit-sedikit. Jadi, pas hari-hari awal, masih sempat belajar sedikiiit. Kayanya cuma aku kasih soal-soal atau ngerjain tugas.

Baca selengkapnya Kegiatan Ziyad Bulan Ramadhan; Libur Belajar Sekolah…Terus Ngapain?

Belajar Masak Secara Bertahap

Segala sesuatu, enaknya belajar secara bertahap. From the basic.
Pun dalam hal memasak.
Dan aku pun mengajarkan anak-anak secara bertahap. Gak langsung disuruh masak yang tingkat kesulitannya, untuk seorang wanita baru menikah juga mungkin masih error error :D.
Untuk Ziyad, waktu itu dimulai dengan hal sederhana banget.

Belajar menyalakan dan mematikan kompor.

Sederhana banget ya. Ini tapi berasa banget manfaatnya buat aku, dan buat mereka tentunya hehe. Ketika aku lagi sibuk nenenin Luma atau aktifitas rumah tangga lainnya, aku bisa minta tolong dia matiin kompor.

Biasanya matiin pas bunyi ceret tanda air udah mendidih. Iya, sampai sekarang aku masih minum pakai air rebusan :). Gak tergantung sama galonan alhamdulillah. Alhamdulillah dimudahkan dengan air yang mengalir jernih (bukan PAM).

Baca selengkapnya Belajar Masak Secara Bertahap

Playdate #4

Acara hari playdate kali ini beragendakan kreasi flanel, games anak tentang rukun iman dan sharing antara ibu tentang proses belajar apa yang telah berhasil dilalui bersama anak dan apa yang belum. Oh ya satu lagi, bapak-bapak yang ikutan nganter kali ini juga bisa ada kesibukan belajar panah :D.

bahan-kreasi-flanel-homeschooling-jogja
Bahan kreasi flanel

Baca selengkapnya Playdate #4

Playdate Homeschooler Muslim Jogja

play clay taman pintar

Alhamdulillah…bahagiaa banget bisa ikutan playdate kali ini. Terwujud playdate kali ini juga scene-per-scene takdir Allah yang tentu saja sangat menakjubkan. Dimulai dari seperti biasa chat ringan di whatsapp dengan Icha tentang homeschooling. Terus dibentuknya group HS di whatsapp. Tadinya mau lintas daerah (dengan luar jogja). Cuma ko kayanya bakal lebih banyak jadi tempat komunikasi ke teman-teman di Jogja. Akhirnya sementara isinya yang di Jogja aja. Terus seperti biasa, ide kegiatan playdate muncul dari Icha atau Noli. Ternyata HS Al-Ishlah ( Avie dkk) memang ada rencana ke Taman Pintar. Waktu pada janjian, aku masih ragu bisa ikut apa engga.

Pertama, karena hari kerja, hari Jumat (hari kerja untukku, kalo abang mah tiap hari kerjanya).
Kedua, musykilah transportasi gimana bisa ke sananya (insya Allah ada postingan lain nih tentang ini).

Setelah bujukan rayuan ala istri  selama beberapa hari :D, sampai pagi hari-H (Jumat, 29 Agustus 2014), so kewl nanya ke abang,

“Jadi gimana nih kita? (Ikut apa ngga gitu?).

Baca selengkapnya Playdate Homeschooler Muslim Jogja

Aku Melankolis dan Mereka Anak-Anak…

Ceritanya, pas membuat kalimat itu dalam hati menyadarkan diri sendiri. Mau bagaimanapun melankolisnya aku, yang berarti pinginnya tuh rumah cling, rapi, tembok tetep bersih dan lain-lainnya itu gak bisa dipaksakan atau diatur-atur sedemikian rupa supaya anak-anak yang menyesuaikan dengan karakterku.

main origamiSebagaimana pernah aku ceritakan sebelumnya, salah satu persiapan aku sebelum lahiran adalah merapikan rumah. Sebenarnya ini juga rutinitas yang sifatnya kontinyu. Aku suka banget yang namanya rubah-rubah tata letak rumah. Kalo sudah ada barang-barang yang bertumpuk di satu tempat, aku merasa berarti ada tata letak yang perlu diperbaiki. Berarti ada yang masih kurang fleksibel sehingga kami yang di rumah tidak meletakkan suatu barang di tempat seharusnya.

Hobi ini sangat dipahami abang hehe. Jadi, kalo pulang kerja terus tata letak barang di rumah udah berubah, abang gak heran lagi. Biasanya aku rubah-rubah posisi lemari, rak dll itu sendiri, tapi pas hamil ini mesti nunggu abang huhu…jadinya mesti sabar nunggu weekend. Hobi pendukung lainnya dalam hal ini adalah tukang menukang. Aku gak perlu nunggu abang untuk maku dinding, ngecat rumah, dll :D.

Salah satu keuntungan hobi ini, biasanya rasanya rumah jadi lebih fresh. Ketahuan juga misalnya ada kotoran atau barang di balik lemari yang sudah lama dicari-cari, debu-debu bisa secara frekuentif dibersihkan, kalau ada yang berjamur atau tempat yang lembab juga ketahuan…dan seterusnya.

Balik lagi ke persiapan menyambut buah hati ke-3 in sya Allah…

Baca selengkapnya Aku Melankolis dan Mereka Anak-Anak…

DIY: Mainan Jahit

Tidak semua mainan edukatif itu perlu dibeli. Kadang kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Proyek membuat mainan ini pun muncul tiba-tiba ketika melihat sisa karton tebal yang ada. Jika tidak ada karton tebal semacam ini, Anda juga bisa menggunakan kardus bekas in sya Allah.

craft sewing toys

Baca selengkapnya DIY: Mainan Jahit

DIY: Mainan Jahit

Tidak semua mainan edukatif itu perlu dibeli. Kadang kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Proyek membuat mainan ini pun muncul tiba-tiba ketika melihat sisa karton tebal yang ada. Jika tidak ada karton tebal semacam ini, Anda juga bisa menggunakan kardus bekas in sya Allah.

Baca selengkapnya DIY: Mainan Jahit

Latihan Motorik Halus dengan Label (Stiker)

Ini adalah salah satu sebab aku suka label. Tau label kan? Bentuknya macam-macam. Biasanya buat nempel2 harga atau semacam itu.

Ini video kapan ya lupa. Inspirasinya dari film Baby pas bagian anak Jepang. Berarti ini sebenarnya bisa dilatih dari umur 1 tahunan.

Kalo mau pakai stiker juga boleh. Kalo label ini kan murah ya. Harga 2000 an bisa isi berapa lembar. Bentuknya macam-macam. Yang ditempel di video ini yang bentuknya lingkaran :). Cocok buat nempel-nempel benda yang ada gambar wajahnya yang beredar di rumah.

Tukang Coret Kedua

Baiklah…sejak hari ini, resmi ada tukang coret kedua dalam rumah ini, yaitu bernama Thoriq Ibrohiimm…><‘

thoriq nyoret

Itu tadinya nyoret di ubin…hadeuh…”Ini sayang…di kertas ya…”

Malamnya dia asyik lagi corat-coret tanpa sepengetahuan aku…soalnya akunya lagi sibuk bikin bolu ketan item lhooo (request si abang tercintah). Eh enak banget ternyata yaa masyaAllah…cuma ada pelajaran yang didapat nih..tapi di postingan lain insyaALlah cerita tentang bolu ketan itemnya.

thoriq nyoret
Hasil coret-coret di ubin malam hari

Btw…Thoriq udah bisa jalan semingguan lebih nii…alhamdulillah…sama kaya Ziyad berarti, pas umur setahun udah bisa jalan.