Masih inget tulisan aku kemarin waktu aku berpikir dan mempertanyakan, “Buat apa pakai cadar?” setelah hampir 20 tahun pakai cadar.
Di tulisan itu, Abang menjawab dengan, “Untuk dapat pahala” dan “Harus perbaharui niat setiap saat.”
Beberapa hari yang lalu, aku dapat jawaban yang lebih memantapkanku sekaligus bikin aku nangis banget. Hatiku rasanya bergetar sangat keras menahan campuran rasa yang muncul.
Kehidupan di Dunia Nyata
Aku mungkin terlihat cukup ceria di story-story atau cerita di feed instagram. Kenyataannya memang biasanya aku berbagi ketika hatiku sedang baik-baik saja insya Allah.
Momen banyak nangisnya, sedihnya, merenungnya tetap ada di dunia nyata. Ada beberapa yang aku ceritakan di sini, di blog ini. Karena aku menganggap blog ini seperti rumah dimana aku bisa bercerita, tanpa harus khawatir atau merasa ditonton oleh semua orang insya Allah. Karena gak semua orang mau baca tulisan panjang tanpa gambar apapun. Gak semua orang mau baca, cerita yang mungkin terlihat sepele tapi sebenarnya penting bagi aku.
Baca selengkapnya Jawaban Sebenarnya

