Tutorial Belajar Web Design

Terkadang ada orang-orang yang nanya-nanya tentang web design. Kadang jawabannya sebenarnya sama aja. Dan kalo jelasin yang beginian di SMS atau whatsapp lumayan bisa keriting tangan hihi. Jadi biasanya jawab umum, mudah-mudahan bisa bikin tutorial web design di blog. And here it is.

Mesti belajar apa aja?

Baca selengkapnya Tutorial Belajar Web Design

Doa Itu Terkabulkan…

Ketika saya merasakan lambatnya Ziyad – anak pertama saya –  menghafal Qur’an, saya berpikir mungkinkah ia menjadi penghafal Qur’an? Bagaimanakah cara agar dia bisa menjadi penghafal Qur’an? Bagaimana agar dia cinta dengan Al-Qur’an? Teknik apa yang mesti saya perbaiki ketika mengajarkannya. Dan seterusnya…Pikiran-pikiran penuh kecemasan, yang  bisa berujung keputusasaan. Na’udzu billah min dzalik.
Baca selengkapnya Doa Itu Terkabulkan…

Stripping of The Membrane – Induksi Manipulatif?

Udah baca kan kisah yang kemarin. Yang kata bu Mus itu, aku itu di stripping. Malam ini penasaran lagi.

Yang jelas, di postingan kemarin, aku bilang kan kalau bersyukur kalo yang aku alami itu bukan ngelepas plasenta…Ternyata…stripping itu beda tippis. Stripping di sini…adalah melepas selaput ketuban secara manuaall…ha ha ha…Ketawa mo nangis. Pantesan aja sakit ya. Ini ternyata termasuk salah satu cara induksi..tapi masuk ke induksi manipulatif.

Ini nih, info singkatnya:

Baca selengkapnya Stripping of The Membrane – Induksi Manipulatif?

Lahirlah Luma…

Cerita selanjutnya…lahirlah Luma.

The End… 😀

Haha…dari kemarin mau ketak-ketik kisah selanjutnya kok gimanaa gitu. Udah kelamaan soalnya ceritanya. Yah, lanjutin sedikit aja – mudah-mudahan gak jadi panjang ;D –

Saat aku sudah mulai pindah ke ruang bersalin, salah satu tetangga aku datang buat jagain Ziyad Thoriq di luar ruangan. Sebentar banget tapi karena dia katanya ada keperluan. Alhamdulillah akh Zakkiy datang kemudian full jaga mereka.  Kayanya bareng sama Abang juga datang.

Alhamdulillah Abang bisa ikut nemenin aku di ruang bersalin seperti biasa. Alhamdulillah, proses melewati fase persalinan masih terkontrol. Hampir sesuai harapan aku pas waktu lahiran Thoriq dulu hehe. Ga pake acara meringis kesakitan, entah mo ngapain, nangis dll. Setiap kontraksi datang, langsung konsentrasi nafas aja…Selesai kontraksi, ngobrol kaya biasa ke mba bidan junior yang nemenin (lupa namanya..padahal kemarin udah kenalan).

Sempat juga ngobrol masalah gentle birth, delayed umbilical cord. Pas terakhir-terakhir periksa, sebenarnya aku udah nanya-nanya tentang ini ke bu Mus. Cuma jawabannya karena itu gak masuk bagian dari SOP, jadi gak bisa dilaksanakan. Manfaatnya juga kurang signifikan, intinya gitu. Sedih juga sih waktu itu. Sempat cerita ke teman di wa, namanya Rima. Pas dapat kalimat yang intinya, “Bisa pro ASI dan IMD dah alhamdulillah, kalo bisa yang lainnya itu bonus.” Hehe..bener juga ya. Yang udah ada disyukuri aja. Semoga semuanya normal.

Flashback Awal Kehamilan

Pas awal-awal hamil, sebenarnya aku banyak baca-baca dan cari tahu tentang gentle birth. Walaupun udah hamil beberapa kali, setiap kehamilan aku tetap belajar dan bersyukur bisa mendapat pengetahuan baru. Nah, waktu itu ada beberapa musykilah di gentle birth. Misal senam yoga, kata-kata afirmasi ke diri sendiri, dan yang lainnya. Masih mikir, gimana ya supaya bisa dialihkan ke sesuai sunnah. Akhirnya karena sudah terlalu lelah karena kondisi TM 1 yang menguras energi, mood, dll, aku tinggalin deh cari-cari info. Walau sempat terakhir aku nonton videonya Ina May. Takjub banget melihat orang-orang yang melahirkan dengan tersenyum, tenang. Walaupun sakit tapi tetap tenang. Berharap banget bisa lahiran seperti itu.

Baca selengkapnya Lahirlah Luma…

Kisah Proses Melahirkan Lumah Lamiah

Nulis kisah di bawah ini tanggal 12 Maret, tapi belum selesai, terus aku tinggalin lamaaa karena pingin menikmati masa-masa gak di depan laptop selama sebulanan kemarin ^^ (sekarang udah balik kerja lagi alhamdulillah ^^)

***

Ahad 23 Feb 2014

Keluar flek. Kontraksi-kontraksi yang lebih sering dari biasanya. Aku anggap masih Braxton Hicks.

Senin 24 Feb 2014
Masih keluar flek dan lendir. Sedikit. Kontraksi masih tak teratur.

Selasa 25 Feb 2014
Masih kontraksi lagi…gak ada perubahan…flek masih keluar. Jelas bukan termasuk nifas. Masih sholat dan beribadah seperti biasa.

Rabu 26 Feb 2014
Kontraksi teratur dari jam 7 malam. Abang sudah menelpon Zakkiy. Rencana yang kami susun adalah Zakkiy ini yang akan menemani anak-anak ketika abang udah masuk bersama aku ke ruang bersalin. Menjelang tengah malam,  Zakkiy juga masih sempat meng-sms abang untuk menghubungi kapan saja kalau memang sudah saatnya. Intinya, kirain bakal ada kemungkinan lahiran dini hari itu. Tapi kita memang gak tahu apa yang terjadi di masa depan. Sampai subuh Kamis esok harinya, kontraksi malah berhenti.

Kamis 27 Februari 2014

Sengaja aku mengajak jalan (kaki) anak-anak.  Beberapa waktu sebelumnya aku juga memang kurang berjalan kaki. Mulai dari debu abu gunung Kelud, sampai Thoriq yang kena Hand Foot Mouth Deasease aka Flu Singapura di minggu 38 kehamilan.

Tempat yang jadi tujuan jalan kaki kali itu adalah ke warung yang ada es krimnya. Cuma sekitar 200m dari rumah.

Qodarullah, karena mati lampu, si penjaga warung tak berani membuka kulkas es krim. Akhirnya aku putuskan berjalan ke jalan raya besar. Tujuan utama, indomaret. Jauhnya…hmm…mungkin ada 1,5-2 km. Alhamdulillah ternyata mereka kuat. Pulangnya kami sempat terkena rintik-rintik hujan. Petualangan…^^.

Saat pulang, di pertengahan jalanThoriq sempat bertanya, “Abi mana Mi?” Mungkin karena dia sudah merasa lelah. Biasanya abang yang akan menggendongnya. Takjubnya aku, dia sama sekali gak minta gendong ke aku. Seakan-akan memang sudah mengerti bahwa dia gak akan/gak bisa digendong.

Jumat 28 Februari 2-14

Pagi masih curhat-curhatan sama Abang. Membicarakan si baby yang belum lahir juga. In sya Allah semua ada hikmahnya. Saat sholat Dzuhur, dalam sujud aku berdoa, “Ya Allah, semoga bisa lahir hari ini ya Allah…” Kontraksi hari itu memang lebih sakit dari biasanya. Tapi masih tak teratur.

Setelah makan siang, aku ngajak Abang untuk periksa ke Sakina. Cuma cek aja. Karena sudah 5 hari kondisinya gak ada perubahan. Pingin ngecek denyut jantung bayi. Tadinya mo berangkat sore hari. Tapi Abang bilang juga mo syuting. Ya sudahlah…siap-siap. Sampai di Sakina jam 3-an.

Melihat di catatan medis yang dicatat perawat di luar ruangan, bidan “periksa dalam”. Anak-anak dibawa keluar oleh abang.

Ternyata oh ternyata…mba Yani -bidan yang memeriksaku- berkata,

“Ini udah bukaan 3 ini….Mondok aja ya…”

Baca selengkapnya Kisah Proses Melahirkan Lumah Lamiah

Minggu 39 Lewat 3 Hari…

Tulisan ini dibuat sekitar 1 jam sebelum aku cek ke Sakina Idaman…hari Jumat, 28 Februari 2014/27 Rabi Ats-Tsani 1435 H, sekitar pukula 13.00 – 13.30 wib.

***

 

وَاللّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لاَ تَعْلَمُونَ شَيْئاً وَجَعَلَ لَكُمُ الْسَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُو

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl: 78)

 

Supik* belum lahir…

Masih kenceng-kenceng aja dari kemarin…Kenceng yang udah lumayan sakit. Malah pas hari Rabu malam udah 10 menitan sekali. Udah sampe mikir, ke rumah sakit gak ya. Ah…tapi kenceng-kenceng dari jam 7 sampai jam 11 malam kok tetep 10 menit. Tidur aja deh…kumpulin tenaga. Ternyata sampai subuh malah mulai berhenti kontraksinya.

Selesai sholat…lagi mikir betapa malam tadi melelahkan karena nahan sakit kontraksi, tapi ternyata pagi ini belum lahir…mata mulai berkaca-kaca. Gak lama kedengeran abang ngobrol dengan akh Minan, tetangga sebelah rumah. Ternyata ada titipan dari Satria. Abang masuk, bilang ada titipan dari Satria. “Ko Satria ngasih abang coklat ya dek..” 😀

Abang belum nyadar kalau aku tuh lagi berkaca-kaca, soalnya sholat di ruangan depan yang gak aku nyalain lampunya.

Baca selengkapnya Minggu 39 Lewat 3 Hari…

Buku Pendidikan Islam: Menanti Buah Hati dan Hadiah Bagi yang Dinanti

buku pendidikan islam - parenting islami

 

Buku pendidikan Islam ini cukup tebal (400-an halaman) dan didesain dengan hard cover. Kelihatan seperti buku yang cukup berat untuk dibaca, padahal sebenarnya tidak juga. Karena huruf yang digunakan dalam buku cukup besar, membacanya jadi nyaman dan mungkin itulah yang menyebabkan isinya jadi memakan banyak lembaran kertas.

Ustadz Abul Hakim – sang penulis – membagi isi buku ini menjadi  dua bab utama, yaitu bab “Sebelum Anak Itu Lahir” dan “Ketika Anak itu Lahir”.

Pada bab pertama, kita bisa mendapatkan banyak faidah yang tidak didapatkan di buku pendidikan Islam lainnya. Misalnya dorongan untuk memiliki anak dan kesalahan tentang orang-orang yang menghindari punya anak karena alasan kemiskinan atau miskin. Ada juga masalah fikih misalnya tentang hamil di luar nikah, nasab anak, hukum menikahkan wanita yang telah hamil lebih dulu. Yang menarik juga adalah pembahasan tentang bagaimana seorang anak bisa berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Bahkan kenapa seorang anak bisa mirip dengan ayah dan ibunya juga dibahas. Ternyata semua ada haditsnya dari Rasulullah shalllahu ‘alaihi wa sallam lho.

Baca selengkapnya Buku Pendidikan Islam: Menanti Buah Hati dan Hadiah Bagi yang Dinanti

Tutorial Cara Membuat Sprei

Membuat sprei sendiri sebenarnya sangat mudah in sya Allah.

Keuntungannya kita bisa membeli bahan yang kita inginkan dan tentu saja harganya jadi jauh lebih murah dibandingkan membeli jadi.

Hanya butuh 6 langkah untuk membuat sprei sendiri

Baca selengkapnya Tutorial Cara Membuat Sprei

Aku Melankolis dan Mereka Anak-Anak…

Ceritanya, pas membuat kalimat itu dalam hati menyadarkan diri sendiri. Mau bagaimanapun melankolisnya aku, yang berarti pinginnya tuh rumah cling, rapi, tembok tetep bersih dan lain-lainnya itu gak bisa dipaksakan atau diatur-atur sedemikian rupa supaya anak-anak yang menyesuaikan dengan karakterku.

main origamiSebagaimana pernah aku ceritakan sebelumnya, salah satu persiapan aku sebelum lahiran adalah merapikan rumah. Sebenarnya ini juga rutinitas yang sifatnya kontinyu. Aku suka banget yang namanya rubah-rubah tata letak rumah. Kalo sudah ada barang-barang yang bertumpuk di satu tempat, aku merasa berarti ada tata letak yang perlu diperbaiki. Berarti ada yang masih kurang fleksibel sehingga kami yang di rumah tidak meletakkan suatu barang di tempat seharusnya.

Hobi ini sangat dipahami abang hehe. Jadi, kalo pulang kerja terus tata letak barang di rumah udah berubah, abang gak heran lagi. Biasanya aku rubah-rubah posisi lemari, rak dll itu sendiri, tapi pas hamil ini mesti nunggu abang huhu…jadinya mesti sabar nunggu weekend. Hobi pendukung lainnya dalam hal ini adalah tukang menukang. Aku gak perlu nunggu abang untuk maku dinding, ngecat rumah, dll :D.

Salah satu keuntungan hobi ini, biasanya rasanya rumah jadi lebih fresh. Ketahuan juga misalnya ada kotoran atau barang di balik lemari yang sudah lama dicari-cari, debu-debu bisa secara frekuentif dibersihkan, kalau ada yang berjamur atau tempat yang lembab juga ketahuan…dan seterusnya.

Balik lagi ke persiapan menyambut buah hati ke-3 in sya Allah…

Baca selengkapnya Aku Melankolis dan Mereka Anak-Anak…

Buku Pendidikan Islam: Di Bawah Asuhan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Buku Pendidikan Islam

pendidikan islam
buku pendidikan islam

Judul: Di Bawah Asuhan Nabi
Penulis: Muhammad Thalib
Penerbit: Hidayah Ilahi
Cetakan: Pertama, November 2003
Ukuran buku: 14 cm x 21 cm
Isi buku: 318 halaman

Buku pendidikan Islam ini secara susunannya mirip dengan buku yang aku review sebelumnya. Bedanya, penulisnya kali ini orang Indonesia. Pembagian babnya bukan berdasarkan umur tapi berdasar masuk ke ranah mana dalam pendidikan Islam.

Berikut pembagian babnya:

Bagian 1: Aqidah & Ibadah
Bagian 2: Akhlaq & Pergaulan
Bagian 3: Intelegensi & Emosi
Bagian 4: Kebersihan & Kesehatan

Setiap bagian terdiri dari poin-poin pembahasan pendidikan Islam. Misal pada bagian 1, beberapa poin yang dibahas adalah

  1. Mengajarkan kalimat tauhid
  2. Bercerita bertemakan ajaran tauhid
  3. Mendidik Mencintai Allah dan Rasul-Nya
  4. Menanamkan Rasa Takut Terhadap Ancaman Allah
  5. Mendoakan Agar Menjadi Orang yang Paham Agama
  6. dst…

Setiap poin berisi hadits yang menjadi dalil yang menjadi petunjuk penerapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada anak-anak di zaman beliau. Sayangnya, penulis tidak menyertakan derajat hadits tersebut. Hanya menyebutkan ini periwayat hadits tersebut. Alangkah lebih baik, jika pembaca memiliki bekal hingga bisa mengecek derajat hadits tersebut, apakah termasuk shahih, dha’if atau yang lainnya.

Baca selengkapnya Buku Pendidikan Islam: Di Bawah Asuhan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Tips Cara Membuang Jarum

Terlihat remeh.

Tapi kita tidak bisa meremehkan sebuah kebaikan…pun sebuah perbuatan yang membahayakan saudara kita lainnya.

Bukankah telah sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bagaimana seseorang bisa masuk surga karena menyingkirkan duri di jalan karena tidak menginginkan muslim lainnya teragnggu?

Hal kecil seperti itupun termasuk dari cabang-cabang keimanan. Maka tidak ada salahnya kita “berusaha” sedikit ketika membuang jarum yang tidak terpakai lagi agar tidak membahayakan saudara kita yang lainnya. Misalnya para pemulung yang mungkin mengais sampah-sampah rumah tangga sebagamana yang saya temui di waktu yang lalu.

Alternatif cara pertama adalah dengan membuang jarum tersebut di tanah yang sekiranya tidak terjamah oleh orang.

Semoga bermanfaat…

cizkah
Februari 2014

I Miss You Blog…

I miss you my blog…i miss you ummiummi

Dah hampir 3 minggu gak ngisi blog. Kali ini bukan karena malas. Tapi gak sempetttt….Padahal banyaak in sya Allah yang mau ditulis. Di ummiummi baru sampai draft aja dari kemarin…sama juga yang di sini…baru ada satu draft…tapi yang mau ditulis in sya Allah sebenarnya banyaaak in sya Allah.

Mulai dari crochet, cerita ziyad dan thoriq, kerjaan, hamil,  tutorial ini dan itu…tips ini dan itu…plus ancer-ancer tulisan yang dari dulu sering direquest…tulisan (atau semacam tutorial) yang berkaitan sama web design…

Tapi seperti biasa…irodahku berbuncah-buncah…atau mungkin sampai tumpah…tapi qudrohnya (kemampuannya) terbatas. Hamil trimester ketiga…perut makin besar…yang mesti disiapin dah mepet-mepet, yang dikerjain makin banyak, tenaga makin dikit heheh, waktu juga cuma sedikit..hampir semuanya cuma bisa dikerjain pas weekend (iyes…blum ada cutiiii huhuy). Yang ada dah diniatin “Besok in sya Allah mo nulis 3 tulisan!”. Kejadiannya malah laptop pun gak kesentuh :D.

Tunggu aku ya…semoga bisa memberikan tulisan bermanfaat lainnya…aamiin.

*Ngebut nulis sambil nungguin THoriq ngabisin pisang sebelum ngelonin…phiew..

 

 

 

Agen Produk Cizkah di Bogor

Agen Produk Cizkah di Bogor

Alhamdulillah…yang di Bogor in sya Allah bisa beli produk-produk cizkah di toko Oka Kuswandi (di sana jual herbal juga loh). Jadi hemat ongkos kirim. In sya Allah hampir semua produk cizkah ada di sana.

Berikut alamatnya yaa:

Oka Kuswandi

Jl. Palayu V No 60 rt 03/07, Tegal Gundil, Bogor 16152, Indonesia

Buku Pendidikan Islam: Tumbuh di Bawah Naungan Ilahi

tumbuh-di-bawah-naungan-ilahi review buku pendidikan islam

Judul: Tumbuh di Bawah Naungan Ilahi
Judul Asli: آطفال المسلمين كيف ربّاهم النبي الأمين صل الله عليه ص سلم
Penulis: Syaikh Jamal Abdul Rahman
Penerjemah: Ghazali Mukri
Penerbit: Media Hidayah
Cetakan: Pertama, November 2002
Ukuran buku: 14 cm x 21 cm
Isi buku: 343 halaman

Kesimpulan buku ini: recommended in sya Allah

Baca selengkapnya Buku Pendidikan Islam: Tumbuh di Bawah Naungan Ilahi

Pangsa Pasar

Jadi ingat kajiannya ust Yasir. Setiap hal itu ada pangsa pasarnya.

Di tempatku juga gak secepat di tempat mba Erna di Singapura itu habis flashcardnya. Selama ini juga belum pernah naro di toko offline yang ada di Jogja seperti Ihya.Pingin si…tapi belum kesampaian.

flashcard-hijaiyah-proses

Sejujurnya bahkan beberapa saat/minggu sebelum dapat pesanan dari Singapura, aku dalam kondisi lelaah banget dengan semua hal. Aku bilang ke 1-2 orang teman dekat, bilang ke abang, aku pingin mundur aja. Mo berhenti jualan :D.

Baca selengkapnya Pangsa Pasar