Flashcard Hijaiyah (Lengkap)

Alhamdulillah, sekarang flashcard hijaiyah sudah ada versi katsroh dan dhommahnya. Ceritanya kemarin ada request dari salah satu pembeli (mba Devi di Tangerang). Jadi langsung gerak cepat setting dan cetak.

Untuk pembelian satu paket flashcard berisi harokat fathah, katsroh dan dhommah: Rp 55.000

Untuk pembelian per satu set (fathah saja, atau katsroh saja atau dhommah saja): Rp 18.500

Monggo-monggo dipesann….

Flashcard Hijaiyah

Flashcard Hijaiyah

Deprecated

Istilahnya gak tahu tepat atau engga :). Nemu istilah ini kalo gak salah pas lagi nguplek-nguplek Google custom search engine. Ya inti yang aku dapat, sebuah layanan atau kode atau fasilitas tertentu tidak dilanjutkan. Deprecated.

Dan salah satu produk aku yang Buku Mini Hijaiyah, aku nyatakan deprecated.

Biasanya istilah deprecated dinyatakan untuk sesuatu yang telah tergantikan dengan sesuatu lainnya yang lebih baik. InsyaAllah isi dari buku mini Hijaiyah juga akan aku tuangkan dalam bentuk yang lebih baik dan lebih fleksibel dalam pembuatannya :D. Kecuali kalo ada penerbit yang mau menerbitkan produk aku ini, mungkin bentuknya akan tetap seperti kemarin insyaAllah.

 

Thoriq 1 Tahun 10 Bulan

Mau nulis perkembangan Thoriq kok gak jadi-jadi terus yah. Padahal rencana nulisnya pas dari kapan. Tahu-tahu dah mo umur 2 tahun insyaAllah. Ada juga yang sudah ditulis di kertas, tapi diniatin sekalian ini ah, sekalian itu ah. Malah gak jadi-jadi. Pelajaran pentingnya memang, JANGAN MENUNDA-NUNDA.

Karena mungkin udah terlalu jauh kalau menulis perkembangan dia beberapa bulan kemarin, mo nulis yang dekat-dekat ini aja deh.

Bicara

Sempat berusaha berlapang dada kalau Thoriq bakal lama juga proses bisa ngomongnya. Alhamdulillah Thoriq tapi mau belajar ngomong. Mau diajari ngomong. Kalau Ziyad dulu kan diajari ngomong langsung lari. Plus lagi, aku lebih cepat mengoleskan madu + garam ke lidahnya. Ini saran dari Ibnul Qoyyim. Kalau Ziyad dulu kan pas udah mo 2 tahun. Baru kebaca lagi tips ini dari buku Tuhfatul Maulud.

Alhamdulillah udah banyaak banget kosa-kata yang Thoriq bisa. Banyak juga yang masih belum jelas dan mungkin cuma aku yang ngerti hehe.  Misalnya kejadian beberapa waktu yang lalu. Thoriq lagi di dapur sama abang. Aku lagi di depan.

“Ici…” Maksudnya permisi. Seneng deh, anak umur segitu udah tahu permisi hihi. Abis permisi gitu (ceritanya dia mo ngambil susu di kulkas), trus dituangin kan susunya sama abang.

“Aci…” Maksudnya makasih. Kalo yang ini juga alhamdulillah Thoriq gak mesti dibilangin.

Dia juga udah jelas manggil Ummi. Kalo Abi masih sering manggil Mi juga. Tapi dia udah bisa juga manggil Abi.

Banyak hal (kemampuan) yang mungkin lebih cepat terserap karena sudah ada contohnya (dari Ziyad).

Baca selengkapnya Thoriq 1 Tahun 10 Bulan

Tips Mendidik Anak Menghafal Al-Quran

Kata seorang teman suami, menjadi penghafal Quran itu diibaratkan  menjadi pasukan khusus Allah. Dan tahu sendiri, yang namanya proses menjadi pasukan khusus secara aslinya juga tidak mudah. Ada tahapannya. Ada perjuangannya. Bahkan mungkin ada derai tangis karena letih dan luka.

Baca selengkapnya Tips Mendidik Anak Menghafal Al-Quran

Romantis

Sampai kemarin malam, aku berpikir romantis itu bukanlah hal yang sifatnya naluri atau natural. Maksudnya romantis disini yang berkaitan sama hal-hal “manis” yang disukai wanita pada umumnya, misalnya bunga. Tadinya juga aku berpikir, kalau orang yang suka kasih bunga itu mungkin juga sok romantis. Karena si pemberi bunga mungkin terpengaruh dengan tulisan yang dia baca, kisah yang dia dengar atau mencontoh dari kejadian orang lain. Tapi di rumah ini, ternyata ada yang dengan pikiran sederhananya, bisa berbuat sesuatu yang romantis, walau dia sendiri belum tahu apa arti romantis :).

Yep…siapa lagi kalo bukan Ziyad.

Baca selengkapnya Romantis

testing arabic


tahoma

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


lateef

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


katibeh

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


traditional-arabic

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


myriad-arabic

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


arial

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً


times new roman

إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ إِناثاً وَإِنْ يَدْعُونَ إِلاَّ شَيْطاناً مَرِيداً لَعَنَهُ اللَّهُ وَقالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبادِكَ نَصِيباً مَفْرُوضاً وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذانَ الْأَنْعامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْراناً مُبِيناً

Read more https://konsultasisyariah.com/35610-hukum-transgender-dalam-islam.html?customize_changeset_uuid=b8d985b4-b821-4554-86a6-bd71b8e4e166

Dodo Tak Dodo…

Beberapa waktu akhir-akhir ini, anak-anak lagi suka film kartun Dodo tak dodo…eh…Dodo dan Syamil maksudnya hehe. Gak direview di ummiummi. Takut menuai pro dan kontra. Soalnya di film ini gak bebas juga dari musik dan beberapa catatan lainnya yang akan aku sebutkan di bawah. Yang jelas, film ini menurut aku lebih layak tonton daripada film kembar Upin & Ipin. Dan ini Indonesia punya loh. Kok gak ada TV yang nayangin ya? (Apa ada tapi aku gak tahu ya? Soalnya gak ada TV di rumah ^^).

Coba lihat contohnya di video penjelasan tentang Ziarah. Bagus deh insyaAllah.

Baca selengkapnya Dodo Tak Dodo…

Ide Sayur Praktis

Sebenarnya, hampir tidak ada alasan bagi para ibu untuk tidak membuat sayur untuk pelengkap nutrisi anggota keluarga. Karena sayur pada umumnya tidak membutuhkan waktu lama dalam pengolahan dan proses masaknya. Berikut beberapa sayur yang biasa saya sajikan untuk keluarga. Percaya deh, pembuatannya kadang malah mendekati waktu makan. Karena saat disajikan hangat baru dimasak, rasa masakannya jauh lebih lezat dan segar. Pembuatan sayur-sayur ini antara 10-15 menit. Saya juga hanya menggunakan teknik iris bawang (tidak dihaluskan) atau geprak  untuk hampir semua masakan ini.

Baca selengkapnya Ide Sayur Praktis

Reminder…

Kemarin malam, terkejut dengan ucapan Ziyad sebelum tidur. Lampu sudah gelap. Acara ngobrol-ngobrol sudah usai. Tiba-tiba dia bilang,

“Mi…besok abis sholat doain ammah Fia ya.”

“Apa?”

“Besok abis Ummi sholat, doain ammah Fia ya.”

“Ooh…Iya sayang insyaAllah…masyaAllah barakallahu fik…”

Terus samar-samar dia melanjutkan, “Nanti dihidupin lagi, terus masuk surga…”

“Aamiiin.”

Terharu…

Ayamku Bertelur!

Rasanya senaang bukan main waktu melihat ada telor di kandang ayam si Mbok. Langsung panas dingin grogi mikirin gimana nih, gimana nih. Aduh serasa ada bayi baru gitu deh haha…

Langsung buru-buru telpon abang tapi ditolak huhu, katanya lagi ngomong serius sama seorang ustadz.

Sore sebelumnya aku udah curiga, kok petak-petok terus sih gak kaya biasanya. Pas pagi sehabis subuh juga berisik petak-petok. Aku bilang ke abang pagi itu, “Mo kawin apa ya bang?”  Haha…kata abang kalo mo kawin nanti suaranya beda lagi (agak sotoy juga hihi). Terus beliau ngingetin aku waktu ngontrak di Bantul, ayam si mbah kan petak-petok kaya gitu bertelor. Yah pokoknya ini pembicaraan antara dua insan yang minim ilmu dalam dunia perayaman. Nah, jam 10-an aku mau isi tempat makannya ternyata ada telor itu.

Baca selengkapnya Ayamku Bertelur!

Jamilurrahman

Siang sampai sore tadi, kami berada di Bantul. Ke tempat Uus. Sahabat kami tercinta baru saja kehilangan buah hatinya yang berusia 5 bulan dalam kandungan. Kami tidak lama di sana. Banyak tamu lain berdatangan tepat ketika kami pamit pulang. Bukan pulang dalam arti sebenarnya. Aku ingin main ke tempat saudariku yang lain, Anik. Sama-sama di Jogja, tapi hampir 2 tahun tak bertemu. Ia tinggal tidak jauh dari rumah Uus. Tepatnya di kawasan pesantren Jamilurrahman.

Dan hatiku pun berdesir…

Jamilurrahman. Sebuah pesantren. Tidak. Dia bukan sekedar pesantren. Dia membentuk populasi. Populasi pemukiman penduduk para penggenggam bara. Ahlussunnah wal jama’ah. Memasuki wilayah ini, maka pemandangan anak-anak berseliweran dengan pakaian syar’i. Tanpa isbal ataupun berjilbab. Salam yang diberi dan diterima sepanjang jalan. Kami pernah tinggal di daerah ini sekitar satu tahun. Indah…

 

 

Belum Diciptakan

Akhir pekan minggu lalu, abang mengajak Ziyad ke Graha Sabha UGM untuk bermain.

Graha Sabha adalah gedung serbaguna milik UGM . Itu mungkin definisi yang paling jelas yang aku bisa berikan hehe. Biasanya, acara wisuda diadakan di gedung ini. Di depan gedung Graha Sabha ada lapangan. Area sekitarnya luas sekali dan suasananya sangat menyenangkan. Di sebelah timur, tak jauh dari Graha Sabha juga ada Masjid Kampus UGM yang suasananya menyenangkan. Kalau mau jalan-jalan sore atau rekreasi ringan untuk anak-anak bisa ke dua tempat ini.

Biasanya sore hari, berbagai kegiatan dari berbagai hobi yang dimiliki orang-orang dilakukan di sini. Tentu saja tidak semuanya sesuai syari’at. Misalnya kegiatan latihan marching band, mengajak anjing jalan-jalan dengan pakaian minim sambil mendengarkan alunan musik lewat music player. Ada juga orang-orang yang bermain bola, jogging, kumpulan pecinta ini dan pecinta itu, latihan beladiri ini dan itu. Pokoknya ramai! Sejak latihan Thifan abang diganti jadwalnya jadi malam hari, latihan dilakukan di depan Graha Sabha ini. Katanya asyik sekali.

Balik lagi ke cerita Ziyad dan abang yang bermain sore itu ke Graha Sabha. Thoriq waktu itu sedang hangat badannya, jadi tidak ikut.

Salah satu percakapan yang berkesan terjadi saat mereka asyik bermain.

Baca selengkapnya Belum Diciptakan

Mulai Mau Catat Resep InsyaAllah

majalah resep

Aku suka mencoba berbagai resep. Baik untuk lauk pauk ataupun kue. Baik dari google ataupun dari buku resep. Tapi makin ke sini makin sadar, kayanya sebagian besar resep yang dicoba cuma sekali aja masaknya. Sebabnya, kalau pas mau masak (yang biasanya mepet mo waktu makan), sudah lupa resep mana yang enak, hasilnya kaya gimana dll.

Ada juga berbagai ilmu dalam dunia permasakan yang perlu dirangkum jadi satu karena nyebar di berbagai sumber.

Jadi kepikiran, kenapa gak dicatat aja di blog. Tapi masih agak bingung mo di sini apa di ummiummi ya hehe. Kalau resep mungkin di sini, tapi kalau ilmu/teori dalam dunia permasakan mungkin di ummiummi. Tapi kok gak rapi ya secara pengorganisasiannya. *Ngomong sendiri*. Ada masukan?

Btw, yang aku punya kebanyakan majalah Khusus Pemula. Hehe. Pas pertama kali mau beli majalah itu, abang ngetawain. “Kok pemula?” Aku langsung meringis, “Ih emangnya aku apaan?” (Maksudnya emangnya aku udah expert gitu? Sadar diri dong…). Dan ternyata bagus-bagus dan cocok sama resep-resep di dalamnya. Cocok karena gak semua resep yang sesuai sama lidah kita kan ya. Dan gak semua resep itu ternyata rasanya sesuai yang kita harapkan walaupun udah ngikutin langkah-langkahnya. 😀 Kan malas banget kalau sampai kaya gitu. Kalau tabloid agak jarang karena berdasar pengalaman, resep di dalamnya jarang dicoba dan karena penggunaannya yang ribet, akhirnya cuma tersimpan di rak buku aja.

Oh ya…insyaAllah juga mo berbagi resep bawaan. Artinya resep handalan yang kalau udah mepet waktu makan, resep itulah yang aku pakai. Atau juga karena memang karena aku sukaaa sama lauk itu karena sehat dan praktis.

Jadi kepikiran kayanya kategorisasi blog ini mesti dirapikan lagi.

Kadang Aku Lupa…

Kadang aku lupa…kalau Ziyad itu masih anak-anak. Masih umur 5 tahun.

Masih membutuhkan rasa aman dan bukannya memberi rasa aman untuk ibunya.

Masih butuh dimengerti, bukannya diharapkan jadi anak pengertian.

Sedih. Marah. Kecewa. Lebih ke diri aku sendiri, yang membuat aku menangis terus sejak sore tadi.

Maafin ummi ya sayang…

– lagi sedih sangat –

Tips Sprei Kasur Tetap Rapi

Memiliki buah hati yang selalu aktif memang menimbulkan kreatifitas tersendiri – insyaAllah – agar rumah tetap rapi. Sprei kasur yang sudah terpasang rapi, seringkali dengan cepat berantakan karena anak-anak yang melompat-lompat di atas kasur atau gaya tidur yang lasak. Bukan hanya berantakan, sprei seringkali lepas dari kasur hingga harus dipasang ulang seperti kali pertama.

Nah, berikut tips agar sprei tetap melekat di kasur dan memudahkan kita para ibu untuk merapikannya.

Baca selengkapnya Tips Sprei Kasur Tetap Rapi