Cie…jadi ini lagi semangat mo jadi pengusaha beneran insyaAllah hahay…Seneng banget punya pembeli pertama.
Makasih buat mba Citra di Makasar yang udah mempercayakan beli produk yang aku buat. Padahal 2 produk yang aku tawarkan belum pernah di upload di cizkah.com. Dan tetep mau beli buku mini hijaiyahnya (aku potong harganya) walaupun udah aku kasih tahu ternyata gambarnya kualitasnya jelek dan rencananya mau aku rombak total insyaAllah.
Baca selengkapnya Pembeli Pertama
Author: cizkah
Jual Poster Alfabet
Alhamdulillah, tersedia juga poster Alfabet ukuran A3 dengan harga Rp 10.000 saja!
Dicetak di kertas Ivory 210gr.
Setiap desain yang aku bikin, insyaAllah selalu dengan penuh pertimbangan, baik dari segi estetika ataupun fungsinya untuk anak didik. Misalya, kenapa poster alfabet ini aku layout secara potrait. Karena untuk huruf latin, dengan susunan A, B, C, D insyaALlah akan lebih mudah diingat, dibandingkan dengan dilayout secara landscape.
Beda dengan poster hijaiyah yang disusun secara landscape untuk memudahkan anak dalam pengelompokan dan membedakan huruf yang mirip dan terletak berdekatan. Misalnya huruf ج ح خ
Karena kita tahu, otak akan merekam visual yang mereka lihat. Aku sendiri masih mengingat perkalian dari poster perkalian yang aku pelajari dulu, persis posisi, letak dan warnanya. Hmm…jadi kepikiran bikin poster perkalian nih hihi…

Jangan lupa lihat (beli juga dong :D) produk yang lainnya:
Poster ini insyaAllah bisa dibingkai cantik karena terletak di tengah dan tidak ada unsur lain selain huruf alfabet tersebut. Beda dengan poster lainnya yang beredar di pasar.
Jual Flashcard Hijaiyah
Setelah trial dan error, alhamdulillah akhirnya memutuskan mencetak flashcard hijaiyah untuk dijual dan merubah ukuran dari percobaan pertama yang aku cetak untuk Ziyad dan Thoriq.
Harga 1 set (versi cetak) berisi 28 lembar huruf hijaiyah fathah: Rp 18.500
Keterangan Produk:
- Ukuran : 7,5cm x 10.5 cm
- Kertas Ivory 260 gr
Menerima saran dan masukan atau request untuk hasil flashcard hijaiyah yang lebih baik lagi insyaAllah ya^^.
Jangan lupa, poster yang lainnya sekarang juga sudah tersedia versi cetaknya dengan harga Rp 10.000
UPDATE [20 Oktber 2012]
Telah tersedia satu paket lengkap flashcard hijaiyah berisi flashcard dengan harokat fathah, katsroh dan dhommah.
Untuk pembelian satu paket flashcard berisi harokat fathah, katsroh dan dhommah: Rp 55.000
Untuk pembelian per satu set (fathah saja, atau katsroh saja atau dhommah saja): Rp 20.000
Monggo-monggo dipesann….


Update:
Packaging versi terbaru

Tips Belajar Menjadi Ibu Penyabar
Malam ini saya baru menyadari satu hal yang penting dalam peran kita sebagai ibu. Belajar sabar dan lembut . Iya, jadi ibu itu ternyata banyak sekali saat-saat untuk belajar sabar dan dengan sabar, kelembutan itu lebih mudah dijalankan .
Bagaimana tidak belajar sabar?
Ketika kita sedang ingin asyik makan, ternyata buah hati ingin pup.
Ketika rumah baru selesai di pel, ternyata buah hati menumpahkan minuman/makanan.
Ketika ingin khusyuk sholat, ternyata buah hati pipis di celana.
Ketika baru hendak membaca Al-Qur’an, buah hati minta ASI (alias nenen).
Ketika baru merebahkan badan, buah hati minta dicebokin.
Ketika makanan telah terhidang, buah hati tak mau membuka mulutnya.
Ketika….ketika…ketika…
Saat-saat mengajarkan mereka duduk, merangkak, berjalan, makan dan minum lalu berbicara
Saat-saat mengajarkan mereka mengenal Allah dan Rasul-Nya, mengenal agama Islam
Saat-saat mengenalkan mereka dengan surga dan neraka
Saat-saat mendidik mereka dengan adab-adab Islam
Saat-saat…saat-saat…
Sayang sekali jika kemudian ternyata yang terjadi kita -secara tidak sadar- lebih banyak melatih diri untuk menjadi orang yang tidak sabar, pemarah (bahkan kepada sosok tidak berdaya yang memerlukan teladan dari sang ibu). Baru beberapa tahun memiliki anak, saya belajar beberapa hal yang dapat membantu kita untuk menjadi ibu yang lebih sabar dan lembut.
- Berdoa, tentu saja ini penting. Saat ini saya minta kepada anak-anak agar juga ikut berdoa agar saya dan juga anak-anak menjadi orang yang lembut dan sabar.
- Kenali kondisi fisik ibu.
- Hindari lapar berlebihan. Seringkali lapar membuat seseorang lebih mudah emosi. Di sisi lain, seringkali pula seorang ibu dengan berbagai kesibukannya menunda atau tidak sempat untuk mengisi perut. Saat sudah merasakan gejala lapar berlebihan, hentikan semua aktifitas sesibuk apapun ibu. Duduk sejenak untuk mengisi perut lebih baik daripada buah hati terkena efek lapar berlebihan ini.
- Hindari kantuk berlebihan. Kita sendiri tahu, bahwa anak yang mengantuk sering rewel dan seperti bingung ingin melakukan apa. Ternyata orang dewasa juga seperti ini disadari atau tidak. Saat kantuk ini menyerang, karena anak-anak masih kecil, biasanya saya mengajak anak-anak ke kamar dan menyediakan mainan. Saya katakan kepada mereka, “Ummi ngantuk. Ummi istirahat sebentar ya insyaAllah.” Saat bangun, jangan lupa ucapkan terima kasih karena mereka telah membiarkan kita tidur sejenak.
- Hindari dehidrasi. Saya khususkan hal ini, karena banyak juga orang yang lupa untuk minum. Padahal otak sangat membutuhkan cairan. Saat beberapa poin bukan sebagai pemicu emosi, maka kemungkinan terbesar kita sedang kekurangan cairan.
- Kenali kondisi fisik anak. Sama seperti poin-poin pada kondisi fisik ibu. Perhatikan kondisi fisik anak. Terkadang anak melakukan tingkah laku tertentu yang memancing emosi karena faktor-faktor di atas. Kalo untuk Ziyad, biasanya terutama karena dehidrasi. Makanya biasanya saya akan langsung bertanya, “Sudah minum belum?” 😀
Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
«إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ، وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ، وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطَهُ، وَمَنْ يَتَّقِ الشَّرَّ يُوقَهُ» رواه الطبراني في الاوسط ( 2663 ) وحسنه الألباني .
“Sesungguhnya ilmu itu dengan belajar, sesungguhnya sifat hilm (lemah lembut) dengan belajar berlemah lembut, barangsiapa yang mencari kebaikan, maka akan diberikan. Dan barangsiapa menjaga kejelekan, maka dia akan dilindungi.’ ” (HR. Thabrani di ‘Al-Ausath, 2663 dan dihasankan oleh Al-Albany)
Catatan penutup, jangan menganggap dengan saya menulis ini, saya telah menjadi ibu paling sabar dan lembut sedunia hehe…Saya juga masih belajar dan berusaha. Dan semoga Allah menjadikan kita sebagai ibu yang penyabar dan lembut ya bu ibu…Aamiin.
cizkah
28 Juli 2012
Ramadhan Karim?
Kalau ada yang merhatiin, pas hari pertama puasa kemarin, logo Yufid.com berubah dan ada tulisannya Ramadhan Karim.
Alhamdulillah dapat koreksi dari ust. Aris dan jadi tambah ilmu baru. Sekarang tulisannya berubah jadi Marhaban ya Ramadhan. Udah pada tahu/sadar belum kalo…
Baca selengkapnya Ramadhan Karim?
Tips Toilet Training
Dalam tahun-tahun pertama kehidupan seorang anak akan selalu dilalui dengan proses belajar dan belajar. Dalam hal ini, orang tua memerlukan stok kesabaran yang harus selalu dipupuk. Kesabaran untuk mengajarkan anak yang tadinya tidak memiliki kemampuan apapun dan tidak memahami apapun, menjadi anak yang mampu duduk, merangkak, berjalan, makan, minum, dan kemampuan lainnya. Termasuk di dalamnya, kemampuan untuk pipis/buang air kecil (BAK) dan pup/buang air besar (BAB) pada tempatnya, yaitu di kamar mandi.
“Om Nyembah Allah?”
Ziyad itu…super sanguinis masyaAllah. Ketemu orang, dikasih angin dikit udah langsung kaya saudara. Dipeluk-peluk, diajak ngobrol ngalor ngidul. Apalagi kalo orang dewasa. Kaya pas kemarin di distro baju di jalan Cendrawasih. Dikasih angin dikit, “Kelas berapa?” Langsung cengengesan, jumpalitan deh pokoknya. Sampe gak enak sendiri, takutnya orangnya basa-basi aja kan.
Karena Abang gak dapat yang diinginkan, akhirnya besoknya kita ke cabang distro itu di jalan Mataram. Udah agak malam. Pas kebetulan awal-awal cuma kita pengunjungnya. Tokonya kecil. Ternyata di sini, salah satu dari dua penjaganya juga ngasih angin yang sama ke Ziyad.
Ummi Cantik…
Jangan ge-er kalo Ziyad ngomong gitu. Hihi…ya walaupun tetep seneng juga sih dibilang gitu.
Dia bilang, “Biar ummi seneng.” Haha…kok tau ya?
Mungkin pernah belajar dari abinya. Tapi abinya jarang ngomong cantik :D. Cuma ingat-ingat, emang kemarin pernah ngajak sepakat Ziyad pas aku lagi ngambek, “Ummi cantik ya Ziyad.”
Hihi..mungkin belajar dari situ, kalo ngomong gitu, umminya nanti jadi seneng. Yang jelas dia taunya juga itu buat wanita.
“Iya, kalo ummi cantik. Kalo abi gagah.” Eaaaa….
Kalo Ziyad Sudah Punya Jenggot…
Salah satu didikan suami ke Ziyad adalah menggambarkan bahwa sosok berjenggot itu gagah, keren lah pokoknya. Kalo laki-laki itu ya punya jenggot. Nanti insyaAllah Ziyad juga punya jenggot.
“Mau gak punya jenggot?” kata abang. “Mau”, jawab Ziyad.
Baca selengkapnya Kalo Ziyad Sudah Punya Jenggot…
30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an
Anak-anak mudah terpengaruh dengan sesuatu yang dia lihat atau dengar. Sayang sekali, seringkali sesuatu yang mereka lihat atau dengar banyak didapatkan dari televisi atau tontonan yang kurang mendidik sehingga tentu saja mau tidak mau berpengaruh ke jiwa. Salah satu hal yang kami coba lakukan untuk memberi tontonan yang baik adalah memainkan video-video anak-anak penghafal Al-Qur’an kepada anak-anak.
Bayi Thoriq yang kini berusia 1, 5 tahun yang mulai suka “menonton”, alhamdulillah juga menerima ketika dipasangkan video-video yang menampilkan anak-anak yang membaca Al-Qur’an ini.
١٧. وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quraan untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
(QS. Al-Qomar: 17)
Baca selengkapnya 30 Video Anak Penghafal Al-Qur’an
Abang Ziyad
Video Thoriq usia 5 bulan dan Ziyad 3th11bulan. Seru…Thoriq mulai bisa diajak main.
Mo nyatet banyak hal tentang berbagai kejadian, tapi apa dayaaa….Sejak bulan apa ya, desainer balik lagi jadi diriku seorang. Trus bersamaan dengan nyantolnya Thoriq kemana-mana (ini mah dari dulu ya hihi), jadinya kalo udah di depan laptop cuma bisa buat kerjaan.
Mo nyatet ini nih.
Tau kan biasanya antara adik kakak ada persaingan, kecemburuan dan lain-lainnya. Aku udah baca dan mengantisipasi hal ini sejak Thoriq dalam kandungan lewat baca-baca buku tentang ini. Pas akhirnya emang anaknya udah lahir ke dunia, berbagai kejadian yang diceritakan di buku memang pada umumnya terjadi. Tapi alhamdulillah, sampai saat ini berlalu dengan baik…bi idznillah.
Poster Hijaiyah Minimalis
Poster Hijaiyah Minimalis:

Detail produk:
- Ukuran kertas: A3
- Jika ingin membeli dalam bentuk cetak di kertas Ivory, harga:
Rp 11.500Rp 10.000
Setiap desain yang aku bikin, insyaAllah selalu dengan penuh pertimbangan, baik dari segi estetika ataupun fungsinya untuk anak didik. Beda dengan poster alfabet, poster hijaiyah di susun disusun secara landscape untuk memudahkan anak dalam pengelompokan dan membedakan huruf yang mirip dan terletak berdekatan. Jika disusun 4 ke bawah, maka yang terjadi, huruf ذ terpisah dengan huruf د , huruf س terpisah dengan huruf ش . Padahal jika berdekatan, ini memudahkan anak untuk membedakan kedua jenis huruf tersebut.
Poster ini insyaAllah bisa dibingkai cantik karena terletak di tengah dan tidak ada unsur lain selain huruf hijaiyah tersebut. Beda dengan poster lainnya yang beredar di pasar.
Jangan lupa lihat (beli juga dong :D) produk yang lainnya:
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
||
Buku Mini Balita Sholeh: Hijaiyahku
BedTime Story
Kegiatan membacakan cerita – kisah nyata tentunya – kepada anak-anak sudah saya lakukan sejak lama. Tapi tidak teratur dan rutin. Sampai suatu ketika, saya melihat sebuah foto seorang anak dan ayahnya yang melakukan pembersihan gigi dengan benang gigi. Sang ibu yang mempublikasikan foto itu di blognya mengatakan itu adalah bonding time antara si ayah dan si anak.
“Ammah Fia Meninggal Sayang…”
Fia….istri akh Amir – salah satu tim Yufid- yang dikenal dengan nama SalafyUnpad meninggal tadi malam. Tanggal 7 Juni 2012/18 Rajab 1433 H. Sedih? Sangat…
Tadi Malam
Setelah menyelesaikan belanja di Superindo dan menuju tempat parkiran, abang masih sempat mengecek HP. Kebiasaan mungkin, memeriksa email atau sms yang mungkin masuk dan harus segera diatasi. Tak ada pesan masuk. Saat itu pukul 21 lewat sekian.
Toilet Training Thoriq Versi Siang
Baru 7 hari sih Thoriq menjalani proses toilet training. Tapi karena berkesan mo aku catat keburu terlupakan dengan kesan-kesan lain di hari mendatang insyaAllah.
Usia Thoriq 17 bulan (atau hampir 1,5 tahun). Dulu Ziyad toilet training usianya pas 1,5 tahun. Alasan aku toilet training di usia ini karena pernah baca tabloid Nakita lama, berdasar hasil penelitian, toilet training yang dilakukan lebih dini malah memakan waktu lebih lama. Dan yang aku ingat, waktu baca kisaran yang disarankan, aku catat dalam hati, “InsyaAllah mau toilet training umur 1,5 tahun.” Alhamdulillah setelah 3 bulan proses toilet training, Ziyad lepas total dari diaper dan hampir gak pernah ngompol lagi siang malam.













