DIY: Membuat Counting Beads, Based on Montessori Method

Emas = > 10, Pink => 3
Emas = > 10, Pink => 3

Alhamdulillah, akhirnya terwujud juga bikin bead bars (manik bersusun) model montessori ini. Walaupun masih terbatas 2 warna hihi. Soalnya pas beli beadsnya belum kepikiran banget buat ngewujudin ini. Padahal pinginnya udah dari zaman Ziyad masih preschool. Lama amat ketundanya haha. Soalnya kalo pas ke toko 96 nyari ko gak ada yang pas. Mau beli beads yang dalam bentuk lingkaran kalung ko jatohnya mahal.

Baca selengkapnya DIY: Membuat Counting Beads, Based on Montessori Method

Janda…

buku-hewan-merayap-cizkah-homeschoolingAnak-anak lagi asyik lagi baca buku yang satu ini. Ini buku belinya diskonan di gramedia. Dan paling senang banget deh kalo beli buku diskon terus ternyata isinya bUAGus banget masya Allah. Dari awal beli, ni buku gak bosan-bosan dilihat sama anak-anak. Sampai akhirnya aku solasiin semua covernya. Soalnya udah mulai sekarat, kalo diplastikin tetep bakal letoy cepat rusak.

Nah…pas bagian si laba yang satu ini nih. Kemarin timbul pertanyaan. Kan Thoriq lagi suka nanya arti satu suku kata. Dia udah tahu kalau laba-laba yang ini namanya Laba-Laba Janda Hitam.

laba-laba janda hitam
Sumber: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Latrodectus_hesperus_(F_Theridiidae).jpg

Baca selengkapnya Janda…

Penjumlahan Dasar (Gasing): Kuatkan Fondasi!

Sebelum Ziyad belajar lagi penjumlahan dasar, kami sudah sampai di materi satuan waktu.
Waw banget rasanya waktu itu. Gimana dia harus praktek perkalian dan pembagian dibolakbalik. Sementara, penjumlahan dan pengurangan dia masih pakai jari :D.

Alhamdulillah, Allah beri petunjuk untuk mulai lagi belajar dari dasar. Sama sekali ga ada ruginya.

Langkah 1
BELAJAR ANGKA 1-5
Kenalkan anak angka 1 dengan jari. Pakai jari ini karena ini yang paling mudah dilihat anak.
Satu satu..satu…biarkan dia melihat jari itu. Ganti ganti pakai jari apapun. Satu satu satu.
Kemudian melangkah angka 2.

Baca selengkapnya Penjumlahan Dasar (Gasing): Kuatkan Fondasi!

Cerita Matematika

Dari SD, aku suka matematika. Walaupun ada soal yang gak bisa aku kerjain, tapi aku tetap suka matematika. Waktu SMP, dapat kata-kata dari buku atau dari orang (lupa tepatnya), intinya usahakan jangan sampai membenci suatu pelajaran (atau gurunya). Karena itu bakal jadi penghalang pertama seorang paham sebuah pelajaran. Dan aku berusaha banget nerapin…tapi gak berhasil di pelajaran akuntansi dan tata busana.

Waktu SMA pun, pas masuk IPA dan ngadepin soal yang bagi aku rumitnya tambah minta ampun, tetap aja gak bikin aku benci matematika. Aku ngerasanya emang akunya aja yang belum paham. Dan hampir semua teman juga senasib ko. Kalo pas ujian, kadang rasanya cuma yakin jawab 10 soal yang benar. Sisanya tebak-tebakan :D.

Baca selengkapnya Cerita Matematika

Gratis Download Softfile Arah Mata Angin dan Tips untuk Anak SD Ukuran A4 Siap Print

Belajar arah mata angin itu sudah ada dari kelas 2 kalo gak salah. Nah, materi ini diulangi lagi di kelas 3. Materi dan soal yang diberikan agak lebih kompleks daripada pelajaran di kelas 2.

Nah..tapi inti materi dan soal yang biasa keluar adalah seperti yang aku buat dalam satu file arah mata angin di atas. Insya Allah anak jadi lebih mudah paham.

Untuk Ziyad, sebenarnya aku udah ajarain pake senandung mata angin yang dari dulu sudah beredar. Tapi gak bikin dia paham atau hafal juga hehehe. Alhamdulillah dibikinin dengan gambar di atas dan materi pokoknya dia ingat.

Jadi materi pokok yang anak perlu paham adalah

Baca selengkapnya Gratis Download Softfile Arah Mata Angin dan Tips untuk Anak SD Ukuran A4 Siap Print

Hope

Seperti aku bilang kemarin…Ziyad sudah sampai surat An-Najm alhamdulillah. Dan sudah mulai proses menghafal surat Ath-Thur.

Ini berarti Ziyad sudah hampir hafal 4 juz. Prosesnya masih terbilang lambat dengan track record dia menghafal yang sudah cukup lama hehe. Hafalan lainnya masih banyak PR untuk diperkuat.

Dari semua yang telah terjadi selama ini, sebenarnya, aku menyimpan sebuah harapan.

Ziyad, Allah bukakan hatinya, dan tergerak, kemudian bisa seperti Syarif dalam video Musafirul Ma’al Qur’an Syaikh Fahd Al Kandari di episode yang ini hehe.

Kalau belum nonton, tonton dulu deh sejenak. Nanti baru nyambung sama tulisan aku berikutnya.

Baca selengkapnya Hope

Libur Sebulan?

Walau dibilang libur sebulan…alhamdulillah dalam pelaksanaannya gak beneran libur sebulan hihi.

Cuma pelaksanaan proses belajarnya lebih dibawa santai. Anak-anak aku beri kelonggaran ke beberapa hal. And it’s good. Good for me…good for them insya Allah.

Aku sendiri, mengerjakan beberapa hal yang aku sukai. Yang kemarin-kemarin aku merasa mesti pinggirkan. Aku merasa waktunya terlalu terbatas untuk aku pakai untuk selain hal-hal pokok semacam urusan rumah tangga, homeschooling dan kerjaan.

Ternyata…terbalik.

Baca selengkapnya Libur Sebulan?

Upside Down Homeschooling; “Anak-Anak Sekolahin Aja…”

Masih lanjutan kemarin. Setelah kejadian hari Jumat, menghabiskan 2 malam yang sepi untuk kami berdiskusi. Malam sepi di sini artinya mendekati tengah malam dan lewat malam. Karena disitulah waktu kami bisa tenang mendikusikan segala sesuatu tentang keluarga yang kami bangun ini.

Malam Sabtu

Dari pembicaraan jarak jauh lewat whatsapp (aku di rumah dan Abang di kampus), tadinya Abang sudah bilang, “Ya sudah, anak-anak sekolahin saja.”

Tapi aku tahu, itu bukan solusi sebenarnya dari Abang. Itu cuma jawaban cepat dan keputusan cepat karena situasi yang sedang tidak bagus yang aku ceritakan lewat whatsapp.

Malamnya pun Abang masih mengatakan hal itu. Walau pada akhirnya, kami berdua tahu bahwa itu bukan solusi. Aku tak terlalu banyak bicara di malam ini. Abang yang terus merentetkan fakta yang terjadi. Saran yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki keadaan.

Yes, homeschooling bukan perkara main-main. Ini tentang kehidupan kami. Tentang anak-anak. Tentang tanggung jawab. Bukan menakuti-nakuti. Tapi homeschooling, butuh kerjasama dari pasangan suami istri. Karena hampir selalu ada saat-saat jungkir balik ketika menjalankan homeschooling. Apalagi homeschooling mandiri seperti kami.

Aku melontarkan beberapa perasaan sesak di dada yang akhir-akhir ini aku rasakan karena kesibukan luar biasa bersama mereka dibarengi dengan tanggung jawab lainnya.

Baca selengkapnya Upside Down Homeschooling; “Anak-Anak Sekolahin Aja…”

Ngelonin Anak itu Berpahala

Pekan kemarin, bagi aku terasa sebagai pekan terberat sebagai seorang ibu. Keadaan berat itu diperparah dengan kondisi aku yang lagi haidh. Dzikir-dzikir jadi banyak yang lepas karena biasanya dzikir pagi dan sore ya setelah sholat. Waktu-waktu “rehat” terkena air wudhu tentu saja jadi gak ada. Hari Jumat kemarin adalah hari terberat dan tersedih.

Malamnya aku sampai berdiskusi dengan abang sampai pukul setengah dua pagi. Tentu saja diselingi tangis sesunggukan. Aku merasa begitu bersalah pada anak-anak karena kurang bisa sabar menghadapi mereka. Di sisi lain, keletihan yang sangat tak bisa dihindari karena mereka adalah anak-anak yang hampir tidak pernah tidur siang. Mereka juga hampir selalu tidur malam.

Baca selengkapnya Ngelonin Anak itu Berpahala

Belajar Masak Secara Bertahap

Segala sesuatu, enaknya belajar secara bertahap. From the basic.
Pun dalam hal memasak.
Dan aku pun mengajarkan anak-anak secara bertahap. Gak langsung disuruh masak yang tingkat kesulitannya, untuk seorang wanita baru menikah juga mungkin masih error error :D.
Untuk Ziyad, waktu itu dimulai dengan hal sederhana banget.

Belajar menyalakan dan mematikan kompor.

Sederhana banget ya. Ini tapi berasa banget manfaatnya buat aku, dan buat mereka tentunya hehe. Ketika aku lagi sibuk nenenin Luma atau aktifitas rumah tangga lainnya, aku bisa minta tolong dia matiin kompor.

Biasanya matiin pas bunyi ceret tanda air udah mendidih. Iya, sampai sekarang aku masih minum pakai air rebusan :). Gak tergantung sama galonan alhamdulillah. Alhamdulillah dimudahkan dengan air yang mengalir jernih (bukan PAM).

Baca selengkapnya Belajar Masak Secara Bertahap

Frequently Asked Question (FAQ) tentang Homeschooling SD

Pertanyaan yang biasa  muncul seputar homeschooling SD adalah: gimana ijazahnya, belajarnya gimana, jadwal belajarnya gimana….dan seterusnya. Di sini aku coba jawab satu persatu versi Ziyad ya dan versi yang aku ketahui ya. Artinya, aku sendiri masih terus belajar tentang homeschooling.

Ijazah

Ijazah untuk homeschooler – jika memang ingin mengambil ijazah – bisa melalui PKBM (pusat kegiatan belajar mengajar). Atau bisa juga ikut ujian di sekolah payung.  Ada juga yang tersedia secara internasional. Tapi aku sendiri masih belum “nyebur” untuk meneliti opsi yang terakhir.

Sebenarnya, dulu aku tahunya kalau orang yang ambil paket ini adalah orang yang putus sekolah atau gak lulus di sekolahnya hehehe. Konotatif banget ya. Tapi insya Allah seiring waktu, jadi bergeser ternyata keberadaan PKBM ini berarti untuk berbagai pihak. Banyak keluarga lain yang juga memilih homeschooling. Dan itu bukan berarti dari keluarga yang tak berpendidikan ataupun tak mampu. Jadi, tak usah khawatir. Insya Allah ijazah ini diterima untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Untuk saat ini, opsi yang kami pilih adalah dengan jalur PKBM. Opsi lain bukannya berarti gak ambil. Bisa jadi berubah dalam perjalanannya.

Baca selengkapnya Frequently Asked Question (FAQ) tentang Homeschooling SD

Sayaaang Sama Uang

Sejak beberapa hari yang lalu, Ziyad lagi terobsesi sama mainan yang bisa berubah (transform) dari mobil ke robot. Padahal dulu dia udah punya pas masih hadiah hafal surat Al-Lail...berarti sekitar umur 6 tahun.

Oh ya, alhamdulillah sejak 2 minggu yang lalu Ziyad sudah selesai juz 28. Masuk ke juz 27, kita bikin perjanjian baru. Karena gak bisa kasih hadiah per surat karena kepanjangan, akhirnya hadiahnya per halaman. Uang. Nilainya 10 ribu ;D. Kita dorong dia untuk nabung. Tabungannya itu nanti bisa dia manfaatkan untuk beli yang dia inginin. Plus kita arahkan juga untuk mengalokasikan – beraat bahasanya ;D – untuk shodaqoh.

Baca selengkapnya Sayaaang Sama Uang

Playdate #4

Acara hari playdate kali ini beragendakan kreasi flanel, games anak tentang rukun iman dan sharing antara ibu tentang proses belajar apa yang telah berhasil dilalui bersama anak dan apa yang belum. Oh ya satu lagi, bapak-bapak yang ikutan nganter kali ini juga bisa ada kesibukan belajar panah :D.

bahan-kreasi-flanel-homeschooling-jogja
Bahan kreasi flanel

Baca selengkapnya Playdate #4

Buku Pelajaran Homeschooling Ziyad Kelas 1 SD

Ziyad mulai kegiatan homeschooling untuk tingkat SD kelas 1 sekitar bulan Desember 2013. Waktu itu aku lagi hamil Luma 7 bulan. Alhamdulillah waktu ke Toga Mas, buku paket serta LKS tersedia. Untuk LKS, yang tersedia hanya untuk semester 2. Mungkin karena memang pada saat itu sudah mau pergantian semester kedua. Jadilah kami membeli buku-buku paket dan LKS untuk semester 2 kelas 1. Beberapa buku memang ada yang untuk satu tahun ajaran.

Cerita kegiatan homeschooling Ziyad – terutama pas awal-awal – in sya Allah di tempat lain ya hehe. Postingan kali ini biar fokus bahas tentang buku.

Mungkin ada yang bilang bahwa semua buku pada dasarnya sama aja. Alasannya, karena pada dasarnya materi yang dibahas di buku sama. Nah..kalau aku tapi tipikal tetep yang pilih-pilih…lihat isi…dll. hehe.  Karena ngerasain aku yang nyampein ke Ziyad, jadi bisa kerasa kalau gak semua buku sama walaupun isi bahasannya ya sama. Lebih berasa lagi karena antara kelas 1 dan kelas 2 kurikulum yang kita pake beda, buku pelajarannya juga beda-beda.

Baca selengkapnya Buku Pelajaran Homeschooling Ziyad Kelas 1 SD