Kapan Tambah Hafalan Al-Qur’an

Aku tulis ulang di sini ya yang di story beberapa waktu yang lalu.

Jawaban untuk kapan dan bagaimana nambah hafalan sebenarnya ga bisa satu jawaban. Begitupun muroja’ah.

– Anak yang sudah lebih bagus ritme tubuhnya, sudah mulai sholat 5 waktu, menambah hafalan setelah Subuh.

– Yang belum bisa teratur sholat Subuh, bisa cari waktu di hari itu. Bebas. Kita sesuaikan dg diri kita.

Anak harus patuh saat kita minta untuk hafalan.

– Yang lebih kecil lagi, balita, lebih fleksibel lagi. Ajak aja ngulang- ngulang 1 ayat, 2 ayat, 3 ayat sambil kita masak atau aktifitas kita lainnya. Panggil mereka. “Sini hafalan sama, Ummi.”

Kalau sudah mulai nambah terus hafalannya, harus juga ada waktu muroja’ah. Silakan lihat di feed yang judulnya Murojaah ya

Tapi memang masalah muroja’ah ini juga mesti didetailkan lagi. Karena masih sering muncul pertanyaan terkait setoran.

Semoga Allah mudahkan dijadiin tulisan utuh biar lebih runtut ya.

Ini tadi pagi.
Ternyata lagi pada bangun pagi semua. Langsung berubah planning aku hehe. Niatnya mau nyelesein kerjaan, berubah jadinya aktifitas sama krucil.

Makanya aku pernah tulis, ga bisa diceritain dari pagi sampai malam gimana. Karena menyesuaikan keadaan. Tapi yang jelas target-target utamanya insyaAllah udah tahu. Itu yang berusaha dikerjakan..


Kholid dan Handzolah insyaAllah mau 5 tahun
Luma 7,5 th

Jangan Sungkan

Ketika anak-anak sudah semakin besar, kadang yang terjadi, orang tua jadi sungkan untuk menyuruh anak melakukan sesuatu.

Penyebabnya bisa banyak. Karena anak ga terbiasa dilibatkan atau memang seakan ada jarak antara orang tua dan anak, khawatir anak ga bisa, khawatir anak nolak dst.

Terkait ini bisa baca lebih lengkap di tulisan Mindset Mendidik Anak ya.

Baca selengkapnya Jangan Sungkan

Menjaga Takwa

Mungkin kita pernah melihat lontaran kalimat seperti ini,

“Biar tetap waras.”
“Menjaga kewarasan.”

Kalimat ini, seringkali diucapkan berkaitan dengan aktifitas seorang ibu dalam menghadapi keseharian kehidupan. Ibu perlu hiburan, biar tetap waras. Kira-kira seperti itu makna secara umum ketika kalimat ini diucapkan.

Baca selengkapnya Menjaga Takwa

Menulis Arab Khot Naskhi dengan Pena Biasa atau Pensil

Aku dan Abang punya latar belakang pendidikan umum. Bukan dari sekolah Islam atau bahkan pondok pesantren. Alhamdulillah hidayah kami dapatkan ketika kami sedang kuliah di Jogja.

Jadi, kami gak ada basic bahasa Arab atau menulis Arab secara khusus.

Baca selengkapnya Menulis Arab Khot Naskhi dengan Pena Biasa atau Pensil

Buku Al Qiroatu Ar- Rosyidah – القراءة الراشدة

Kita ngomongin bahasa Arab dulu. ⁣
Bisa jadi pengisi waktu luang yang bermanfaat insyaAllah selama pandemi ini.⁣

Judul kitabnya القراءة الراشدة

Ga usah dibawa beban dan dipikirin berat-berat. Biar benar-benar jadi hiburan insyaAllah.⁣

Jadi, ini bacaan ringan dalam bahasa Arab. Isinya tentang anak-anak. Isinya bagus insyaAllah. Ada pesan-pesan akhlak. Dalam setiap ceritanya nyebut hadits Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam. ⁣



Nah, maksud aku jadi hiburan bermanfaat. Buku ini bisa coba kita baca (disuarakan dengan keras). Kalau benar-benar masih awal, pasti lidahnya berat. Gpp lanjut aja terus. ⁣

Ga usah mikir artinya dulu. Sama kaya anak latihan baca, ga usah kebanyakan mikir. Yang penting baca dulu. Aku juga niatin gitu soalnya hehe.⁣

Learn like a child. ..⁣
Kalau ini ada hampir 100 cerita. Setengah tahun mudah-mudahan lidah kita udah mulai lemes dan semoga jadi ada tambahan kosa kata bahasa Arab ya.⁣

Berasa jadi hiburan dimana mungkin kita perlu “bersuara”. Bukan berkutat sama pikiran kita sendiri. ⁣

Ebook buku ini bisa mudah didapatkan. ⁣
Yang ada di foto ini memang Abang cetak udah 4 tahunan yang lalu.⁣


Ziyad sempat belajar ini sama Abang. Tapi belum istiqomah sampai selesai.⁣ Itu ada tulisan-tulisan Ziyad di bukunya.

Aku juga kalau belajar sama Abang nanti jadi kerasa berat . Jadi sejak beberapa waktu yang lalu aku mulai aja deh “hiburan” ini. ⁣

Contoh isi di cerita kedua di buku ini adalah tentang “Ketika aku sudah berusia 7 tahun”

Isinya tentang pendidikan sholat dari kedua orangtuanya. Bagus banget kan Masya Allah.


#bahasaarab #catatancizkah #reviewbukucizkah

Tips Mengurangi Bau Asem di Badan

Untuk menghindari bau asam saat keluar rumah, faktor yang paling perlu diperhatikan tentu saja tetap bagian ketiak ^^.

Dulu

Dulu, aku memakai roll on rexona yang natural. Ini yang termasuk paling netral baunya. Efek ke badan juga bukan yang malah tambah bikin bau asem. Beneran, kalau salah pilih, malah seperti mancing badan untuk produksi keringat. Yang ketika bercampur dengan bau roll on yang kita pakai, malah tambah bikin pusing (diri sendiri) dan mungkin orang lain.

Tapi ini dulu.

Udah hampir 2 tahun ini, aku gak pernah beli deodorant lagi.

Baca selengkapnya Tips Mengurangi Bau Asem di Badan

Manset Kaki

Sejak awal nikah, kalau lagi mau keluar rumah, Abang selalu nanya, “Pakai daleman kan?”

Maksudnya, aku pakai dobelan celana apa engga.

Alhamdulillah dari sebelum nikah, aku emang udah biasa pakai kemeja buat daleman dan celana sebelum gamis. Jadi, dapat pertanyaan yang sebenarnya adalah bentuk lain dari perintah; gak terasa aneh atau berat insya Allah.

Baca selengkapnya Manset Kaki

Wadi, Madzi dan Mani

Lagi dijelasin tentang wadi dan madzi. Ga kerekam dari awal tapi :). Ini juga aku ngerekamnya berusaha gak ganggu dan mutus Abang yang lagi nerangin.

Penjelasan penting untuk anggota keluarga karena berkaitan dengan najis.⁣
Najis yang kemungkinan menempel di pakaian dan ga disadari.⁣⁣
Kalau najis di kaki atau tangan, biasanya masih kelihatan dan disadari untuk dibersihkan. ⁣


Tapi kalau wadi dan madzi bisa jadi ga disadari kalau belum punya pengetahuan tentang ini. ⁣⁣
Kita muroja’ah sedikit pengetahuan tentang ini ya :).⁣⁣
⁣⁣

WADI⁣⁣

adalah cairan putih keruh yang muncul tanpa syahwat. Biasa keluar sebelum atau setelah kencing, pup, mengangkat beban berat atau kelelahan.⁣⁣


Wadi itu najis dan wajib dibersihkan. Amannya kalau perempuan misal ga sadar, ganti aja celana dalam misal dalam kondisi lelah (safar dll).⁣⁣


MADZI⁣⁣

adalah cairan bening, lengket, mirip air liur yang tanpa buih. Madzi keluar karena syahwat. ⁣⁣

Madzi itu najis dan wajib dibersihkan. ⁣⁣

>>⁣

Konteks membersihkan najis wadi dan madzi ini terutama ketika akan melakukan ibadah seperti sholat atau membaca Al-Quran ya. ⁣⁣

Karena wudhu tapi kalau masih ada najis yang melekat ini maka tetap perlu dihilangkan najisnya. ⁣⁣

MANI⁣⁣

Kalau ini cairan berwarna putih kental. Keluar karena syahwat. Biasanya disertai rasa lemas setelah keluar.⁣⁣
⁣⁣
Mani tidak najis.⁣⁣
⁣⁣
TAPI…⁣⁣
Untuk pasangan suami istri, biasanya mani akan keluar setelah berhubungan⁣.⁣
Dan saat berhubungan, pasti diawali adanya madzi.⁣⁣
⁣⁣
Jadi, amannya, seluruh area dan pakaian ⁣
saat itu dibersihkan agar bersih dari najis madzi ☺️.⁣⁣
⁣⁣
Semoga bermanfaat.⁣⁣
@cizkah⁣⁣
⁣⁣
#wadi #madzi #mani #najis #islam #sunnah #catatancizkah⁣⁣ #limaanakhomeschooling #parentingislam
⁣⁣
⁣⁣
⁣⁣- Versi Instagram

Percakapan Menggelikan bersama Krucil

Percakapan yang lompat-lompat tapi menggelikan tapi bikin terheran-heran.

Aku lupa tepatnya mereka mulai dari mana.

Sampailah ke pembicaraan tentang makanan yang sehat.

“Biar six pack kaya bang Ziyad.”

[Dia beneran six pack loh ini 😀 ]

Kemudian lompat ke pembicaraan kalau bang Ziyad udah ada kumisnya. Kelihatan, kata mereka.

Baca selengkapnya Percakapan Menggelikan bersama Krucil

Muroja’ah Hafalan

Muroja’ah adalah proses pengulangan agar hafalan tetap lengket dan ga hilang.⁣⁣
Kalau anak sudah bisa mandiri muroja’ah, alhamdulillah. Anak diminta muroja’ah sendiri kemudian disetorkan ke kita. Kita nyimak.⁣

Kalau masih kecil? Muroja’ahnya sekalian lagi disetorin hehe. ⁣

–⁣

Ini HARUS dilakuin ya.

Beberapa waktu lalu, sempat ditanya sama seorang ibu yang anaknya hafalannya sudah cukup jauh. Tapi ternyata ga pernah dimuroja’ah apalagi rutin. ⁣

Semakin banyak hafalan, yang disetorin ke kita makin nambah. Kalau misal pingin tiap 2 pekan putaran hafalannya, berarti dibagi aja berapa lembar target setorannya sehari.⁣

Ngerasa berat buat nyimak anak hafalan?⁣

Ini juga berproses ya… ⁣
InsyaAllah kalau masih sama anak kecil masih sedikit. Seiring waktu, sebenarnya kita membiasakan DIRI KITA untuk menyimak anak dengan rentang waktu yang juga makin bertambah dan hafalan makin bertambah.⁣

Lama-lama karena jadi habit target harian, insyaAllah malah rasanya ada yang kurang kalau target ini belum terlaksana.⁣

Kalau masih berat juga, coba baca tulisan dengan tema “Slow Living” ☺️. Mudah-mudahan bisa sedikit membantu menentukan prioritas sehari-hari. ⁣

–⁣

Thoriq lagi di tes juz 2 karena baru selesai dan seperti biasa masih minta hadiah ^^. ⁣

Prosesnya kmrn terasa cukup berat karena memang hafalan baru dan karena topik bahasan di juz 2 cukup berat. Tadinya mau 10 halaman sehari, jadi 5 halaman yang sanggup disetorin dan disimak. ⁣

#alquran #limaanakcizkah #limaanakhomeschooling #islam #parentingislam

Cara Menghitung Perkiraan Haid

Alhamdulillah kemarin ada yang nanya tentang ini. Di buku catatan haid, di akhir catatan di bulan tertentu memang selalu aku tulis perkiraan haid untuk bulan depannya. Ini berguna banget bagi kita supaya lebih sadar dengan berbagai hal terkait diri kita sendiri.

Tanggal perkiraan haid
Ini pas salah hitung. Harusnya 26 – 9 = 17 🙂

Misal, kalau mau masuk masa haid kita jadi lebih sensitif, ya berarti jadi bisa lebih berusaha mengontrol diri dan gak kebawa sama perasaan. Atau bahkan terkait haid itu sendiri, misal biasanya ragu-ragu apakah sudah masuk masa haid atau belum. Nah, kalau memang sudah masuk masa perkiraan haid, insya Allah kemungkinan itu adalah haid.

Gimana cara memperkirakannya?

Yang pertama harus tahu siklus haidnya berapa hari. Siklusnya bisa ketahui dari kebiasaan tiap bulan.

Baca selengkapnya Cara Menghitung Perkiraan Haid