Sama seperti ketika aku bercerita tentang Thoriq saat hamil si kembar. Maka aku harus sampaikan juga ketika aku bercerita tentang Luma dengan karakter perempuannya, bukan berarti dia anak yang tidak baik. Masya Allah, malah banyak kelebihan-kelebihan lainnya yang Abang juga sering ingatkan aku.
Masing-masing anak tentu saja ada lika-likunya sendiri. Mendidik anak perempuan – yang ada kebengkokan di dirinya – dan dididik oleh aku yang juga perempuan – yang juga ada kebengkokan di diriku -, mungkin membuat suatu hal yang sederhana jadi bisa kompleks dari kedua belah pihak.
Alhamdulillah, Allah memberi petunjuk dan penguatan dalam mendidik anak Al-Qur’an. Kemudian Abang juga membantu mengarahkan aku untuk bersikap bagaimana menghadapi Luma. Tentu saja, di berbagai kesempatan, Abang juga ikut menasehati Luma. Biasanya tapi ketika momen ketika Luma sedang belajar sama aku, Abang gak ikut nyahut-nyahut saat aku memberi nasehat. Biasanya setelah selesai menasehati kemudian aku menghampiri Abang yang sedang kerja, Abang menguatkan aku dan mengingatkan aku untuk terus mendoakan dan sabar.
Baca selengkapnya Nasehat untuk Anak Perempuan