Mindset Mendidik Anak

Salah Paham

Dari hasil diskusi berdasarkan dua tulisan #serihomeschooling sebelumnya, saya merasa ada selipan lagi yang harus disampaikan sebelum bahas tentang kegiatan homeschooling.

Saya jadi tersadar bahwa ada yang sedikit disalahpahami dari tulisan sebelumnya.

Kesalahpahaman bahwa  ketika seseorang memutuskan untuk menyekolahkan anaknya, seakan-akan itu adalah sebuah keputusan absolut sehingga meniadakan  pendidikan orang tua untuk anak di rumah.

Kesalahpahaman bahwa ketika seseorang memutuskan homechooling maka tidak memikirkan alternatif pendidkan (sekolah) lainnya sepanjang melakukan kegiatan tersebut.

Baca selengkapnya Mindset Mendidik Anak

Pikiran yang Tertelisik

Sejujurnya, setiap kali menuliskan tentang kegiatan homeschooling, pikiranku tertelisik. Mau tidak mau, homeschooling akan lebih mudah dilakukan jika sang ibu tidak memiliki kewajiban lain yang terikat dalam waktu yang cukup panjang (bekerja di kantor atau semacam itu).

Maksudnya, ketika ada ibu yang bekerja karena memang keutamaan yang banyak ketika dia melakukan pekerjaan tersebut, karena tidak ada yang bisa menggantikannya dan hal-hal semacam itu, maka kemudian memang tidak memungkikan untuk melakukan kegiatan homeschooling.

Baca selengkapnya Pikiran yang Tertelisik

Kholid Dijahit

Senin 18 Februari 2018, kami dapat pengalaman (ujian) baru lagi. Ini kejadian berarti sekitar 10 hari setelah Kholid terakhir di ambil darahnya. 

Gelas keramik yang cukup tebal, pecah pas dekat Kholid. Ketika dia mulai menangis, baru kami sadar kalau darah mulai mengalir dari kakinya.

Baca selengkapnya Kholid Dijahit

Meluruskan Kesalahpahaman tentang Homeschooling

Homeschooling tidak sama dengan mengejar kesempurnaan.
Homeschooling tidak sama dengan anak steril
Homeschooling bukan aktifitas antisosial atau meredam kemampuan bersosialisasi
Homeschooling juga bukan suatu aktifitas yang harus dibenturkan dengan sekolah

Baca selengkapnya Meluruskan Kesalahpahaman tentang Homeschooling

Menentukan Keputusan Homeschooling: Visi Misinya

Hal paling mendasar ketika memutuskan homeschooling adalah dari visi misi ini. Ketika visi misinya masih samar-samar, kemungkinan goyahnya akan lebih cepat. Ini bukan berarti yang sudah menentukan visi misi terus gak goyah ya. Saya sendiri juga melalui pasang surut sebelum akhirnya sampai di satu titik untuk lebih mantap dalam menjalankan homeschooling.

Kita bahas satu persatu ya.

Baca selengkapnya Menentukan Keputusan Homeschooling: Visi Misinya

Penulisan Terstruktur Tentang Homeschooling

I need to start.

So this is the start.

Dari beberapa waktu yang lalu, udah bikin beberapa tulisan tentang homeschooling yang lebih terstruktur dan sifatnya lebih fokus ke informasinya.

Sebenarnya ada berbagai hal yang udah aku bahas di tulisan-tulisan sebelumnya. Tapi memang mungkin nyampur dan didominasi sama ceritanya anak-anak. Jadi, infonya nyelip-nyelip :D.

Baca selengkapnya Penulisan Terstruktur Tentang Homeschooling

Ga Boleh Sombong dan Gak Boleh Komentar Negatif

Mau catat untuk diri sendiri.

Mudahnya gini.

Aku yang udah punya anak 5, jangan sampai mengatakan sebuah komentar kepada orang-orang sekitar yang baru saja memiliki anak 1 atau kurang dari itu.

Semisal, “Repot kan. Baru juga satu.”

Baca selengkapnya Ga Boleh Sombong dan Gak Boleh Komentar Negatif

Buku dari Penerbit Fulan itu Aman?

Beberapa kali ngomongin buku. Beberapa kali juga ada yang nanya ketika aku posting buku boardbook yang kebanyakan – kesannya – dari penerbit Fulan yang tidak perlu kita sebut di sini hehe.

Biar gak bolak-balik ngetik jawaban atau ngasih screenshot, aku jelasin di sini ya.

Baca selengkapnya Buku dari Penerbit Fulan itu Aman?

Ketika Aku dan Abang Berbeda Pendapat

Malam Hari

Waktu itu, adalah momen kami akan berenang bersama keluarga. Mumpung ada bapak ibu mertua bersama anak yang dititipkan ke mereka. Juga dengan adik ipar yang sekarang sudah punya anak.

Malam sebelum berangkat, aku memasak ayam ungkep. Persiapan besok tinggal digoreng sebentar. Pergi-pergi begini, apalagi berenang, pasti semua orang bakal lapar banget. Ini salah satu didikan Mama yang di”ajarkan” tanpa “didiktekan” secara langsung. Apalagi bapak mertua ada diabetes. Aku berpikir jangan sampai Bapak makan di luar. Apalagi makan nasi dengan kadar indeks glikemik yang tinggi. Bisa-bisa sisa hari liburan berlangsung dengan kondisi tidak sehat.

Aku minta Ziyad dan Thoriq menyiapkan barang yang diperlukan saat malam hari ini. Alhamdulillah mereka sudah bisa menyiapkan sendiri keperluan untuk berenang. Pagi hari biar bisa lebih ringan menyiapkan hal lainnya dan membantu aku di urusan bersih-bersih rumah.

Baca selengkapnya Ketika Aku dan Abang Berbeda Pendapat

Cerita Sunat Thoriq (Metode Tradisional)

Tunda Sunat

Sebenarnya, niat untuk sunat Thoriq itu, sudah ada dari dia usia 6 tahun. Inginnya sama seperti Ziyad dulu. Sebelum masuk masa mulai sholat di masjid usia 7 tahun, biar dzakarnya sudah bersih dari najis.

Nah, tapi kan skenario kami berubah seiring hadirnya si kembar wehehe.

Thoriq lahir tahun 2011. Kembar lahir tahun 2016.

Dulu, pas masanya Luma, sebenarnya punya niat kalau punya anak laki-laki lagi, pingin sunat anak pas masih kecil aja. Kayanya dari cerita orang-orang jadi gak terlalu repot.

Baca selengkapnya Cerita Sunat Thoriq (Metode Tradisional)

Momen ASI Kembar Bersama Luma #MemoriAsi

Ini adalah salah satu memori ASI si kembar bersama Luma.

HAMPIR setiap malam, disamping menyusui bareng si kembar kiri kanan, Luma ingin dia bisa pegang tangan aku.

Dulu, waktu hamil si kembar sampai mereka berusia 1 tahun, Luma nempel banget sama Abang. Mau tidur di samping Abang. Di kasur tambahan yang kami taruh di samping kasur utama.

Baca selengkapnya Momen ASI Kembar Bersama Luma #MemoriAsi

Cara Menghilangkan Kekhawatiran Takut Mati; Was-Was Firasat Mati

Perasaan akan meninggal. Pikiran akan kematian. Ternyata banyak yang mengalami. Karena ada tulisan aku tentang ini, jadi banyak yang menanyakan kelanjutan hal ini lewat email.

Biar gak penasaran atau mesti jawab berulang, aku tulis lebih jelas lagi ya penjelasan tentang ini.

Alhamdulillah, aku baik-baik saja saat menulis ini.

Baca selengkapnya Cara Menghilangkan Kekhawatiran Takut Mati; Was-Was Firasat Mati

Resep Topping Spaghetti/Pizza Super Sederhana

Sebenarnya ini resep super sederhana. Tapi berdasar pengalaman dulu waktu baru nikah, yang super sederhana bisa jadi benar-benar gak ada di bayangan atau di pikiran :D. Semoga bisa membantu yang baru belajar masak ya.

Resep ini bisa menggunakan daging giling atau sosis. Tapi jika bisa diupayakan daging giling, maka saya lebih suka membuat topping ini menggunakan daging.

Baca selengkapnya Resep Topping Spaghetti/Pizza Super Sederhana