Thoriq 2 th 9 bln/11bln – Mulai Sering Bertanya

Lahir tanggal 5 januari/30 muharram. Makanya umurnya ada 2 versi :D.

Apa, Kenapa, Ngapain?

Yes..mulai kaya Ziyad dulu, Thoriq suka nanya gak berhenti-berhenti. Kadang yang ditanyain juga gak jelas apa. Yang jelas dia pinginnya nanya aja terus.

“Ini kenapa Mi?”  (sambil nunjuk salah satu gambar di buku) / “Sedih..” / “Sedih kenapa Mi?” / “Soalnya rumahnya kebakar..na’udzu billah min dzalik..” / “Kebakar kenapa Mi?” / “Kenapa ya…gak tau..mungkin karena main api..makanya gak boleh main api..bahaya.. / “Bahaya kenapa Mi? / “Ya nanti jadi bisa kebakaran..” / “Kebakaran kenapa Mi?” / “Ya kan nanti jadi habis barang-barangnya…bisa sakit luka..”

😀 Itu versi yang bisa lanjut terus jawabannya. Itu lafalnya lafal masih anak-anak gak jelas gitu deh huruf-hurufnya :D.

belajar sepeda
Bukan sepeda Thoriq. Sepeda temannya Ziyad yang dipakai Thoriq hehe. Dia semangat banget main sepeda. Mudah2an ada rezeki buat beliin Thoriq sepeda ya..

Baca selengkapnya Thoriq 2 th 9 bln/11bln – Mulai Sering Bertanya

Simple Brush Setting untuk Sketching, Inking, Painting, Blending di Photoshop

Masih inget postingan latihann photoshop (PS) yang ini? 😀
Nah, aku udah lupa tuh cara setting2 brushnya :D. Balada gak sering dipake ilmunya ya gitu. Kemarin akhirnya mutusin nerusin bikin pake AI (illustrator) biar cepet..:D. Secara bikin line masih kurang smooth. Kalo di AI kan tinggal dibenerin pake pen/direct selection tool.

Sekarang dicatat aja di sini. Ini menurut aku settingan brush yang paling sederhana dan mudah aku pahami.

Basic brush yang dipakai

Basic utamanya, pake brush standar dengan hardness 100% (Gb 1).  Gak usah pusing coba-coba brush yang lain dulu.

brush setting ps
Gb 1

brush-setting-ps5
Brush tip shapenya di bagian spacing (tanda panah) bisa diset kecil aja dari awal. Baik utk inking/painting. Biar pas gambar dilihat di resolusi besar tetap full blocking warna (kalo gak salah gitu kata tutorialnya :D)

Baca selengkapnya Simple Brush Setting untuk Sketching, Inking, Painting, Blending di Photoshop

Beda Desain untuk Proyek Pribadi dan Kerjaan

Bedanya, kalo desain kerjaan, gak boleh aku pake untuk proyek pribadiku. Sebaliknya, kalo desain dari proyek pribadiku gpp untuk urusan kerjaan heheh. Kalo ini karena justru ngebantu aku mempercepat kerjaan aku. Jadi ada hal-hal yang aku kerjakan di luar jam kerja (pas weekend) trus ternyata akhirnya kepakai untuk kerjaan.

Contohnya.

Waktu ngerjain aplikasi wudhu (awalnya) untuk android. Waktu itu baru belajar make tablet (sekarang juga masih belajar :D).

Hasilnya salah satunya ini.

wudu apps

Baca selengkapnya Beda Desain untuk Proyek Pribadi dan Kerjaan

Satu Resep Sambal untuk Segala Masakan (Khas Jambi)

sambal teri, sambal cumi, sambal terong, sambal ayam, sambal daging

Resep yang saya dapatkan dari mertua rata-rata resep masakan yang mudah dalam proses pembuatannya. Bisa dikatakan, saya hampir selalu puas dengan hasilnya in sya Allah. Karena jika masakan sambal tidak tepat dalam penggunaan bawang putih, hasilnya setelah makan menimbulkan rasa enek. In sya Allah tidak dengan yang satu ini. Karena resep ini tidak menggunakan bawang putih sama sekali ^^.

Baca selengkapnya Satu Resep Sambal untuk Segala Masakan (Khas Jambi)

18 weeks 6 days (Boy or Girl?) :)

Jarang cerita tentang periksa kehamilan nih. Karena memang baru 3 kali periksa ke dokter selama proses kehamilan ini alhamdulillah. Karena pengalaman hamil yang dulu-dulu, baik aku maupun abang lebih ‘njaga. Aku gak mau sampe cape-cape banget dan stress. Pun abang juga gak terlalu membebaniku dengan pekerjaan yang diburu deadline. Alhamdulillah para programmer masih sibuk dengan pembuatan aplikasi yang lain. Jadi aku gak pernah sampe begadangan banget (dulu biar lega pekerjaan selesai bahkan bisa gak tidur sampai pagi).

Periksa kehamilan 3 kali ini semuanya sama dokter. Karena memang ada tujuannya. Bukan asal pingin di USG aja hehe.

Pas udah tahu hamil, sengaja gak langsung periksa. Sengaja nunggu sampai 7-8 minggu, karena di usia itulah biasanya sudah terlihat adanya janin/tidak, adanya detak jantung atau tidak. Kalau masih 4-5 minggu biasanya cuma kantung rahim hitam yang terlihat (walaupun disana ada sel-sel yang sedang sibuk membelah diri :D). Pertimbangan ini karena pengalaman hamil anggur kemarin.

Baca selengkapnya 18 weeks 6 days (Boy or Girl?) 🙂

Galau SD bagian 2 (My Prespective)

Namanya juga galau. Mesti ada dua atau beberapa pemikiran yang bikin pendapat yang kita pilih jadi goyah. Kalau di postingan kemarin banyak menuliskan apa yang ada di pikiran abang..kali ini buat melegakan yang ada dipikiranku.

Setelah melihat dan mempertimbangkan beberapa hal, entah kenapa aku pada akhirnya cenderung memilih – jika memang akan menyekolahkan Ziyad -, sekolah negeri sebagai pilihan utama. Atau bisa juga pilihan yang lumayan seimbang dengan itu adalah salah satu sekolah muhammadiyah di Jogja. Sedangkan sekolah dasar dekat rumah menjadi pilihan terakhir.

Tapi ini pun ombang-ambing. Bisa jadi bahkan pilihan terakhir mungkin yang akan kami ambil. Hehe..

Sekolah negeri, karena latar belakangku dulu juga disekolahkan di sekolah negeri. Mama Papa, walaupun dengan ekonomi terbatas, berusaha mencarikan sekolah negeri yang berkualitas. Aku juga kurang ngerti kenapa bisa jadi beda-beda (kadang pake banget) antara sekolah negeri yang satu dengan yang lainnya.

Sekolah negeri jadi pilihan tengah-tengah. Karena biayanya tidak semahal SD swasta. Pun jika memilih sekolah yang tepat juga in sya Allah secara pendidikan akademik bagus. Latar belakang ekonomi keluarga masing-masing anak juga merata. Karena secara umum…sebagian besar orang tua ingin anaknya masuk sekolah negeri. Pertimbangan ini muncul waktu sempat menanyakan biaya masuk TK di sekolah Islam swasta di Jogja  – yang bagi kami sangat mahal -. Sempat ada keinginan untuk memasukkan Ziyad ke situ – walaupun biayanya mahal -. Tapi rasanya itu akan tempat bergaul yang kurang tepat untuk Ziyad. Dan lagi rasanya memang kami akan terlalu memaksakan diri jika memasukkannya ke sana.

Baca selengkapnya Galau SD bagian 2 (My Prespective)

Juz 30 (Ziyad 6 tahun)

Juz 30

Alhamdulillah Ziyad sudah menyelesaikan hafalan juz 30-nya awal Agustus kemarin. Tepatnya tanggal 5 Agustus (lihat catetan :D).

Alhamdulillah pas lagi masa-masa berat kehamilan trimester pertama, tetap bisa jalan proses hafalan Ziyad. Walaupun hampir selalu dengan mata sepet, badan berat, kepala pusing. Selesai nemenin Ziyad hafalan, biasanya aku langsung ke tempat tidur hehe. Ngantuuuk banget sama pusing. Jadi selama 2 bulan (sekarang pelan-pelan mulai lagi belajar yang selain hafalannya). Yang biasanya muroja’ah bisa sampai 1/4 juz plus hafalan baru, kemarin-kemarin ya cuma nambah hafalan sama muroja’ah satu dua surat. Pinginnya sebenarnya libur aja deh huhu..tapi bisa “bahaya” nih kalo gak dimuroja’ah.

Alhamdulillahnya lagi…pas lagi masa-masa berat gitu, Ziyad pas lagi mudaaah banget nambah hafalan barunya. Ini kerasa banget efek mendengarkan murottal sebelum tidur. Favoritnya Ziyad adalah Abu Usamah yang dari radio Rodja hehe. Udah coba diperdengarnya syaikh-syaikh lainnya, teteep aja nanti ujung-ujungnya dia mintanya “Abu Usamah Mi.”

Baca selengkapnya Juz 30 (Ziyad 6 tahun)

Galau SD

Mungkin ada beberapa yang pernah melihat aku  menulis #galauSD di beberapa tempat. Hehe…ini ceritanya berarti lanjutan cerita tentang homeschoolingnya Ziyad bagian 4 ya :D.

Ziyad udah 6 tahun..udah bisa baca latin, bisa al-quran, bisa hitung-hitungan sederhana. Terus? Ko gak masuk SD aja sih? Pas banget dia bulan Juli kemarin 6 tahun. Kalo berdasar kalender hijriah sih udah sebelum itu malahan 6 tahunnya hehe.  Samar-samar, rasanya pingin masukin dia ke SD. Sayang-sayang dia udah bisa ini itu terus masih setahun lagi. Tapiii…tapinya itu banyaak banget…

Baca selengkapnya Galau SD

Produk Terbaru Cizkah: Poster Angka Arabic, Poster Warna Arabic, Tongkat Angka, Matching 2D Shape

In sya Allah untuk poster angka arabic dan poster warna arabicnya sudah jelas tanpa perlu dijelaskan hehe. Kalau yang tongkat angka sama matching 2d shape sebenarnya karena kebutuhan pribadi. Ini biasa digunakan dalam pendidikan montessori. Model kertas gini ternyata juga ada (kalo di youtube kan beneran batang kayu ya). Sourcenya dari buku Teach Me To It Myself edisi terjemahan (ini baru terbit tahun 2013 ini).

Poster Warna Arabic

Poster Warna Arab
Berisi 12 warna secara arabic (mudzakar dan muanats)

Baca selengkapnya Produk Terbaru Cizkah: Poster Angka Arabic, Poster Warna Arabic, Tongkat Angka, Matching 2D Shape

Soundbook Hijaiyah dan Soundbook Alphabet (The Story)

Soundbook Montessori

Lanjutan postingan kemarin. Jadi, aku kepikiran, dari ide dasar soundbook alphabet montessori itu, kenapa gak dibikin juga versi hijaiyah. Bersemangatlah bikin. Karena mikir mesti ada sesuatu yang beda dan harusnya itu bikin produk ini bisa lebih baik dari yang ada, maka tercetuslah ide untuk menambahkan ilustrasi untuk setiap huruf.  Prosesnya cukup panjang karena mesti gambar satu persatu manual  (gak cuma foto kaya pas Buku Mini Hijaiyah).

Sambil proses gitu, bikin juga lah yang alphabet. Kayanya di Indonesia juga belum ada yang bikin.

Alhamdulillah, akhirnya datang harinya semuanya selesai, dalam arti sudah aku setting juga dalam bentuk buku (paket software Adobe Indesign). Ke percetakan. Ini dia hasilnya.

Baca selengkapnya Soundbook Hijaiyah dan Soundbook Alphabet (The Story)

Tahukah Anda Tentang Sandpaper Letter atau Soundbook?

Yep…ini adalah salah satu metode yang digunakan dalam pendidikan Montessori untuk anak mengenal huruf.

Sandpaper Letter

Untuk sandpaper letter, intinya, pada bagian huruf itu dibuat dibahan kertas sandpaper (ini kurang tahu kalo di indonesia ada gak. Intinya kertasnya memiliki tekstur ya kertas amplas). Biasanya huruf-huruf yang bertekstur itu berada di tengah kotak yang kokoh. Bisa digunakan anak yang right-handed atau kidal. Hurufnya pun dibuat sederhana, bukan tipikal hururf serif semacam times new roman yang punya kaki-kaki.

Sandpaper letter ini dikenalkan setelah anak mengenal suara dari setiap huruf tersebut (jadi gak diberikan bareng).

Sambil anak menyuarakan huruf tersebut, si anak meraba huruf tersebut sesuai arah menulis huruf tersebut. Ini video gimana seharusnya guru mengajarkan dengan metode ini.

Baca selengkapnya Tahukah Anda Tentang Sandpaper Letter atau Soundbook?

Perbaikan Mindset saat Homeschooling

Waktu pertama masuk daycare tahun 2009, Ziyad mesti membayar uang sumbangan awal hampir sekitar 2 juta. SPP perbulan selalu > 350 ribu. Per semester ada daftar ulang Rp 175.000. Kemudian juga ada wisata edukatif yang ikut gak ikut mesti bayar ,biaya sekitar Rp 75.000. Pas masuk TK gak jauh beda. Uang sumbangan awal sekitar 1 juta (ini yang versi menengah. TK lain bisa sampai 2-5 juta masuknya :D). SPP perbulan sekitar Rp 235.000. Persemester ada daftar ulang dan untuk biaya wisata sekitar Rp 175.000 *lupa tepatnya.

Hmm…lumayan ya, untuk ukuran aku ini juga mesti perjuangan. Lucunya, kalau udah berurusan sama sekolah gini kan, mo ada gak ada, uangnya ya mesti diada-adain. Salah satu upaya untuk memperingan biaya-biaya tersebut adalah NYICIL.

Senyicil-nyicilnya, setiap bulan tetap harus menguras uang sekitar Rp 500 ribu untuk bayar SPP dan cicilan. Terus lagi, waktu cicilan udah selesai, masih ada tanggungan lagi bayar daftar ulang. Jadinya gak selesai-selesai mengeluarkan uang sekitar Rp 300.00 – Rp 500.000 setiap bulan.

Ini di Jogja ya. Kalau yang di Jakarta, aku gak tau deh. Kemarin sempat lihat blog orang gak sengaja. SPP anak SD kisarannya > Rp. 500 ribu. Uang masuknya antara 11 juta – 18 juta. Wiiiiiyy….

Sekarang coba jawab pertanyaan di bawah ini secara jujur.

Kalau anak kita minta dibeliin Quran yang ukuran besar seharga Rp 250 ribu, mikir gak?

  • Bakal diusahain ga?
  • Berapa jatah beli buku sebulan di rumah untuk anak-anak?
  • Mau gak ngeluarin setiap bulan sekitar Rp 150 ribu – 200ribu untuk beli buku untuk anak-anak?
  • Ada jatah untuk beli mainan edukatif atau non edukatif gak?

TIAP BULAN loh hehe. Seperti laiknya kalau kita ngusahain bayar SPP+cicilan sekolah.

Angka-angka yang aku sebut sebenarnya cuma buat pelecut aku pribadi dan sebagai pembanding dengan biaya yang kami keluarkan pas Ziyad dulu sekolah. Bukan berarti teman-teman harus mengeluarkan dana segitu atau lebih banyak lagi untuk membuktikan kecintaan pada pendidikan anak yah.

Baca selengkapnya Perbaikan Mindset saat Homeschooling

Gaya Belajar Montessori

Montessori adalah salah satu tokoh pendidikan. Itu jawaban simpel buat temen-temen yang mungkin belum tahu.

Waktu zaman kuliah dulu, kedapetan tugas bikin presentasi tentang beliau. Dan ketika membaca informasi yang ada, aku merasa cocok dengan cara yang digunakan. Bahkan dengan bekal pengetahuan tentang gaya pendidikan Montessori, waktu itu jadi sedikit berpengaruh pada  tulisanku tentang mendidik tanggung jawab pada anak :).

Yang paling aku ingat tentang sistem pendidikan Montessori adalah bagaimana menyediakan “lingkungan” yang sesuai dengan fisik dan perkembangan si anak.  Misalnya, naro gambar ya yang sejajar dengan jarak pandang matanya.

Jadi kalo menempelkan poster untuk anak jangan tinggi-tinggi yah :).

Coba dibayangkan- misalnya – kita melihat suatu pameran suatu karya dan karya tersebut diletakkan tinggi jauh di atas kepala kita. Ga bakal asyik lagi kan?

Atau misalnya menyiapkan gantungan baju sesuai jangkauan anak. Jadi jangan mengharapkan anak disiplin meletakkan barang-barang sesuai tempatnya, kalau tempatnya itu gak disediakan (kalau tinggi kan gak bisa ya). Dan hal-hal lain di sekitar rumah yang kita kadang mesti jeli dan berpikir dengan cara pikir mereka.

Dari artikel yang pernah aku baca pas zaman kuliah juga dikasih beberapa contoh kejadian. Misalnya saat anak memegang trotoar. Mungkin orang tua akan bereaksi, “Awas! Kotor. Aduh itu kotor” dll. Padahal dari situ dia bisa belajar tentang permukaan yang kasar, permukaan yang halus dsb. Atau ketika misalnya si anak pingin banget bantu orang tuanya dalam kegiatan rumah tangga, semisal cuci piring, pel. Maka kita dukung saja, sesuai kemampuan mereka. Kegiatan belajar juga lebih untuk ke praktek kehidupan sehari-hari.

The main premises of Montessori education are:

  • Children are to be respected as different from adults and as individuals who differ from each other.
  • Children possess an unusual sensitivity and intellectual ability to absorb and learn from their environment that are unlike those of the adult both in quality and capacity.
  • The most important years of childrens growth are the first six years of life when unconscious learning is gradually brought to the conscious level.

Ini beberapa contoh cara belajar Montessori (niatnya mo posting video-video Montessori…tapi…apa daya..masih di akhir2 trimester 1 :P) . I have lots video about this. Kalo ada yang mo copy, monggo. Lebih enak lagi kalo flashdisk ukuran besar ya.  Kayanya perlu diposting per bahasan sendiri kalo memang mo didownload.

 

Catatan:

Sekarang tanggal 25 Agustus 2013. Tulisan ini aku tulis tanggal 20 Desember 2012, kemudian beberapa kali mengalami pengeditan walaupun akhirnya tetap menjadi draft.

Hello there my blog…

Hello there my blog…how are you…?

Me? I’m gettin fine alhamdulillah..

Still not in the mood to do much thing I used to do. Including writing about anything that I think I should write it on you..you my blog..

And this night…I don’t know…

Feelin sad…not becoz of someone…just the “little” thing..but that thing I think I like and want others to have that thing too…

Oh..I tell you more in sha Allah…not on this post.

I’ve shared my feeling to abang…but still so many “sounds’ in my mind. So i decided to write that “sounds”.

Dan…

Buat teman-teman…semoga tetap mendapat manfaat dari blog ini. Ada beberapa draft tulisan yang sebenarnya sudah >50% jadi bahkan 80%. Tapi memang sedang tidak ingin dan tidak bisa berlama-lama di depan laptop. Tapi kali ini ada beberapa hal yang ingin aku bagi, dan seringkali itu berkaitan dengan draft tulisan yang belum dipublish. Yang akhirnya tulisan/wacana baru yang ingin disampaikan juga harus terpending atau sekedar jadi draft kedua…ketiga…dst..

In sya Allah setelah ini aku posting beberapa draft itu…gpp gak “sempurna”, tapi semoga inti ide/informasi yang ada bisa dimanfaatkan. Aamiin.

Abaikan grammar ketika membaca tulisanku diatas hehe…*sendu.

 

Oh Ziyad…

Ceritanya…hari ini Ziyad tersiram air panas di punggung tangan kanannya. Qodarullah wa masya a fa’al…

Yang bikin aku terharu masya Allah, pas lagi nangis-nangis karena kesakitan..dia tetap sadar berdoa,

“Semoga nanti sembuh Mi…hwaaa…. (sambil nangis)”

Terus lagi, pas pulang dari dokter dia yang udah ketawa-tawa malah heran melihat aku murung. Sedih sih sebenarnya…karena aku yang nuang air panas itu. Plus karena panik, begitu masuk air, itu tangan langsung aku gosok (AAA!!!), jadi mengelupaslah dia. Padahal biasanya kalo kaya gini asal disiram air dingin trus dikasih minyak habbatussauda, walaupun melepuh dia bakal agak ngempes, gak sampai gelembung banget in sya Allah…qodarullah wa masya a fa’al.

Melihat aku murung,  malah dia yang ngomong,

“Sabar ya Mi. Doain Ziyad aja. Ziyad sabar in sya Allah….” Huhuhu…

Oh anakku…masya Allah..Barokallahu fiik.