Resep Ketan Srikaya

ketan srikaya

Alhamdulillah, bisa dapat resep ini di buku resep favorit. Makanan ini termasuk kesukaan keluarga Abang. Jadi, kalau bisa masak ini jadi sesuatu yang menyenangkan untuk semua orang. Tapi mengingat kandungan ketan sebenarnya sudah mengandung index glikemik yang cukup tinggi dan pemakaian gula di sini, jadi aku sarankan ketika makan ini dikontrol ya hehe. Plus juga […]

Fortuna Jogja

Ini di Fortuna. Dekat banget sama Progo. Dulu setiap mau ke Progo ngelewatin dan suka mikir ini tempat apa sih, kaya tempat peralatan juga. Awal-awal nikah, tahunya juga Progo. Dan biasanya, lebih ke aku yang pingin ke sana.. Sampai di saat kami mulai ngopi dan Abang ternyata juga mulai mencari cangkir kopi, ternyata dapat rekomendasi […]

Qori-Qori Baru

Ini yang paling awal, Abang suka dengerin murottalnya Abdurrohman Mus’ad. Kalau aku agak kurang nangkap bacaan yang model seperti itu. Terus lanjut lagi jadi sering dengar murottal Ahmad Asy-Syafi’i ini. Malah sempat nawarin; godain Ziyad waktu pulang dari pondok pekan kemarin. Mau gak direkam kaya gini? Abang sambil nunjukin salah satu video Ahmad Asy-Syafi’inya pas […]

Jangan Buat Adik Saling Iri

boneka rajut

Alhamdulillah, akhirnya bisa dibilang kondisi boneka rajut singa punya Handzolah sudah sampai di tahap sama dengan punya Kholid. Terakhir kemarin aku tambahin jahitan di hidung. Sebenarnya, aku udah mengupayakan supaya warna rambutnya sama. Tapi ternyata benang yang aku pakai waktu bikin yang punya Kholid bukan pakai stok benang guluangan besar. Akhirnya sampai bela-belain minta Abang […]

Jangan Sungkan

Ketika anak-anak sudah semakin besar, kadang yang terjadi, orang tua jadi sungkan untuk menyuruh anak melakukan sesuatu. Penyebabnya bisa banyak. Karena anak ga terbiasa dilibatkan atau memang seakan ada jarak antara orang tua dan anak, khawatir anak ga bisa, khawatir anak nolak dst. Terkait ini bisa baca lebih lengkap di tulisan Mindset Mendidik Anak ya.

Menjaga Takwa

bertakwa supaya selalu bersyukur

Mungkin kita pernah melihat lontaran kalimat seperti ini, “Biar tetap waras.”“Menjaga kewarasan.” Kalimat ini, seringkali diucapkan berkaitan dengan aktifitas seorang ibu dalam menghadapi keseharian kehidupan. Ibu perlu hiburan, biar tetap waras. Kira-kira seperti itu makna secara umum ketika kalimat ini diucapkan.