Mungkin Kena Omicr*n

Alhamdulillah, salah satu yang pingin banget dicatat adalah kejadian dari tanggal 20 Desember 2021.

Sebenarnya, banyak banyak banyaaak banget hal lainnya yang mau dicatat. Tapi, satu-satu aja dulu. Semoga Allah mudahkan buat mengurai satu persatu.

Baca selengkapnya Mungkin Kena Omicr*n

Review Laundry Bag – Kantong Pakaian Kering

Bulan Desember-Januari kemarin, masa-masa ditinggal mudik sepupu suami yang bantu di rumah. Bertepatan dengan berbagai ujian yang menimpa, sakit beruntun macam-macam jenisnya. Niat hati, pinginnya gak ada pekerjaan yang bertumpuk. Rencana bubar total dari pekan pertama. Insya Allah cerita tentang ini menyusul. Alhamdulillah sebenarnya malah udah aku ketik duluan. Tapi karena lagi pingin bahas yang ringan-ringan, jadi aku pingin bahas ini dulu :). 

Baca selengkapnya Review Laundry Bag – Kantong Pakaian Kering

Adab Mendengarkan Murottal Al-Qur’an

Saat membahas tentang tips memperdengarkan Al-Qur’an untuk anak-anak untuk memudahkan proses menghafal, beberapa kali aku mendapat pertanyaan terkait dengan ayat 204 di surat Al-A’raf.

وَإِذَا قُرِئَ ٱلْقُرْءَانُ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

Pertanyaannya, gimana kalau anak main, apa tetap distel? Bukannya nanti berarti gak mendengarkan baik-baik? Untuk menjawab pertanyaan ini, biasanya aku memberi jawaban umum yang intinya, kalau ragu ya gpp silakan gak pakai cara ini.

Aku khawatir kalau aku memberi jawaban, sifat jawabanya tetap akan tetap kurang kuat dan terkesan jadi pembenaran. Karena cara ini pun bukan aku sendiri yang memulai. Tapi mengikuti cara yang telah dilakukan sebagaimana telah aku jelaskan di tulisan pertama tentang ini, judulnya: Tips Cara Memperdengarkan Al-Qur’an; Agar Anak Mudah Menghafal Al-Qur’an (Dengan Speaker)

Baca selengkapnya Adab Mendengarkan Murottal Al-Qur’an

Hafalan Baru

Bukan sebuah rekaman yang super rapi.
Tapi, kenyataannya, kadang pas setoran hafalan seperti ini ya.

Ini lagi setoran hafalan baru.
Insya Allah untuk membantu menggambarkan realita gimana praktek hafalan buat anak-anak.

Dari rekaman ini, aku juga dapat poin bahasan tentang hafalan baru. Yaitu tentang momen cek dan setoran hafalan baru yang sudah dihafal. Ini bisa aja bebas kapan aja, gak mesti duduk. Apalagi kalau surat-suratnya masih pendek-pendek juz 30 bagian belakang.

Tapi untuk NAMBAH ayat baru, seperti pernah aku share di salah satu postingan ya. Mereka duduk dan lihat Al-Qur’an. Karena ayatnya sudah model ayat yang kompleks. Plus suratnya juga panjang.

Baca selengkapnya Hafalan Baru

Mindset Bersepeda

Ziyad suka olahraga alhamdulillah. Setelah Ziyad beralih ke sepeda yang lebih besar, Abang beberapa kali mengajak bersepeda jauh dengan Ziyad dan Thoriq, Abang sempat mengira Ziyad kurang kuat untuk bersepeda jauh karena dia biasanya segera ingin pulang. Kadang dia juga kelihatan kurang bersemangat saat diajak bersepeda bersama.  

Waktu itu, memang sepeda yang tadinya buat dia, dialihkan jadi sepeda yang dipakai Abang untuk bersepeda bersama. Ukuran sepedanya lebih cocok untuk dipasang boncengan di depan dan di belakang. Sedangkan Ziyad, pakai sepeda yang juga Abang beli tapi ukurannya lebih kecil. Waktu beli sepeda yang ini, aku juga heran kenapa Abang beli ini – yang tadinya diniatkan buat Abang pakai. Karena menurut aku, ukurannya agak nangggung.

Baca selengkapnya Mindset Bersepeda

Masih Hal yang Sama

Masih di sini.

Masih melakukan aktifitas yang sama alhamdulillah.

Fokus itu, kadang kelihatannya biasa-biasa aja. Kelihatannya…mungkin membosankan. Nothing special.

Tapi gpp insyaAllah. Karena yang kita lakukan, tujuannya insyaAllah bukan untuk impress siapa-siapa ya.

Baca selengkapnya Masih Hal yang Sama

Tenang dan Tercapai Alhamdulillah

Alhamdulillah, hari ini terasa lebih damai dari biasanya. Materi anak-anak alhamdulillah juga tercapai juga dengan damai. Mungkin juga karena aku belum ngajarin materi baru (Matematika). Tapi aku mau catat tentang hari ini. Karena siapa tahu dengan pola hari ini, hari-hari dan materi insya Allah bisa tercapai dengan tenang dan gak kerasa buru-buru atau terasa hectic.

Aku masak lauk ringan siang. Sudah ada kue dan roti bikinan aku kemarin. Kembar udah aku mandiin. Aku udah mandi duluan juga, jadi kerasa lebih segar.

Setelah makan siang udah sempat minum kopi dan ngobrol sama Abang di teras. Aku masih sempat review satu kerjaan sama tim. Alhamdulillah bisa aku cek lewat hp. Jadi, sambil ngopi sambil review dan bahas kerjaan.

Baca selengkapnya Tenang dan Tercapai Alhamdulillah

Rindu

Masih belum tahu caranya menghilangkan rindu secara cepat. Rasanya aku masih ingin melalui waktu bersama dengan tenang. Tapi, ternyata aku sudah harus terburu menyiapkan keberangkatan Ziyad ke pondok.

Yang ada, ketika Abang dan Ziyad berangkat, tinggal lelah yang terasa. Baru kemudian malamnya aku menangis tersedu-sedu – sendirian – karena baru menyadari bahwa rinduku belum sembuh.

Baca selengkapnya Rindu

Resep Kue Ku Tanpa Cetakan

Alhamdulillah, terwujud juga bikin Kue Ku. Mikir-mikir, gak harus pakai cetakan juga insya Allah. Seperti kalau bikin kue Boyo, ternyata sebenarnya itu bentuk lain dari kue Putri Mandi, Bugis Mandi atau bahkan Badak Mandi. Cuma beda bentuk aja, tapi sebenarnya isi dan sekitarnya sama.

Ya udah, eksekusi. Alhamdulillah emang udah stok kacang ijo kupas entah dari berapa bulan yang lalu. Aku taruh kulkas biar gak berkutu. Karena memang niat bikin kue tradisional berbahan dasar ini. Yang terwujud ternyata kue Ku dan berlanjut kue Onde-onde juga alhamdulillah.

Ini gabungan 3 resep. Tapi aku gak usah ceritain proses liku-liku menyatukan semua resep ini ya hehe. Intinya, aku sampai di kesimpulan biar adonan kulitnnya gak over sugar. Karena di adonan isi juga udah ada gula.

Baca selengkapnya Resep Kue Ku Tanpa Cetakan

Hafalan Ummi?

Di suatu makan siang, kami lagi ngobrolin tentang hafalan dia dan tes yang sedah dilalui. Sampai akhirnya dia nanya ke aku,

“Ummi, udah hafal juz x belum?”

“Belum,” aku jawab.

Tapi, terus mikir sejenak dan baru nyadar lagi ngafalin surat apa dan itu juz berapa.

“Eh. udah ding. Ummi baru 4 halaman juz x. Ummi mau mulai halaman ke-5 lagi nguatin dulu yang 4 halaman. Hukum semua soalnya isinya. ” aku ralat jawaban sebelumnya.

“Hafalin aja dulu, Mi sampai 5 halaman. Baru nanti nguatin,” kata Ziyad.

Baca selengkapnya Hafalan Ummi?

Catatan Ubi dan Singkong

UBI

Beberapa waktu lalu, nyoba panggang ubi. Biasanya dulu-dulu kalau gak dikukus, dikolak.

Awalnya nyoba ubi utuh dipanggang. Lebih praktis dan tahunya kalau yang dijual kan juga utuh-utuh gitu ya. Sempat kepikiran itu wajib apa gimana panggang ubi utuh begitu hehehe. Tapi mungkin karena versi dijual ya. Karena kalau udah dipanggang, insya Allah bisa tahan gak cepat basi.

Baca selengkapnya Catatan Ubi dan Singkong

Proses Belajar Menulis Khot Naskhi

Semoga yang baru mulai tetap semangat. Proses awal itu biasanya terasa berat. Karena hasilnya “seakan-akan” belum ada.

Padahal hasil itu ada,
setelah adanya proses.

Kadang prosesnya bukan sehari dua hari atau sebulan dua bulan.

Kelihatan kalau di sini pun, garis aku masih suka miring-miring ^^.

Bagi yang belum membaca tulisan yang isinya channel untuk belajar menulis khot naskhi dengan pena biasa atau pensil bisa ke tulisan Menulis Arab Khot Naskhi dengan Pena Biasa atau Pensil ya.

Detik awal itu speed asli nulis.
Supaya kelihatan aslinya nulisnya ya masih lambat ☺️.

Proses Belajar:

Dulu awalnya belajar nulis huruf per huruf.
Setelah nyoba semua huruf, akhirnya coba kalimat-kalimat pendek yang dicontohkan di video.

Baca selengkapnya Proses Belajar Menulis Khot Naskhi

Resep Ketan Srikaya

Alhamdulillah, bisa dapat resep ini di buku resep favorit. Makanan ini termasuk kesukaan keluarga Abang. Jadi, kalau bisa masak ini jadi sesuatu yang menyenangkan untuk semua orang.

ketan srikaya

Tapi mengingat kandungan ketan sebenarnya sudah mengandung index glikemik yang cukup tinggi dan pemakaian gula di sini, jadi aku sarankan ketika makan ini dikontrol ya hehe. Plus juga jangan sering-sering.

Di sini aku kasih resep sesuai di buku. Tapi aku kasih catatan dan tambahan ya. Seperti biasa aku kalau nulis resep.

Baca selengkapnya Resep Ketan Srikaya