Alhamdulillah, salah satu potongan cerita masa remaja Ziyad udah kecatat di blog.
Konsep bersepeda aja bisa jadi kompleks dan harus penuh doa supaya jangan sampai kebablasan bikin lalai.
Alhamdulillah Allah beri jalan supaya Ziyad bisa lebih paham konsep bersepeda secara lebih sederhana.
Mindset Bersepeda
Ziyad suka olahraga alhamdulillah. Setelah Ziyad beralih ke sepeda yang lebih besar, Abang beberapa kali mengajak bersepeda jauh dengan Ziyad dan Thoriq, Abang sempat mengira Ziyad kurang kuat untuk bersepeda jauh karena dia biasanya segera ingin pulang. Kadang dia juga kelihatan kurang bersemangat saat diajak bersepeda bersama.
Waktu itu, memang sepeda yang tadinya buat dia, dialihkan jadi sepeda yang dipakai Abang untuk bersepeda bersama. Ukuran sepedanya lebih cocok untuk dipasang boncengan di depan dan di belakang. Sedangkan Ziyad, pakai sepeda yang juga Abang beli tapi ukurannya lebih kecil. Waktu beli sepeda yang ini, aku juga heran kenapa Abang beli ini – yang tadinya diniatkan buat Abang pakai. Karena menurut aku, ukurannya agak nangggung.
Baca selengkapnya Mindset BersepedaReview West Lake
West Lake..
Yang aku sebutkan di sini, kondisi masih masa Corona – yang alhamdulillah sudah makin berkurang – dan bukan weekend ya.
Tempatnya cocok banget buat makan bersama keluarga dan sanak saudara insyaAllah.
Masih Hal yang Sama
Masih di sini.
Masih melakukan aktifitas yang sama alhamdulillah.
Fokus itu, kadang kelihatannya biasa-biasa aja. Kelihatannya…mungkin membosankan. Nothing special.
Tapi gpp insyaAllah. Karena yang kita lakukan, tujuannya insyaAllah bukan untuk impress siapa-siapa ya.
Tenang dan Tercapai Alhamdulillah
Alhamdulillah, hari ini terasa lebih damai dari biasanya. Materi anak-anak alhamdulillah juga tercapai juga dengan damai. Mungkin juga karena aku belum ngajarin materi baru (Matematika). Tapi aku mau catat tentang hari ini. Karena siapa tahu dengan pola hari ini, hari-hari dan materi insya Allah bisa tercapai dengan tenang dan gak kerasa buru-buru atau terasa hectic.
Aku masak lauk ringan siang. Sudah ada kue dan roti bikinan aku kemarin. Kembar udah aku mandiin. Aku udah mandi duluan juga, jadi kerasa lebih segar.
Setelah makan siang udah sempat minum kopi dan ngobrol sama Abang di teras. Aku masih sempat review satu kerjaan sama tim. Alhamdulillah bisa aku cek lewat hp. Jadi, sambil ngopi sambil review dan bahas kerjaan.
Baca selengkapnya Tenang dan Tercapai AlhamdulillahRindu
Masih belum tahu caranya menghilangkan rindu secara cepat. Rasanya aku masih ingin melalui waktu bersama dengan tenang. Tapi, ternyata aku sudah harus terburu menyiapkan keberangkatan Ziyad ke pondok.
Yang ada, ketika Abang dan Ziyad berangkat, tinggal lelah yang terasa. Baru kemudian malamnya aku menangis tersedu-sedu – sendirian – karena baru menyadari bahwa rinduku belum sembuh.
–
Baca selengkapnya RinduResep Kue Ku Tanpa Cetakan
Alhamdulillah, terwujud juga bikin Kue Ku. Mikir-mikir, gak harus pakai cetakan juga insya Allah. Seperti kalau bikin kue Boyo, ternyata sebenarnya itu bentuk lain dari kue Putri Mandi, Bugis Mandi atau bahkan Badak Mandi. Cuma beda bentuk aja, tapi sebenarnya isi dan sekitarnya sama.
Ya udah, eksekusi. Alhamdulillah emang udah stok kacang ijo kupas entah dari berapa bulan yang lalu. Aku taruh kulkas biar gak berkutu. Karena memang niat bikin kue tradisional berbahan dasar ini. Yang terwujud ternyata kue Ku dan berlanjut kue Onde-onde juga alhamdulillah.
Ini gabungan 3 resep. Tapi aku gak usah ceritain proses liku-liku menyatukan semua resep ini ya hehe. Intinya, aku sampai di kesimpulan biar adonan kulitnnya gak over sugar. Karena di adonan isi juga udah ada gula.
Baca selengkapnya Resep Kue Ku Tanpa CetakanAnak Perempuan
Foto akhir pekan kemarin.
Banyak yang mau diceritain dari setiap anak. Apalagi 2 tahun ini peralihan masing-masing anak dari satu tahap kehidupan ke kehidupan lain terjadi di saat pandemi.
Mau cerita tentang Luma, dari sisi dia sebagai satu-satunya anak perempuan di rumah.
Hafalan Ummi?
Di suatu makan siang, kami lagi ngobrolin tentang hafalan dia dan tes yang sedah dilalui. Sampai akhirnya dia nanya ke aku,
“Ummi, udah hafal juz x belum?”
“Belum,” aku jawab.
Tapi, terus mikir sejenak dan baru nyadar lagi ngafalin surat apa dan itu juz berapa.
“Eh. udah ding. Ummi baru 4 halaman juz x. Ummi mau mulai halaman ke-5 lagi nguatin dulu yang 4 halaman. Hukum semua soalnya isinya. ” aku ralat jawaban sebelumnya.
“Hafalin aja dulu, Mi sampai 5 halaman. Baru nanti nguatin,” kata Ziyad.
Baca selengkapnya Hafalan Ummi?Catatan Ubi dan Singkong
UBI
Beberapa waktu lalu, nyoba panggang ubi. Biasanya dulu-dulu kalau gak dikukus, dikolak.
Awalnya nyoba ubi utuh dipanggang. Lebih praktis dan tahunya kalau yang dijual kan juga utuh-utuh gitu ya. Sempat kepikiran itu wajib apa gimana panggang ubi utuh begitu hehehe. Tapi mungkin karena versi dijual ya. Karena kalau udah dipanggang, insya Allah bisa tahan gak cepat basi.
Baca selengkapnya Catatan Ubi dan SingkongProses Belajar Menulis Khot Naskhi
Semoga yang baru mulai tetap semangat. Proses awal itu biasanya terasa berat. Karena hasilnya “seakan-akan” belum ada.
Padahal hasil itu ada,
setelah adanya proses.
Kadang prosesnya bukan sehari dua hari atau sebulan dua bulan.
Kelihatan kalau di sini pun, garis aku masih suka miring-miring ^^.
Bagi yang belum membaca tulisan yang isinya channel untuk belajar menulis khot naskhi dengan pena biasa atau pensil bisa ke tulisan Menulis Arab Khot Naskhi dengan Pena Biasa atau Pensil ya.
Detik awal itu speed asli nulis.
Supaya kelihatan aslinya nulisnya ya masih lambat ☺️.
Proses Belajar:
Dulu awalnya belajar nulis huruf per huruf.
Setelah nyoba semua huruf, akhirnya coba kalimat-kalimat pendek yang dicontohkan di video.
Resep Ketan Srikaya
Alhamdulillah, bisa dapat resep ini di buku resep favorit. Makanan ini termasuk kesukaan keluarga Abang. Jadi, kalau bisa masak ini jadi sesuatu yang menyenangkan untuk semua orang.

Tapi mengingat kandungan ketan sebenarnya sudah mengandung index glikemik yang cukup tinggi dan pemakaian gula di sini, jadi aku sarankan ketika makan ini dikontrol ya hehe. Plus juga jangan sering-sering.
Di sini aku kasih resep sesuai di buku. Tapi aku kasih catatan dan tambahan ya. Seperti biasa aku kalau nulis resep.
Baca selengkapnya Resep Ketan SrikayaJadwal Sehari-Hari Aku
Alhamdulillah, tentang ini pernah dibahas di beberapa tulisan. Pernah juga aku share di story instagram per tulisan. Insya Allah, biar lebih mudah, aku jadikan tulisan-tulisan yang bahas tentang ini di sini ya. Silakan diklik per tulisan, nanti akan kebuka di new tab. Insya Allah biar lebih mudah navigasinya.
Pada dasarnya, aku adalah sama seperti ibu-ibu kebanyakan. Namun, biar ada gambaran gimana kegiatan aku dalam satu hari dalam hal rutinitas, aku sebutkan secara umum, yaitu:
Baca selengkapnya Jadwal Sehari-Hari AkuReview Kasur Rebounded
Suatu hari, aku mau ganti kasur kapuk di kamar anak-anak. Aku ingin yang bisa ditumpuk supaya ada ruang ketika siang hari.
Sebelum ini, aku udah nyoba b eberapa kasur di kamar anak-anak.
- Spring bed model twin. Yang model salah satu kasur ditarik. Tapi, akhirnya kasur yang jenis ini dijual. Sebabnya karena sering ada mainan masuk di bawah kolong kasur yang bikin berantakan banget. Kamar juga terasa penuh. Apalagi kamar anak-anak ada sudut yang bocor. Kalau udah bocor, kasur harus ditarik, dan semua posisi barang di kamar jadi benar-benar berantakan. Kesimpulannya gak mau beli yang model itu lagi.
- Kasur kapuk. Waktu itu tujuannya biar ada ruang saat siang hari. Sampai aku pesan ukuran khusus buat mereka. Sekitar 80 x 160 cm. Tapi ternyata kurang berhasil karena masih ada kesan berantakan karena cuma digulung gitu aja sama anak-anak. Ditambah lagi kasur kapuknya bisa dibilang cepat sekali tipis.
Gak mau beli kasur busa, karena gak mau kalau bakal cepat menipis dan jeber kasurnya. Jadi kurang rapi.
Aku sempat kepikiran untuk beli kasur springbed ukuran 90 cm. Nanti ditumpuk. Tapi sama mba yang jawab di tokopedia ditanyain, “Apa gak berat kak nanti?” :D.
Baca selengkapnya Review Kasur ReboundedFortuna Jogja
Ini di Fortuna. Dekat banget sama Progo. Dulu setiap mau ke Progo ngelewatin dan suka mikir ini tempat apa sih, kaya tempat peralatan juga.
Awal-awal nikah, tahunya juga Progo.
Dan biasanya, lebih ke aku yang pingin ke sana..
Sampai di saat kami mulai ngopi dan Abang ternyata juga mulai mencari cangkir kopi, ternyata dapat rekomendasi tempat ini.
Qori-Qori Baru
Ini yang paling awal, Abang suka dengerin murottalnya Abdurrohman Mus’ad. Kalau aku agak kurang nangkap bacaan yang model seperti itu. Terus lanjut lagi jadi sering dengar murottal Ahmad Asy-Syafi’i ini. Malah sempat nawarin; godain Ziyad waktu pulang dari pondok pekan kemarin.
Mau gak direkam kaya gini? Abang sambil nunjukin salah satu video Ahmad Asy-Syafi’inya pas masih lebih muda lagi posisi di depan mic studio. Ziyad nolak mentah-mentah haha.
Baca selengkapnya Qori-Qori Baru