Sensitif dengan Kata “Untung”

Alhamdulillah, dari kegiatan edit sensor buku, anak-anak itu menangkap banyak hal lainnya. Hal yang itu jadi praktek di kehidupan sehari-hari.

Edit sensor buku itu kan mengedit gambar, aurot, dan kata-kata yang kurang tepat. Ternyata kalau mereka mendapati hal yang diedit itu di luar perbukuan, mereka langsung cepat menangkap.

Baca selengkapnya Sensitif dengan Kata “Untung”

Kisah Kami dan PKBM (Bagian 2)

Kisah sebelumnya bisa dibaca di “Kisah Kami dan PKBM (Catatan PKBM Bagian 1)

Abang pulang membawa berita kalau info dari SKB, sudah terlambat kalau mau mendaftarkan untuk ikut ujian nasional tahun 2019. Daftarnya harus menunggu tahun ajaran baru nanti tahun 2019. Berarti baru bisa ikut UN tahun 2020.

Waktu dengar berita ini, tentu saja perasaan aku campur aduk. Ada rasa sedih, tapi insya Allah tetap berusaha tenang dan gak langsung bereaksi yang gimana-gimana. Gimana-gimana ini maksudnya panik, kesal, marah atau yang seperti itu. Lebih langsung mikir ke berbagai opsi-opsi lain berkaitan konsekuensi dari berita baru ini.

Baca selengkapnya Kisah Kami dan PKBM (Bagian 2)

Syahdu

Lagi syahdu bawaannya. Bukan karena pms. Terus karena apa ya? Ga tau. Sedih bukan. Tapi kaya haru. Sulit diungkapkan. Apakah itu rasa bahagia? Atau rasa rindu?

Manis?

Sudah pernah merasakannya?

Bukan…ini bukan rasa bosan atau letih. Bahkan cenderung rasanya ingin menyesapi setiap rasa itu.

Tak apalah menangis. Karena tangisan ini insya Allah melembutkan hati.

Biarkan saja dilepaskan, karena aku bersyukur masih bisa menangis di saat seperti ini.

cizkah
3 Februari 2021

Tanggung Jawab

Salah satu tugas (tanggung jawab) Thoriq tiap malam. Gelar kasur buat tidur.

Beberapa waktu lalu baca tulisan tentang generasi home service yang generasi ini terbiasa semuanya serba enak, ada, tinggal pakai, dibantuin terus dsb.

Kemudian dibilang kalau lebih baik anak itu diberi TANTANGAN.

Seperti biasa, kalau ada tulisan parenting atau apapun, kita pikirin dulu yah. Kalau secara syariat gimana. Dari awal, seperti ada yang kurang pas kalau disebut tantangan.

Baca selengkapnya Tanggung Jawab

Kisah Kami dan PKBM (Catatan PKBM Bagian 1)

Ijazah adalah hal yang paling sering jadi momok bagi teman-teman yang baru mau memulai homeschooling. 

Sama kok, kami juga seperti itu pada awalnya. Kekhawatiran tentang langkah-langkah kehidupan yang banyak dikaitkan dengan ijazah.

Nah, ijazah ini sangat terkait dengan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) atau SKB (Sanggar Kegiatan Belajar). 

Baca selengkapnya Kisah Kami dan PKBM (Catatan PKBM Bagian 1)

Resep Carrot Cake (Kue Wortel)

Sebenarnya, urutan ceritanya gak langsung ke kue ini. Setiap hal ada sebab. Sebab yang dianggap sebab pertama sampai akhirnya jadi bikin kue wortel sebenarnya adalah akibat dari sebab lainnya lagi. Semuanya connected. Tapi mau merangkai dari awal untuk sampai ke resep ini kok khawatir malah akhirnya gak ketulis resep ini seperti yang sudah-sudah.

Baca selengkapnya Resep Carrot Cake (Kue Wortel)

Kita dan Al-Qur’an

Sebenarnya, dari tulisan-tulisan sebelumnya, terutama tentang homeschooling, seringkali aku tekankan tentang Al-Qur’an.

Fokus homeschooling ya Al-Qur’an.

Beberapa kali aku juga sebutkan satu ayat ini. 

Allah ta’ala berfirman yang artinya,

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”(Q. S.Faathir: 29-30)

Walau kesannya berantakan, berusaha tetap istiqomah untuk pendidikan Al-Qur’an. Tiada hari terlewat tanpa belajar Al-Qur’an. Semuanya saling berkaitan.

Fokusnya ke ketakwaan yang seringkali terlalaikan. 

Sholat, semua orang mungkin akan berusaha menjalankan. Karena itulah kewajiban sehari-hari. 

Tapi Al-Qur’an…kadang bisa dibuat jadi hal yang “nanti-nanti.”

Berbagai pembenaran bisa juga dibuat, agar hal-hal terkait Al-Qur’an ini jadi terlihat jadi sesuatu yang wajar dan biasa saja untuk ditinggalkan.

Baca selengkapnya Kita dan Al-Qur’an

Anak Gadis Usia 7 Tahun

Secara Masehi, Luma lahir bulan Februari tahun 2014. Tapi karena memang ada selisih hari di tahun Masehi dengan Hijriah, aku udah mulai waspada dan memperkirakan bahwa Luma sudah mendekati masa usia 7 tahun secara Hijriah. Selisih hari ini, kalau di”rapel” bakal jadi selisih bulan yang lumayan banyak.

Bukan waspada dalam arti negatif hehe. Cuma bagian dari usaha memulai sesuatu yang diperintahkan dalam agama Islam supaya gak sampai kelewat banget. Yaitu perintah dari syariat untuk memerintahkan anak sholat di usia 7 tahun.

مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلَاةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِيْنَ ، وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِيْنَ فَاضْرِبُوْهُ عَلَيْهَا

“Perintahkanlah anak-anakmu untuk shalat ketika telah berumur tujuh tahun. Dan apabila telah berumur 10 tahun belum shalat, maka pukullah ia.” (Shahih: HR. Abu Dawud)

Baca selengkapnya Anak Gadis Usia 7 Tahun

Perhatian

Sebenarnya, kita sedang mencari perhatian siapa?

Manusia?

Bukan? Yakin?

Sebenarnya, kita sedang cari kebahagian dimana?

Manusia?

Bukan? Yakin?

Sebenarnya, kerinduan kita pada apa?

Manusia?

Bukan? Yakin?

Pertanyaan untuk direnungi dan dijawab masing-masing. Kemudian ketika sudah menemukan jawabannya, semoga bisa kembali ke jawaban yang lebih baik insya Allah. Untuk dunia dan akhirat.

cizkah
21 Jogja 2020

Sansivera Pagoda

Ternyata ada tanaman sansivera juga ya di rumah hehehe. Ini udah sering kefoto pas share di story. Tapi belum pernah diceritain karena emang sambil lalu perawatannya.

Satu alasan terbesar ketika beli ini adalah ternyata tanaman ini bagus untuk menyerap polusi yang ada di udara. 

Sansivera Sanseviera Pagoda
Foto tanggal 12 Juli 2020. Kelihatan ujung atas daunnya ada pertumbuhan alhamdulillah
Baca selengkapnya Sansivera Pagoda

Pelajaran dari Berkebun; Jangan Mudah Putus Asa

Kejadian melati jepang ini CUMA salah satu dari kejadian yang ada di kebun. Yang benar-benar bikin narik pelajaran. Kita tuh pokoknya gak boleh gampang putus asa. Kasih kesempatan. Terus berharap.

Beli melati jepang ini, bulan Juni. Masih kecil dan kondisinya sehat alhamdulillah.

Baca selengkapnya Pelajaran dari Berkebun; Jangan Mudah Putus Asa

Review Buku Pintar Sejarah Islam

Samar-samar aku mengingat bagaimana akhirnya aku menemukan buku ini di daftar buku yang muncul di halaman Google Play Books.

Selama ini, aku berusaha tetap baca buku insyaAllah. Buku apa aja. Biasanya aku selang-seling dari topik satu ke topik lainnya. 

Waktu itu, aku sudah selesai membaca salah satu buku dengan topik yang lebih banyak membahas ke motivasi usaha atau manajemen. Bukunya ringan. Bisa aku selesaikan cukup cepat. Aku sudah membeli dua buku dari satu penulis ini. Akhirnya aku mulai membaca buku yang kedua. 

Tapi rasa hati kurang nyaman kalau membaca dari jenis yang sama secara berurutan. Apalagi bukunya buku umum. Aku merasa harus membaca buku yang berkaitan dengan agama.

Baca selengkapnya Review Buku Pintar Sejarah Islam

Biji Pepaya untuk Obat Cacingan

Sebenarnya, mau nulis berbagai hal tentang pepaya. Dari satu tumbuhan ini aja, banyak banget yang bisa dibahas dari berbagai sisi. 
Supaya terasa mudah buat semuanya, aku mau nulis dari satu hal dulu ya. 

Biji Pepaya

Karena hampir tiap hari makan pepaya, tentu saja biji pepayanya banyak banget. Sebagian besar masuk komposter. Seperberapanya ada yang disebar-sebar di wadah tanam yang cukup besar. 

Baca selengkapnya Biji Pepaya untuk Obat Cacingan

Apakah akan Berlalu Begitu Saja?

Sebenarnya, hasil perenungan atau banyak hal itu sebenarnya lebih ke buat aku. Dari berbagai hal yang terjadi di zaman sekarang ini, salah satu yang menurut aku sering “menipu” seperti aku pernah tulis adalah media sosial.

[Ini juga sering  jadi bahan diskusi antara aku dan Abang. Kalau diskusi aku dan Abang lebih ke arah pengayaan konten di internet. Bagaimana supaya konten-konten di dunia maya diisi oleh tulisan-tulisan orang yang berilmu. Tulisan-tulisan dari ringan atau sampai mendalam terhadap berbagai permasalahan dan bahasan dalam Islam. Ilmu itu kan luas banget. ]

Baca selengkapnya Apakah akan Berlalu Begitu Saja?

Patah Hati

Akhir pekan kemarin, rasanya aku patah hati.

Udah sering kita dengar kalau salah satu cara hidup sehat itu, jaga pikiran dst. Kemarin, benar-benar rasanya langsung drop banget badan. 

Oh, ini bukan tentang aku dan Abang. Ini adalah tentang aku dan anak pertama yang aku sayangi. Ziyad. 

Seperti biasa, saat ada kejadian atau anak yang membuat aku sedih, Abang nyuruh mereka  minta maaf ke aku.

“Minta maaf ke Ummi. Cium tangan Ummi.”

Baca selengkapnya Patah Hati